Anda di halaman 1dari 67

Morfologi

FLATY
helminthes
NEMA
helmintes
Pilum Kestoda Trematoda Nematoda
Tubuh Pipih - pita Pipih daun Gilig
Rongga
badan
Tidak punya punya punya
Saluran
cerna
Tidak punya punya Punya
HELMITH
Helminthos (Greek) ORGANISME YANG
TUBUHNYA MEMANJANG & LUNAK
3
KESTODA
Morfologi :





















SKOLEK
KOLUM
Neck
STOBILA
bersegmen
Setiap segmen
PROGLOTID

SKOLEKS















3
Bothria
Bentuk sendok
COTYLODA
Bentuk globuler
EUKESTODA
Neck Kolum - Leher
progolid bervariasi












6
Proglotid
BUNTING
Proglotid
DEWASA
TELUR












7
Korasidium
Cotyloda
Disebut Oncosfer
Eucestoda
Berbentuk bulat / lonjong


Didalamnya ada hexacant embrio

SIKLUS HIDUP


















BENTUK
PERALIHAN

TUGAS
















Beda Cotyloda Eukestoda
Klasifikasi Kestoda
Skolek Sendok Globuler
Alat
perlekatan
2- Bothrida 4 - Acetabula
Rotelum Nihil Umumnya ada
Telur Onkosfer +
Korasidium
Onkosfer
Jumlah ISA 2 ISA 1 ISA


EUCESTODA




















12
KLASIFIKASI
No ORDO
(ea)
FAMILIA
(ae)
GENUS

1 Anoplocephalid- Anoploce
phalid-
Moniezia












13
KLASIFIKASI
No ORDO
(ea)
FAMILIA
(ae)
Genus
2 Davaineid- Davaineid- 1.Davainea
2.Raillietina
1.Moniezia
2. Davainea
3. Raillietina
Tugas

4. Amoebotaenia
5. Choanotaenia
DASAR IDENTIFIKASI
DAMPAK MERUGIKAN
SKOLEK - PROGLOTID
Skolek ada dipersenjatai (memiliki kait)
Stobila kompetisi makanan
Moniezia
Tidak memiliki rostelum
Sucker tidak bersenjata
Lebar proglotid > panjangnya
Lubang kelamin, ganda pada
Kedua tepi lateral
Kunci Identifikasi spesies
Glandula interproglotida






MONIEZIA
M. expansa
M. benedini
Panjang satu baris Pendek dua baris
ISD : domba,kambing sapi,domba
sapi kambing

CARA PENULARAN
MAKANAN dan atau MINUMAN
tercemar
Tungau rumput (ceratozetes, Galumna, Oribatula,
Peloribates dll) INFEKTIF
PATOGENESA
MENGINFEKSI UMUR < 6 BULAN
DEWASA JARANG
UMUM
gejala ringan & tidak menciri

BERAT
kelemahan, diare (iritasi proglotid),
konstivasi (penyumbatan), konvulsi.
GEJALAKLINIS
Sering keliru Trichostrongylus yang lebih patogen
DIAGNOSA
PEMERIKSAAN
Tinja
Proglotid
PENGOBATAN
Copper sulphate + Phenothiasin
Nicotine sulphate atau ketiganya : 1 : 10 : 100
Albendazole 10 mg/kg , Fembendazole 5 mg/kg,
Cambendazole 20 mg/kg, Oxfendazole 5 mg/kg,
Fraziquantel 15mg/kg, Bunamidine hydroxynapthoate
25-50 mg/kg, Niclosamide 75-150 mg/kg,
yomesan 75 mg/kg

DAVAINEA PROGLOTINA
Cacing pita paling patogen
Berpredileksi

pada duodenum : ayam, merpati,
burung lainnya
Skolek

memiliki rostelum dipersenjatai 4
19 kait panjang berukuran 7 - 8
mikron dalam 2 baris.

Asetabula
Dipersenjatai tersusun dalam 4 5
baris
Proglotid

Panjangnya 0,5 3 mm tersusun
oleh 4 9 proglotid
Lubang kelamin tunggal, regular
(teratur) selang-seling setiap
proglotid

DAVAINEA PROGLOTINA
Telur berbentuk bulat
berdiameter 28-40 mikron

DAVAINEA PROGLOTINA
Siklus hidup : siput genus agrolimax,
Arion, Cepoda dan limax)
Bentuk peralihannya : sistiserkoid.
MENGAPA DIANGGAP PALING
PATOGEN ..?
RAILLIETINA
Cacing pita yang paling umum menginfeksi
usus ayam
Skolek memiliki rostelum dipersenjatai kait
berbentuk palu tersusun dalam lingkaran
ganda
Asetabulanya juga ada yang dipersenjatai
dengan kait kecil
TUGAS

Raillietina
Amoebotaenia
sphenoides
Hospes definitif
Berpredileksi didalam usus halus ayam dan
Unggas domestik
Berukuran kecil dengan panjang
< 4mm dan lebar 1 mm, tersusun
>20 proglotid dan melebar dibagian
Tengah berbentuk hampir segi tiga
Amoebotaenia
sphenoides
Skolek
Ditemukan rostelum dipersenjatai
12 14 kait
Proglotid
Lubang kelamin tunggal, selang seling
Induk semang antara
Cacing tanah : allolobophora, Eisenia
Pheretina, Ocnerodrilus


Choanotaenia
infundibulum
Hospes definitif
Usus halus ayam dan kalkun
Skolek
Rostelum dipersenjatai 16
20 kait
Proglotid
menciri bagian posterior lebih
lebar
6. Dipylidium
7.Hymenolepis
8. Fimbriaria
9. Taenia
10. Echinococcus












39
KLASIFIKASI
No ORDO
(ea)
FAMILIA
(ae)
Genus
4 Hymenol
epidi-
Hymenolepid-

Fimbriariid-
Hymenolepis

Fimbriaria
1. HYMENOLEPIS CARIOCA
Skolek : memiliki rostelum
yang dipersejatai, tetapi
acetabula tidak bersenjata
Proglotid tembus pandang (transparan) sehingga
Memudahkan membedakan dengan Raillietina spp
Hospes antara : kumbang tinja dan kumbang
tepung (genus Aphodius, Cheoridium dan
Inisotarsus) dan mungkin juga lalat kandang,
Milipedes (Fontaria dan Junus), pinjal
(Ctenocephalides) dan copepoda (Cyclop)
bentuk peralihannya adalah sistiserkoid
Induk semang definitif
Ayam, kalkun, unggas lainnya
2. FIMBRIARIA FASCIOLARIS

ISD itik, angsa, ayam

Morfologi :
Panjang 2,5 4,2 cm
Bagian anterior
pseudoskolek

ISA cyclop, hyalella


















42
KLASIFIKASI
No ORDO
(ea)
FAMILIA
(ae)
Genus
5 Taeniid- Taeniid- 1. Taenia

2. Echinococchus
GENUS TAENIA
Skolek tidak memiliki rostelum,
Kalau ada tidak retraktil.
Memiliki kait dalam 2 baris, kecuali
Taenia saginata
Lebar proglotid lebil pendek diban-
ding panjangnya
Porus genetalis tunggal selang seling
DASAR IDENTIFIKASI
Percabangan Uterus Lateral
Identifikasi TAENIA
Spesies Ukuran Kait
Skolek
Cabang
Uterus
ISA
pisiformis 2 m 3448 (2) 9-14 Kelinci
Hydatigen
a
5 m 26-44 (2) 5-10 Biri,
db,kb,sp
serialis 72 cm 26-32 (2) 20-25 rodensia


ISD Anjing



















ovis 1-2 m 24-36 (2) 11-25 Db,kb
taeniafor
mis
> 60 cm (2) 5-9
Post bell
rodensia
Echinococcus
ISD anjing dan carnivora
panjang 2 6 mm, hanya tersusun
3 /4 proglotid (Jarang >6)
Skolek dipersenjatai oleh 30-60 baris
Kait, tersusun dalam 2 baris
Protid kedua dari belakang : dewasa
Memiliki cabang lateral.
dan terakhir proglotid bunting
Echinococcus
granulosus
Echinococcus
Panjangnya 1 4 ml
Skolek dipersenjatai oleh 30-60 baris
Kait, tersusun dalam 2 baris
Protid kedua dari belakang : dewasa
tidak memiliki percabangan lateral.
dan terakhir proglotid bunting
EChinococcus
multilocularis
SELESAI


TUGAS
TUGAS
BENTUK PERALIHAN














sistiserkus
sistiserkoid
Kantong besar memiliki skolek
tunggal invaginasi (dalam keluar)

vertebrata
Kantong kecil tanpa rongga, skolek
tunggal evaginasi

Invertebrata
BENTUK PERALIHAN














strobiloserkus
Multisep, senurus,
coenurus
Kista besar dengan skolek
Evaginasi, dengan proglotid
Yang belum dewasa

vertebrata
Kista besar dengan sejumlah
Skolek invaginasi pada
Dindinngnya

vertebrata
Kista besar dengan sejumlah
Kista kecil dengan sejumlah
Skolek invaginasi

vertebrata
Larva dengan tubuh padat

vertebrata
Ekinokokus- kista
hidatida
TETRATHYRIDIUM
























BENTUK
PERALIHAN
SISTISERKUS
SELLULOSA
PREDILEKSI
Kor,rangka,hati
Maseter, diafragma
Lidah (Babi)
Hati,peritonium
(C.tenuicolis)

CACING HOST
T. solium Man
T. hydatigena Dog,cat
























BENTUK
PERALIHAN
KISTA
HYDATIDA
PREDILEKSI
Hati, paru,
Organ lain
termasuk tulang


KAMBING
DOMBA
SAPI
CACING HOST
Echinococus
granulosus
Dog
cat























BENTUK
PERALIHAN
PREDILEKSI
(BOVIS) Cor, rangka,
hepar, mast, diaf,lidah
SAPI
(TENUICOLIS) Hati,
peritonium
SAPI,DOMBAKAMBING
(OVIS) Rangka,kor,
hati,maseter, diafragma
DOMBA, KAMBING
CACING
DEWASA
HOST
T. saginata Man
T.hydatigena Dog.cat
T. ovis
dog
sistiserkus
C. bovis
KELAS
COTYLODA
Terpenting

DIPHYLOBOTHRIUM LATUM

SPIROMETRA MANSONOIDES

Beda Diphyllobothrium Spirometra
Hospes
definitif
Anjing, kucing
Manusia, babi
Kucing, anjing
Babi, mamalia
proglotid Lebar > panjang Lebar > panjang
Uterus roset spiral
Siklus
hidup
Diaptomus
Ikan air tawar
Cyclop, kelinci
kodok
ISD : Anjing, kucing anak-anak

Morfologi : Panjang > 50 cm

Skolek :
Rostelum retraktil berkait 3 4 brs

Proglotid :
Karakteristik biji mentimun
Lubang kelamin pd setiap sisi
Ovarium seperti buah anggur

ISA : Pinjal, Kutu
DIPYLIDIUM CANINUM
Kapsul
telur
Porus
genitalis
2. Raillietina

Umum menginfeksi Ayam

1. Raillietina cesticelus

Ukuran 4 15 cm
Skolek
Rostelum dgn 400 500 kait 2 brs
Sucker kecil tak bersenjata

Proglotid :
Setiap kapsul telur 1telur

ISA -- kumbang
61
2. Raillietina echinobothrida

Panjangnya > 25 cm

Skolek
Rotelum dipersenjatai 200 kait
Asetabula memiliki garis bagan
dan berkait 8 10 baris

Proglotid
Setiap kapsul 6 12 telur

ISA semut




Raillietina tetragona
Morfologi : panjang > 25 cm

Skolek :
< R. echinobothrida
Rostelum berkait 100 kait
Asetabula oval berkait 8 10 brs

Proglotid :
Lubang ke sepihak
Kapsula telur 6 12 tl

ISA semut



Raillietina geargiensis
Morfologi : panjang 38 cm

Skolek :
Rostelum berkait 220 - 268 kait
Asetabula berkait 8 10 brs

Proglotid :
Kapsula telur 8 10 tl

ISA semut













65
KLASIFIKASI
No ORDO
(ea)
FAMILIA
(ae)
Genus
3 Dilepidid- 1. Dilepidid-

2. Dipyllidid-
1. Amoebotaeni

1. Choanotaenia
2. Dipyllidium
RAILLIETINA
Cacing pita yang paling umum menginfeksi
usus ayam
Skolek memiliki rostelum dipersenjatai kait
berbentuk palu tersusun dalam lingkaran
ganda
Asetabulanya juga ada yang dipersenjatai
dengan kait kecil
Dasar
Identifikasi
Railietina
cistillus
Railietina
echinobothrida
Railietina
tetragona
Railietina
giargiensis
skolek rostelum rostelum rostelum rostelum
kait
400-500 200 (10-13) 100 (6-8) 220-268
Sucker Bulat kecil
un-armed
Bulat telur
8-10 baris
Bulat telur
8-10 baris
8-10 baris
Proglotid 1 telur 6-12 telur 6-12 telur 8-10 telur
ISA kumbang semut semut semut
IS unggas Ayam,
unggas
Ayam,
unggas
kalkun
Ukuran > 25 cm > 25 cm > 25 cm 38 cm