Anda di halaman 1dari 2

Gejala nyeri jantung

Sumbatan pembuluh
darah jantung
Mengenal sakit
jantung dan
tindakan
Stenting
Seperti ditekan benda
berat
Nyeri yang berhubungan dengan
sakit jantung terkadang tidak
selalu berhubungan dengan nyeri
di dada kiri saja. Nyeri di ulu hati,
daerah dagu, daerah pundak
ataupun penjalaran nyeri ke
tangan kiri juga berhubungan
dengan nyeri akibat sakit jantung.
Orang-orang yang beresiko
mengalami sakit jantung terutama
adalah orang dengan aktivitas
sedentary (aktivitas fisik minimal)
dengan pola makan tinggi
karbohidrat dan lemak, wanita
yang sudah menopause, pria
berusia di atas 30 tahun, serta
wanita atau pria yang merokok.
Jantung merupakan satu-satunya
organ di tubuh manusia yang
berfungsi sebagai pompa untuk
men-supply darah ke seluruh
tubuh
Pembuluh darah jantung
merupakan bagian vital dari
jantung untuk memberikan supply
darah ke otot-otot jantung agar
dapat bekerja secara maksimal.
Pada pembuluh darah yang
tersumbat, supply darah akan
terganggu dan mengakibatkan
kerusakan pada otot jantung.
Otot jantung yang rusak akan
mengakibatkan gangguan fungsi
pompa jantung yang bila semakin
parah dapat mengakibatkan
kematian.
Penyakit jantung dan
tindakan intervensi

Penjelasan singkat
untuk awam
Siapa yang beresiko
Rumah Sakit
dr. Kanujoso Djatiwibowo




FAQ
Tindakan Angiografi dan Pemasangan Stent
Penyakit jantung dapat dideteksi dengan
berbagai cara, salah satunya adalah dengan
melakukan pemeriksaan rekam jantung
(EKG). Walaupun demikian, tidak setiap saat
pemeriksaan ekg menunjukkan hasil yang
akurat. Pada pasien dengan riwayat keluhan
nyeri dada memiliki hasil EKG yang normal,
maka dokter biasanya akan menawarkan
pemeriksaan Treadmill Test. Pemeriksaan
Treadmill test (merekam jantung pada saat
pasien berolahraga menggunakan treadmill)
digunakan untuk mengetahui kondisi jantung
Q: Apakah ada resiko
tindakan angiografi
dan pemasangan
stent?
A: Tidak ada
tindakan yang
benar-benar aman.
Begitu pula dengan
pemeriksaan
angiografi dan
pemasangan stent.
Resiko kegagalan pemasangan
stent ada walau dengan resiko
yang relatif sangat kecil
(1:100.000)
Q: Berapa lama saya akan dirawat
paska tindakan?
A: Berbeda dengan tindakan
operasi, tindakan angiografi dan
pemasangan stent biasanya
maksimal akan dirawat maksimal
tiga hari.
Q: Kondisi apa yang tidak
memperbolehkan saya
mendapatkan tindakan ini?
A: Pada penderita penyakit ginjal,
karena akan digunakan kontras
yang berpotensi membebani ginjal
pada pasien dengan ginjal yang
rusak.
di bawah tekanan aktivitas fisik tertentu.

Apabila salah satu hasil pemeriksaan baik EKG
atau treadmill test positif, maka pasien akan
ditawarkan pemeriksaan angiography dan bila
ditemukan sumbatan pada pembuluh darah
jantung, maka akan ditawarkan tindakan
stenting (pemasangan stent). Stent sering
disebut juga dengan bahasa awam ring.

Angiografi merupakan pemeriksaan pembuluh
darah jantung secara langsung. Prosedur
angiografi serupa dengan prosedur
Stent pada pembuluh
darah koroner