Anda di halaman 1dari 40

Rencana Bisnis

Taman Kanak-Kanak (TK)


Internasional Ekslusif



RINGKASAN EKSEKUTIF

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif beberapa tahun belakangan berpengaruh menciptakan kehidupan ekonomi masyarakat
Indonesia yang semakin baik dan dapat terlihat dari bertambahnya jumlah kelompok masyarakat strata sosial menengah-atas.
Hal ini juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan; meningkatnya status sosial ekonomi masyarakat mendorong meningkatnya
kebutuhan akan pendidikan yang terbaik khususnya bagi anak usia dini dengan tuntutan kualitas tinggi dan memiliki fasilitas ekslusif
agar didapatkan input, proses dan output yang berkualitas bersamaan rasa nyaman dan aman. Menjadi daya tarik tersendiri khususnya
bagi pasar masyarakat kelas menengah-atas adalah sebuah konsep pendidikan dengan standar tinggi yang memiliki nilai tambah.
Rencana bisnis taman kanak-kanak ekslusif dibuat dengan mempertimbangkan beragam aspek, khusus penilaian dari aspek ekonomis,
bisnis ini memiliki prospek usaha yang sangat menguntungkan. Bisnis ini akan dijalankan dalam bentuk kontrak kerjasama dalam
rentang waktu 5 (lima) tahun antara 2 (dua) pihak; pemilik lahan dan aset dengan pemilik likuiditas yang kemudian bersepakat
menunjuk manajemen professional terpercaya.
Ditawarkan kepada pemilik likuiditas adalah komitmen pengembalian investasi melalui mekanisme pembayaran kewajiban setiap
bulan selama 5 (lima) tahun besarannya adalah 50% dari profit yang diperoleh perbulannya; adapun total kebutuhan investasi
likuiditas sekitar Rp 3,06 Milyar, diproyeksikan dalam 2.25 tahun dicapai titik imbal balik dan selanjutnya diproyeksikan 2.75 tahun
mendapatkan keuntungan dengan estimasi sekitar Rp 5,28 Milyar atau kurang lebih 175% dari total investasi likuiditas. Ditawarkan
kepada pemilik lahan dan aset adalah pembagian 50% dari profit yang diperoleh perbulannya dan tetap memegang kepemilikan atas
lahan dan aset (lama dan baru) pada saat berakhirnya kontrak kerjasama. Ditawarkan kepada manajemen adalah mendapatkan bayaran
dari bagian pendapatan pemilik lahan dan aset yang akan disepakati secara khusus antara manajemen dengan pemilik lahan dan aset.




A. LATAR BELAKANG
Pendidikan merupakan salah satu hal yang paling penting
dalam perjalanan hidup seseorang, khususnya bagi kepentingan
masa depannya. Berdasarkan kondisi tersebut maka pendidikan
yang baik harus mulai diberikan sejak usia dini karena
pendidikan awal adalah paling kritis dan paling menentukan
dalam pembentukan karakter dan kepribadian seseorang.
Anak usia dini (4 tahun sampai 6 tahun) merupakan usia yang
oleh sebagian kalangan dimaknai sebagai usia yang tidak perlu
diajari membaca dan menulis, karena mereka berpendapat
bahwa hal ini akan menyebabkan efek negatif bagi anak;
pandangan dan/atau teori tersebut masih banyak berkembang di
kalangan masyarakat.
Sebagian kalangan pendidik justru mengatakan yang
sebaliknya, bahkan mereka menguatkannya dengan berbagai
penelitian ilmiah yang telah dilakukan, karena menurut
mereka, dimulai pada usia 2 tahun sampai 3 tahun, anak-anak
telah memiliki kemampuan untuk mengenal dan membedakan
nama-nama benda; sehingga menurut mereka tidak ada
salahnya untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat pada
anak didik pada usia dini seperti pelajaran membaca dan
menulis misalnya.
Pendidikan pra-sekolah adalah pendidikan yang dapat
membantu pertumbuhan dan perkembangan baik fisik dan
mental bagi anak didik di luar lingkungan keluarga sebelum
memasuki pendidikan dasar, yang diselenggarakan di jalur
pendidikan sekolah atau di jalur pendidikan luar sekolah.
Pendidikan pra-sekolah bertujuan untuk membantu meletakkan
dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan,
dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam
menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk
pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya, sebelum
memasuki pendidikan dasar.
Usia anak-anak yang berumur 4 tahun sampai 6 tahun
merupakan masa yang sangat menentukan bagi pertumbuhan
dan perkembangan anak. Dalam masa ini anak tersebut berada
pada usia peka untuk menerima stimulus, terarah, ke tingkat
pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal; sehingga
diharapkan kemampuan dasar anak didik dapat berkembang
dan tumbuh secara baik dan benar.
Oleh karena itu pendidikan dini bagi anak usia pra-sekolah
cukup penting dan sangat menentukan di kemudian hari. Selain
hal tersebut di atas, bagi anak yang memperoleh pendidikan di
lingkungan pra-sekolah dapat mempersiapkan diri memasuki
pendidikan dasar, sehingga dapat menentukan masa depan anak
tersebut agar lebih baik.
Tim pengajar dan fasilitas yang diberikan juga harus
berkualitas; sebagai contoh tim pengajar harus sesuai dengan
bidangnya dan fasilitas yang memadai, taman kanak-kanak
sebagai lembaga pendidikan pra-sekoiah perlu mendapat
perhatian khusus dalam perancangannya. Seperti yang telah
kita ketahui bahwa pada anak-anak usia pra-sekolah sebetulnya
sangat kreatif, mereka memiliki kreatifitas yang alamiah.


Kesalahan penanganan pendidikan harus ditekan seminimal
mungkin agar anak-anak dapat berkembang secara optimal.
Tapi banyak orangtua dan guru tidak menghargai kreatifitas
dari anak-anak tersebut. Mereka lebih menginginkan anak yang
selalu patuh dan melakukan hal-hal yang diinginkan orangtua
atau melakukan hal-hal yang sama seperti anak lain.
Dengan hal-hal seperti itu lingkungan anak menjadi makin
tertutup, spontanitas dan inisiatifnya berkurang. Tanpa disadari
akibatnya adalah mereka kehilangan minat terhadap hal-hal
dalam lingkungan mereka, dan kehilangan kreatifitas untuk
menjajaki lingkungan mereka. Terkadang tak disadari pula
orang dewasa yang bermaksud baik, dengan dalih menanamkan
disiplin dan kepatuhan, ternyata tidak memberi kesempatan
benih-benih kreatifitas anak tumbuh dan berkembang.
Kreatifitas tidak berarti kebebasan untuk melakukan semaunya.
Anak kecil pun harus belajar disiplin dan mengikuti norma dan
aturan yang ditentukan di rumah dan di sekolah.
Pendidikan anak usia dini juga memiliki tantangan sendiri,
karena proses belajar dan bermain haruslah seimbang sehingga
sangat diperlukan metode belajar sambil bermain dan/atau
bermain sambil belajar yang tepat agar pendidikan yang
berjalan menjadi sangat menyenangkan.
Selain itu, pesatnya kemajuan dan perubahan jaman yang
terjadi saat ini, berpengaruh dan berimbas kepada dunia
pendidikan anak, muncul tuntutan terhadap pendidikan yang
diharapkan memiliki nilai tambah; seperti pendidikan yang
memiliki standar internasional dan juga memiliki ekslusifitas
sehingga baik anak maupun orang tua merasa aman dan
nyaman dalam mendapatkan input, proses dan output
pendidikan yang berkualitas lebih.
Maka, rencana bisnis yang dibahas disini dan akan dijalankan
adalah pendirian taman kanak-kanak berstandar internasional;
dengan suasana, lingkungan, sarana dan prasarana pendidikan
usia dini yang ekslusif; mengedepankan input, proses dan
output pendidikan yang berkualitas lebih, yang rencananya
akan dibangun di Jalan Atang Sanjaya, Semplak Barat, Bogor,
Jawa Barat.
Dari segi pemilihan lokasi, terdapat alasan tersendiri, yaitu,
terletak di daerah yang memiliki suasana sangat asri dengan
pemandangan alam bukit dan pegunungan, dekat dengan pusat
kota dan juga dekat dengan beberapa perumahan baik yang
lama maupun baru yang sangat padat; keadaan ekonomi setiap
keluarga di perumahan itu cukup merata dengan berstrata sosial
umumnya menengah keatas, lingkungan aman dan tertib jadi
anak-anak lebih aman dan nyaman, lokasi yang direncanakan
memiliki akses jalan raya berbeton sehingga sangat baik
dilewati oleh kendaraan pribadi dan juga merupakan jalan raya
yang dilalui oleh transportasi umum. Taman kanak-kanak ini
didirikan di tempat yang strategis, alat transportasi umum yang
dapat digunakan untuk sampai ke lokasi ini cukup banyak.





B. RUANG LINGKUP BISNIS
Usaha yang dilakukan untuk menunjang kreatifitas anak-anak
adalah dengan memberikan fasilitas-fasilitas yang ekslusif dan
sangat memadai. Adapun fasilitas-fasilitas tersebut, seperti:
Area bermain outdoor (lapangan rumput rata, kolam renang,
outbond, dan lainnya), Area bermain indoor (aula besar dengan
sistem pendingin ruangan, jaringan komputer, dan lainnya),
Ruang Kelas, Ruang Baca, Ruang Administrasi, Ruang Guru,
Kantin, Gudang dan Toilet; semua ruangan yang ada dipasang
sistem pendingin ruangan.
Anak yang berusia 4 tahun sampai 6 tahun (pra-sekolah)
mempunyai kemampuan dan bakat yang harus distimulus dan
diarahkan, upaya tersebut dilakukan dengan jalan mendidik,
dengan adanya kegiatan mendidik, anak-anak akan melakukan
kegiatan belajar. Dan proses pendidikan ini akan dilakukan
dengan standar international secara ekslusif.

C. TUJUAN DAN MANFAAT BISNIS
Tujuan dari perancangan bisnis taman kanak-kanak ini adalah:
Menciptakan anak-anak yang dapat berfikir divergen
dan konvergen.
Divergen:
Menghasilkan banyak ide-ide pemecahan masalah.
Konvergen:
Mencari jawaban tunggal yang paling tepat.
Menciptakan anak-anak yang kreatif, terampil, dinamis
dan energik.
Memberikan metode pembelajaran menyenangkan yang
dapat mengembangkan kreatifitas anak, sehingga
potensi anak dapat berkembang.
Menciptakan taman kanak-kanak yang berkualitas dari
sisi input, proses, output; dan ekslusif dari sisi fasilitas,
keamanan, kenyamanan.
Sedangkan sasaran dari perancangan bisnis ini adalah:
Mendirikan taman kanak-kanak yang dapat
menumbuhkan dan mengembangkan benih kecerdasan
dan kreatifitas anak sehingga spontanitas dan inisiatif
anak dapat berkembang.
Anak-anak pra-sekolah, yaitu khususnya anak yang
berusia 4 tahun sampai 6 tahun, belum saatnya sekolah,
tetapi sedang dalam masa peka untuk belajar dan
bertumbuh juga mencoba mengenal segala hal; usia ini
berada dalam periode keemasan (Golden Age),
Menurut pakar psikologi anak, Elizabeth B. Hurlock:
Pada usia pra-sekolah, anak mengalami lompatan
kemajuan yang menakjubkan, dalam kurun usia ini


(balita) merupakan periode keemasan (Golden Age)
proses perkembangan seorang anak manusia.

D. MANFAAT BISNIS
Manfaat dari perancangan bisnis ini adalah:
a) Merangsang kreatifitas anak.
Kemampuan demikian memang perlu dilatih sejak dini,
karena bila tidak, maka anak hanya akan terbiasa
melihat satu-satunya jawaban yang benar sehingga
untuk berfikir divergen; yaitu kemampuan melihat
sebanyak mungkin alternatif-alternatif jawaban menjadi
kurang berkembang, kemudian selanjutnya mengasah
berfikir konvergen; yaitu menentukan jawaban yang
paling tepat dari alternatif-alternatif jawaban yang ada.
b) Merangsang kecerdasan anak.
c) Merangsang perkembangan komunikasi anak.
d) Merangsang perkembangan motorik anak.
e) Anak-anak diarahkan untuk lebih tangkas dan lincah
sehingga dapat tampil lebih percaya diri, jika anak
memiliki konsep mengenai dirinya yang positif maka
akan terdorong untuk berprestasi.
f) Anak-anak diarahkan menjadi individu yang unggul.
g) Mempersiapkan anak-anak dengan bekal yang lebih
ketika memasuki pendidikan sekolah dasar.

E. STUDI KELAYAKAN
Studi kelayakan adalah suatu studi yang meneliti kelayakan
suatu proses untuk dilaksanakan, yang biasanya bisnis tersebut
merupakan suatu bisnis investasi.
Pada umumnya studi kelayakan suatu bisnis akan menyangkut
beberapa aspek seperti berikut:
1. Manfaat Ekonomi (Finansial Bisnis)
2. Manfaat Ekonomi Nasional
3. Manfaat Sosial (Sekitar Lokasi Bisnis)
4. Manfaat Sosial Nasional
Mengingat pada jaman ini; persaingan bisnis semakin ketat,
maka sebuah investasi yang dilakukan perlu diadakan suatu
studi kelayakan, untuk menghindari risiko salah perhitungan
pada masa mendatang. Studi kelayakan ini dapat terlihat dari
analisis (SWOT, RISK, dan lainnya) yang akan dijabarkan
secara lebih mendalam.





F. STRATEGI PEMASARAN
Dalam merumuskan strategi pemasaran dibutuhkan
pendekatan-pendekatan analisis:
a) Faktor Lingkungan
Analisis terhadap faktor lingkungan seperti
pertumbuhan populasi anak-anak yang kriteria usianya
sudah cukup untuk mulai masuk taman kanak-kanak
dan analisis ini juga dilakukan untuk mengetahui
jumlah populasi anak-anak yang usianya masih 2 atau 3
tahun sebelum cukup usia untuk masuk taman kanak-
kanak sabagai referensi di tahun ajaran berikutnya.
b) Faktor Pasar
Setiap perusahaan perlu memperhatikan dan/atau
mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran pasar,
tingkat pertumbuhan, tahap perkembangan, tren dan
pola perilaku para orang tua calon murid selaku
konsumen.
c) Persaingan
Dalam kaitannya dengan persaingan, setiap perusahaan
perlu memahami siapa pesaingnya, bagaimana posisi
pasar pesaing tersebut, apa strategi mereka, kekuatan
dan kelemahan pesaing dan struktur biaya pesaing.
d) Analisis Kemampuan Internal
Setiap perusahaan perlu menilai kekuatan dan
kelemahannya dibandingkan para pesaingnya. Penilaian
tersebut dapat didasarkan pada faktor-faktor seperti
teknologi, sumber daya manusia, kekuatan finansial,
kekuatan pemasaran dan basis pelanggan yang dimiliki.
e) Analisis Ekonomi
Dalam analisis ekonomi, perusahaan dapat
memperkirakan pengaruh setiap peluang pemasaran
terhadap kemungkinan laba. Analisis ekonomi terdiri
dari analisis terhadap komitmen yang diperlukan.
f) Analisis Break Event Point (BEP), penilaian risiko/laba
dan analisis faktor ekonomi pesaing.

G. STRATEGI PENETAPAN HARGA
Harga disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat lapisan
menengah ke atas dikorelasikan dengan standar tinggi pada
kualitas dan fasilitas yang ditawarkan .
Ketentuan pendirian taman kanak-kanak
Ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan Dinas Kota/Kabupaten Bogor
untuk pendirian taman kanak-kanak adalah sebagai berikut :
a) Membuat proposal permohonan pendirian taman kanak-
kanak yang akan didirikan kepada kelurahan setempat.


b) Mengajukan proposal permohonan pendirian taman
kanak-kanak yang akan didirikan, yang berisi informasi
bagaimana bentuk, visi, misi dan melampirkan surat ijin
dari kelurahan setempat ditujukan kepada Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan Dinas Kota/Kabupaten
Bogor.
c) Adapun syarat-syarat yang diperlukan untuk
mendirikan taman kanak-kanak ini meliputi:
a) Minimum 1 kilometer dari taman kanak-kanak
yang telah ada.
b) Murid minimum 20 orang.
c) Menggunakan Kurikulum Nasional.
d) Guru pengajar minimum lulusan PGPK dan/atau
yang setara.
e) Surat-surat yang diperlukan untuk perijinan
pendirian:
1. NPWP
2. KTP
3. KSK
4. SK Domisili dari lurah setempat
5. Struktur Organisasi

H. ANALISIS

H1. SWOT
Dalam perencaan pendirian sebuah usaha atau bisnis sangat
perlu dilakukannya sebuah analisis SWOT, agar tidak terjadi
salah perhitungan dalam berbagai aspek. Hasil dari analisis
SWOT atas rencana pendirian taman kanak-kanak Ekslusif
adalah sebagai berikut:
Analisis dari segi kekuatan adalah:
Akan diterapkan stimulasi holistik dimana anak-anak
tidak hanya dididik dalam hal kognitif (tidak hanya
hafalan atau sekedar tahu), justru akan lebih
ditekankan pada aspek sikap dan perilaku anak
(pendidikan berkarakter). Pada sisi lain, di samping
aspek moral dan agama, juga akan diberikan stimulasi
melalui berbagai aspek perkembangan yang lain yaitu
seperti aspek fisik, bahasa, sosial emosional, seni dan
kemandirian.
Metode yang menyenangkan dengan konsep khusus
belajar sambil bermain dan/atau bermain sambil belajar
baik indoor maupun outdoor.
Taman kanak-kanak ini didukung dengan tim pengajar
berkualitas (local dan internasional) yang kompeten dan
sangat pengalaman di bidangnya masing-masing.


Taman kanak-kanak ini didukung dengan sarana dan
prasarana yang ekslusif, seperti: kolam renang,
outbond, wahana bermain, ruangan-ruangan yang
sangat besar dan memadai, serta memberikan dan
menjaga keamanan dan kenyamanan secara maksimal.
Kualitas tinggi yang akan selalu dijaga dimulai dari
input, proses dan output.
Analisis dari segi kelemahan adalah:
Taman kanak-kanak ini masih baru atau bahkan belum
beroperasi sehingga belum ada kepercayaan penuh dari
masyarakat untuk menitipkan anak-anaknya.
Kualitas dari taman kanak-kanak ini belum terbukti dan
teruji sehingga bisa timbul keraguan dari orang tua.
Analisis dari segi tantangan adalah :
Terdapat taman kanak-kanak yang telah dahulu berjalan
dan bahkan sudah berkualitas outputnya.
Kondisi sosial dan politik di Indonesia khususnya,
akhir-akhir ini yang sedikit bergejolak.
Analisis dari segi peluang yang bisa dimasuki adalah:
Animo masyarakat untuk memasukkan anak-anaknya
ke lembaga pendidikan taman kanak-kanak yang
semakin besar, sehingga harus diimbangi dengan
jumlah taman kanak-kanak yang memadai.
Terbatasnya fasilitas dan pelayanan yang ditawarkan
oleh taman kanak-kanak, sehingga dengan dukungan
ekslusifitas, fasilitas dan pelayanan yang lebih dari
kompetitor dapat menjadi daya tarik tersendiri.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang sangat baik
telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga
meningkatnya jumlah keluarga dengan strata ekonomi
menengah keatas; dan merupakan pasar potensial yang
sangat menjanjikan bagi bisnis ini.
Bonus demografi, middle income family yang sangat
besar membuat pasar yang sangat besar bagi
perkembangan taman kanan-kanak yang diperuntukan
bagi kelompok masyarakat/keluarga menegah-atas.

H2. RISK
Secara umum, dalam ilmu manajemen, risiko dapat
diklasifikasikan menjadi 4 (empat), yaitu:
Risiko Finansial
Risiko terkait keuangan yang dapat muncul adalah masalah
likuiditas usaha, dikarenakan bisnis ini baru berjalan sehingga
kebutuhan akan uang tunai akan semakin besar; pada saat
bersamaan ketika bisnis ini dijalankan dengan mekanisme
kerjasama yang memunculkan kewajiban sejumlah uang tunai
yang harus disisihkan bagi investor dapat saja mempengaruhi


kondisi keuangan dan pencapaian imbal balik ketika bisnis
sedang berjalan, terutama pada awal usaha di tahun pertama.
Aksi: risiko ini dapat ditangani dengan baik ketika pengelolaan
keuangan pada awal usaha di tahun pertama dapat dialokasikan
dengan baik sehingga baik kelangsungan hidup usaha dan
kewajiban usaha dapat berjalan bersamaan tanpa
mempengaruhi kinerja usaha; dan memastikan ketika
memasuki tahun kedua target-target usaha dapat tercapai.
Risiko Operasional
Risiko terbesar dari kegiatan operasional adalah kegagalan
dalam pemasaran produk/jasa dari usaha, sehingga pasar tidak
merespon dengan baik, dan juga kegagalan dalam memastikan
kualitas dari produk/jasa sesuai dengan yang ditawarkan dan
diharapkan (dapat berkaitan dengan system maupun sumber
daya manusia)
Aksi: Merekrut tenaga-tenaga pemasaran yang handal dan
melakukan teknik-teknik pemasaran yang kreatif dan massif
sehingga nilai jual yang ditawarkan direspon oleh pasar.
Merekrut tenaga-tenaga pengajar yang handal dan memperkuat
sistem pengawasan dan evaluasi yang dilakukan berkala demi
mempertahankan lalu meningkatkan kualitas produk/jasa.
Risiko Stratejik
Risiko yang dapat muncul adalah kesalahan dalam penentuan
kebijakan maupun pengambilan keputusan oleh pihak
manajemen puncak.
Aksi: Memastikan setiap penentuan kebijakan dan
pengambilan keputusan didasari oleh kajian komprehensif dan
menghindari sikap pragmatis dan reaktif.
Risiko Bencana
Wilayah Bogor yang berada di dataran tinggi dekat dengan
pegunungan; memiliki tingkat intensitas hujan yang tinggi,
memunculkan beberapa risiko utama seperti gunung meletus
dan tanah longsor.
Aksi: Gunung Paranggo dan Gunung Salak; sejauh ini tidak
termasuk gunung yang aktif, dan lokasi usaha memiliki kontur
tanah yang sangat baik sehingga dapat dikatakan berdampak
minim dari risiko tanah longsor.

I. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
1. Produk/Jasa yang dihasilkan
Bidang jasa yang digeluti: Jasa pendidikan pra-sekolah.
Karakteristik produk: Untuk usia 4 sampai 6 tahun.
Diversifikasi produk:
Berkualitas pada input, proses, output
Ekslusif pada fasilitas; nyaman dan aman.
Pengelompokan produk/jasa:


o Taman Kanak-Kanak (TK) Dasar
o Taman Kanak-Kanak (TK) Lanjut
2. Target Atau Segmen Pasar Yang Dituju:
Orangtua yang memiliki anak dengan klasifikasi
usia yang tepat untuk mengikuti taman kanak-
kanak.
Orangtua yang ingin anaknya mendapatkan
pendidikan yang pas dan berkualitas untuk
pengenalan dasar bersekolah sebelum anaknya
memasuki sekolah dasar.
3. Trend Perkembangan Pasar
Permintaan pasar untuk taman kanak-kanak di daerah
JABODETABEK (khususnya di Bogor) cukup besar,
terlebih yang memiliki fasilitas dan kelebihan
tersendiri, dan taman kanak-kanak ini menawarkan hal
tersebut yaitu fasilitas ekslusif dan kelebihan yang tidak
dimiliki oleh taman kanak-kanak lainnya di Bogor.
Berdasarkan database SIAK Provinsi Jawa Barat 2011,
Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk 5 juta
jiwa atau 1.35 juta KK dan Kota Bogor memiliki
jumlah penduduk 870 ribu jiwa atau 290 ribu KK bila
dengan asumsi 0.01 (1%) atau 1:1000 KK adalah
kelompok/keluarga menegah-atas dan memiliki anak
usaha dini (4-6 Tahun) maka setidaknya terdapat 2000
KK/anak yang menjadi calon konsumen/pelanggan.
Diperkirakan terdapat 25% dari 2000 KK/anak diatas
atau 250 KK dengan anak usia TK Dasar dan 250 KK
dengan anak usia TK Lanjut yang terkonsentrasi;
khususnya di sekitar lokasi dalam radius 10 Kilometer
(Pusat Kota Bogor)
4. Strategi Pemasaran
Pengembangan Produk
Penambahan kegiatan Ekstrakurikuler akan terus
dilakukan sesuai dengan mode/trend yang berlaku,
peningkatan kualitas guru dan metode pengajaran.
Pengembangan Wilayah Pemasaran
Akan direncanakan menjajaki daerah DKI Jakarta,
Kota Tangerang, Kota Depok untuk perluasan
wilayah pemasaran.
5. Kegiatan Promosi
Pengadaan lomba-lomba untuk anak usia 2 sampai
5 tahun.
Pembagian seragam gratis untuk angkatan pertama.
Iklan:
o Brosur dan/atau daftar harga.
o Iklan di media cetak; lokal/nasional.


o Iklan di media elektronik; internet dan/atau
televisi dan/atau radio.
o Masuk di Direktori Bisnis tahunan dan/atau
Yellow Pages.
o Selebaran.
o Spanduk.
6. Personal Selling.
Lobbying.
Presentasi penjualan.

J. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran yang akan ditawarkan oleh taman kanak-
kanak ini bukan hanya memberikan rasa nyaman dan aman
pada anak dan orang tua (keluarga), juga menciptakan atmosfir
belajar yang baik guna merangsang minat belajar anak.
Menerapkan Stimulasi Holistik dimana anak-anak tidak hanya
dididik dalam hal kognitif (tidak hanya hafalan atau sekedar
tahu), justru akan lebih ditekankan pada aspek sikap dan
perilaku anak (pendidikan berkarakter). Pada sisi lain, di
samping aspek moral dan agama, juga akan diberikan stimulasi
melelui berbagai aspek perkembangan yang lain yaitu seperti
aspek fisik, bahasa, sosial-emosional, seni dan kemandirian.
Guru akan diberikan training sebelum menerapkan model
pembelajaran Holistik ini di sekolah. Tujuan dari training ini
adalah memotivasi dan membentuk guru agar dapat menjadi
guru yang ramah dan penyayang yang dapat memotivasi anak
serta dengan tulus dapat memberikan cintanya secara tulus
pada anak. Dalam training, guru akan memperoleh berbagai
pengetahuan terbaru yang aplikatif dapat diterapkan langsung,
seperti Pendidikan yang Patut Menurut Perkembangan Anak
(Developmentally Appropriate Practices), Pembelajaran yang
sesuai dengan Kerja Otak (Brain-based Learning), Metode
Belajar Aktif (Student Active Learning & Inquiry-based
Learning), Komunikasi Efektif, Manajemen Kelas, Teknik
Bercerita, dan lainnya.
Kemampuan guru akan membantu anak di sekolah dalam hal:
a) Menumbuhkan rasa percaya diri anak.
b) Anak merasa aman dan nyaman.
c) Mengembangkan perasaan anak bahwa dirinya
memiliki kemampuan dan dihargai sebagai seorang
individu yang unik.
Hubungan emosional yang kuat antara guru dan anak akan
terjalin dan menjadi modal utama untuk membantu anak-anak
di kelas karena dengan demikian akan terbentuk kepercayaan,
juga perasaan aman dan nyaman di kelas.
Model ini juga memberikan kesempatan yang luas pada anak
untuk mengembangkan seluruh dimensi holistic yang


dimilikinya sebagai seorang manusia. Tidak hanya
pengembangan aspek kognitif (otak kiri atau hapalan), tapi
juga pengembangan aspek emosi, social, kreatifitas dan
spiritualitas (otak kanan) yang keseluruhannya tercakup di
dalam modul pembelajaran. Dengan metode ini, anak-anak
yang kurang aktif dalam komunikasi atau pendiam memiliki
kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya baik secara
verbal melalui gambar, permainan, tulisan ataupun bentuk
lainnya sehingga dapat mengurangi rasa takut dan tidak
nyaman.
Model pembelajaran ini bertujuan untuk membentu karakter
positif anak melalui pengembangan 9 (Sembilan) Pilar
Karakter secara intensif; yaitu meliputi aspek mengetahui,
mencintai, dan melakukan kebaikan (knowing, loving and
acting the good).
Metode ini akan membentuk suasana kelas yang bersahabat,
kebersamaan, saling mendukung dan menghargai sesama anak.
9 (Sembilan) Pilar Karakter tersebut adalah:



*** Matriks 9 (Sembilan) Pilar Karakter

1. Percaya dan Cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya
(believe and love Allah; trust, reverence, loyalty).
2. Tanggung jawab, Kedisiplinan dan Kemandirian
(responsibility, excellence, self reliance, discipline,
orderliness).
3. Kejujuran/Amanah dan Arif (trustworthiness, honesty
and tactful).
4. Hormat dan Santun (respect, courtesy, obedience).
5. Dermawan, Suka Menolong dan Gotong-Royong,
Kerjasama (love, compassion, caring, empathy,
generousity, moderation, cooperation).


6. Percaya Diri, Kreatif dan Pekerja keras (confidence,
assertiveness, creativity, resourcefulness, courage,
determination, enthusiaam).
7. Kepemimpinan dan Keadilan (justice, fairness, mercy,
leadership).
8. Baik dan Rendah Hati (kindness, friendliness, humility,
modesty).
9. Toleransi, Kedamaian dan Kesatuan (tolerance,
flexibility, peacefulness, unity).

Disamping 9 Pilar Karakter di atas, IHF juga mengembangkan
meteri untuk mengajarkan kebersihan, kesehatan, kerapian dan
keamanan pada anak.
Metode ini juga menyediakan alat bantu mengajar yang sesuai
dengan tahap perkembangan anak. Dengan demikian guru
dapat memberikan pengalaman belajar yang konkrit,
konstektual sehingga merangsang anak belajar secara aktif,
menyenangkan dan tanpa beban. Pada umumnya di kelas yang
menggunakan metode lama (klasikal), anak akhirnya merasa
terbebani kerena penggunaan alat bantu mengajar yang tidak
sesuai dengan perkembangan anak, metode mengajar yang
tidak sesuai dengan kerja otak dan cara komunikasi guru yang
tidak tepat.
Karena itulah Model Pembelajaran Holistik Berbasis Karakter
ini tepat bagi anak-anak yang kurang aktif dalam
berkomunikasi atau anak yang pendiam.
Karena dalam metode pembelajaran ini anak diberikan banyak
kesempatan untuk melakukan kegiatan belajar nyata secara
langsung (hands-on activities, seprti misalnya kegiatan
matematika, sains dan berkebun), maka anak akan memiliki
perasaan bahwa dirinya memiliki kemampuan. Perasaan bahwa
dirinya mampu akan berkembang pada tumbuhnya rasa
percaya diri. Selain itu akan tumbuh pula kerja sama diantara
anak. Karakter ini akan membantu anak untuk mengatasi rasa
nervous dan menumbuhkan rasa percaya diri bahwa di masa
depannya nanti ia akan berhasil.

K. KURIKULUM

K1. TAMAN KANAK-KANAK DASAR; TAHUN 1
ANAK-ANAK USIA ANTARA 4-5 TAHUN
Tema: Panca Indera
Bidang Pengembangan dan Materi
Menggambar
Mewarna bentuk lengkung


Bahasa Inggris
My Body
Bahasa
Menyanyi: Dua Mata Saya, My Body, My Eyes
Bersyair: Ulang Tahunku
Daya Pikir
Mengenal panca indera
Mengenal panjang pendek
Daya Cipta
Mengenal huruf : a, i, u, e, o
Mengenal angka 6-10
Keterampilan
Meronce (membuat kalung)
Mewarnai dengan krayon
Jasmani
Bermain bubble
Outbond
Renang
Komputer
Pengenalan Mouse
Menari
Malioboro
Tema: Sekolah
Bidang Pengembangan dan Materi
Menggambar
Mobil Polisi
Bahasa Inggris
Things in the classroom
Song in the classroom
Bahasa
Menyanyi: Ke Sekolah
Syair: Ibu Guruku
Bicara lancar dengan kalimat sederhana
Daya Pikir
Memasangkan benda sesuai dengan pasangannya
Menerangkan dan menunjukan ruang yang ada di sekolah


Daya Cipta
Mengenal huruf f, fa, fi, fu, fe, fo
Keterampilan
Mencocok pensil
Menyusun menara dengan 8 kubus
Jasmani
Merangkak dengan berbagai variasi
Outbond
Renang
Komputer
Pengenalan CPU
Menari
Cock a doodle do
Tema: Makanan dan Minuman
Bidang Pengembangan dan Materi
Menggambar
Semangka
Bahasa Inggris
Fruits
Coloring picture
Bahasa
Menyanyi: Apple tree, Wahai Kawan
Syair: Buah Tomat
Daya Pikir
Menerangkan tentang makanan bersih dan bergizi
(4 sehat 5 sempurna)
Menyusun kembali puzzle menjadi utuh
Daya Cipta
Menciptakan kreasi dengan stempel
Mengenal huruf h, ha, hi, hu, he, ho
Keterampilan
Finger painting apple
Mewarnai dengan krayon
Jasmani
Meloncat dari ketinggian 20 cm
Outbond


Renang
Komputer
Puzzle piece (menempatkan gambar dan bingkai pada
tempatnya)
Menari
Cock a doodle do
Sains
Human Body
Tema: Rekreasi
Bidang Pengembangan dan Materi
Menggambar
Alam
Bahasa Inggris
Process of rain
Vocabulary: water, sun, wind, cloud, rain
Bahasa
Menyanyi: Naik-naik ke puncak gunung
Mengikuti 1-2 perintah sekaligus
Daya Pikir
Menerangkan tentang tanaman
Memasangkan benda sesuai pasangannya
Daya Cipta
Mengenal m, ma, mi, mu, me, mo
Menciptakan beragam bentuk bangunan dari pasir
Keterampilan
Mencontoh bentuk-bentuk sederhana
Menyepuh bentuk: bunga
Jasmani
Lari
Outbond
Renang
Komputer
Pengenalan Ms. Word
Sains
Bugs (In The Jungle)



K2. TAMAN KANAK-KANAK LANJUT; TAHUN 2
ANAK-ANAK USIA ANTARA 5-6 TAHUN
Tema : Panca Indera
Bidang Pengembangan dan Materi
Menggambar
Anak Laki-Laki dan Perempuan
Bahasa Inggris
Sensus
Bahasa
Menyanyi: My Eyes, Dua Mata Saya, Macam-Macam
Rasa, Bendera Merah Putih
Bersyair: Rotiku, My Body
Daya Pikir
Mengenal macam-macam panca indera dan fungsinya
Mengenal bau-bauan
Mengenal macam-macam rasa
Daya Cipta
Menggambar bebas
Menciptakan bentuk dengan puzzle
Keterampilan
Meronce dengan sedotan
Menulis: b, ba, bi, bu, be,bo
Jasmani
Berjalan lurus angkat tumit
Outbond
Renang
Tema : Sekolah
Bidang Pengembangandan Materi
Menggambar
Belajar
Bahasa Inggris
Parts of The House
Bahasa
Memperagakan gerakan sederhana
Mengenal posisi
Daya Pikir


Mengenal konsep waktu
Mengenal bentuk-bentuk geometri
Daya Cipta
Menciptakan bentuk dari lidi
Menciptakan kreasi dengan stempel
Keterampilan
Menjahit: Gambar Sepatu
Menulis: g, ga, gi, gu, ge, go
Jasmani
Meloncat dari ketinggian 20-50 cm
Outbond
Renang
Menari
Tarian Sajojo
Sains
Part of the body and its function


Tema: Makanan dan Minuman
Bidang Pengembangan dan Materi
Menggambar
Burger
Bahasa Inggris
I Like (Things we like)
Bahasa
Menyanyi: 4 sehat 5 sempurna, Aku Anak sehat
Syair: Buah Tomat
Daya Pikir
Mengenal penambahan dengan benda-benda
Mengenal kegunaan suatu benda
Mengenal suara huruf awal dari kata yang berarti
Daya Cipta
Menyusun puzzle
Melengkapi kalimat
Keterampilan
Membentuk: Kreasi bentuk dengan plastisin


Menulis: j, ja, ji, ju, je, jo
Jasmani
Senam dengan berbagai variasi
Outbond
Renang
Komputer
Counting (belajar berhitung)
Menari
Tarian Sajojo
Sains
Human Body
Tema : Rekreasi
Bidang Pengembangan dan Materi
Menggambar
Pergi ke Danau Toba
Bahasa Inggris
Place of interest
Bahasa
Menyanyi: Naik Delman
Bersyair: Hari Libur
Daya Pikir
Mengenal sebab akibat
Menunjukkan kejanggalan suatu gambar
Daya Cipta
Membentuk dengan plastisin
Keterampilan
Melipat perahu
Menulis: y, ya, yi, yu, ye, yo
Jasmani
Meloncat dari ketinggian 20-50 cm
Outbond
Renang
Komputer
Pengenalan monitor
Menari
Polly put the kettle on



L. ANALISIS PENYUSUNAN KURIKULUM
Penyusunan kurikulum taman kanak-kanak dilakukan
berdasarkan dari tingkat kebutuhan murid pada usia tersebut
dengan kata lain hal-hal yang harus ditanamkan pada usia-usia
tersebut.
Berdasarkan beberapa buku Pendidikan juga disertai
penelusuran terhadap taman kanak-kanak yang sudah ada
didapatkan analisis penyusunan kurikulum sebagai berikut:
a) Belajar beribadah.
b) Belajar berbahasa yang baik dan benar, baik bahasa
Indonesia ataupun bahasa Inggris.
c) Berdaya Pikir dan Berdaya Cipta.
d) Berkreasi dan berketerampilan.
e) Mengenal Komputer.
f) Mengenal Lingkungan.
g) Menggerakan tubuhnya dengan dinamis.
Dalam rangka pengajaran diatas dapat dikembangkan menjadi
sebuah kegiatan-kegiatan yang dapat memenuhi segala
kebutuhan tersebut, yaitu:
1. Kegiatan Jasmani dan Rohani setiap minggunya.
2. Pelajaran Bahasa Asing (Bahasa Inggris dan/atau
Bahasa Asing lainnya) dan penggunaan Bahasa
Indonesia yang baik dan benar dalam pertemuan sehari-
hari.
3. Mengurutkan benda, menyanyi, bersyair dan kegiatan-
kegiatan lainnya yang dapat menunjang daya pikir
anak.
4. Mengenal dan menulis huruf, angka, menggambar
bebas dan kegiatan lainnya yang dapat menunjang daya
cipta anak.
5. Melipat, membentuk sesuatu dari plasitin dan
sebagainya yang dapat mengembankan
keterampilannya dan kemampuan berimajinasinya.
6. Pelajaran komputer.
7. Pelajaran Science, dengan mengenalkan alam kepada
anak; hal ini dilakukan di luar (outdoor) dengan
pengenalan langsung ke bendanya lalu divisualisasikan
melalui video dan sarana penunjang lainnya, serta
kegiatan outbond.






M. STRUKUTUR ORGANISASI
Berikut adalah pembagian peran yang akan berada dalam
struktur organisasi, yaitu:
Direktur
Tugas utama Direktur adalah mengawasi jalannya kegiatan
taman kanak-kanak bisa dengan meminta laporan dari Kepala
Sekolah atau memantau langsung mulai dari aspek finansial,
aspek teknis dan aspek sosial.
Kepala Sekolah
Tugas utama Kepala Sekolah adalah bertanggung jawab atas
kegiatan belajar mengajar dan bertanggung jawab sepenuhnya
kepada Direktur.
Guru Pengajar
Tugas utama Guru Pengajar adalah membuat perencanaan dan
menyiapkan materi pelajaran sesuai dengan standar yang telah
ditentukan serta memberikan pengajaran kepada murid, terbagi
menjadi guru senior dan guru junior.
Administrasi
Bagian Administrasi bertugas mempersiapkan segala sesuatu
yang berhubungan dengan hal-hal di luar pengajaran seperti
mempersiapkan kebutuhan operasional kegiatan belajar
mengajar dan mengelola keuangan.

Security
Bertugas untuk menjaga ketertiban dan keamanan di
lingkungan taman kanak-kanak.
Cleaning Service
Tugas utama Cleaning Service adalah untuk menjaga
kebersihan dan kenyamanan lingkungan.





N. LOKASI

Lokasi usaha terletak di daerah dengan suasana yang tenang,
dengan luas areal yang disiapkan sekitar 7000 meter persegi;
beserta aset yang telah lebih dahulu ada; berupa bangunan
gedung 2 lantai (studio) yang dapat dialih fungsikan menjadi
kantor seluas 200 meter persegi terletak bersebelahan dengan
bangunan kolam renang seluas 100 meter persegi.







Lokasi terletak di kawasan yang mudah di akses, dengan akses
jalan raya beton bertulang, dekat lapangan udara dan komplek
perumahan militer TNI AU Atang Sanjaya, dilewati oleh
angkutan umum jurusan Kota Bogor Btr.Kambing.





Radius 1 Kilometer: Terdapat Komplek perumahan baru Greenland City, Komplek Militer TNI-AU Atang Sanjaya,
Komplek CIFOR (Centre for International Forestry Research).



Radius 3 Kilometer: Mencakup beberapa Komplek perumahan baru dan lama yang padat penduduk; termasuk Komplek
perumahan ekslusif Yasmin Sektor 1 sampai Sektor 9 sampai ke daerah Terminal Bubulak Bogor.




Radius 5 Kilometer: 15 menit dari exit tol bogor outer ring road, mencakup beberapa Komplek perumahan baru dan lama
yang padat penduduk; termasuk Komplek perumahan ekslusif Kemang dan Komplek perumahan ekslusif Cimanggu.
Radius 10 Kilometer: 30 menit ke Pusat Kota Bogor dan exit tol Sentul City, Jalan Merdeka, Stasiun Kereta Bogor, Istana
Bogor, Komplek perumahan baru dan lama yang padat penduduk; termasuk Komplek perumahan ekslusif daerah Stadiun
Pajajaran, Komplek perumahan ekslusif daerah Jalan Pajajaran, Komplek Perumahan ekslusif Sentul City.



O. RINCIAN BIAYA INVESTASI AWAL

O1. EXISTING (YANG TELAH ADA)
Berikut ini adalah aset yang telah dimiliki:
a) Tanah
Tanah seluas 7000 meter persegi dengan taksiran nilai
Rp 500.000/meter Rp 3.500.000.000
b) Bangunan
Gedung studio seluas 200 meter persegi dengan taksiran nilai
100 meter persegi ruangan
Rp 2.000.000/meter Rp 200.000.000
100 meter persegi teras
Rp 1.000.000/meter Rp 100.000.000
Kolam renang seluas 100 meter persegi dengan taksiran nilai
Rp 2.000.000/meter Rp 200.000.000

Total Investasi yang ada Rp 4.000.000.000

O2. NEEDS (YANG DIBUTUHKAN)
Berikut ini adalah rincian dana yang dibutuhkan untuk usaha
taman kanak-kanak ekslusif:
a) Gedung
Pembangunan Gedung 500 meter persegi: 25 meter x 20 meter
Anggaran Pembangunan Rp 3.000.000 per meter persegi
Rp 3.000.000 x 500 meter persegi Rp 1.500.000.000
Teras 75 meter persegi: 5 meter x 15 meter Rp 75.000.000
Interior/Eksterior Gedung Rp 150.000.000
Renovasi Aset Existing; Gedung studio
Untuk Kantor Rp 100.000.000
Untuk Musholah Rp 100.000.000
Untuk Toilet Rp 100.000.000

Total Rp 2.025.000.000



*** Denah Gedung Sekolah

b) Akses
Pembuatan jalan dan parkir Paving Block
Rp 100.000 per meter persegi
Ruas jalan lebar 10 meter x panjang 50 meter
Rp 100.000 x 500 meter persegi Rp 50.000.000
Lahan parkir lebar 25 meter x panjang 40 meter
Rp. 100.000 x 1.000 meter persegi Rp 100.000.000
Total Rp 150.000.000
c) Kebutuhan Ruang Direktur
Meja Kerja Direktur Rp 750.000
Kursi Direktur Rp 300.000
Kursi Tamu @ Rp 200.000 x 2 buah Rp 400.000
Lemari Kabinet Rp 500.000
Komputer Rp 5.000.000
AC Rp 3.500.000
ATK Rp 300.000
Aksesoris Rp 500.000
Total Rp 11.250.000
d) Kebutuhan Ruang Kepala Sekolah
Meja Kerja Kepala Sekolah Rp 750.000
Kursi Kepala Sekolah Rp 300.000
Kursi Tamu @ Rp 200.000 x 2 buah Rp 400.000
Lemari Kabinet Rp 500.000
Komputer Rp 5.000.000
AC Rp 3.500.000
ATK Rp 300.000


Aksesoris Rp 500.000
Total Rp 11.250.000
e) Kebutuhan Ruang Guru.
Meja Guru @ Rp 350.000 x 12 buah Rp 4.200.000
Kursi Guru @ Rp 150.000 x 12 buah Rp 1.800.000
Lemari Kabinet @ Rp 250.000 x 12 buah Rp 3.000.000
AC @ Rp 5.000.000 x 2 buah Rp 10.000.000
ATK Rp 1.000.000
Aksesoris Rp 500.000
Total Rp 20.500.000
f) Kebutuhan Ruang Administrasi.
Meja Rp 350.000
Kursi Rp 150.000
Komputer Rp 5.000.000
Printer Rp 1.000.000
Lemari Kabinet Rp 250.000
ATK Rp 250.000
Total Rp 7.000.000
g) Kebutuhan Ruang Kelas
Meja Kelas @ Rp 150.000 x 12 siswa/i x 8 kelas
Rp 14.400.000
Kursi Kelas @ Rp 150.000 x 12 siswa/i x 8 kelas
Rp 14.400.000
Loker Kelas @ Rp 100.000 x 12 siswa/i x 8 kelas
Rp 9.600.000
Whiteboard @ Rp 250.000 x 8 kelas Rp 2.000.000
Televisi 32 @ Rp 3.000.000 x 8 kelas Rp 24.000.000
DVD Player @ Rp 500.000 x 8 kelas Rp 4.000.000
AC @ Rp 5.000.000 x 8 kelas Rp 40.000.000
Buku-Buku Bacaan @ Rp 250.000 x 8 kelas Rp 2.000.000
Mainan @ Rp 250.000 x 8 kelas Rp 2.000.000
ATK @ Rp 100.000 x 8 kelas Rp 800.000
Aksesoris @ Rp 750.000 x 8 kelas Rp 6.000.000
Total Rp 119.200.000
h) Kebutuhan fasilitas bermain anak
Jungkit-Jungkit @ Rp 250.000 x 2 buah Rp 500.000


Ayun-Ayun @ Rp 150.000 x 5 buah Rp 750.000
Serodotan @ Rp 250.000 x 2 buah Rp 500.000
Kolam Pasir @ Rp 350.000 x 2 buah Rp 700.000
Ring Basket @ Rp 200.000 x 2 buah Rp 400.000
Gawang Sepakbola @ Rp 250.000 x 2 buah Rp 500.000
Outdoor (Outbond) Facility Package Rp 25.000.000
Indoor (Leisure) Facility Package Rp 10.000.000
Total Rp 38.350.000
i) Kebutuhan Lain-Lain.
Perlengkapan Cleaning Service Rp 1.000.000
Perlengkapan Satpam Rp 1.000.000
Perlengkapan Mushola Rp 1.000.000
CCTV System Rp 10.000.000
Instalasi Listrik dan Jaringan Rp 5.000.000
Lainnya Rp 5.000.000
Total Rp 23.000.000

Total Kebutuhan Investasi Rp 2.405.550.000

P. RINCIAN BIAYA TIAP BULAN
a) Gaji dan tunjangan
Kepala Sekolah Rp 7.500.000
Guru Senior dan/atau Wali Kelas @ Rp 6.000.000 x 4 orang
Rp 24.000.000
Guru Junior @ Rp 4.000.000 x 8 Orang Rp 32.000.000
Pegawai Administrasi Rp 3.000.000
Security @ Rp 2.500.000 x 6 orang Rp 15.000.000
Cleaning Service dan Office Boy
@ Rp 2.000.000 x 5 orang Rp 10.000.000
Total Rp 91.500.000
b) Biaya Lain-lain.
Listrik, Air dan Telepon Rp 5.000.000
Biaya Pemeliharaan Fasilitas Rp 2.000.000
Biaya Pemeliharaan Taman Rp 1.000.000
Biaya Operasional (Pemasaran) Rp 5.000.000
Biaya LITBANG Rp 5.000.000


Iuran Kebersihan dan Keamanan Rp 250.000
Total Rp 18.250.000

Total Biaya/Bulan Rp 109.750.000

Catatan: Asumsi biaya bulanan yang harus dikeluarkan seperti
ilustrasi adalah kondisi operasional dalam kapasitas maksimal;
jumlah siswa/i sesuai dengan target, 8 kelas, 12 orang/kelas.

Q. TOTAL KEBUTUHAN INVESTASI LIKUIDITAS
Kebutuhan Investasi: Rp 2.405.550.000
Cadangan Likuiditas: @ Rp 109.750.000 x 6 bulan
Rp 658.500.000

Total Kebutuhan Investasi Likuiditas Rp 3.064.050.000

R. RINCIAN PENDAPATAN TIAP BULAN
Diasumsikan untuk TK Dasar pendaftaran siswa/i-nya
mencapai 4 kelas kapasitas maksimal 12 orang/kelas (48 orang)
dan untuk TK Lanjut pendaftaran siswa/i-nya mencapai 4 kelas
kapasitas maksimal 12 orang/kelas (48 orang).
Untuk pembukaan kelas pada angkatan tahun pertama, uang
pendaftaran diberikan potongan harga dan/atau gratis. Untuk
uang iuran (SPP) setiap bulan untuk angkatan tahun pertama
mendapat diskon 50%.

Maka estimasi perhitungan pendapatan sebagai berikut:
a) Uang Pendaftaran
TK Dasar @ Rp 5.000.000 x 48 siswa/i Discount 100%
Rp 240.000.000 / 12 bulan = Rp 20.000.000 x 0 Rp 0
TK Lanjut @ Rp7.500.000 x 48 siswa/i Discount 100%
Rp 360.000.000 / 12 bulan = Rp 30.000.000 x 0 Rp 0
b) Uang SPP/bulan
TK Dasar Rp 3.500.000/bulan
@ Rp 3.500.000 x 12 siswa/i x 4 kelas Discount 50%
Rp 168.000.000 x 0.5 Rp 84.000.000
TK Lanjut Rp 5.000.000/bulan
@ Rp 5.000.000 x 12 siswa/i x 4 kelas Discount 50%
Rp 240.000.000 x 0.5 Rp 120.000.000


Total Pendapatan/bulan (Tahun 1)
Rp 0 + Rp 0 + Rp 84.000.000 + Rp 120.000.000
Rp 204.000.000
Total Pendapatan/bulan (Tahun 2 selanjutnya)
Rp 20.000.000 + Rp 30.000.000 + Rp 168.000.000 + Rp 240.000.000
Rp 458.000.000
Atas dasar perhitungan mengenai biaya yang dikeluarkan/bulan
dan asumsi pendapatan yang masuk setiap bulan, maka bisa
diketahui laba/rugi dari bisnis taman kanak-kanak.

Berikut adalah estimasi perhitungan laba/rugi yang akan
diterima TK Ekslusif:
Laba/Rugi = Pendapatan Biaya.
Total Pendapatan yang diterima tiap bulan (Tahun 1)
Rp 204.000.000
Total Pendapatan yang diterima tiap bulan (Tahun 2)
Rp 458.000.000
Total Biaya yang dikeluarkan tiap bulan (Tahun 1)
Rp 109.750.000

Pendapatan Kotor per bulan (Tahun 1)
Rp 94.250.000
Pendapatan Kotor per bulan (Tahun 2)
Rp 348.250.000
Dari perhitungan di atas, dengan asumsi sejak dibuka telah
tercapai kapasitas maksimal, maka dapat diketahui bahwa dari
bisnis TK Ekslusif ini; akan mendapatkan pendapatan kotor
sebesar Rp 94.250.000 setiap bulannya atau Rp 1.131.000.000
untuk setahun pada Tahun 1 dan kemudian akan mendapatkan
pendapatan kotor sebesar Rp. 348.250.000 setiap bulannya atau
Rp 4.179.000.000 untuk setahun pada Tahun 2 dan seterusnya.

S. MEKANISME KERJASAMA
Bisnis ini direncanakan dalam bentuk kerjasama antara pihak
yang telah memiliki aset dengan pihak yang memiliki likuiditas
dalam bentuk kontrak dengan rentang waktu tertentu.
Selanjutnya kedua-belah pihak secara bersama-sama sepakat
menunjuk manajemen professional terpercaya yang akan
menjalankan bisnis taman kanak-kanak dan bertanggung jawab
terhadap komitmen kepada pihak pemilik likuiditas, dan bagi
pihak pemilik lahan dan aset tetap memegang kepemilikannya
terhadap lahan dan aset (lama dan baru) setelah masa kontrak


kerjasama berakhir; terlepas dari tercapainya komitmen yang
dibuat sesuai rencana ataupun tidak tercapai.
Adapun rentang waktu kerjasama yang ditawarkan adalah
kontrak kerjasama penggunaan lahan dan aset yang ada dengan
komitmen pengembalian investasi bagi pemilik likuiditas
melalui mekanisme pembayaran kewajiban setiap bulan selama
5 (lima) tahun besarannya adalah 50% dari profit yang
diperoleh perbulannya, dan pada bagian setelah ini; akan
ditampilkan estimasi skema cash flow.
Manajemen yang ditunjuk akan dibayar dari bagian pendapatan
pihak pemilik lahan dan aset; 50% dari profit yang diperoleh
perbulannya kemudian dibagi sesuai kesepakatan nantinya
antara manajemen dengan pemilik lahan dan aset.
Terdapat idle time (waktu kosong) dalam rentang 6 bulan
sampai 12 bulan sebelum bisnis ini dapat berjalan, hal ini
disebabkan terutama oleh proses pembangunan gedung dan
persiapan operasional bisnis, sehingga secara praktis waktu
kerjasama adalah 5 (lima) tahun ditambah idle time.





T. IMBAL BALIK; BREAK EVENT
*** Berikut ini adalah estimasi perhitungan titik imbal balik:
Estimasi Break Event Point (BEP) TK Internasional Ekslusif;
khusus bagi pengembalian investasi likuiditas:

Investasi Awal Rp 3.064.050.000

Pendapatan (Tahun 1) Rp 204.000.000
Biaya Rp 109.750.000
Pendapatan kotor Rp 94.250.000
Pembagian 50:50 Rp 47.125.000

Pendapatan (Tahun 2) Rp 458.000.000
Biaya Rp 109.750.000
Pendapatan kotor Rp 348.250.000
Pembagian 50:50 Rp 174.125.000



BEP: Investasi = Komitmen (Bulan ke-n)
Investasi
Total Investasi Likuiditas Rp 3.064.050.000
Komitmen
Tahun 1: Rp 47.125.000 x 12 Bulan Rp 565.500.000
Tahun 2: Rp 174.125.000 x 12 Bulan Rp 2.089.500.000
Tahun 3: Rp 174.125.000 x 12 Bulan Rp 2.089.500.000
Tahun 4: Rp 150.000.000 x 12 Bulan Rp 1.800.000.000
Tahun 5: Rp 150.000.000 x 12 Bulan Rp 1.800.000.000

*** pengalokasian dana dari pendapatan pada Tahun 4 dan Tahun 5 untuk
anggaran peningkatan kualitas.


CASHFLOW SCHEME
1 3,064,050,000 47,125,000 3,016,925,000
2 3,016,925,000 47,125,000 2,969,800,000
3 2,969,800,000 47,125,000 2,922,675,000
4 2,922,675,000 47,125,000 2,875,550,000
5 2,875,550,000 47,125,000 2,828,425,000
6 2,828,425,000 47,125,000 2,781,300,000
7 2,781,300,000 47,125,000 2,734,175,000
8 2,734,175,000 47,125,000 2,687,050,000
9 2,687,050,000 47,125,000 2,639,925,000
10 2,639,925,000 47,125,000 2,592,800,000
11 2,592,800,000 47,125,000 2,545,675,000
12 2,545,675,000 47,125,000 2,498,550,000
13 2,498,550,000 174,125,000 2,324,425,000
14 2,324,425,000 174,125,000 2,150,300,000
15 2,150,300,000 174,125,000 1,976,175,000
16 1,976,175,000 174,125,000 1,802,050,000
17 1,802,050,000 174,125,000 1,627,925,000
18 1,627,925,000 174,125,000 1,453,800,000
19 1,453,800,000 174,125,000 1,279,675,000
20 1,279,675,000 174,125,000 1,105,550,000
21 1,105,550,000 174,125,000 931,425,000
22 931,425,000 174,125,000 757,300,000
23 757,300,000 174,125,000 583,175,000
24 583,175,000 174,125,000 409,050,000
25 409,050,000 174,125,000 234,925,000
26 234,925,000 174,125,000 60,800,000
27 60,800,000 174,125,000 113,325,000
28 113,325,000 174,125,000 287,450,000
29 287,450,000 174,125,000 461,575,000
30 461,575,000 174,125,000 635,700,000
31 635,700,000 174,125,000 809,825,000
32 809,825,000 174,125,000 983,950,000
33 983,950,000 174,125,000 1,158,075,000
34 1,158,075,000 174,125,000 1,332,200,000
35 1,332,200,000 174,125,000 1,506,325,000
36 1,506,325,000 174,125,000 1,680,450,000
37 1,680,450,000 150,000,000 1,830,450,000
38 1,830,450,000 150,000,000 1,980,450,000
39 1,980,450,000 150,000,000 2,130,450,000
40 2,130,450,000 150,000,000 2,280,450,000
41 2,280,450,000 150,000,000 2,430,450,000
42 2,430,450,000 150,000,000 2,580,450,000
43 2,580,450,000 150,000,000 2,730,450,000
44 2,730,450,000 150,000,000 2,880,450,000
45 2,880,450,000 150,000,000 3,030,450,000
46 3,030,450,000 150,000,000 3,180,450,000
47 3,180,450,000 150,000,000 3,330,450,000
48 3,330,450,000 150,000,000 3,480,450,000
49 3,480,450,000 150,000,000 3,630,450,000
50 3,630,450,000 150,000,000 3,780,450,000
51 3,780,450,000 150,000,000 3,930,450,000
52 3,930,450,000 150,000,000 4,080,450,000
53 4,080,450,000 150,000,000 4,230,450,000
54 4,230,450,000 150,000,000 4,380,450,000
55 4,380,450,000 150,000,000 4,530,450,000
56 4,530,450,000 150,000,000 4,680,450,000
57 4,680,450,000 150,000,000 4,830,450,000
58 4,830,450,000 150,000,000 4,980,450,000
59 4,980,450,000 150,000,000 5,130,450,000
60 5,130,450,000 150,000,000 5,280,450,000



Berdasarkan hasil perhitungan diatas, maka Break Event Point
(BEP) akan terjadi pada bulan ke-27 (2.25 Tahun) lalu
keuntungan yang didapatkan adalah sebesar Rp. 5.280.450.000
atau kurang lebih 175% dari total investasi selama 5 (lima)
tahun dalam kondisi optimis.

U. RENCANA LAINNYA
Pada hari Sabtu dan Minggu yang merupakan akhir pekan
direncanakan optimalisasi pendapatan pada waktu tersebut,
sehingga lahan dan gedung sekolah yang dibangun didesain
khusus agar dapat menjadi lahan dan gedung serba guna.
Sekat didalam gedung yang membagi ruang-ruang kelas akan
menggunakan partisi-partisi yang dapat digeser dan dibongkar
secara cepat dan mudah; khusus pada ruang kelas 3, 4, 7 dan 8
sebagai ektensi, sehingga didapatkan ruangan dengan ukuran
25 meter x 11 meter atau seluas 275 meter persegi (indoor) dan
ruangan teras terbuka ukuran 15 meter x 5 meter atau seluas 75
meter persegi.
Beberapa opsi yang dapat dilaksanakan sebagai kegiatan
optimalisasi adalah penyewaan gedung untuk acara bagi
banyak orang, seperti: gathering, meeting, wedding, dan
lainnya yang membutuhkan ruangan besar 275 meter persegi
dan tambahan ruangan terbuka 75 meter persegi berikut taman,
parkir, dan fasilitas (kolam renang, outbond) lainnya.
Selain itu, bisnis ini dapat berkembang ke beberapa bisnis
penunjang tambahan bagi taman kanak-kanan seperti kantin,
catering bagi siswa/i, antar-jemput siswa/i, dan lainnya.
Dengan cara ini, maka diharapkan dapat menjadi sumber
pendapatan yang tidak kalah menguntungkannya dan secara
langsung dapat menunjang keuangan dan operasional dari
taman kanak-kanak, khususnya pada masa awal berdirinya;
dapat juga dikatakan cara ini dijalankan bertujuan untuk
mengelola risiko keuangan (likuiditas).

V. PENUTUP
a) Kesimpulan
Melihat dari perhitungan aspek pasar, aspek teknis dan aspek
ekonomi, dapat diambil kesimpulan bisnis ini layak untuk
didirikan, karena dari segi pasar bisnis ini mendapat minat
yang cukup besar dari masyarakat, dari segi teknik bisnis ini
dapat dipenuhi kebutuhannya, dan dari segi ekonominya bisnis
ini mendapat angka-angka yang menguntungkan.
b) Saran
Untuk menarik minat orangtua calon murid agar mau
menyekolahkan anaknya di taman kanak-kanak ini perlu selalu
dilakukan peng-muktahir-an terhadap metode dan cara belajar
yang sedang nge-tren dan pastinya lebih efektif dan efisien dari
metode dan cara belajar yang biasa diterapkan atau dipakai
sehari-hari dan juga perlunya penambahan ekstra-kurikuler


yang dapat mengembangkan kreatifitas dan bakat anak seperti
misalnya ekstra-kurikuler seni, beladiri, study tour dan lainnya
bagi anak usia dini, karena dengan dilakukannya hal tersebut,
akan menjadi nilai tambah dalam meningkatkan kualitas taman
kanak-kanak ini dan juga dapat menjadi nilai tambah tersendiri
bagi penilaian orangtua agar lebih tertarik untuk memasukan
anaknya ke taman kanak-kanak ini.


LAMPIRAN:
Ilustrasi; Pendapatan 75% dan Pembagian 1:2
TK Dasar 8 siswa/i x 4
TK Lanjut 8 siswa/i x 4

Maka estimasi perhitungan pendapatan sebagai berikut:
a) Uang Pendaftaran
TK Dasar @ Rp 5.000.000 x 32 siswa/i Discount 100%
Rp 160.000.000 / 12 bulan = Rp 13.333.333 x 0 Rp 0
TK Lanjut @ Rp7.500.000 x 32 siswa/i Discount 100%
Rp 240.000.000 / 12 bulan = Rp 20.000.000 x 0 Rp 0
b) Uang SPP/bulan
TK Dasar Rp 3.500.000/bulan
@ Rp 3.500.000 x 8 siswa/i x 4 kelas Discount 50%
Rp 112.000.000 x 0.5 Rp 56.000.000
TK Lanjut Rp 5.000.000/bulan
@ Rp 5.000.000 x 8 siswa/i x 4 kelas Discount 50%
Rp 160.000.000 x 0.5 Rp 80.000.000
Total Pendapatan/bulan (Tahun 1)
Rp 0 + Rp 0 + Rp 56.000.000 + Rp 80.000.000
Rp 136.000.000
Total Pendapatan/bulan (Tahun 2 selanjutnya)
Rp 13.333.333 + Rp 20.000.000 + Rp 112.000.000 + Rp 160.000.000
Rp 305.333.333
Atas dasar perhitungan mengenai biaya yang dikeluarkan/bulan
dan asumsi pendapatan yang masuk setiap bulan, maka bisa
diketahui laba/rugi dari bisnis taman kanak-kanak.

Berikut adalah estimasi perhitungan laba/rugi yang akan
diterima TK Ekslusif:
Laba/Rugi = Pendapatan Biaya.
Total Pendapatan yang diterima tiap bulan (Tahun 1)
Rp 136.000.000
Total Pendapatan yang diterima tiap bulan (Tahun 2)
Rp 305.333.333
Total Biaya yang dikeluarkan tiap bulan (Tahun 1)
Rp 109.750.000



Pendapatan Kotor per bulan (Tahun 1)
Rp 26.250.000
Pendapatan Kotor per bulan (Tahun 2)
Rp 195.583.333
----------

Investasi Awal Rp 3.064.050.000

Pendapatan kotor perbulan (Tahun 1) Rp 26.250.000
Pembagian 1:2
Pemilik Lahan dan Aset + Manajemen Rp 8.750.000
Pemilik Likuiditas Rp 17.500.000

Pendapatan kotor perbulan (Tahun 2) Rp 195.583.333
Pembagian 1:2
Pemilik Lahan dan Aset + Manajemen Rp 65.194.444
Pemilik Likuiditas Rp 130.388.889

BEP: Investasi = Komitmen (Bulan ke-n)
Investasi
Total Investasi Likuiditas Rp 3.064.050.000
Komitmen
Tahun 1: Rp 17.500.000 x 12 Bulan Rp 210.000.000
Tahun 2: Rp 130.388.889 x 12 Bulan Rp 1.564.666.668
Tahun 3: Rp 130.388.889 x 12 Bulan Rp 1.564.666.668
Tahun 4: Rp 115.000.000 x 12 Bulan Rp 1.380.000.000
Tahun 5: Rp 115.000.000 x 12 Bulan Rp 1.380.000.000

*** pengalokasian dana dari pendapatan pada Tahun 4 dan Tahun 5 untuk
anggaran peningkatan kualitas.


BEP Bulan ke-34
Keuntungan (100%) Rp 3.155.283.336


CASHFLOW SCHEME; 75% INCOME
1 3,064,050,000 17,500,000 3,046,550,000
2 3,046,550,000 17,500,000 3,029,050,000
3 3,029,050,000 17,500,000 3,011,550,000
4 3,011,550,000 17,500,000 2,994,050,000
5 2,994,050,000 17,500,000 2,976,550,000
6 2,976,550,000 17,500,000 2,959,050,000
7 2,959,050,000 17,500,000 2,941,550,000
8 2,941,550,000 17,500,000 2,924,050,000
9 2,924,050,000 17,500,000 2,906,550,000
10 2,906,550,000 17,500,000 2,889,050,000
11 2,889,050,000 17,500,000 2,871,550,000
12 2,871,550,000 17,500,000 2,854,050,000
13 2,854,050,000 130,388,889 2,723,661,111
14 2,723,661,111 130,388,889 2,593,272,222
15 2,593,272,222 130,388,889 2,462,883,333
16 2,462,883,333 130,388,889 2,332,494,444
17 2,332,494,444 130,388,889 2,202,105,555
18 2,202,105,555 130,388,889 2,071,716,666
19 2,071,716,666 130,388,889 1,941,327,777
20 1,941,327,777 130,388,889 1,810,938,888
21 1,810,938,888 130,388,889 1,680,549,999
22 1,680,549,999 130,388,889 1,550,161,110
23 1,550,161,110 130,388,889 1,419,772,221
24 1,419,772,221 130,388,889 1,289,383,332
25 1,289,383,332 130,388,889 1,158,994,443
26 1,158,994,443 130,388,889 1,028,605,554
27 1,028,605,554 130,388,889 898,216,665
28 898,216,665 130,388,889 767,827,776
29 767,827,776 130,388,889 637,438,887
30 637,438,887 130,388,889 507,049,998
31 507,049,998 130,388,889 376,661,109
32 376,661,109 130,388,889 246,272,220
33 246,272,220 130,388,889 115,883,331
34 115,883,331 130,388,889 14,505,558
35 14,505,558 130,388,889 144,894,447
36 144,894,447 130,388,889 275,283,336
37 275,283,336 120,000,000 395,283,336
38 395,283,336 120,000,000 515,283,336
39 515,283,336 120,000,000 635,283,336
40 635,283,336 120,000,000 755,283,336
41 755,283,336 120,000,000 875,283,336
42 875,283,336 120,000,000 995,283,336
43 995,283,336 120,000,000 1,115,283,336
44 1,115,283,336 120,000,000 1,235,283,336
45 1,235,283,336 120,000,000 1,355,283,336
46 1,355,283,336 120,000,000 1,475,283,336
47 1,475,283,336 120,000,000 1,595,283,336
48 1,595,283,336 120,000,000 1,715,283,336
49 1,715,283,336 120,000,000 1,835,283,336
50 1,835,283,336 120,000,000 1,955,283,336
51 1,955,283,336 120,000,000 2,075,283,336
52 2,075,283,336 120,000,000 2,195,283,336
53 2,195,283,336 120,000,000 2,315,283,336
54 2,315,283,336 120,000,000 2,435,283,336
55 2,435,283,336 120,000,000 2,555,283,336
56 2,555,283,336 120,000,000 2,675,283,336
57 2,675,283,336 120,000,000 2,795,283,336
58 2,795,283,336 120,000,000 2,915,283,336
59 2,915,283,336 120,000,000 3,035,283,336
60 3,035,283,336 120,000,000 3,155,283,336