Anda di halaman 1dari 6

Contoh Soal : Rangkaian Seri-Paralel

(bagian 1)
{0 Comments}
Posted by angga pradana
in Seri Paralel
Bagikan
Soal nomor 1
Tentukan nilai tegangan dan arus pada semua resistor, dan juga nilai V pada gambar 1.
Gambar 1 Rangkaian yang berisi
resistor seri paralel dan sebuah sumber tegangan independen
Rangkaian pengganti total adalah R
x
seri dengan R
1

R
total
= R
x
+ R
1
= 5 + 5 = 10
i
R1
= 10 V / 10 = 1 A
Dengan pembagi arus
i
R2
= i
1
10 / (10 + 10) = 0.5 A
i
R3
= i
1
10 / (10 + 10) = 0.5 A
v
R1
= i
R1
R
1
= (1 A) (5 ) = 5 V
v
R2
= i
R2
R
2
= 0.5 A 10 = 5 V
vR3 = iR3 R3 = 0.5 A 10 = 5 V
v = -v
R3
= -5 V
Hasilnya adalah
Gambar 2 Hasil analisa rangkaian
gambar 1
Soal nomor 2
Hitunglah semua nilai tegangan dan arus pada semua resistor dan nilai arus i
Gambar 3 Rangkaian seri paralel
resistor dengan sumber arus independen
i
R1
= 4 A
v
R1
= i
R1
R
1
= (4A) (5) = 20 V
Pembagi arus
i
R4
= i
R2
= i
1
(R
3
) / (R
3
+ R
4
+ R
2
) = 4 4 / (4 + 2 + 3) = 4 (4/9) = 1.78 A
i
R3
= i
1
(R
4
+ R
2
) / (R
4
+ R
1
+ R
2
) = 4 (2+3) / (4 + 2 + 3) = 4 (5/9) = 2.22 A
i = -i
R3
= -2.22 A
v
R2
= (i
R2
) (R
2
) = (1.78) (3) = 5.34 V
v
R3
= (i
R3
) (R
3
) = (2.22) (4) = 8.88 V
v
R4
= (i
R4
) (R
4
) = (1.78 A) ( 2) = 3.56 V
Hasilnya adalah seperti ini:
Gambar 4 Hasil analisa rangkaian
gambar 3
Soal nomor 3
Hitunglah resistansi ekivalen dari rangkaian ini (R
ab
)
Gambar 5 Menghitung resistansi total
pada dua terminal yang terbuka
R
4
dan R
2
paralel R = 0 (hubung singkat)
R
x
= (R
4
+R
2
) (0) / (R
4
+R
2
+0) = 0
R
ab
= R
1
+ 0 + R
5
= 1 + 4 = 5
Soal nomor 4
Hitunglah semua nilai arus dan tegangan tiap resistor

R
5
paralel dengan R
6

R
a
= R
5
|| R
6
= (10) (5) / (10 + 5) = 3.33
R
a
seri dengan R
7

R
b
= R
a
+ R
7
= 3.33 + 8 = 11.33
R
b
paralel dengan R
4
dengan R
3
dengan R
2

1/R
C
= 1/R
b
+ 1/R
4
+ 1/R
3
+ 1/R
2
= 1/11.33 + 1/15 + + 1/3
R
C
= 1.01
Dengan aturan pembagi tegangan
v
R1
= 20 (R
1
)/(R
1
+ R
C
) = (20) (5)/(5 + 1.01) = 16.64 V
v
RC
= 20 (R
C
)/(R
1
+ R
C
) = (20) (1.01)/(5 + 1.01) = 3.36 V
i
R1
= v
R1
/R
1
= 16.64 / 5 = 3.32 A
Karena R
C
adalah kombinasi paralel dari R
b
, R
4
, R
3
, dan R
2
, maka
v
RC
= v
Rb
= v
R4
= v
R3
= v
R2
= 3.36 V
i
R2
= v
R2
/R
2
= 3.36/3 = 1.12 A
i
R3
= v
R3
/R
3
= 3.36/2 = 1.68 A
i
R4
= V
R4
/R
4
= 3.36/15 = 0.22 A

Rb tersusun dari paralel R
5
dan R
6
(R
a
) yang diseri dengan R
7

v
Rb
= 3.36 V
Dengan aturan pembagi tegangan
v
R7
= v
Rb
(R
7
) / (R
a
+ R
7
) = (3.36) (8) /(8 + 3.33) = 2.37 V
v
Ra
= v
Rb
(R
a
) / (R
a
+ R
7
) = (3.36) (3.33) /(8 + 3.33) = 0.99 V
R
a
adalah paralel dari R
5
dan R
6
, maka
v
Ra
= v
R5
= V
R6
= 0.99 V
i
R5
= v
R5
/R
5
= 0.99/10 = 0.09 A = 90 mA
i
R6
= v
R6
/R
6
= 0.99/5 = 0.198 A = 198 mA
i
R7
= v
R7
/R
7
= 2.37/8 = 0.30 A
Apabila ditanyakan,
berapa daya yang diserap oleh resistor R
1
?
P
R1
= v
2
R1
/ R
1
= (16.64)
2
/ 5 = 55.37 W atau
P
R1
= i
2
R1
R
1
= (3.32)
2
(5) = 55.37 W

Anda mungkin juga menyukai