Anda di halaman 1dari 5

PENENTUAN PARTIKULAT DAN NO2 UDARA AMBIENT DENGAN METODE

GRIESS SALTZMAN
Tujuan:
Menentukan volume sampel udara yang diserap
Menganalisa dan menentukan total partikulat (kadar debu) udara ambient
dengan metode gravimetri
Menganalisa dan menentukan kadar NO2 udara ambient dengan
menggunakan metode Griess Saltzman
enda!uluan
enentapan kadar NO2 melingkupi: "ara pengambilan sampel uji gas NO2
dengan menggunakan larutan penyerap# "ara per!itungan uji yang diserap# dan
"ara penentuan gas NO2 di udara ambient menggunakan metode Griess Saltzman$
Gas nitrogen dioksida diserap dalam larutan Griess Saltzman sse!ingga membentuk
suatu senya%a azo dye ber%arna mera! muda yang stabil setela! &' menit$
(onsentrasi ditentukan se"ara spektro)otometri pada panjang gelombang ''* nm$
+lat:
1. Timbangan analitik
2. inset
3. ,esikator
4. Spektro)otometer -. / .is 0 kuvet
5. ipet
6. 1abu ukur &** m1
2a!an:
1. 1arutan induk nitrit (NO2
3
)
1arutan 2#45* g NaNO2 dengan air suling di dalam labu ukur &** m1 dan
tepatkan sampai batas tera$ ,isimpan dalam lemari pendingin dan botol
gelap$ 1arutan ini stabil selama & ta!un$
2. 1arutan standar nitrit
&* m1 dipipet dari larutan induk nitrit ke dalam labu ukur &** m1
ditamba!kan air suling sampai tanda batas tera$ 1arutan digunakan dalam
keadaan )res!$
rosedur (erja:
1. enentuan partikulat
1) 6ilter sampel dan 7lter blanko ditimbang sebagai pembanding
menggunakan timbangan analitik yang sama se!ingga diperole! berat
7lter blanko (22) dan 7lter sampel (82)$ ,i"atat !asil penimbangan$
No$ S+M91 -langan 2obot 2obot (rata
(gram) / rata)
1. 6ilter 2lanko +%al (2&)
& *#:24*
*#:2;< 2 *#:242
; *#:2;'
2. 6ilter Sampel +%al (8&)
& *#:2;;
*#:22= 2 *#:2;;
; *#:2&5
3. 6ilter 2lanko +k!ir (22)
& *#:24*
*#:2;: 2 *#:24*
; *#:2;'
4. 6ilter Sampel +k!ir (82)
& *#:24:
*#:24: 2 *#:24<
; *#:24<
2) >itung volume sampel uji yang diambil (.)
V=
F
1
+F
2
2
t
P
a
T
a

298
760
(eterangan:
. ? volum udara yang diserap
6& ? laju alir a%al (1@menit)
62 ? laju alir ak!ir (1@ menit)
t ? durasi pengambilan sampel uji (menit)
a ? tekanan barometer rata / rata selama pengambilan uji
(mm>g)
Ta ? temperature rata / rata selama pengambilan sampel uji
(()
2<: ? temperature dalam kondisi normal 2'
*
A (()
=5* ? tekanan pada kondisi normal & atm (mm>g)
V=
2+2
2
60
751,25
313

298
760
V=112, 93 L
3) >itung kadar debu total di udara dengan menggunakan rumus sebagai
berikut:
C
(
mg
L
)
=
(
W
2
W
1
)
(B
2
B
1
)
V
+tau
B
(
W
2
W
1
)

(2B
1
)
V
10
3
C
(
mg
m
3
)
=
keterangan:
A ? kadar debu total
2& ? berat 7lter blanko sebelum pengambilan sampel
2; ? berat 7lter blanko setela! pengambilan sampel
8& ? berat 7lter uji sebelum pengambilan sampel
82 ? berat 7lter uji setela! pengambilan sampel
. ? volume udara pada %aktu pengambilan sampel (1)
C=
( 0,82480,8227) (0, 82380,8239)
112,93
C=1,910
5
(
Kg
L
)
2. enentuan NO2 -dara +mbient
a. embuatan kurva kalibrasi
1) 2uat larutan deret standar dengan memipet (misalkan *B *#&5B *#;2B
*#4:B *#54 dan *#: m1) dari larutan standar nitrit ke dalam labu ukur 2'
m1# dien"erkan dengan larutan penyerap sampai batas tera$
2) ,iko"ok dan didiamkan selama &' menit sampai proses pembentukan
%arna sempurna$
3) ,iukur pada panjang gelombang ''*nm$
4) ,ibuat kurva titrasi dari !asil absorban yang terukur$
b. engukuran sampel
1) Setiap pengambilan sampel terbentuk %arna mera! violet$
2) ,imasukkan larutan sampel ke dalam kuvet tertutup# diukur serapan
pada panjang gelombang ''* nm$
3) Setiap pengukuran !arus dikoreksi ter!adap blanko$
4) ada pemba"aan kuantitati) untuk %arna terlalu pekat# maka dapat
dilakukan pengen"eran dengan menggunakan larutan penyerap$
Serapan yang diukur dikalikan dengan )a"tor pengen"eran$
c. er!itungan
1) er!itungan konsentrasi larutan standar nitrit
N aNO
2
(
g
mL
)
=
a(gram)
1000m L

10mL
1000mL

10
6
g
g

bmL
25mL
24, 6 g/ m L
(eterangan:
a ? berat NaNO2
b ? volume larutan standare nitrit yang diambil untuk kurva kalibrasi
2) .olume sampel udara yang diambil
3) .olume sampel uji udara yang diambil dikoreksi pada kondisi normal
(2'
*
A# =5* mm>g) dengan menggunakn rumus:
V=
F
1
+F
2
2
t
P
a
T
a

298
760
(eterangan:
. ? volum udara yang diserap
6& ? laju alir a%al (1@menit)
62 ? laju alir ak!ir (1@ menit)
t ? durasi pengambilan sampel uji (menit)
a ? tekanan barometer rata / rata selama pengambilan uji
(mm>g)
Ta ? temperature rata / rata selama pengambilan sampel uji
(()
2<: ? temperature dalam kondisi normal 2'
*
A (()
=5* ? tekanan pada kondisi normal & atm (mm>g)
4) (onsentrasi NO2 di udara ambient
(onsentrasi NO2 dalam sampel uji untuk pengambilan sampel uji
selama & jam dapat di!itung dengan rumus:
C=
a
v
1000
(eterangan:
A ? konsentrasi NO2 di udara (Cg@Nm
;
)
a ? jumla! NO2 dari sampel uji dengan meli!at kurva kalibrasi (C)
.? jumla! udara pada kondisi normal (1)
&*** ? konversi liter (1) ke m
;
C=
0,1273
112,93
1000
C=1,127g/ L
(onsentrasi Nitrit Standar
+bsorbansi
Standar
Sampel D,
Eumla! NO2
sampel (Cg)
? a
(onsentrsi NO2
-dara
(Cg@Nm
;
) ? A
* *#***& ;2 (loter 4 *#&2=; &#&2=
*#&5 *#*;*2
*#;2 *#*52&
*#4: *#*<'5
*#54 *#&25;
*#: *#&54;
emba!asan
ada penentuan kadar debu didapatkan
1,910
5
(g@1$ Eika dili!at dalam
peraturan pemerinta! No$ 4& ta!un &<<<# baku mutu debu dalam %aktu
pengukuran 24 jam yaitu
230/ Nm
3
$ Eadi# penentuan kadar debu yang didapat
masi! memenu!i baku mutu yang tela! ditetapkan pemerinta!$
(emudian dilakukan penentuan kadar NO2 di area yang meng!asilkan
1,127/ Nm
3
$ ,an jika dibandingkan dengan peraturan pemerinta! No$ 4& ta!un &<<<# nilai
standar NO2 yaitu
400 / Nm
3
$ Eadi# kadar NO2 di area tersebut masi! memenu!i
baku mutu$