Anda di halaman 1dari 15

MEDICAL SURVEILLANCE

KELOMPOK TR 7
INTRODUCTING
Data yang terkumpul dari surveilans berguna
untuk memprediksi dan mendeteksi dini epidemi,
memonitor, mengevaluasi dan memperbaiki
program pencegahan dan pengendalian penyakit.

Juga memasok informasi yang berguna untuk
penentuan prioritas, pengambilan kebijakan,
perencanaan, implementasi dan alokasi sumber
daya kesehatan
Apa itu Medical Surveillance?
Last : pengamatan yang dilakukan secara terus
menerus dengan tujuan untuk mendeteksi
adanya perubahan kecenderungan atau
distribusi kejadian penyakit dan factor-faktor
penentu sehingga investigasi/penyidikan dan
tindakan pengendalian dapat segera dimulai
WHO
Pengumpulan, pengolahan, analisis data
kesehatan secara sistematis dan terus menerus
serta diseminasi informasi tepat waktu kepada
pihak-pihak yang perlu mengetahui sehingga
dapat diambil tindakan yang tepat

Kegiatan Surveilans
Mengumpulkan data, mengolah, menganalisis,
interpretasi dan menyebarluaskan informasi yang
dihasilkan
Informasi digunakan untuk mengidentifikasi
masalah yang timbul serta mengevaluasi
pengendalian masalah lama
Mengamati peningkatan dan penurunan insidensi,
memantau perubahan pola dan distribusi
penyakit, juga mengamati faktor yang
mempengaruhi kejadian penyakit


Informasi harus dapat menjelaskan:

Dimanakah masalah kesehatan itu berada
Siapa yang mengalami masalah kesehatan tsb
Dimana dan siapa sasaran kegiatan yang
terprogram dan kegiatan prevensinya

SKEMA UMUM SURVEILANS
PERISTIWA
DATA
YANKES
DEPKES
PELAPORAN
KEPUTUSAN
UMPAN BALIK
Apa tujuan surveilans?
Memprediksi dan mendeteksi dini
epidemic/outbreak/KLB
Memonitor, mengevaluasi dan memperbaiki program
pencegahan dan pengendalian penyakit
Memasok informasi untuk penentuan prioritas,
pengambilan kebijakan, perencanaan, implementasi
dan alokasi sumber daya kesehatan
Monitoring kecenderungan penyakit endemis dan
mengestimasi dampak penyakit di masa mendatang
Mengidentifikasi kebutuhan riset dan investigasi lebih
lanjut

Pemanfaatan Informasi Surveilans
Menduga besarnya masalah kesehatan di
populasi yg berisiko
Memahami perjalanan alamiah
penyakit/kecelakaan (natural history of
disease)
Mendeteksi KLB/wabah
Mendokumentasi distribusi atau penyebaran
kejadian penyakit dan peristiwa kesehatan
Menguji hipotesis etiologi penyakit

Pemanfaatan Informasi Surveilans
Mengevaluasi strategi pengendalian penyakit
Memantau perubahan penyebab/agent penyakit
Memantau kegiatan isolasi dan karantina sumber
penularan
Mendeteksi perubahan praktek yankes
Menilai kualitas yankes
Menilai keselamatan obat dan prosedur pengobatan
Mengidentifikasi kebutuhan penelitian dan
memfasilitasi penelitian lab dan epidemiologi
Mempermudah perencanaan program kesehatan

Tahapan merencanakan system
surveilans :
Menetapkan tujuan
Merumuskan definisi kasus
Menetapkan sumber data atau mekanisme
pengumpulan data
Mengembangkan instrument pengumpul data
Melakukan uji lapang metode
Mengembangkan dan menguji pendekatan
analitik
Mengembangkan mekanisme diseminasi
Memastikan analisis data dan interpretasinya

Manajemen Surveilans
Ada 2 komponen kegiatan manajemen
Kegiatan inti (core activities)
a. Surveilans Kesmas : deteksi, pencatatan, pelaporan,
analisis, konfirmasi epidemiologis dan laboratories,
umpan balik
b. Tindakan Kesmas : respon segera dan terencana

Kegiatan pendukung (support activities) : pelatihan,
supervise, penyediaan SDM dan laboratorium,
manajemen sumber daya dan komunikasi

Pendekatan Surveilans
Pendekatan aktif
Pendekatan pasif

Bagaimanakah surveilans yang efektif?
Sederhana
Fleksibel dan akseptabel
Tepat waktu
Akurat
Representatif dan lengkap


Dapus
Anonymous. Surveilans Kesehatan Masyarakat.
http://fk.uns.ac.id/static/.../Surveilans_-
_Prof_Bhisma_Murti.pdf. Diakses Tanggal 07 January
2013.
Anonymous. Surveilans. Http://ml.scribd.com/. Diakses
Tanggal 07 January 2013
Erviana, Ana, Wiwid Handayani, dan Zata Ismah.
Surveilans. http://lse-
lingkarstudiepidemiologi.blogspot.com. Diakses
Tanggal 07 January 2013.
Mc Graw dan Hill. 2001. Medical Epidemiology, Third
Edition. Lange Medical Books.