Anda di halaman 1dari 20

By : Dian Nur Hanifah

PPNS K3 (2013)
Checklist Analysis Digunakan Untuk Suatu
Daftar / Langkah Prosedural Untuk
Memverifikasi Suatu Sistem.

Metode Checklist secara tradisional Jarang
Digunakan Karena Tidak Bisa Memenuhi Standar
Dan Aplikasi Karena Terlalu Sederhana.
Biasanya Metode Checklist Dikombinasikan
Dengan Metode Lain ( What If ) Sehingga Dapat
Diaplikasikan Pada Semua Tahap Proses Dan
Mudah Digunakan

Tujuan :
-umum : meyakinkan organisasi agar
memenuhi standar dlm operasi
-khusus : Memastikan agar semua operasi dan
kondisi berjalan sesuai dengan
standar/peraturan

Bentuk yang dievaluasi :
bahan/alat/prosedur

-Secara spesifik untuk mengidentifikasi hal yg telah
diketahui dalam proses peralatan, mesin dan operasi
( bahaya, kekurangan desain, potensi incident )

-mengevaluasi hal yang nampak termasuk pada area
proses dan diselaraskan dg peralatan yang ada

-detail pada checklist memberikan standar dasar
evalusai pada proses bahaya yang luas dan penting
untuk memenuhi situasi yg spesifik

-merupakan suatu bentuk komunikasi keselamatan
dan pengendalian bahaya

Pembuat checklist harus mengetahui betul
proses yang sedang diperiksa. Checklist harus
memenuhi kondisi, standar dan peraturan
yang relevan. Checklist harus diperiksa ulang
secara berkala
Membutuhkan pengetahuan untuk
memudahkan pengembangan list
Membutuhkan pertimbangkan alternativ
untuk peningkatan keselamatan yang
memungkinkan

cara membuat :
menentukan standar desain / operasi yang
digunakan --> gunakan sebagai pertanyaan
berdasarkan kekurangan/perbedaan -->
dijawab dg yes, no, not applicable, or
needs more information
note :
Dibuat kolom yang termasuk pada mode
operasi (Startup, Shutdown, Utility Failure,
Normal Operation)

Material
Apakah seluruh raw material sesuai spesifikasi asli? Tidak. Konsentrasi
ammonia telah dinaikkan untuk mengurangi frekuensi pemesanan ammonia.
Telah dilakukan penyesuaian relative flow rate menuju reactor.
Apakah selalu dilakukan pengecekan terhadap setiap material yang diterima?
Ya. Labeling dan invoice dari pengantar diverifikasi sebelum ijin unloading,
namun tidak dilakukan sampling jenis material ataupun konsentrasi aktualnya.
Apakah staf operasional telah mengakses MSDS? Ya. Data sheet tersedia 24 jam
di lokasi proses dan di safety office gedung administrasi
Peralatan
Apakah seluruh peralatan telah diinspeksi sesuai jadwal? Ya. Bagian
maintenance telah melakukan inspeksi sesuai standar perusahaan.
Apakah system safety dan interlocks telah diuji dan dalam frekuensi
pengujian yang sesuai? Ya. Tidak terdapat deviasi pada jadwal inspeksi
Prosedur
Apakah prosedur operasi tersedia? Ya. SOP tertulis telah diperbaharui 6 bulan
lalu, setelah sedikit perubahan kecil dilakukan.
Apakah staf operasional yang baru mendapatkan training yang sesuai? Ya.
Program pelatihan dan review serta uji periodik dilakasanakan dan
didokumentasikan.
Digunakan secara mandiri atau kombinasi
dengan what if anylisis untuk mereview
hal yang melekat pada safety
bahan/alat/prosedur
PROSEDUR ANALISIS
1. Pilih/Kembangkan checklist sec tepat (jika ada)
-memerlukan analis yang berpengalaman, sumber yang tepat
(standar internal, persetujuan umum, panduan )

2. Periksa Ulang
-mengadakan inspeksi, sistem re-dokumentasi, dan interview
-untuk checklist pada proses baru, terlebih dahulu diskusikan pada
semua tim tentang gambaran proses lalu buat checklist beserta
inherent factor, dan diskusikan kekurangannya

3. Dokumentasikan Hasilnya



Berikut Sub-Bab Pada
Checklist Analyses and
Inherent Safety Reviews
Substitusi / Eliminasi
Minimasi
Penyederhanaan
Moderasi

-Substitusi / Eliminasi
1. dapatkan larutan flammable diganti ?
-air
-bahan kimia lain
-memberi katalis untuk mengurangi kec reaksi
2. mungkinkah menggantikan bahaya bahan mentah dengan
-non combustible
-less volatile
-less toxic

-minimasi:
1. mungkinkah mengurangi efek bising ?
-sekat/dinding
-pada mesin
-menjauhkan
2. mungkinkah mengurangi bahaya bahan mentah-hasil antara-produk ?
-menggabungkan elemen proses
-langsung pakai (bahan mentah)
-langsung antar (produk)
-penjadwalan


\
Moderasi/Kewajaran
1. mungkinkah kondisi suatu reaksi (temperatur/tekanan) dikurangi
dengan katalis ?
2. mungkinkah batas suplai tekanan bahan mentah kurang dari batas
max yang diijinkan ?

Penyederhanaan
-Dapatkah mendesain ulang suatu desain yang dapat mengurangi
bahaya akibat proses yang rumit atau kesalahan
operasi/pemeliharaan
1. kemudahan mengakses valve ?
2. bisakah mengeliminasi hubungan yang tumpang-tindih / tidak
penting ?



Pada suatu pabrik pupuk dibangun sebuah


bangunan pembangkit listrik untuk keperluan
produksi pupuk, selain dari pasokan pln,pabrik
tersebut juga membuat pasokan listrik sendiri
yaitu dari PLTU pabrik dg kapasitas 60% dari
total daya yaitu 600 MW. PLTU tersebut
menggunakan boiler dengan kebisingan 35 db
yang berlokasi disebelah parkiran dan mushola
pabrik. disebelah PLTU terdapat kebun tebu yang
lebat yg mengelilingi. Terdapat 2 baling baling
sirkulasi udara kecil terdapat emergency exit
sekaligus pintu masuk dan 1 buah lampu 8 watt.
tangga lantai 2 ke ruang kontrol yang tidak
pernah dipakai, tata ruang yang kurang beraturan
karena sempit dan banyak dilalui kabel kabel
tetapi bersih dan kering. petugas hanya sesekali
mengecek dan tanpa apd dan hanya terdapat
serbuk kimia untuk memadamkan api, kelistrikan
dan tanda bahaya dalam kondisi baik
Soal : Isi Checlist dg Yes/No/need
information untuk PLTU pabrik
1. kondisi kering ?
2. Pekerja menggunakan APD di lokasi ?
3. Kelistriakan normal ?
4. Dilakukan pengecekan yg intensive ?
5. jalur evakuasi mencukupi ?
6. lokasi di tempat yg tepat ?
7. dilakukan pengecekan yg intensive ?
8. terdapat halangan yang melintasi ?
9. Terdapat sppk yang tepat ?
10. Terdapat bahan kimia berbahaya di lokasi ?
11. Kesalahan pengawas menyebabkan bahaya ?
12. Ventilasi penerangan cukup ?
13. Terdapat penerangan tambahan yg normal ?
14. Ventilasi udara mencukupi ?
15. Terdapat pelabelan bahaya ?
16. Apakah kondisi lokasi di dokumentasikan dengan baik ?
17. Instalasi operasional dalanm kondisi baik ?

Yes No Need
inf
1. kondisi kering ?
2. Pekerja menggunakan APD di lokasi ?
3. Kelistrikan normal
4. Dilakukan pengecekan yg intensive ?
5. jalur evakuasi mencukupi ?
6. lokasi di tempat yg tepat ?
7. terdapat halangan yang melintasi ?
8. Terdapat sppk yang tepat ?
9. Terdapat bahan kimia berbahaya di lokasi ?
10. Kesalahan pengawas menyebabkan bahaya ?
11. Ventilasi penerangan cukup ?
12. Terdapat penerangan tambahan yg normal ?
13. Ventilasi udara mencukupi ?
14. Terdapat pelabelan bahaya ?
15. Apakah kondisi lokasi di dokumentasikan dengan
baik ?
16. Instalasi operasional dalanm kondisi baik ?

Y N N.I
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

V

V



V


V



V

V

V
V
V

V


V
V
V








V





V
V
Guidelines for Hazard Evaluation Procedures
3rd Edition



Sampun