Anda di halaman 1dari 29

Struktur dan Mekanisme Ginjal

Eva Estrelita Cardoso


Gomes
102013362

Struktur makroskopis ginjal
Letak :
retro peritoneal
sebelah kiri / kanan
columna vertebralis
ki. : iga 11/ L 2-3
ka.: iga 12/ L 3-4
Jarak kutub atas kedua
ginjal: 7 cm
Jarak kutub bawah kedua
ginjal: 11 cm
Jarak kutub bawah ke
crista iliaca: 3-5 cm



Panjang: 11 cm
Lebar : 6 cm
Tebal : 4 cm
Berat : 130 150 g

Ginjal memiliki

Dua extremitas
Superior
inferior
Dua margo
Medialis
lateralis
Dua fascies
Anterior
posterior
Pembungkus Ginjal
1. Capsula fibrosa
melekat pada
ginjal,hanya
menyelubungi ginjal
(gl. supra renalis tidak)
mudah dikupas
2. Capsula adiposa
mengandung banyak
lemak (perirenal)
membungkus ginjal
dan gl.supra renalis
depan : tipis
belakang : tebal
Mengfiksasi ginjal


Pembungkus ginjal
3. Fascia renalis :
Berasal dari fascia
transversalis
terletak di luar
capsula fibrosa
terdiri atas 2 lembar
:
depan : f.
prerenalis
belakang : f.
retrorenalis
HUBUNGAN GINJAL DENGAN
SEKITARNYA

ANTERIOR
bag.ke-2 duodenum
(kanan)
cauda pancreas (kiri)
flexura coli dextra/sinistra
glandulae suprarenales
bare area hepar (kanan)
Jejunum
Lien
Gaster
POSTERIOR :
atap dan dinding dorsal
r.abdomen
diaphragma (arcus
lumbocostalis)
m.psoas major +
m.quadratus lumborum
ujung processus
transversus vertebra L 1-3
aponeurosis m.ransversus
abdominis
Saraf2
n.subcostalis Th XII
n.iliohypogastricus L 1
n.ilio-inguinalis L 1
Bagian ginjal
Cortex renis
Medulla renis
Columna renalis
(bertinni)
Hilus renalis
Papila renalis
Calyx major
Calyx minor
Pelvis renalis

Struktur Mikroskopik Ginjal

CORT
EX
MEDUL
A
Susunan ginjal
Pada ginjal : 1-4 juta nefron
Fungsi: unit pembentuk urin
ta:
Glomerulus
Tubulus kontortus proksimal
Ansa Henle
Tubulus kontortus distal
Duktus pengumpul / duktus koligens
Kutub vaskular >
masuknya arteriol
afferen dan
keluarnya arteriol
efferen
Kutub urinarius >
mulainya tub
kontortus
proksimal


Tub Kontortus Proksimal di
korteks
epitel kuboid
rendah, inti bulat
bersifat asidofil
inti sel dgn jarak
berjauhan
lumen tdk jelas krn
tdp brush border
Fungsi:
absorpsi
makromolekul dr
filtrat glomerulus;
bbrp transport ion

TKP
Tub. Kontortus Distalis di
korteks
epitel selapis kuboid
rendah
bersifat basofil
inti sel dgn jarak
berdekatan
lumen jelas, tidak tdp
brush border
Lumen lebih lebar drpd
T.K.P
Makula densa menempel
di T.K.D dekat
glomerulus
Fungsi:
reabsorpsi,
sekresi/eskresi



TKD
Ansa Henle di berkas medula &
medula
Tub rektus
proksimal/STD serupa
tub.kont.proks, bedanya
selnya lebih rendah
Segmen tipis
ep.selapis gepeng, mirip
kapiler, ttp tidak tdp
darah di lumennya
Tub rektus distal/STA
serupa tub.kont.distal,
Sel lebih pendek dengan
inti yang menonjol ke
lumen

Fungsi:
reabsorpsi air dan ion-
ion
TRP
TRD
Duktus Koligens di berkas
medula dan medula
Diameter 40 um:
ep kuboid/torak,
mjd lebih torak
pd tub pengumpul
distal (sampai
diameter 200 um)
Sitoplasma pucat
Batas selnya jelas

DK
Duktus Papilaris
Duktus koligens
berjalan dlm berkas
medula menuju ke
medula

Di bagian medula yg ke
tengah bbrrp duktus
koligens bersatu utk
membentuk duktus yg
besar, bermuara ke
apeks papila disebut
duktus papilaris
(bellini) bermuara ke
dalam CALYX MINOR
sebagai AREA CRIBROSA

Kidney: Collecting Ducts

DP DK
Cm
CM
Perdarahan ginjal
A. renalis cabang Ao abdominalis setinggi vert. L I-
II
A. renalis kanan lebih panjang dari A. renalis kiri, karena
harus menyilang V. cava inferior di belakangnya.

A. renalis masuk ke dalam ginjal melalui hilus renalis dan
bercabang 2:
yg. satu ke depan ginjal, mengurus ginjal bagian depan & >
panjang
satu lainnya ke belakang ginjal, mengurus ginjal bagian belakang
Perdarahan ginjal

A.renalis : di dalam ginjal
bercabang cabang menjadi

A. Interlobaris (di antara pyramida2)
pada perbatasan cortex & medula
bercabang lagi menjadi

A. arcuata (mengelilingi cortex &
medulla); juga disebut A.arciformis.


A.interlobularis : cabang dari
a.arcuata. Ia berjalan sampai tepi
ginjal(cortex), mempercabangkan:

vas afferens :-> glomerulus
dalam glomerulus mbtk. anyaman / pembuluh
kapiler,sbg. vas efferens anyaman rambut
arteriolae rectae.




PERSARAFAN :
PLEXUS RENALIS : DARI PLEXUS COELIACUS
= SARAF2 SYMPATIS VASOMOTORIK
+ VISERAL AFEREN
(SEGMEN Th XII L 1-2)
Fungsi ginjal
Homeostasis
Mempertahankan keseimbangan air
Mempertahankan osmolaritas cairan tubuh
Mempertahankan volume plasma dan
keseimbangan asam basa
Mengatur jumlah dan konsentrasi elektrolit
cairan ( Na
+
, Cl
-
, K
+
, H
+
, HCO
3,
CO
2+
, PO
4,
SO
4
).

Fungsi ginjal
Ekskresi
Mengekskresi sisa sisa metabolisme (urea, asam
urat, kreatinin).
Mengeluarkan komponen asing lain ( obat, bahan
aditif ).
Hormonal
Memproduksi eritropotein
Memproduksi renin
Metabolisme
Mengubah vit D menjadi calcitriol

Mekanisme kerja Ginjal
Filtrasi
Reabsorsi
Sekresi


Batu ginjal
peningkatan bakteri
Kurang minum air
80% calcium, calcium oksalat dan calsium
fosfat.

Kesimpulan
Ginjal merupakan organ penting yang berperan untuk
mempertahankan keseimbangan cairan tubuh dan
mengeluarkan zat zat toxic atau komponen yang tidak di
butuhkan oleh tubuh melalui urine. Air merupakan
komponen utama untuk membentuk urine, apabia air
pada tubuh berkurang maka konsentrasi zat pada ginjal
akan naik sehingga urine menjadi lebih pekat, dan pada
suatu saat bisa membetuk cristal pada saluran ginjal yang
disebut batu ginjal. Oleh karena itu disarankan untuk
banyak meminum air untuk melancarkan proses
berkemih dan menjaga ginjal tetap sehat.