Anda di halaman 1dari 5

BAB 13 BAB 14 :

KONJUGASI PADA BAKTERI & REKOMBINASI PADA FAG BAKTERI


Resume
Disusun untuk memenuhi tugas Genetika II
Yang dibina oleh Prof. Dr. Duran Corebima Aloysius, M.Pd
Disusun Oleh
!elom"ok #
$etty %ariyanti &'()*+'+)))(*,
Gu"ita -aksmi Pinasthika &'()*+'+('..),
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
Oktob! "#14
TUGAS $
BAB 13
Ko%&'()*+ ,)-) B)kt!+
!on/ugasi adalah suatu "roses transfer informasi geneti0 satu arah yang
melalui kontak sel langsung antara sel bakteri donor dan sel bakteri resi"ien.
!on/ugasi /uga da"at diartikan sebagai fusi tem"orer dua organisme sel tunggal
dalam rangka transfer seksual materi geneti0. !on/ugasi "ertama kali ditemukan
oleh 1. -ederberg dan 2.- 3atum yang
melakukan "er0obaan "ada dua strain
E.coli yang berbeda kebutuhan nutrisinya
yaitu A dan 4. 5train A bergenoti" met
--
,
bio
-
thr
+
leu
+
thi
+
sedangkan strain 4
bergenoti" met
+
bio
+
thr
-
leu
-
thi
-
. 5train
mutan yang membutuhkan tambahan
nutrisi "ada medium "ertumbuhannya
agar da"at teta" hidu". 5train yang
membutuhkan tambahan nutrisi dalam
medium "ertumbuhannya disebut
auxotroph sedangkan strain wild type
disebut dengan prototroph.
Dari bagan "er0obaan diatas da"at dibuktikan bah6a setelah strain A dan
strain 4 da"at mensitetis sendiri nutrisi tertentu yang kurang "ada medium
minimal. %al ini diartikan sebagai akibat suatu "ertukaran geneti0 yang bukan
tergolong mutasi yang mana "eristi6a rekombinasi inilah yang menyebabkan
"ada "erlakuan 0am"uran strain A dan 4, sebagian sel auxotroph berubah
men/adi prototroph.
Menurut 4ernard Da7is dengan "er0obaannya menggunakan "erangkat
tabung 8 da"at diketahui bah6a kontak antar sel memang dibutuhkan agar ter/adi
suatu "erubahan geneti0 sebagaimana yang dila"orkan -ederberg dan 3atum.
5elama kon/ugasi berlangsung, ter/adi transfer D9A dari sel donor ke sel resi"ien
mele6ati suatu "enghubung antar sel khusus yang disebut dengan tabung
kon/ugasi. 5el donor memiliki karakteristik "embeda beru"a adanya /uluran
tambahan seru"a rambut di "ermukaan sel yang disebut dengan F pili &sex pili,.
4agan "er0obaan -ederberg dan 3atum
5el:sel bakteri yang memiliki suatu F factor akan membentuk tabung kon/ugasi
yang akan menghubungkan sel donor dengan sel resi"ien.
B)kt!+ F
+
, F
-
-)% H.!
Istilah yang "erlu diingat dalam bab ini
a.
5el donor memiliki faktor $ otonom yang tidak terintegrasi disebut
dengan sel F
+
b.
5el resi"ien sel yang tidak mengandung faktor $
5el:sel $
;
mem"unyai kemam"uan membentuk F pili mau"un tabung kon/ugasi
yang nantinya akan melakukan transfer materi geneti0, sedangkan sel F
-
tidak
memiliki kemam"uan se"erti tersebut.
Per0obaan yang dilakukan oleh Ca7alli:5for<a di"eroleh suatu strain bakteri
donor yang mem"unyai la/u frekuensi rekombinasi yang sangat tinggi atau ')))
kali lebih tinggi disbanding la/u frekuensi rekombinasi "ada strain F
+
. 5train ini
disebut sebagai strain Hfr (High frequency recombination yang /uga disebut
dengan strain F
+
khusus. Perbedaan antara strain Hfr dan strain F
+
adalah bah6a
setelah rekombinasi sel F
-
ham"ir tidak "ernah berubah men/adi sel F
+
atau"un sel
Hfr, namun setelah kon/ugasi sel F
+
dan sel F
-
, sel resi"ien itu selalu men/adi sel
F
+
.
F)kto! F
1
3erkadang, terle"asnya faktor F dari kromosom inang mengandung
sebagian ke0il kromosom inang yang letaknya berdekatan dengan faktor F disaat
ter/adinya integrasi. %al inilah yang mengakibatkan terbentuknya $aktor F
!
yang
mengandung sebagian kromosom bakteri atau gen:gen bakteri. 5el yang memiliki
faktor F
!
masih teta" da"at berkon/ugasi dengan sel F
-
karena keseluruhan fungsi
dari faktor F teta" ada.
P!/ob))% Ko%&'()*+ 0)%( T!,'t'* -)!+ E1 2o334)% -)% F1J)/ob
=ollman dan 1a0ob mem"ela/ari "roses transfer materi geneti0 antara Hfr H
dan strain F
-
. 5etelah kedua strain di0am"urkan dalam medium "ertumbuhan dan
mulai melakukan kon/ugasi, sam"el diambil dan diblender untuk memutuskan
tabung kon/ugasi dan sel:selnya yang selan/utnya akan dianalisis untuk
menentukan 6aktu relati7e sel donor memasuki sel resi"ien. Dari hasil "er0obaan
ini di"eroleh informasi bari bah6a "ada
menit setelah bukti "entransferan "ertama
terdeteksi, ter/adi "eningkatan frekuensi
rekombinan. Contohnya "ada ') menit
"ertama frekuensi rekombinan a"i sekitar
')> sedangkan "ada ? menit berikutnya
frekuensi sudah men0a"ai ?) >.
P4t))% K!o4o*o4 E.coli )t)* D)*)! H)*+3 P!/ob))% Ko%&'()*+ T!,'t'*
Inter7al 6aktu kemun0ulan ti"e rekombinan antara suatu gen "enanda
dengan yang lainnya da"at digunakan sebagai suatu ukuran /arak geneti0. Data
"er0obaan kon/ugasi menun/ukkan bah6a transfer kromosom berlangsung dalam
la/u yang konstan sehingga inter7al linter7al 6aktu ini benar:benar da"at
digunakan untuk mem"erkirakan /arak fisik antar gen "enanda "ada kromosom.
5elain itu, satuan 6aktu menit 0uku" sesuai untuk digunakan sebagai satuan
standar "engukuran /arak fisik antar gen "ada kromosom E.coli.
Dalam "er0obaannya, =ollman dan 1a0ob menemukan sebuah "erbedaan
yang "enting yaitu meski"un gen:gen selalu ditransfer se0ara linear, gen yang
masuk ke sel resi"ien terlebih dahulu dan yang kemudian tam"aknya berbeda
sesuai dengan strain Hfr yang digunakan. -a/u masuknya gen berbeda:beda untuk
tia" strain sehingga ditemukan satu "ola yang /elas. Perbedaan besar antara tia"
strain adalah titik a6al serta arah masuknya gen:gen dilihat dari titik a6al
tersebut.
Grafik "eningkatan frekuensirekombinan
=ollman menga/ukan "ostulat bah6a data yang ada "ada gambar diatas
ter/adi disebabkan oleh 6u/ud kromosom E.coli. Pada gambar tersebut dinyatakan
bah6a /ika titik a6al transfer gen &O, berbeda antar strain, maka urutan gen yang
akan ditransfer berbeda:beda "ula. 3itik a6al transfer gen &O, diduga berasal dari
strain Hfr faktor $ berintegrasi ke dalam kromosom "ada titik yang berbeda dan
"osisi itulah yang menentukan ta"ak O.
P4t))% K!o4o*o4 E.coli )t)* -)*)! P!/ob))% Ko%&'()*+ 0)%( T+-)k
T!,'t'*1
Pada "er0obaan ini kon/ugasi dibiarkan berlangsung selama ':( /am tan"a
ter"utus:"utus. %asilnya mem"erlihatkan adanya frekuensi yang berbeda:beda
untuk tia" "enanda rekombinan itu. $rekuensi rekombinan menurun dari "enanda
rekombinan yang di/adikan "atokan, semakin /auh /arak dari "enanda "atokan,
frekuensi tia" "enanda rekombinan lain /uga berkurang. %al ini disebabkan karena
dua hal yaitu
'. Putusnya tabung kon/ugasi mau"un kromosom "er satuan 6aktu.
(. 3ia" dua "enanda donor diintegrasikan ke dalam kromosom resi"ien
melalui rekombinan memiliki "eluang yang rendah.