Anda di halaman 1dari 3

SURAT PERNYATAAN PENGUASAAN FISIK BIDANG TANAH

( SPORADIK )


Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama :RUSTAM EPENDI
Umur : 50 Tahun
Pekerjaan : Tani
Alamat : Rt. 02 Desa Karang Mendapo Kec. Pauh Kab. Sarolangun

Dengan ini menyatakan bahwa saya dengan Itikad baik telah menguasai sebidang tanah
yang terletak di :

Daerah : RT 02
Desa : Karang Mendapo
Kecamatan : Pauh
Kabupaten : Sarolangun
Propinsi : Jambi
Status Tanah : Hak milik
Dipergunakan untuk : Rumah
Luas :
Panjang : _+ 20 m dan _+ 20 m
Lebar : _+ 18 m dan _+ 18 m
Dengan batas batas sebagai berikut :

Sebelah Selatan Berbatas dengan Tanah ROSADI
Sebelah Barat Berbatas dengan Tanah BARORI MARANTIKA
Sebelah Timur Berbatas dengan Tanah ROSADI
Sebelah Utara Berbatas dengan Tanah JALAN

Riwayat penguasaan bidang tanah tersebut, diuraikan sebagai berikut :

Tanah tersebut saya dapatkan dengan cara membeli dari saudara SURIYADI pada tahun 2010
Sampai saat ini tanah tersebut saya kuasai sepenuhnya secara terus menerus dan tidak di jadikan
jaminan hutang piutang ataupun dalam keadaan sengketa.
Surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar benarnya dengan penuh tanggung jawab dan saya
bersedia untuk diangkat sumpah bila diperlukan.
Apabila Pernyataan ini tidak benar, saya bersedia di tuntut di hadapan pihak yang berwenang

Pernyataan saya diatas di benarkan oleh beberapa orang saksi :

1. N a m a : BUJANG ASRORI
Umur : Tahun
Pekerjaan : Pensiunan
Alamat : Desa Karang Mendapo RT 02

2. Na m a : cakdo pai
Umur : Tahun
Pekerjaan : Tani
Alamat : Desa Karang mendapo RT 04

Karang Mendapo,25 Desember 2011
Yang Membuat Pernyataan




RUSTAM EPENDI

SAKSI SAKSI

1.BUJANG ASRORI (............................) 2. CAKDO PAI (..............................)


Pihak-pihak yang berbatasan


1.ROSADI (...............................) 2. BARORI MARANTIKA.(.........................)

Mengetahui
Kepala Desa Karang Mendapo






MUHAMMAD RUSDI





Cara pengurusan pembelian tanah girik:
1. Pastikan dulu bahwa girik yang dipakai adalah girik asli;
2. Minta bukti pembayaran PBB dari si pemilik girik;
3. Surat keterangan bahwa tanah tersebut tidak berada di dalam sengketa dari
Kelurahan/Kecamatan atau kepala desa;
4. Surat keterangan riwayat tanah dari Kelurahan/Kecamatan atau kepala desa (dari
mana dan siapa saja pemilik tanah tersebut sebelumnya sampai saat ini);
5. Surat keterangan dari Kelurahan/Kecamatan atau kepala desa bahwa tanah
tersebut tidak diperjualbelikan kepada siapapun;
6. Tidak sedang dijaminkan kepada pihak lain.

Cara mengajukan permohonan hak:
1. Minta girik asli dari penjual dan pastikan nama penjual yang tercantum dalam girik
tersebut adalah nama yang akan tercantum dalam Akta Jual Beli nantinya.
2. Pastikan bahwa objek yang termasuk di dalam tanah girik, kemudian dikuasai
secara fisik
3. Melakukan permohonan hak dengan mengajukannya ke kantor Badan Pertanahan
Nasional (BPN) Wilayah dengan tahapan secara umum;
a. Pengakuan fisik tanah dilanjutkan dengan pembuatan gambar situasi;
b. Penelitian dan pembahasan panitia Ajudikasi;
c. Pengumuman surat permohonan tersebut;
d. Penerbitan surat keputusan pemberian hak;
e. Pencetakan sertifikat tanah.