Anda di halaman 1dari 11

INDUKSI

REALITAS
(FAKTA)
TEORI
DEDUKSI
ASUMSI FILOSOFIS


Bogdan & Biklen (2008) dan
Denzim & Lincoln (2009)
mengemukakan asumsi filosofis
yang mendasari pendekatan
induktif
(1)
Realitas (atau pengetahuan)
terbangun secara sosial

Realitas (atau pengetahuan) itu
sifatnya jamak

Tidak ada satupun realitas itu
disebabkan oleh penyebab tunggal

Realitas juga memberikan akibat
jamak
Realitas (atau pengetahuan) dibangun
secara kognitif (dalam pikiran kita) maka
realitas itu tidak terpisahkan dari kita

Dengan kata lain, kita tidak dapat
memisahkan apa yang kita tahu dari diri
kita

Ini berarti bahwa kita dapat mengerti
bentukan (konstruksi sosial) tertentu
secara simbolis lewat bahasa
(2)
Seluruh entitas (terutama manusia)
selalu dalam keadaan saling
mempengaruhi dalam proses
pembentukan serentak.

Oleh sebab itu, sangatlah musykil
bila kita dapat membedakan secara
jelas sebab dan akibat
(3)
Karena peneliti tidak dapat terpisahkan
dari obyek yang ditelitinya maka
penelitian itu selalu terikat nilai

Dengan demikian, asumsi epsitemiologis
akan memunculkan sasaran penelitian,
metodologi untuk memahami dan
mempersentasikan fenomena sosial dari
realitas itu sendiri
(4)
Pengertian
Batasan pengertian INDUKTIF
secara harfiah akan meniadakan
esensi induksi sebagai metode

Pengertian induktif secara tepat
dapat dilihat dari karakteristik


Karakteristik
(1)
Induktif ditandai oleh sebuah pendekatan
yang berusaha memberikan gambaran
dan menganalisis perilaku manusia dari
sudut pandang orang yang diteliti

Karakteristik dasar dari pendekatan
indukti adalah komitmen tegas untuk
memandang peristiwa, tindakan, dan nilai
dari perspektif orang yang sedang diteliti

Karakteristik
(2)
Pendekatan induktif memberikan
penekanan pada pemahaman yang
komprehensif atau holistik mengenai
situasi sosial yang ditelaah

Artinya kehidupan sosial dipandang
sebagai pelibatan serangkaian peristiwa
yang saling berpautan, yang perlu
digambarkan secara lengkap agar
mencerminkan realitas kehidupan sehari -
hari
Karakteristik
(3)
Pendekatan induktif mengandalkan pada
sebuah strategi penelitian yang fleksibel
dan iteratif/berulang.

Artinya pendekatan induktif
memungkinkan penemuan topik yang
tidak terduga pada seperangkat
pertanyaan yang telah disiapkan
sebelumnya seperti rancangan kuantitatif
yang telah disiapkan secara ketat