Anda di halaman 1dari 1

REPRODUKSI MANGROVE

Biji beberapa jenis mangrove dapat mengapung lebih dari setahun dan
tetap viabel. Pada saat mengapung biji terbawa arus ke berbagai tempat dan akan
tumbuh apabila terdampar di areal yang sesuai. Kecepatan pertumbuhan biji
tergantung iklim dan nutrien tanah. Biji yang terdampar di tempat terbuka karena
pohon mangrove tua telah mati dapat tumbuh sangat cepat, sedangkan biji yang
tumbuh pada tegakan mangrove mapan umumnya akan mati dalam beberapa
tahun kemudian.
vivipari adalah kondisi dimana embryo pertama kali tumbuh, memecah
kulit biji dan keluar dari buah pada saat masih melekat pada tumbuhan
induk,misalnya Bruguiera, Ceriops, Kandelia dan Rhizophora.
Kriptovivipari (Yunani: kryptos, tersembunyi) merupakan kondisi
dimana embryo tumbuh dan memecah kulit biji, namun tidak keluar dari kulit
buah hingga lepas dari tumbuhan induk, misalnyaAegiceras, Avicennia dan Nypa.
Para pakar banyak berspekulasi mengenai fungsi vivipari atau
kriptovivipari dalam kaitannya dengan morfologi, ekologi, dan fisiologi
tumbuhan. Vivipari atau kriptovivipari tidak ditemukan pada tumbuhan halofita
atau tumbuhan rawa-rawa air tawar, sehingga kondisi ini tidak disebabkan
salinitas atau tanah yang jenuh air (Ng dan Sivasothi, 2001; Lovelock, 1993).