Anda di halaman 1dari 4

KOLEKSI DAN EVALUASI SEMEN DARI EPIDIDIMIS

Tujuan
Koleksi dan evaluasi semen dari epididimis bertujuan untuk; Untuk
melihat kualitas dan kuantitas spermatozoa.
Frekuensi
Koleksi dan evaluasi semen dari epididimis sapi dilakukan pada tanggal 22
Januari 2013 di Laboratorium akultas Kedokteran !e"an Universitas #$iah
Kuala.
Prinsip
%engan menggunakan metode sli&ing 'men&in&ang halus( epididimis sapi.
Langkah Kerja
)lat dan *ahan
)lat $ang digunakan pada pemeriksaan ini adalah beker glass+ &a"an petri+
tisu+ s&alpel+ gunting+ pipet tetes dan mikroskop. *ahan $ang digunakan adalah
,a-l .isiologis+ semen sapi dari &auda epididimis dan eosin.
#ampel /emeriksaan
#ampel $ang digunakan dalam pemeriksaan koleksi dan evaluasi semen
dari &auda epididimis adalah epididimis sapi $ang diambil dari 0umah /otong
!e"an '0/!(.
/rosedur Koleksi #emen %ari -auda 1pididimis #api
2 *ersihkan epididimis dari lemak dan jaringan ikat $ang ada disekitarn$a.
2 Kemudian dengan menggunakan s&alpel pisahkan &auda epididimis dari
&aput dan &orpusn$a.
2 Lalu &auda epididimisn$a dimasukkan ke dalam &a"an petri $ang sudah
digenangi larutan ,a-l .isiologis kurang lebih 3 ml.
14
2 Lakukan pen$a$atan men&in&ang halus2halus 'sli&ing( untuk koleksi
semen dari &auda epididimisn$a.
2 Kemudian potongan2potongan epididimisn$a dikeluarkan.
2 Larutan $ang tertinggal di dalam &a"an petri kemudian diperiksa di ba"ah
mikroskop untuk evaluasi semen.
Hasil Pengaa!an
3abel 4. !asil koleksi dan evaluasi semen dari epididimis sapi
Sapel Me!"#e Hasil Pengaa!an
1pididimis sapi
5akroskopis+ konsistensi+
bau+ "arna dan volum
!asil tidak bagus
dikarenakan epididimis
sudah terlalu lama
Diskusi
1valuasi dilakukan se&ara makroskopis 'volume+ "arna+ p!+ konsistensi(
dan se&ara mikroskopis 'gerakan massa+ persentase motilitas+ persentase hidup
spermatozoa+ konsentrasi spermatozoa dan abnormalitas spermatozoa. 5engingat
keterbatasan he"an penelitian+ sistem koleksi semen dengan elektroejakulator dan
setelah diuji karakteristik semen segar maka standarisasi $ang digunakan untuk
pengolahan semen lebih lanjut adalah motilitas lebih besar dari 607 dengan
konsentrasi di atas 800 juta ml21 dengan spermatozoa abnormalitas kurang dari
107. /enilaian terhadap persentase motilitas adalah spermatozoa $ang bergerak
progresi. ditentukan se&ara sub$ekti. pada sepuluh lapang pandang $ang berbeda.
,ilai $ang diberikan berkisar antara 0 2 1007 dengan skala 87. /ersentase
viabilitas spermatozoa ditentukan dengan menggunakan pe"arnaan eosin
'391L:!101+ 1;<8; !)1=+ 1;;3(. #permatozoa hidup tidak men$erap "arna
sedangkan $ang mati men$erap "arna dan ditandai dengan kepala spermatozoa
$ang ber"arna merah.
/ada perkembangan $ang lebih lanjut+ program :* tidak han$a men&akup
pemasukan semen kedalam saluran reproduksi betina+ tetapi juga men$angkut
15
seleksi dan pemeliharaan pejantan+ penilaian+ penampungan dan pengangkutan
semen '3oelihere+ 1;<1(.
1pididimis mempun$ai empat .ungsi utama $aitu+ transport+ konsentrasi+
maturasi dan pen$impanan spermatozoa. /eman.aatan spermatozoa dari &auda
epididimis untuk tujuan inseminasi dilatarbelakangi oleh beberapa hal antara lain+
jika terdapat pejantan unggul tetapi tidak dapat ditampung semenn$a. #elain itu
metode ini juga akan sangat membantu dalam upa$a men$elamatkan plasma
nut.ah ternak antar he"an jantan $ang mati se&ara mendadak '3oelihere+ 1;<8( .
)plikasi teknologi inseminasi buatan dan pembuahan se&ara invitro pada
ternak sapi+ sampai saat ini masih menggunakan spermatozoa hasil ejakulasi baik
dalam bentuk semen &air maupun semen beku. #umber spermatozoa lain $ang
berpotensi digunakan untuk membuahi sel telur adalah spermatozoa $ang berasal
dari epididimis+ terutama pada bagian &auda epididimis.
/eman.aatan spermatozoa &auda epididimis untuk tujuan inseminasi
dilatarbelakangi oleh beberapa hal+ antara lain jika terdapat pejantan unggul tetapi
tidak dapat ditampung semenn$a. *erbagai kemungkinan dapat men$ebabkan hal
ini+ seperti jantan tidak bersedia mela$ani vagina buatan+ tidak respons terhadap
elektroejakulator dan masase+ pin&ang atau sebab2sebab lain $ang men$ebabkan
he"an tersebut tidak mau melakukan aktivitas ka"in. #elain itu+ metode ini juga
akan sangat membantu dalam upa$a men$elamatkan plasma nut.ah ternak atau
he"an jantan $ang mati se&ara mendadak. 3eknologi ini dapat menjadi model
konservasi he"an2he"an langka+ buas atau liar $ang sedang ditangkarkan tetapi
tidak dapat melakukan aktivitas ka"in se&ara normal karena kondisi tempat
penengkaran $ang tidak sesuai dengan kondisi habitat aslin$a. #permatozoa asal
epididimis pada beberapa kasus tidak dapat langsung digunakan sehingga harus
disimpan pada lemari es untuk men&egah dan mengurangi kerusakan. #ejauh ini
belum diketahui berapa lama pen$impanan epididimis pada lemari es dengan suhu
3>8
0
- $ang dapat menghasilkan spermatozoa dengan kualitas $ang masih
memenuhi s$arat untuk :* atau in vitro .ertilization '!aves dan !aves+ 2000( .
16
#permatozoa han$a bisa bertahan hidup pada suhu $ang rendah sehingga
apabila berada pada suhu $ang tinggi akan mengalami kematian+ begitu pula
apabila terkena dengan matahari+ kontak langsung dengan barang logam+
ber&ampur dengan bahan kimia+ serta penggunaan alat $ang tidak steril ')rthur et
al+ 1;;6(.
DAFTAR KEPUSTAKAAN
)rthur+ ?. .; ,oakes+ %.1.;/earson+ !. and /arkison+3.5. 1;;6. @eterinar$
0eprodu&tion and 9bstetri&s. London A B.*.#ounders.
!a.ez+ 1. #. 1. and *. !a.ez. 2000. 0eprodu&tion in arm )nimals C
th
1dition.
Lippin&ott Billiams and Bilkins+ *altimore.
3oelihere+ 5. 0. 1;<1. :nseminasi *uatan pada 3ernak. /enerbit )ngkasa
*andung. *andung.
17