Anda di halaman 1dari 8

1

ANALISIS REGRESI SEDERHANA : SUATU KRITIK


Oleh :
Abdullah M. Jaubah
Pendahuluan
Suliyanto (2012) telah menulis makalah berjudul Analisis Regresi Sederhana. Suliyanto juga
telah menulis makalah berjudul Anarisis Regresi Berganda (2009) dan juga Analisis Regresi
Variabel Moderating, Analisis Regresi Variabel Intervening, dan Path Analysis (Analisis
Jalur). Pembahasan ini akan melancarkan kritik atas kesalahan-kesalahan yang terkandung
dalam analisis regresi sederhana, analisis regresi jamak, analisis regresi variabel moderating,
analisis regredi variabel intervening, dan analisis jalur yang dilakukan oleh Suliyanto.
Suliyanto memberikan contoh kasus bahwa Seorang manajer pemasaran akan meneliti
apakah terdapat pengaruh iklan terhadap penjualan pada perusahaan-perusahaan di
Kabupaten WaterGold, untuk kepentingan penelitian tersebut diambil 8 perusahaan sejenis
yang telah melakukan promosi [1]. Data yang disajikan mencakup variabel Y sebagai
variabel penjualan dan variabel X sebagai variabel Promosi. Analisis yang dipakai adalah
analisis statistik parametrik tanpa mempertimbangkan persyaratan-persyaratan pemakaian
analisis statistik parametrik. Persyaratan-persyaratan pemakaian statistik parametrik adalah
jumlah kasus minimum 30 kasus, memenuhi persyaratan pengujian normalitas distribusi data,
memenuhi persyaratan homogenitas varians, dan jenis data adalah data kuantitatif. Keempat
persyaratan ini tidak disajikan secara jelas, dan persyaratan pertama juga tidak terpenuhi
sehingga analisis lebih tepat memakai statistik nonparametrik. Kritik atas berjudul Anarisis
Regresi Berganda (2009) dan juga Analisis Regresi Variabel Moderating, Analisis Regresi
Variabel Intervening, dan Path Analysis (Analisis Jalur) akan dilakukan kemudian.
Suliyanto lebih lanjut menyajikan judul, pertanyaan penelitian, dan hipotesis sebagai berikut :
1. Judul
Pengaruh biaya promosi terhadap penjualan perusahaan.
2. Pertanyaan Penelitian
Apakah terdapat pengaruh positif biaya promosi terhadap penjualan perusahaan ?
3. Hipotesis
Terdapat pengaruh positif biaya promosi terhadap penjualan perusahaan.
2

Pertanyaan yang dapat diajukan di sini adalah berapakah pengaruh total dari biaya promosi terhadap
penjualan perusahaan itu? Berapakah pengaruh langsung dari biaya promosi terhadap penjualan
perusahaan itu? Berapakah pengaruh tidak langsung dari faktor-faktor di luar pembahasan ini
terhadap hasil penjualan?
Pembahasan mengenai pengaruh sering disajikan secara tidak jelas karena tidak mengungkap
pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung, dan pengaruh total. Kesalahan-kesalahan yang
dilakukan oleh Suliyanto merupakan kesalahan-kesalahan yang sering dialami termasuk kesalahan-
kesalahan yang berkandung dalam beberapa buku statistik yang telah diterbitkan di Indonesia yang
menyajikan contoh dengan jumlah kasus adalah kurang daripada persyaratan minimal. Pemakaian
kasus sebanyak 8 dari delapan perusahaan, ditinjau dari sudut populasi dan teknik pemilihan sampel
juga tidak jelas. Pengajar yang memberikan contoh yang salah akan diikuti oleh para mahasiswanya
dan mereka juga akan mengalami kesalahan tatkala memberikan jawaban atas penugasan atau pada
saat mereka menulis skripsi, tesis, atau disertasi.
Judul pengaruh biaya promosi terhadap penjualan perusahaan hanya dapat dipakai setelah
persyaratan-persyaratan di atas terpenuhi. Judul ini tidak dapat dipakai jika salah satu dari keempat
persyaratan itu tidak terpenuhi. Contoh di atas seharusnya memakai analisis regresi nonparametrik
dan bukan analisis regresi parametrik karena dua persyaratan tidak terpenuhi yaitu jumlah kasus
minimum dan pengujian homogenitas varians.
Pembahasan Analisis Regresi Sederhana
Isi pembahasan ini adalah salah akan tetapi pembahasan Suliyanto akan diikuti dahulu sebelum kritik
dilancarkan. Data yang dipakai adalah sebagai berikut :
Y X
64 20
61 16
84 34
70 23
88 27
92 32
72 18
77 22

Deskripsi Data
Deskripsi data mencakup persentil termasuk kuartil, dispersi, distribusi, kecenderungan sentral, dan
grafik histogram dengan kurva normal. Langkah ini dilakukan dalam rangka menyajikan data secara
ringkas. Persentil mencakup nilai 5%, 10%, 25%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 75%, 80%, 90%, dan
nilai 100%. Nilai 25% merupakan nilai dari kuartil kesatu, nilai 50% merupakan nilai dari kuartil
3

kedua atau nilai ini adalah sama dengan nilai median dari tiap variabel, dan nilai 75% merupakan nilai
dari kuartil ketiga. Dispersi mencakup nilai dari deviasi standar, varians, range, minimum,
maksimum, dan nilai dari kesalahan standar dari rata-rata. Distribusi mencakup nilai dari skewness,
kesalahan standar dari skewness, kurtosis, dan kesalahan standar dari kurtosis. Skewness dipakai
untuk mengukur kemiringan kurva dan kurtosis dipakai untuk mengukurkeruncingan kurva.
Kecenderungan sentral mencakup nilai dari rata-rata, median, dan modul. Nilai-nilai yang dihasilkan
itu dapat disajikan sebagai berikut :

Statistics
X Y
N
Valid 8 8
Missing 0 0
Mean 24.00 76.00
Std. Error of Mean 2.291 3.978
Median 22.50 74.50
Mode 16
a
61
a

Std. Deviation 6.481 11.250
Variance 42.000 126.571
Skewness .516 .128
Std. Error of Skewness .752 .752
Kurtosis -1.043 -1.406
Std. Error of Kurtosis 1.481 1.481
Range 18 31
Minimum 16 61
Maximum 34 92
Percentiles
5 16.00 61.00
10 16.00 61.00
20 17.60 63.40
25 18.50 65.50
30 19.40 68.20
40 21.20 71.20
50 22.50 74.50
60 24.60 79.80
70 28.50 85.20
75 30.75 87.00
80 32.40 88.80
90 . .
100 34.00 92.00
a. Multiple modes exist. The smallest value is shown

4

Histogram dengan kurva normal dari variabel X adalah sebagai berikut :



Histogram dengan kurva normal dari variabel Y adalah sebagai berikut :



Pengujian Persyaratan Analisis
5

Pengujian persyaratan analisis mencakup pengujian normalitas distribusi data dan pengujian
homogenitas varians. Hasil dari pengujian normalitas distribusi data adalah sebagai berikut :

Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnov
a
Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
X .186 8 .200
*
.937 8 .586
Y .139 8 .200
*
.955 8 .757
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction

Lilliefors Significance Correction atau signifikansi Kolmogorov-Smirnov untuk variabel X
adalah 0.200 dan untuk variabel Y adalah 0.200. Kedua nilai ini adalah lebih besar daripada
nilai 0.05 sehingga persyaratan normalitas distribusi data terpenuhi.

Pengujian homogenitas varians menghasilkan informasi sebagai berikut :

Warnings
Test of homogeneity of variances cannot be performed for Y because
only one group has a computed variance.

Peringatan ini berarti bahwa pengujian homogenitas varians tidak dapat dilakukan untuk variabel Y
karena hanya terdapat satu kelompok saja untuk menghitung varians.
Analisis Regresi Sederhana
Analisis regresi sederhana menghasilkan informasi sebagai berikut :

Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
1 .862
a
.743 .700 6.158
a. Predictors: (Constant), X

Koefisien korelasi antara variabel X dan variabel Y adalah 0.862. Hubungan antara variabel X dan
variabel Y adalah sangat kuat. Koefisien determinasi adalah 0.743 atau 74.3%. Hal ini berarti bahwa
pengaruh langsung dari variabel X terhadap variabel Y adalah 74.3% dan pengaruh tidak langsung
dari variabel-variabel di luar penelitian ini adalah 25.7%. Variabel-variabel di luar penelitian ini tidak
diketahui karena tidak diteliti. Koefisien determinasi disesuaikan adalah 0.700 atau 70%. Hal ini
6

berarti bahwa pengaruh langsung disesuaikan adalah 70% dan pengaruh tidak langsung disesuaikan
adalah 30%. Kesalahan standar dari estimasi adalah 6.158.
ANOVA
a

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1
Regression 658.503 1 658.503 17.367 .006
b

Residual 227.497 6 37.916

Total 886.000 7

a. Dependent Variable: Y
b. Predictors: (Constant), X

Tabel Anova di atas mengandung nilai F-hitung sebesar 17.367 dengan derajat kebebasan
adalah 1 dan 6. F-tabel dengan derajat 1 dan 6 adalah 5.987378. Hal ini berarti bahwa F-
Hitng adalah lebih besar daripada F-tabel sehingga parameter-parameter dari persamaan
regresi adalah signifikan.

Coefficients
a

Model
Unstandardized
Coefficients
Standardized
Coefficients
t Sig. B Std. Error Beta
1 (Constant) 40.082 8.890 4.509 .004
X 1.497 .359 .862 4.167 .006
a. Dependent Variable: Y

Tabel koefisien mencerminkan bahwa konstanta adalah 40.082 dan nilai koefisien regresi adalah
1.497. Hal ini berarti bahwa persamaan regresi adalah Y= 40.082 + 1.497X. Hal ini berarti bahwa
pengaruh total dari variabel X terhadap variabel Y adalah 1.497. Pengaruh langsung dari variabel X
terhadap variabel Y adalah 1.497 x 74.3% = 1.112271 dan pengaruh tidak langsung adalah 0.384729.
T-hitung adalah 4.167 dan t-tabel adalah 1.943. Hal ini berarti bahwa T-hitung adalah lebih besar
daripada T-tabel sehingga variabel X adalah signifikan. Perubahan satu skor pada variabel X akan
mengakibatkan perubahan sebesar 1.497 skor pada variabel Y.
Pengujian Linieritas Persamaan Regresi
Pengujian linieritas persamaan regresi menghasilkan informasi sebagai berikut :
ANOVA Table
a

Y * X
Between Groups (Combined)

Within Groups

Total

a. Too few cases - statistics for Y * X cannot be computed.
7


Pengujian linieritas persamaan regresi tidak dapat dihitung karena kasus terlalu sedikit untuk
Y dan X.

Kritik
Semua pembahasan di atas tidak bermakna karena pemilihan teknik analisis yang dipakai adalah
salah. Analisis regresi nonparametrik adalah lebih tepat dipakai. Analisis ini akan menghasilkan
informasi sebagai berikut :

Correlations
X Y
Spearman's rho
X
Correlation Coefficient 1.000 .810
*

Sig. (2-tailed) . .015
N 8 8
Y
Correlation Coefficient .810
*
1.000
Sig. (2-tailed) .015 .
N 8 8
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Koefisien kotelasi antara X dan Y adalah 0.810 dengan signifikansi dua arah adalah 0.015 sehingga
koefisien korelasi ini adalah tidak signifikan. Analisis regresi nonparametik ini menghasilkan korelasi
Spearman.
Rangkuman
Pembahasan yang dilakukan oleh Suliyanto mengandung kesalahan ditinjau dari sudut jumlah data
adalah sangat terbatas, tidak melakukan pengujian normalitas distribusi data, tidak melakukan
pengujian homogenitas varians, dan tidak melakukan pengujian linearitas persamaan regresi.
Kesalahan-kesalahan ini jika dikuliahkan kepada para mahasiswa maka kesalahan akan mengalami
perkembangan secara eksponensial dan mereka menganggap bahwa hasil-hasil dari pembahasan
tersebut adalah benar.





8












[1] http://maksi.unsoed.ac.id/wp-content/uploads/2012/04/ANALISIS-REGRESI-
SEDERHANA1.ppt