Anda di halaman 1dari 1

Merahasiakan Keluhan

Sebenarnya tidak pernah ada alasan bagi kita untuk mengeluh. Entah sesulit apapun kondisi
kehidupan saat itu, selelah apapun fisik dan hati kita, serumit apapun masalah kita. Tidak pernah ada
alasan untuk mengeluh. Tidak ada.

Kita hanya perlu mengubah sudut pandang. Melihat segala sesuatunya dari kacamata yang berbeda
sehingga pada akhirnya yang muncul adalah ungkapan syukur, bukan keluhan. Jika kondisi kita saat
itu sangat sulit, lihatlah bahwa masih ada kemudahan meski sekecil apapun yang layak untuk
disyukuri. Jika saat itu kita sangat lelah menjalani kehidupan, sadarilah bahwa setidaknya kita masih
punya tempat untuk beristirahat.

Jadi inget nasehat dari ibu, "Kalau soal prestasi, usaha, kerja keras, lihatlah orang-orang yang diatas,
yang lebih hebat. Tapi kalau soal kesehatan, rezeki, harta benda, lihatlah mereka yang dibawah kita.
Biar kita jadi malu saat mau mengeluh karena selalu ada orang-orang yang ternyata kondisinya jauh
lebih sulit dari kita."

Ada tiga hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan
musibah, dan merahasiakan sedekah (yang kita keluarkan) H.R. Ath-Thabrani

Sebisa mungkin, tahanlah keluhanmu. Simpan saja di dalam hatimu. Biar orang lain tidak ada yang
tahu. Toh, meskipun kita mengeluh sebanyak apapun, sesering apapun, keadaan tidak akan berubah
hanya dengan mengeluh kan? Ada banyak hal yang bisa di keluhkan, sebenarnya. Soal ujian yang
begitu sulit, kemacetan yang tiap hari mesti dihadapi, bahkan mungkin matahari yang bersinar
terlalu terik, atau angin yang berhembus terlalu kencang.

Tapi kita bisa memilih untuk mengambil sikap.
Berusaha untuk tidak mengeluh dan justru memilih bersyukur. Sebab masih ada orang lain yang
kondisinya jauh lebih sulit dari kita. Ada anak-anak yang harus memperjuangkan keselamatan
mereka, memperjuangkan kehidupan mereka, harus bekerja agar esok hari ada makanan yang bisa
dibeli. Sementara kita, yang punya makanan untuk malam ini, punya uang untuk membeli makanan
esok hari, merasa aman dan nyaman di dalam rumah, masih sering melontarkan keluhan.

Apa lagi yang mau kita keluhkan? Masih adakah?