Anda di halaman 1dari 67

dipersembahkan oleh:

Paguyuban Sukunan Bersemi


Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Yogyakarta
Monash University Australia
Pengelolaan Sampah Mandiri dan Produktif
Berbasis Masyarakat
di Sukunan, Banyuraden, Gamping, Sleman, D.I.Yogyakarta
PEMBERDAYAAN
PENGELOLAAN SAMPAH
PENGELOLAAN SAMPAH SAAT INI
SECARA UMUM (end of pipe)
KUMPUL

ANGKUT

BUANG
PENANGANAN SAMPAH OLEH
MASYARAKAT SAAT INI
Sampah-sampah modern merusak dan
tidak bersahabat dengan lingkungan
PENGELOLAAN SAMPAH DI
INDONESIA PERLU DIBENAHI

KUMPUL
ANGKUT
BUANG
(end of pipe)
PILAH &
MANFAATKAN
SAMPAH
MEMBAKAR
MENGUBUR
MEMBUANG
MENGURANGI
MEMAKAI KEMBALI
MENDAUR ULANG
(3 R)
PERLU PERUBAHAN !!!
SISTEM & MANAJEMEN SAMPAH
TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN
PERILAKU MASYARAKAT
- PEMAHAMAN
- KESADARAN
- TINDAKAN
PENGELOLAAN SAMPAH ERA BARU
Masyarakat dapat mengatasi
sampah secara swakelola
Pengelolaan yang dapat
mendatangkan keuntungan
(Masyarakat, Pemerintah, Swasta)
Menggunakan cara dan teknologi
yang aman bagi lingkungan
MANDIRI
PRODUKTIF
RAMAH LINGKUNGAN
Sistim Pengelolaan Sampah
Mandiri, Produktif, Ramah Lingkungan
Problematika Sampah
Potensi Sampah
POTENSI SAMPAH

SAMPAH ORGANIK
KOMPOS
BIOGAS
SAMPAH
NON ORGANIK
DIJUAL KE PABRIK
(DIDAUR ULANG)

PABRIK
(BARANG
DIPRODUKSI)
MASYARAKAT
(BARANG DIPAKAI)
LAPAK
(BARANG BEKAS
DIBELI)
SIKLUS SAMPAH NON ORGANIK
Hampir Semua Sampah
Mempunyai Nilai
& Dapat Dimanfaatkan
BALADA SEONGGOK SAMPAH
karya Iswanto - Ronadeva

Aku lahir karena kamu, aku ada juga karena kamu,
Setiap hari engkau hasilkan aku, setiap hari pula kau campakkan aku

Betapa malang nasibku jadi seonggok sampah; selalu dijauhi, dihina dan disia-siakan.
Betapa sedih ditakdirkan jadi setumpuk sampah; dianggap biang bencana dan musibah

Salah sendiri engkau buang aku ke kali, hingga aku kirimkan banjir bertubi-tubi,
Salah sendiri engkau bakar aku sembarangan, hingga aku tebarkan racun pencemaran,

Salah sendiri engkau buang aku di tepi jalan, hingga aku munculkan kekumuhan,
Salah sendiri engkau buang aku di sembarang tempat, hingga aku sebarkan lalat dan bau
menyengat

Tidak mampukah wahai engkau manusia? Mengelola aku dengan sebaik-baiknya,
Tidak sadarkan wahai engkau manusia? Ada mutiara dalam seonggok sampah.
PENGELOLAAN SAMPAH ala SUKUNAN
RUMAH TANGGA
ORGANIK
I
ORGANIK
II
PLASTIK KERTAS
LOGAM
KACA
BUNGKUS
KEMASAN
PLASTIK
KERTAS

LOGAM
KACA

TPS
KAMPUNG
KOMPOS
DIJUAL
BIAYA OPERASIONAL
KAS KAMPUNG
LINGKUNGAN BERSIH, SEHAT & INDAH
KERAJINAN
PENGHIJAUAN
PICKING BY SACK
Pot Bunga dari Daur Ulang Styrofoam
Komponen Pokok dalam Pengelolaan Sampah
Mandiri dan Produktif ala Sukunan
1. Ada orang lokal yang mau menjadi Perintis,
Penggerak dan Pengabdi dalam pengelolaan
sampah.
2. Adanya komitment kuat dari masyarakat, tokoh
masyarakat, pemerintah dan swasta untuk
melaksanakan dan mendukung program.
3. Ada wadah/lembaga Pengelola Sampah
4. Ada pihak yang mau membeli sampah dan atau
produk daur ulangnya.
5. Ada sistem/tenaga pengumpul sampah
6. Ada fasilitas pendukung (gerobak, tempat
pemisahan, bak kompos dan TPS).
Merintis Pengelolaan Sampah
Mandiri dan Produktif ala Sukunan
1. Sampaikan gagasan kepada masyarakat dan tokoh
2. Bentuk Tim Pengelola Sampah
3. Cari pihak yang mau membeli sampah (pengepul terdekat).
4. Lakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat
5. Buat dan sebarkan informasi/petunjuk tentang cara pengelolaan
sampah kepada seluruh komunitas.
6. Siapkan fasilitas yang diperlukan bersama-sama.
7. Lakukan monitoring & evaluasi scr berkala thd pelaksanaan
program pengelolaan sampah mandiri & produktif.
8. Laporkan hasil-hasil program kepada komunitas.
9. Kerjasama & minta dukungan dg Pihak Lain.
KEUNTUNGAN
Menumbuhkan kesadaran masyarakat utk
mengelola sampah secara benar.
Membangun kebiasaan dalam mengurangi,
memilah & mendaur ulang sampah.
Membuka peluang usaha.
Masyarakat tidak harus membayar sampah,
bahkan memberikan income.
Mengurangi polusi udara, tanah dan air.
Meringankan beban Pemerintah.
Meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat