Anda di halaman 1dari 10

SITI NUR AFIFAH

5213412019
WISMOYO ADI
5213412015
DYAN SULYS TYANINGSIH
5213412035
Lignin adalah bahan yang paling sulit
terdegradasi
Strukturnya kompleks dan heterogen dan
terkandung dalam tanaman sekitar 30%.
Lignin berfungsi dalam mengokohkan
tanaman, memberi proteksi dari serangan
serangga dan patogen, berikatan dengan
polisakarida dan melindunginya dari
degradasi oleh mikroba.
Karena lignin merupakan komponen yang
paling sulit di degradasi dan yang
melindungi komponen lainnya, maka
pendegradasiannya menjadi sangat
menentukan kecepatan proses
pengomposan pada pupuk misalnya. Apabila
pemecahan lignin selama proses
pengomposan terjadi secara efektif, maka
waktunya akan lebih singkat.


Miselium ascomycota, merupakan saprotrof
umum yang banyak mendegradasi selulosa.
Contoh :
Haetomium pada tanah dan kompos
Xylaria dan Hypoxylon yang mendegradasi
kayu.
Parasit pada manusia (dermatofitik
Arthroderma spp), patogen tanaman
(Ophiostoma novo-ulmi pada penyakit
Dutch-elm).

Kapang Pendegradasi Lignin
White-rot fungi
Brown-rot fungi
Soft-rot fungi
Namun yang termasuk kelas ascomycetes
hanya white rot fungi.
White-rot fungi
Mendegradasi lignin secara lebih cepat
dan ekstensif
Substrat pertumbuhan
mikroorganismenya adalah selulosa dan
hemiselulosa

Degradasi lignin
Terjadi pada akhir pertumbuhan primer
melalui metabolisme sekunder
Dalam kondisi defisiensi nutrien seperti
nitrogen, karbon atau sulfur
Dapat terdegradasi oleh faktor abiotik (
senyawa alkali / radiasi ultraviolet ),

White-rot fungi menghasilkan berbagai
jenis enzim yang terlibat dalam proses
degradasi lignin juga menghasilkan
selulase, xilanase dan hemiselulase
Hampir semua white-rot fungi
menghasilkan MnP dan laccase, tetapi
hanya sedikit yang menghasilkan LiP
LiP
Mengoksidasi unit non fenolik lignin
melalui pelepasan satu elektron dan
membentuk radikal kation yang kemudian
terurai secara kimiawi.
LiP dapat memutus ikatan C-C molekul
lignin dan mampu membuka cincin lignin
dan reaksi lain
MnP
Mengoksidasi Mn2+ menjadi Mn3+
Sifat reaktif Mn3+ yang tinggi
selanjutnya mengoksidasi cincin fenolik
lignin menjadi radikal bebas tak stabil
dan diikuti dengan dekomposisi lignin
secara spontan .
Laccase mengoksidasi cincin fenolik
menjadi radikal fenoksil