Anda di halaman 1dari 34

PERMASALAHAN PADA MASA TUA

Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas Mata Kuliah Perkembangan Individu
II
Dosen :
Prof. Dr. Cece Rakhmat, M.Pd
Nandang udiman, !.Pd.,M.!i
Kelompok 12
Cici "inanda #$#%$%&
Isman R 'usron #$#&%#(
Risna Kartika #$#)*+#
Ri,ki Rachmani #$#)--+
'usef .bdul .,i, #$#*)/#
Kelas
01R1!.N P!IK2324I P5NDIDIK.N D.N IMIN4.N
6.K137.! I3M1 P5NDIDIK.N
1NI85R!I7.! P5NDIDIK.N IND2N5!I.
(#*#
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
A. MASA TUA
Pengertian masa tua lan!ut usia"
1sia lan9ut adalah :eriode :enutu: dalam rentang hidu: seseorang. Masa
ini dimulai dari umur enam :uluh tahun sam:ai meninggal, ;ang ditandai
dengan adan;a :erubahan ;ang bersifat fisik dan :sikologis ;ang semakin
menurun.
Proses menua <lansia= adalah :roses alami ;ang disertai adan;a :enurunan
kondisi fisik, :sikologis mau:un sosial ;ang saling berinteraksi satu sama
lain.
erikut bebera:a :enda:at mengenai :engertian masa tua :
# Menurut Hurlo$k <(##(=, taha: terakhir dalam :erkembangan ini dibagi
men9adi usia lan9ut dini ;ang berkisar antara usia enam:uluh sam:ai tu9uh
:uluh tahun dan usia lan9ut ;ang dimulai :ada usia tu9uh :uluh tahun
hingga akhir kehidu:an seseorang. 2rangtua muda atau usia tua <usia &%
hingga )- tahun= dan orangtua ;ang tua atau usia tua akhir <)% tahun atau
lebih= <altes, !mith>!taudinger, Charness>osmann= dan orang tua
lan9ut <+% tahun atau lebih= dari orang?orang de@asa lan9ut ;ang lebih
muda <0ohnson>Perlin=.
# Menurut %.&. Santro$k <0.".!antrock, (##(, h.*$#=, ada dua :andangan
tentang definisi orang lan9ut usia atau lansia, ;aitu menurut :andangan
orang barat dan orang Indonesia. Pandangan orang barat ;ang tergolong
orang lan9ut usia atau lansia adalah orang ;ang sudah berumur &% tahun
keatas, dimana usia ini akan membedakan seseorang masih de@asa atau
sudah lan9ut. !edangkan :andangan orang Indonesia, lansia adalah orang
;ang berumur lebih dari &# tahun. 3ebih dari &# tahun karena :ada
umun;a di Indonesia di:akai sebagai usia maksimal ker9a dan mulai
tam:akn;a ciri?ciri ketuaan.
# Menurut 'erni$e Neugarten <*$&+= %ames (. ()al)oun <*$$%= masa
tua adalah suatu masa dimana orang da:at merasa :uas dengan
keberhasilann;a.
# 'a*an kese)atan *unia &H+" meneta:kan &% tahun sebagai usia ;ang
menun9ukkan :roses :enuaan ;ang berlangsung secara n;ata dan
seseorang telah disebut lan9ut usia. 3ansia ban;ak menghada:i berbagai
masalah kesehatan ;ang :erlu :enanganan segera dan terintegrasi.
2rganisasi Kesehatan Dunia <"A2= menggolongkan lan9ut usia men9adi -
;aitu : usia :ertengahan <middle age= -% ?%$ tahun, 3an9ut usia <elderl;= &#
?)- tahun, lan9ut usia tua <old= )% B $# tahun dan usia sangat tua <ver; old=
diatas $# tahun.
# Menurut Pra,itno dalam .r;o <(##(= mengatakan bah@a setia: orang
;ang berhubungan dengan lan9ut usia adalah orang ;ang berusia %& tahun
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
ke atas, tidak mem:un;ai :enghasilan dan tidak berda;a mencari nafkah
untuk ke:erluan :okok bagi kehidu:ann;a sehari?hari.
# Saparina) <*$+/= ber:enda:at bah@a :ada usia %% sam:ai &% tahun
meru:akan kelom:ok umur ;ang menca:ai taha: :enisium, :ada taha: ini
akan mengalami berbagai :enurunan da;a tahan tubuh atau kesehatan dan
berbagai tekanan :sikologis. Dengan demikian akan timbul :erubahan?
:erubahan dalam hidu:n;a.
# Kelom:ok lan9ut usia adalah kelom:ok :enduduk ;ang berusia &# tahun
ke atas <Aard;@inoto dan !etiabudhi, *$$$C+=.
# Pada lan9ut usia akan ter9adi :roses menghilangn;a kemam:uan 9aringan
untuk mem:erbaiki diri atau mengganti dan mem:ertahankan fungsi
normaln;a secara :erlahan?lahan sehingga tidak da:at bertahan terhada:
infeksi dan mem:erbaiki kerusakan ;ang ter9adi <Constantinides, *$$-=.
Karena itu di dalam tubuh akan menum:uk makin ban;ak distorsi
metabolik dan struktural disebut :en;akit degeneratif ;ang men;ebabkan
lansia akan mengakhiri hidu: dengan e:isode terminal <Darmo9o dan
Martono, *$$$C-=.
Penggolongan lansia menurut De:kes dikuti: dari .,is <*$$-= men9adi tiga
kelom:ok ;akni :
a= Kelom:ok lansia dini <%% B &- tahun=, meru:akan kelom:ok ;ang baru
memasuki lansia.
b= Kelom:ok lansia <&% tahun ke atas=.
c= Kelom:ok lansia resiko tinggi, ;aitu lansia ;ang berusia lebih dari )#
tahun.
Dari berbagai :en9elasan di atas da:at disim:ulkan bah@a, lan!ut usia
meru:akan :eriode di mana seorang individu telah menca:ai kemasakan dalam
:roses kehidu:an, serta telah menun9ukan kemunduran fungsi organ tubuh se9alan
dengan @aktu, taha:an ini da:at mulai dari usia %% tahun sam:ai meninggal.
(iri # $iri masa tua
a. Menurut Aurlock <Aurlock, *$+#, h./+#= terda:at bebera:a ciri?ciri orang
lan9ut usia, ;aitu :
D 1sia lan9ut meru:akan :eriode kemunduran. Kemunduran :ada lansia
sebagian datang dari faktor fisik dan faktor :sikologis. Kemunduran
da:at berdam:ak :ada :sikologis lansia. Motivasi memiliki :eran ;ang
:enting dalam kemunduran :ada lansia. Kemunduran :ada lansia
semakin ce:at a:abila memiliki motivasi ;ang rendah, sebalikn;a 9ika
memiliki motivasi ;ang kuat maka kemunduran itu akan lama ter9adi.
D 2rang lan9ut usia memiliki status kelom:ok minoritas. 3ansia memiliki
status kelom:ok minoritas karena sebagai akibat dari sika: sosial ;ang
tidak men;enangkan terhada: orang lan9ut usia dan di:erkuat oleh
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
:enda:at?:enda:at klise ;ang 9elek terhada: lansia. Penda:at?:enda:at
klise iu se:erti : lansia lebih senang mem:ertahankan :endada:atn;a
dari:ada mendengarkan :enda:at orang lain.
D Menua membutuhkan :erubahan :eran. Perubahan :eran tersebut
dilakukan karena lansia mulai mengalami kemunduran dalam segala
hal. Perubahan :eran :ada lansia sebaikn;a dilakukan atas dasar
keinginan sendiri bukan atas dasar tekanan dari lingkungan.
D Pen;esuaian ;ang buruk :ada lansia. Perlakuan ;ang buruk terhada:
orang lan9ut usia membuat lansia cenderung mengembangkan konse:
diri ;ang buruk. 3ansia lebih mem:erlihatkan bentuk :erilaku ;ang
buruk. Karena :erlakuan ;ang buruk itu membuat :en;esuaian diri
lansia men9adi buruk.
Karakteristik masa tua
Menurut utler dan 3e@is <*$+/= serta .iken <*$+$= terda:at
berbagai karakteristik lansia ;ang bersifat :ositif. ebera:a di antaran;a
adalah:
D keinginan untukmeninggalkan @arisanC
D fungsi sebagai seseorang ;angdituakanC
D kelekatan dengan ob9ek?ob9ek ;ang dikenalC
D :erasaan tentang siklus kehidu:anC
D kreativitas,
D rasa ingin tahu dan ke9utan <sur:rise=C
D :erasaan tentang :en;em:urnaan atau :emenuhan kehidu:anC
D konse: diri dan :enerimaan diriC
D kontrol terhada: takdir dan
D orientasi ke dalam diriC
D kekakuan dan kelenturan.
'. PERU'AHAN -.S.K PADA MASA TUA
Perkembangan fisik :ada masa lansia terlihat :ada :erubahan :erubahan
fisiologis ;ang bisa dikatakan mengalami kemunduran, :erubahan :erubahan
biologis ;ang dialami :ada masa lansia ;ang terlihat adan;a kemunduran
tersebut sangat ber:engaruh terhada: kondisi kesehatan dan terhada: kondisi
:sikologis.
Perkembangan masa de@asa akhir atau usia lan9ut, memba@a :enurunan
fisik ;ang lebih besar dibandingkan dengan :eriode :eriode usia sebelumn;a.
Kita akan mencatat rentetan :erubahan :erubahan dalam :enurunan fisik
;ang terkait dengan :enuaan, dengan :enekanan :entingn;a :erkembangan
:erkembangan baru dalam :enelitian :roses :enuaan ;ang mencatat bah@a
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
kekuatan tubuh :erlahan lahan menurun dan hilangn;a fungsi tubuh
kadangkala da:at di:erbaiki.
7erda:at se9umlah :erubahan fisik ;ang ter9adi :ada :eriode lansia
menurut 5lida Pra;itno ;aitu:
Perubahan fisik bukan lagi :ertumbuhan teta:i :ergantian dan :erbaikan
sel?sel tubuh.
Penurunan mitosis men;ebabkan kece:atan 9umlah sel ;ang rusak tidak
seimbang dengan 9umlah sel ;ang baru. Keadaan ini men;ebabkan tubuh
lebih ban;ak kehilangan sel, dari:ada 9umlah sel ;ang baru sebagai
:engganti. Di:erkirakan orang berusia antara umur &% B )# tahun akan
kehilangan (# E dari keseluruhan sel?sel saraf ;ang dimilikin;a.
Pertumbuhan dan re:roduksi sel?sel menurun.
Pada :roses ini ter9adi ban;ak kegagalan dalam :ergantian sel?sel
tersebut sehingga lansia lebih lama sembuh a:abila mengalami sakit.
Kehilangan sel?sel tubuh ;ang men;ebabkan :enurunan kekuatan dan
efisiensi fungsi tubuh, dan kemam:uan indera :erasa :ada lansia. Aal ini
terkait dengan :erubahan otot, ;aitu ter9adin;a :enurunan ,at kolagen
;ang berfungsi untuk men9aga elastisitas
Penurunan Dorongan !eks. Menurut Master dan 0ohnson <*$&+= bah@a
secara :sikologis tidak ada alasan mengatakan bah@a orang ;ang sudah
tua tidak da:at lagi menikmati hubungan seks dengan :asangann;a,
bahkan @anita mengalami :embaruan minat dan kesenangan terhada:
hubungan seks. Pada :ria ;ang telah mengalami klimakterium akan
memerlukan @aktu lama untuk menca:ai ereksi dan lebih lama 9arak
:eriode refactor;, namun bukan berarti mereka terkena im:oten.
7er:eliharan;a eks:resi seksual tergantung :ada kesehatan fisik dan
mental lansia tersebut
Menurut Aurlock <*$+#= ter9adi :erubahan fisik beru:a :enam:ilan :ada usia
de@asa akhir, diantan;a adalah :
*. Daerah ke:ala
Aidung men9ulur lemas
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
entuk mulut akan berubah karena hilangn;a gigi
Mata kelihatan :udar
Dagu berli:at dua atau tiga
Kulit berkerut da kering
Rambut meni:is dan men9adi :utih
(. Daerah 7ubuh
ahu membungkuk dan tam:ak mengecil
Perut membesar dan tam:ak membuncit
Pinggul tam:ak menggendor dan tam:ak lebih besar
4aris :inggang melebar
Pa;udara :ada @anita akan mengendor
/. Daerah :ersendian
Pangkal tangan men9adi kendor dan terasa berat
Kaki men9adi kendor dan :embuluh darah balik menon9ol
7angan men9adi kurus kering
Kaki membesar karena otot?otot mengendor
Kuku tangan dan kaki menebal, mengeras dan menga:ur.
Pada umumn;a :erubahan :ada masa lansia meli:uti :erubahan dari
tingkat sel sam:ai kesemua sistem organ tubuh, diantaran;a sistem
:ernafasan, :endengaran, :englihatan, kardiovaskuler, sistem :engaturan
tubuh, muskuloskeletal, gastrointestinal, genito urinaria, endokrin dan
integumen.
a. Sistem pernafasan pada lansia.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
Ka:asitas :ernafasan :ada lansia akan menurun :ada usia (# hingga
+# tahun sekali:un tan:a :en;akit. Paru :aru kehilangan elatisitasn;a, dada
men;usut, dan diafragma melemah. Meski:un begitu berita baikn;a adalah
bah@a orang de@asa lan9ut da:at mem:erbaiki fungsi :aru :aru dengan
latihan latihan mem:erkuat diafragma.
*= 2tot :ernafasan kaku dan kehilangan kekuatan, sehingga volume
udara ins:irasi berkurang, sehingga :ernafasan ce:at dan dangkal.
(= Penurunan aktivitas silia men;ebabkan :enurunan reaksi batuk
sehingga :otensial ter9adi :enum:ukan sekret.
/= Penurunan aktivitas :aru <mengembang > mengem:isn;a= sehingga
9umlah udara :ernafasan ;ang masuk ke:aru mengalami :enurunan,
kalau :ada :ernafasan ;ang tenang kira kira %## ml.
-= .lveoli semakin melebar dan 9umlahn;a berkurang <luas :ermukaan
normal %#mF=, G men;ebabkan terganggun;a :rose difusi.
%= Penurunan oksigen <2(= .rteri men9adi )% mmAg menggangu :rose
oksigenasi dari hemoglobin, sehingga 2( tidak terangkut semua
ke9aringan.
&= C2( :ada arteri tidak berganti sehingga kom:osisi 2( dalam arteri
9uga menurun ;ang lama kelamaan men9adi racun :ada tubuh sendiri.
)= kemam:uan batuk berkurang, sehingga :engeluaran sekret > cor:us
alium dari saluran nafas berkurang sehingga :otensial ter9adin;a
obstruksi.
b. Perubahan Sistem persyarafan.
*= Ce:atn;a menurunkan hubungan :ers;arafan.
(= 3ambat dalam meres:on dan @aktu untuk berfikir.
/= Mengeciln;a s;araf :anca indera.
-= erkurangn;a :englihatan, hilangn;a :endengaran, mengeciln;a
s;araf :encium > :erasa lebih sensitif terhada: :erubahan suhu
dengan rendahn;a ketahanan terhada: dingin.
%= 2tak dan sistem s;araf. .s:ek ;ang signifikan dari :roses :enuaan
mungkin adalah bah@a neuron neuron itu tidak mengganti dirin;a
sendiri. Meski:un demikian otak da:at ce:at sembuh dan
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
mem:erbaiki kemam:uann;a, han;a kehilangan sebagian kecil dari
kemam:uann;a untuk bisa berfungsi di masa de@asa akhir.
&= Perkembangan !ensori.
Perubahan sensori fisik masa de@asa akhir melibatkan indera
:englihatan,:endengaran, :erasa, :embau, dan indera :eraba. Pada
masa de@asa akhir :enurunan indera :englihatan bisa mulai dirasakan
dan ter9adi mulai a@al masa de@asa tengah. .da:tasi terhada: gela:
lebih men9adi lambat, ;ang berarti bah@a orang rang lan9ut usia
membutuhkan @aktu lama untuk memulihkan kembali :englihatan
mereka ketika keluar dari ruangan ;ang terang menu9u ke tem:at ;ang
agak gela:.
Penurunan :englihatan ini biasan;a da:at dirunut dari :engurangan
kualitas dan intensitas caha;a ;ang menca:ai retina. Di :uncak usia
tua, :erubahan ini mungkin disertai oleh :erubahan :erubahan
kemunduran dalam retina, men;ebabkan bebera:a kesulitan dalam
:englihatan.
Meski:un :endengaran da:at mulai :ada masa de@asa tengah, hal itu
biasan;a tidak ban;ak memba@a kesulitan sam:ai masa de@asa akhir.
Pada saat itu ban;ak sekali alat bantu :endengaran ;ang bisa di:akai
untuk bantuan :endengaran. 7uli, biasan;a disebabkan oleh
kemunduran sela:ut telinga, s;araf :enerima :enerima suara didalam
telinga.
!elain berukurangn;a :englihatan dan :endengaran 9uga mengalami
:enurunan dalam ke:ekaan rasa dan bau. Ke:ekaan terhada: rasa
:ahit dan masam bertahan lebih lama dibandingkan dengan rasa manis
dan asin.
c. Perubahan panca indera yang terjadi pada lansia.
Ciri B ciri :erubahan :ada indra masa lansia salahsatun;a sekresi
saliva berkurang mengakibatkan :engeringan rongga mulut. Pa:il?:a:il
:ada :ermukaan lidah mengalami atrofi sehingga ter9adi :enurunan
sensitivitas terhada: rasa terutama rasa manis dan asin. Keadaan ini akan
mem:engaruhi nafsu makan, dan dengan demikian asu:an gi,i 9uga akan
ter:engaruh. Keadaan ini mulai :ada usia )# tahun. Perubahan indera
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
:enciuman, :englihatan dan :endengaran 9uga mengalami :enurunan
fungsi seiring dengan bertambahn;a usia.
erikut ini :erubahan B :erubahan :ada :anca indra tersebut :
Penglihatan
a= Kornea lebih berbentuk skeris.
b= !fingter :u:il timbul sklerosis dan hilangn;a res:on terhada: sinar.
c= 3ensa lebih suram <kekeruhan :ada lensa=.
d= Meningkatn;a ambang :engamatan sinar : da;a ada:tasi terhada:
kegela:an lebih lambat, susah melihat dalam caha;a gela:.
e= Ailangn;a da;a akomodasi.
f= Menurunn;a la:ang :andang > berkurangn;a luas :andang.
g= Menurunn;a da;a membedakan @arna biru atau @arna hi9au :ada
skala.
Pendengaran.
a= Presbiakusis <gangguan :ada :endengaran= : Ailangn;a kemam:uan
<da;a= :endengaran :ada telinga dalam, terutama terhada: bun;i suara,
antara lain nada nada ;ang tinggi, suara ;ang tidak 9elas, sulit mengerti
kata kata, %# E ter9adi :ada usia diatas umur &% tahun.
b= Membran tim:ani men9adi atro:i men;ebabkan otosklerosis.
c= 7er9adin;a :engum:ulan serumen, da:at mengeras karena
meningkatn;a kreatin.
Pengeca: dan :enghidu.
a= Menurunn;a kemam:uan :engeca:.
b= Menurunn;a kemam:uan :enghidu sehingga mengakibatkan selera
makan berkurang.
Peraba.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
a= Kemunduran dalam merasakan sakit.
b= Kemunduran dalam merasakan tekanan, :anas dan dingin.
d. Perubahan cardiovaskuler pada usia lanjut.
7idak lama berselang ter9adi :enurunan 9umlah darah ;ang
di:om:a oleh 9antung dengan seiringn;a :ertambahan usia sekali:un :ada
orang de@asa ;ang sehat. agaimana:un, kita mengetahui bah@a ketika
sakit 9antung tidak muncul, 9umlah darah ;ang di:om:a sama tan:a
mem:ertimbangakan usia :ada masa de@asa. Ken;ataann;a :ara ahli
:enuaan ber:enda:at bah@a 9antung ;ang sehat da:at men9adi lebih kuat
selama kita menua dengan ka:asitas meningkat bukan menurun.
erikut ini :erubahann;a :
*= Katub 9antung menebal dan men9adi kaku.
(= Kemam:uan 9antung memom:a darah menurun * E :ertahun sesudah
berumur (# tahun. Aal ini men;ebabkan menurunn;a kontraksi dan
volumen;a.
/= Kehilangan elastisitas :embuluh darah. Kurangn;a efektifitasn;a
:embuluh darah :erifer untuk oksigenasi, :erubahan :osisi dari tidur
keduduk < duduk ke berdiri = bisa men;ebabkan tekanan darah
menurun men9adi &% mmAg < mengakibatkan :using mendadak =.
-= 7ekanan darah meningkat akibat meningkatn;a resistensi :embuluh
darah :erifer <normal H *)#I$% mmAg =.
e. Sistem genito urinaria.
*= 4in9al, Mengecil dan ne:hron men9adi atro:i, aliran darah ke gin9al
menurun sam:ai %# E, :en;aringan diglomerulo menurun sam:ai %#
E, fungsi tubulus berkurang akibatn;a kurangn;a kemam:uan
mengkonsentrasi urin, berat 9enis urin menurun :roteinuria < biasan;a
J * = C 1N meningkat sam:ai (* mg E C nilai ambang gin9al
terhada: glukosa meningkat.
(= 8esika urinaria I kandung kemih, 2tot otot men9adi lemah,
ka:asitasn;a menurun sam:ai (## ml atau men;ebabkan frek@ensi
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
.K meningkat, vesika urinaria susah dikosongkan :ada :ria lan9ut
usia sehingga meningkatn;a retensi urin.
/= Pembesaran :rostat H )% E dimulai oleh :ria usia diatas &% tahun.
-= .tro:i vulva.
%= 8agina, !ela:ut men9adi kering, elastisotas 9aringan menurun 9uga
:ermukaan men9adi halus, sekresi men9adi berkurang, reaksi sifatn;a
lebih alkali terhada: :erubahan @arna.
&= Da;a seKual, 6rek@ensi sexsual intercouse cendrung menurun ta:i
ka:asitas untuk melakukan dan menikmati ber9alan terus.
f. Sistem endokrin / metabolik pada lansia.
*= Produksi ham:ir semua hormon menurun.
(= 6ungsi :aratiroid dan sekesin;a tak berubah.
/= Pituitar;, Pertumbuhan hormon ada teta:i lebih rendah dan han;a ada
di :embuluh darah dan berkurangn;a :roduksi dari .C7A, 7!A, 6!A
dan 3A.
-= Menurunn;a aktivitas tiriod G MR turun dan menurunn;a da;a
:ertukaran ,at.
%= Menurunn;a :roduksi aldosteron.
&= Menurunn;a sekresi hormon bonads : :rogesteron, estrogen,
testosteron.
)= Defisiensi hormonall da:at men;ebabkan hi:otirodism, de:resi dari
sumsum tulang serta kurang mam:u dalam mengatasi tekanan 9i@a
<stess=.
g. Perubahan sistem pencernaan pada usia lanjut.
*= Kehilangan gigi, Pen;ebab utama adan;a :eriodontal disease ;ang
biasa ter9adi setelah umur /# tahun, :en;ebab lain meli:uti kesehatan
gigi ;ang buruk dan gi,i ;ang buruk.
(= Indera :engeca: menurun, .dan;a iritasi ;ang kronis dari sela:ut
lendir, atro:i indera :engeca: <H +# E=, hilangn;a sensitivitas dari
s;araf :engeca: dilidah terutama rasa manis, asin, asam > :ahit.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
/= 5sofagus melebar.
-= 3ambung, rasa la:ar menurun <sensitivitas la:ar menurun =, asam
lambung menurun, @aktu mengosongkan menurun.
%= Peristaltik lemah > biasan;a timbul konsti:asi.
&= 6ungsi absorbsi melemah <da;a absorbsi terganggu=.
)= 3iver <hati=, Makin mengecil > menurunn;a tem:at :en;im:anan,
berkurangn;a aliran darah.
h. Sistem muskuloskeletal.
*= 7ulang kehilangan densikusn;a G ra:uh.
(= resiko ter9adi fraktur.
/= k;:hosis.
-= :ersendian besar > men9adi kaku.
%= :ada @anita lansia L resiko fraktur.
&= Pinggang, lutut > 9ari :ergelangan tangan terbatas.
)= Pada diskus intervertebralis meni:is dan men9adi :endek < tinggi badan
berkurang=.
a. 4erakan volunter G gerakan berla@anan.
b. 4erakan reflektonik G 4erakan diluar kemauan sebagai reaksi
terhada: rangsangan :ada lobus.
c. 4erakan involunter G 4erakan diluar kemauan, tidak sebagai reaksi
terhada: suatu :erangsangan terhada: lobus
d. 4erakan sekutu G 4erakan otot lurik ;ang ikut bangkit untuk
men9amin efektifitas dan ketangkasan otot volunter.
i. Perubahan sistem kulit & karingan ikat.
*= Kulit keri:ut akibat kehilangan 9aringan lemak.
(= Kulit kering > kurang elastis karena menurunn;a cairan dan
hilangn;a 9aringan adi:osa
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
/= Kelen9ar kelen9ar keringat mulai tak beker9a dengan baik, sehingga
tidak begitu tahan terhada: :anas dengan tem:eratur ;ang tinggi.
-= Kulit :ucat dan terda:at bintik bintik hitam akibat menurunn;a aliran
darah dan menurunn;a sel sel ;ang me:roduksi :igmen.
%= Menurunn;a aliran darah dalam kulit 9uga men;ebabkan
:en;embuhan luka luka kurang baik.
&= Kuku :ada 9ari tangan dan kaki men9adi tebal dan ra:uh.
)= Pertumbuhan rambut berhenti, rambut meni:is dan botak serta @arna
rambut kelabu.
+= Pada @anita L &# tahun rambut @a9ah meningkat kadang kadang
menurun.
$= 7em:eratur tubuh menurun akibat kece:atan metabolisme ;ang
menurun.
*#= Keterbatasan reflek menggigil dan tidak da:at mem:roduksi :anas
;ang ban;ak rendahn;a akitfitas otot.
j. Perubahan sistem reproduksi dan kegiatan sexual.
*= Perubahan sistem re:rduksi.
a= sela:ut lendir vagina menurunIkering.
b= menciutn;a ovarium dan uterus.
c= atro:i :a;udara.
d= testis masih da:at mem:roduksi meski:un adan;a :enurunan
secara berangsur berangsur.
e= dorongan seK meneta: sam:ai usia diatas )# tahun, asal kondisi
kesehatan baik.
(= Kegiatan seKual.
Pada masa usia lan9ut khususn;a :ada @anita salah satu ciri
:erubahann;a ;aitu mengalami fase meno:ause. .kibat berhentin;a
haid, berbagai organ re:roduksi akan mengalami :erubahan. Rahim
mengalami antro:i <keadaan kemunduran gi,i 9aringan=, :an9angn;a
men;usut, dan dindingn;a meni:is. 0aringan miometrium <otot rahim=
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
men9adi sedikit dan lebih ban;ak mengandung 9aringan fibriotik <sifat
berserabut secara berlebihan=. 3eher rahim <serviks= men;usut tidak
menon9ol kedalam vagina bahkan lama?lama akan merata dengan
dinding vagina.
3i:atan?li:atan saluran telur men9adi lebih :endek, meni:is, dan
mengerut. Rambut getar ;ang ada :ada u9ung saluran telur atau fimbria
menghilang <Kasdu, (##( : %+=.
.kibat :erubahan organ re:roduksi mau:un hormon tubuh :ada
saat meno:ouse mem:engaruhi berbagai keadaan fisik tubuh seorang
@anita. Keadaan ini beru:a keluhan?keluhan ketidakn;amanan ;ang
timbul dalam kehidu:an sehari?hari.
*= Hot flushes <:erasaan :anas=
.dalah rasa :anas ;ang luar biasa :ada @a9ah dan tubuh bagian atas
<se:erti leher dan dada=. Dengan :erabaan tangan akan terasa adan;a
:eningkatan suhu :ada daerah tersebut. 4e9olak :anas ter9adi karena
9aringan?9aringan ;ang sensitif atau ;ang bergantung :ada esterogen
akan ter:engaruh se@aktu kadar estrogen menurun. Pancaran :anas
di:erkirakan meru:akan akibat dari :engaruh hormon :ada bagian
otak ;ang bertanggung 9a@ab untuk mengatur tem:eratur tubuh.
(= Keringat erlebihan
Cara beker9an;a secara :ersis tidak diketahui, teta:i :ancaran :anas
:ada tubuh akibat :engaruh hormon ;ang mengatur termostat tubuh
:ada suhu ;ang lebih rendah. .kibatn;a, suhu udara ;ang semula
dirasakan n;aman, mendadak men9adi terlalu :anas dan tubuh mulai
men9adi :anas serta mengeluarkan keringat untuk mendinginkan diri.
!elain itu, dalam kehidu:an seorang @anita, 9aringan?9aringan vagina
men9adi lebih ti:is dan berkurang kelembabann;a seiring dengan
kadar estrogen ;ang menurun. 4e9ala lain ;ang dialami @anita adalah
berkeringat dimalam hari.
/= 8agina Kering
Perubahan :ada organ re:roduksi, diantaran;a :ada daerah vagina
sehingga da:at menimbulkan rasa sakit :ada saat berhubungan intim.
!elain itu, akibat berkurangn;a estrogen men;ebabkan keluhan
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
gangguan :ada e:itel vagina, 9aringan :enun9ang, dan elastisitas
dinding vagina. Padahal, e:itel vagina mengandung ban;ak rese:tor
estrogen ;ang sangat membantu mengurangi rasa sakit dalam
berhubungan seksual.
-= 7idak da:at menahan air seni
Ketika usia bertambah, air seni sering tidak da:at ditahan :ada saat
bersin dan batuk. Aal ini akibat estrogen ;ang menurun sehingga salah
satu dam:akn;a adalah inkonsitensia urin <tidak da:at mengendalikan
fungsi kandung kemih=. Perlu diketahui, dinding serta la:isan otot
:olos uretra :erem:uan 9uga mengandung ban;ak rese:tor estrogen.
Kekurangan estrogen men;ebabkan ter9adin;a gangguan :enutu:an
uretra dan :erubahan :ola aliran urin men9adi abnormal sehingga
mudah ter9adi infeksi :ada saluran kemih bagian ba@ah.
%= Ailangn;a 9aringan :enun9ang
Rendahn;a kadar estrogen dalam tubuh ber:engaruh :ada 9aringan
kolagen ;ang berfungsi sebagai 9aringan :enun9ang :ada tubuh.
Ailangn;a kolagen men;ebabkan kulit kering dan keri:ut, rambut
terbelah?belah, rontok, gigi mudah go;ang dan gusi berdarah,
saria@an, kuku rusak, serta timbuln;a rasa sakit dan ngilu :ada
:ersendian.
&= Penambahan berat badan
!aat @anita mulai mengin9ak usia -# tahun, biasan;a tubuhn;a mudah
men9adi gemuk, teta:i sebalikn;a sangat sulit menurunkan berat
badann;a. erdasarkan :enelitian, setia: kurun *# tahun, akan
bertambah berat badan atau tubuh melebar kesam:ing secara bertaha:.
Aal ini diduga ada hubungann;a dengan turunn;a estrogen dan
gangguan :ertukaran ,at dasar metabolisme lemak.
)= 4angguan mata
Kurang dan hilangn;a estrogen mem:engaruhi :roduksi kelen9ar air
mata sehingga mata terasa kering dan gatal.
+= N;eri tulang dan sendi
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
!eiring dengan meningkatn;a usia maka bebera:a organ tidak lagi
mengadakan remodeling, diantaran;a tulang. ahkan, mengalami
:roses :enurunan karena :engaruh dari :erubahan organ lain. !elain
itu dengan bertambahn;a usia :en;akit ;ang timbul semakin beragam.
Aal ini tentu sa9a berkaitan dengan kebugaran dan kesehatan tubuh
@anita <Kasdu, (##( : %&=.
k. Perubahan otot
Penurunan berat badan sebagai akibat hilangn;a 9aringan otot dan
9aringan lemak tubuh. Presentasi lemak tubuh bertambah :ada usia -#
tahun dan berkurang setelah usia )# tahun. Penurunan 3ean od; Mass
< otot, organ tubuh, tulang= dan metabolisme dalam sel?sel otot berkurang
sesuai dengan usia. Penurunan kekuatan otot mengakibatkan orang sering
merasa letih dan merasa lemah, da;a tahan tubuh menurun karena ter9adi
atrofi. erkurangn;a :rotein tubuh akan menambah lemak tubuh.
Perubahan metabolisme lemak ditandai dengan naikn;a kadar kolesterol
total dan trigliserida.
Ciri B ciri :erubahan fisik masa usia lan9ut akan ber:engaruh 9uga :ada
kondisi kesehatann;a, se:erti berikut :
Keadaan tubuh: Kadar lemak dalam tubuh meningkat akibat :enurunan
aktivitas fisik dan kurang makanan berserat. Da;a motorik otot menurun
membuat orang sulit bergerak. 0umlah air di dalam tubuh berkurang. Massa
tulang:un menurun karena kondisi tulang mulai ra:uh, sementara
:ertumbuhan tulang sudah berhenti.
Pencernaan: 4angguan :ada gigi dan :erubahan bentuk rahang
mengakibatkan sulitn;a mengun;ah makanan. Da;a :enciuman dan :erasa
menurun, hal ini men;ebabkan turunn;a selera makan ;ang berakibat
kekurangan gi,i. Menurunn;a :roduksi asam lambung dan en,im :encernaan,
mem:engaruhi :en;era:an vitamin dan ,at?,at lain :ada usus. Penurunan
:erkembangan la:isan otot :ada usus, melemahkan dinding usus, dan
menurunkan da;a cerna usus. 6ungsi hati ;ang mem:roses racun, se:erti
obat?obatan dan alkohol :un melemah.
Kekebalan tubuh: .kibat berkurangn;a kemam:uan tubuh mem:roduksi
antibodi :ada masa lansia, sistim kekebalan tubuh:un menurun. Aal ini
membuat lansia rentan terhada: berbagai macam :en;akit.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
antung: Da;a :om:a 9antung menurun karena elastisitas :embuluh arteri
melemah, semua ini akibat :erubahan kolagen dan elastin dalam dinding
arteri.
Pernafasan: 6ungsi :aru?:aru menurun akibat berkurangn;a elastisitas
serabut otot ;ang mem:ertahankan :i:a kecil dalam :aru?:aru teta: terbuka.
Penurunan fungsi ini akan lebih berat 9ika orang bersangkutan memiliki
kebiasaan merokok dan kurang berolahraga.
!tak dan syaraf. Menurunn;a kemam:uan fungsi otak melemahkan da;a
ingat. .kibatn;a, orang lansia suka sering lu:a makan atau minum obat, ;ang
:ada akhirn;a akan menimbulkan :en;akit.
"etabolisme tubuh: Penurunan fungsi hormon dalam tubuh. Penurunan
hormon seks :ada @anita ter9adi men9elang meno:ause.
#kskresi: Penurunan aliran darah ke gin9al karena berkurangn;a 9umlah
nefron, ;aitu unit ;ang berfungsi mengekstrak kotoran dari darah dan
membuangn;a ke urine. Aal ini men;ebabkan :eningkatan volume urine dan
frekuensi :engeluaran urine.
$ulang: Pengurangan massa tulang karena :ertambahan usia. Aal ini 9uga
disebabkan kurangn;a mengkonsumsi makanan ;ang mengandung ,at Ca
<kalsium=, 9arang berolahraga, meno:ause dini, dan hilangn;a selera makan
<anoreksia=.
(. PERU'AHAN PS.K+L+/.S PADA MASA TUA
Proses menua <aging= adalah :roses alami ;ang disertai adan;a
:enurunan kondisi fisik, :sikologis mau:un sosial ;ang saling berinteraksi
satu sama lain. Keadaan itu cenderung ber:otensi menimbulkan masalah
kesehatan secara umum mau:un kesehatan 9i@a secara khusus :ada lansia.
-aktor#0aktor ,ang Mempengaru)i
.da bebera:a faktor ;ang sangat ber:engaruh terhada: kesehatan 9i@a
lansia. 6aktor?faktor tersebut hendaklah disika:i secara bi9ak sehingga :ara
lansia da:at menikmati hari tua mereka dengan bahagia. .da:un bebera:a
faktor ;ang dihada:i :ara lansia ;ang sangat mem:engaruhi kesehatan 9i@a
mereka adalah sebagai berikut:
a. Penurunan Kondisi 6isik
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
!etelah orang memasuki masa lansia umumn;a mulai dihingga:i
adan;a kondisi fisik ;ang bersifat :atologis berganda <multi:le
:atholog;=, misaln;a tenaga berkurang, ener9i menurun, kulit makin
keri:ut, gigi makin rontok, tulang makin ra:uh, dsb. !ecara umum
kondisi fisik seseorang ;ang sudah memasuki masa lansia mengalami
:enurunan secara berli:at ganda. Aal ini semua da:at menimbulkan
gangguan atau kelainan fungsi fisik, :sikologik mau:un sosial, ;ang
selan9utn;a da:at men;ebabkan suatu keadaan ketergantungan ke:ada
orang lain.
b. Penurunan 6ungsi dan Potensi !eksual
Penurunan fungsi dan :otensi seksual :ada lan9ut usia sering kali
berhubungan dengan berbagai gangguan fisik se:erti :
# 4angguan 9antung
# 4angguan metabolisme, misal diabetes millitus
# 8aginitis
# aru selesai o:erasi : misaln;a :rostatektomi
# Kekurangan gi,i, karena :encernaan kurang sem:urna atau nafsu
makan sangat kurang
# Penggunaan obat?obat tertentu, se:erti antihi:ertensi, golongan
steroid, tranMuili,er.
Faktor psikologis yang menyertai lansia antara lain :
Rasa tabu atau malu bila mem:ertahankan kehidu:an seksual :ada lansia
!ika: keluarga dan mas;arakat ;ang kurang menun9ang serta di:erkuat
oleh tradisi dan buda;a.
Kelelahan atau kebosanan karena kurang variasi dalam kehidu:ann;a.
Pasangan hidu: telah meninggal.
Disfungsi seksual karena :erubahan hormonal atau masalah kesehatan
9i@a lainn;a misaln;a cemas, de:resi, :ikun dsb.
c. Perubahan .s:ek Psikososial
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
Pada umumn;a setelah orang memasuki lansia maka ia mengalami
:enurunan fungsi kognitif dan :sikomotor. 6ungsi kognitif meli:uti :roses
bela9ar, :erse:si, :emahaman, :engertian, :erhatian dan lain?lain sehingga
men;ebabkan reaksi dan :erilaku lansia men9adi makin lambat. !ementara
fungsi :sikomotorik <konatif= meli:uti hal?hal ;ang berhubungan dengan
dorongan kehendak se:erti gerakan, tindakan, koordinasi, ;ang berakibat
bah@a lansia men9adi kurang cekatan.
Dengan adan;a :enurunan kedua fungsi tersebut, lansia 9uga
mengalami :erubahan as:ek :sikososial ;ang berkaitan dengan keadaan
ke:ribadian lansia. ebera:a :erubahan tersebut da:at dibedakan
berdasarkan % ti:e ke:ribadian lansia sebagai berikut:
*. 7i:e Ke:ribadian Konstruktif <Construction :ersonaliti;=, biasan;a
ti:e ini tidak ban;ak mengalami ge9olak, tenang dan manta:
sam:ai sangat tua.
(. 7i:e Ke:ribadian Mandiri <Inde:endent :ersonalit;=, :ada ti:e ini
ada kecenderungan mengalami :ost :o@er sindrome, a:alagi 9ika
:ada masa lansia tidak diisi dengan kegiatan ;ang da:at
memberikan otonomi :ada dirin;a.
/. 7i:e Ke:ribadian 7ergantung <De:endent :ersonaliti;=, :ada ti:e
ini biasan;a sangat di:engaruhi kehidu:an keluarga, a:abila
kehidu:an keluarga selalu harmonis maka :ada masa lansia tidak
berge9olak, teta:i 9ika :asangan hidu: meninggal maka :asangan
;ang ditinggalkan akan men9adi merana, a:alagi 9ika tidak segera
bangkit dari kedukaann;a.
-. 7i:e Ke:ribadian ermusuhan <Aostilit; :ersonalit;=, :ada ti:e ini
setelah memasuki lansia teta: merasa tidak :uas dengan
kehidu:ann;a, ban;ak keinginan ;ang kadang?kadang tidak
di:erhitungkan secara seksama sehingga men;ebabkan kondisi
ekonomin;a men9adi morat?marit.
%. 7i:e Ke:ribadian Kritik Diri <!elf Aate :ersonaliti;=, :ada lansia
ti:e ini umumn;a terlihat sengsara, karena :erilakun;a sendiri sulit
dibantu orang lain atau cenderung membuat susah dirin;a.
d. Perubahan ;ang erkaitan Dengan Peker9aan
Pada umumn;a :erubahan ini dia@ali ketika masa :ensiun.
Meski:un tu9uan ideal :ensiun adalah agar :ara lansia da:at menikmati
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
hari tua atau 9aminan hari tua, namun dalam ken;ataann;a sering diartikan
sebalikn;a, karena :ensiun sering diartikan sebagai kehilangan
:enghasilan, kedudukan, 9abatan, :eran, kegiatan, status dan harga diri.
Reaksi setelah orang memasuki masa :ensiun lebih tergantung dari model
ke:ribadiann;a.
e. Perubahan Dalam Peran !osial di Mas;arakat
.kibat berkurangn;a fungsi indera :endengaran, :englihatan,
gerak fisik dan sebagain;a maka muncul gangguan fungsional atau bahkan
kecacatan :ada lansia. Misaln;a badann;a men9adi bungkuk, :endengaran
sangat berkurang, :englihatan kabur dan sebagain;a sehingga sering
menimbulkan keterasingan. Aal itu sebaikn;a dicegah dengan selalu
menga9ak mereka melakukan aktivitas, selama ;ang bersangkutan masih
sanggu:, agar tidak merasa terasing atau diasingkan.
Karena 9ika keterasingan ter9adi akan semakin menolak untuk
berkomunikasi dengan orang lain dan kdang?kadang terus muncul :erilaku
regresi se:erti mudah menangis, mengurung diri, mengum:ulkan barang?
barang tak berguna serta merengek?rengek dan menangis bila ketemu
orang lain sehingga :erilakun;a se:erti anak kecil.
.. PEN1ESUA.AN D.R. PADA MASA TUA AD%USTMENT"
'ang dimaksud dengan :en;esuaian diri :ada lan9ut usia adalah
kemam:uan orang ;ang berusia lan9ut untuk menghada:i tekanan atau
konflik akibat :erubahan B :erubahan fisik, mau:un sosial B :sikologis
;ang dialamin;a dan kemam:uan untuk menca:ai keselarasan antara
tuntutan dari dalam diri dengan tuntutan dari lingkungan, ;ang disertai
dengan kemam:uan mengembangkan mekanisme :sikologis ;ang te:at
sehingga da:at memenuhi kebutuhan B kebutuhan dirin;a tan:a
menimbulkan masalah baru.
Pada orang B orang de@asa lan9ut ;ang men9alani masa :ensiun
dikatakan memiliki :en;esuaian diri :aling baik adalah lan9ut usia ;ang
sehat, memiliki :enda:atan ;ang la;ak, aktif, ber:endidikan baik,
memiliki relasi sosial ;ang luas termasuk diantaran;a teman B teman dan
keluarga, dan biasan;a merasa :uas dengan kehidu:ann;a sebelum
:ensiun <Palmore, dkk, *$+%=. 2rang B orang de@asa lan9ut dengan
:enghasilan tidak la;ak dan kesehatan ;ang buruk, dan harus
men;esuaikan diri dengan stres lainn;a ;ang ter9adi seiring dengan
:ensiun, se:erti kematian :asangann;a, memiliki lebih ban;ak kesulitan
untuk men;esuaikan diri dengan fase :ensiun <!tull > Aatch, *$+-=.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
Pen;esuaian diri lan9ut usia :ada kondisi :sikologisn;a berkaitan
dengan dimensi emosionaln;a da:at dikatakan bah@a lan9ut usia dengan
keteram:ilan emosi ;ang berkembang baik berarti kemungkinan besar ia
akan bahagia dan berhasil dalam kehidu:an, menguasai kebiasaan :ikiran
;ang mendorong :roduktivitas mereka. 2rang ;ang tidak da:at
menghim:un kendali tertentu atas kehidu:an emosin;a akan mengalami
:ertarungan batin ;ang meram:as kemam:uan mereka untuk
berkonsentrasi atau:un untuk memiliki :ikiran ;ang 9ernih. 2hman >
!oares <*$$+= melakukan :enelitian ;ang menghasilkan kesim:ulan
bah@a sistem emosi mem:erce:at sistem kognitif untuk mengantisi:asi
hal buruk ;ang mungkin akan ter9adi. !timuli ;ang relevan dengan rasa
takut menimbulkan reaksi bah@a hal buruk akan ter9adi. 7erlihat bah@a
rasa takut mem:ersia:kan individu untuk antisi:asi datangn;a hal tidak
men;enangkan ;ang mungkin akan ter9adi. !ecara otomatis individu akan
bersia: menghada:i hal?hal buruk ;ang mungkin ter9adi bila muncul rasa
takut. Ketika individu memasuki fase lan9ut usia, ge9ala umum ;ang
nam:ak ;ang dialami oleh orang lansia adalah N:erasaan takut men9adi
tuaO. Ketakutan tersebut bersumber dari :enurunan kemam:uan ;ang ada
dalam dirin;a. Kemunduran mental terkait dengan :enurunan fisik
sehingga mem:engaruhi kemam:uan memori, inteligensi, dan sika:
kurang senang terhada: diri sendiri.
Menurut suatu 9urnal, disebutkan bah@a semakin tinggi usia
seseorang maka afek?afek :ositifn;a akan lebih ban;ak. Aal tersebut
dikarenakan adan;a faktor :ende@asaan, :engalaman hidu:, dll @alau:un
demikian, tidak menutu: kemungkinan, di9um:ai lansia ;ang emosin;a
tidak NintegratedO, hal tersebut sangat berkaitan erat dengan :engalaman
hidu: ;ang telah dilalui. <.ge?Related Differences and Change in Positive
and Negative .ffect 2ver (/ 'ears, 0ournal of Personalit; and !ocial
Ps;cholog; (##*, 8ol. +#, No. *, */&?*%*=.
1. PEN1ESUA.AN TERHADAP KAR.ERPEKER%AAN"
Pria lan9ut usia biasan;a lebih tertarik :ada 9enis :eker9aan ;ang
statis dari:ada :eker9aan ;ang bersifat dinamis dan menantang. Dam:ak
;ang mereka :eroleh adalah :eker9aan ;ang memberi ke:uasan :ada
dirin;a @alau:un :eker9aan itu 9elas berbeda dengan :eker9aan orang ;ang
lebih muda atau :eker9aan :ada masa mudan;a. ahkan mereka
mengetahui bah@a sebentar lagi akan :ensiun, atau bagi ;ang sudah
:ensiun akan berhenti beker9a, sehingga a:a ;ang dilakukan tidak
mem:engaruhi sika: mereka terhada: :eker9aann;a 9ika mereka memang
menikmati a:a ;ang mereka ker9akan. agi lansia ;ang bukan :ega@ai
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
negeri atau kar;a@an s@asta, misaln;a @iras@asta@an, :edagang, ulama,
guru s@asta dan lain?lain :ikiran tentang :ensiun mungkin tidak terlintas,
mereka umumn;a mengurangi kegiatann;a setelah lansia dan semakin tua
tugas?tugas tersebut secara berangsur berkurang sam:ai suatu saat secara
rela dan tulus menghentikan kegiatann;a. Kalau mereka masih mau
melakukan kegiatan umumn;a sebatas untuk beramal atau seolah?olah
men9adi kegiatan hobb;. Dalam kehidu:an keluarga biasan;a anak?cucu
mereka cenderung keberatan 9ika kakekn;a ;ang sudah lan9ut usia masih
harus beker9a mencari nafkah oleh karena itu kebutuhann;a dicuku:i oleh
anak cucu atau keluargan;a. Dalam kondisi demikian beker9a bagi lansia
bukan keharusan lagi, namun lebih untuk bersenang?senang dalam
menikmati masa tuan;a.
agi @anita ;ang tidak beker9a selama masa de@asa dini, dengan
kesibukan :eker9aan rumah tangga dan mengurus anak. eker9a sebagai
ibu rumah tangga se:an9ang kurun @aktu usia mad;a akan menda:atkan
kom:ensasi ke:uasan dari tanggung 9a@ab keluarga dan rumah tangga
karena da:at mengantarkan anak?anak men9adi de@asa, men;elesaikan
studin;a, menda:atkan :eker9aan sam:ai berkeluarga. Mereka akan
merasa sangat :uas dan bangga atas u:a;an;a bila da:at mengantarkan
ankak?anakn;a sam:ai beker9a dan berkeluarga. .kibat keadaan tersebut
@anita lan9ut usia merasa kurang :uas dengan :eker9aann;a namun disisi
lain mereka kurang merasa terganggu dengan tiban;a masa :ensiun
ketimbang :ria lan9ut usia.
Sikap
Pada masa lan9ut usia, ;ang 9uga ter9adi :ada tingkat usia lain selama
rentang hidu: masa de@asa, orang mem:un;ai alasan ;ang berbeda
terhada: :eker9aan ;ang diinginkan, se:erti ;ang diungka:kan oleh
Aavighurst Aurlock<*$$(:-*-=, bah@a sika: terhada: ker9a meru:akan
dasar terhada: :eker9aan ;ang diinginkan.
uda;a sika: ker9a ;ang berlaku sebelumn;a 9uga da:at
mem:engaruhi sika: :eker9a lan9ut usia terhada: :eker9aann;a. Mereka
;ang :ertumbuhan masa de@asan;a ter9adi ketika sika: buda;a terhada:
:eker9aan :ada umumn;a lebih men;enangkan dibandingkan dengan
sekarang, mem:un;ai sika: ker9a ;ang sangat berbeda dibandingkan
dengan orang muda. Aal ini mau tidak mau me@arnai sika: mereka
terhada: :eker9aann;a dan menambah kesulitan mereka dalam
men;esuaikan diri karena tidak da:at mem:eroleh :eker9aan, :adahal
kondisi secara fisikn;a masih memungkinkan untuk beker9a.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
Kesempatan Ker!a
!elama usia mad;a kesem:atan beker9a berkurang dengan ce:at. Pada
usia mad;a sangat sulit bahkan sering tidak mungkin mem:eroleh
:eker9aan baru. agi lansia ;ang masih menda:at :eker9aan tentu sangat
beruntung, han;a sa9a 9enis :eker9aan ;ang di:eroleh umumn;a lebih
ban;ak bersifat monoton, :eker9aan ;ang statis dan kurang berkembang
dan mungkin 9uga tidak sesuai dengan tingkat kemam:uan dan latihan
;ang :ernah diterima. Aal itu mengakibatkan mereka merasa tidak :uas.
!ecara relatif, han;a ada bebera:a :eker9aan ;ang terbuka bagi orang
lan9ut usia ;ang berketram:ilan tinggi atau 9enis :eker9aan ;ang
memerlukan tanggung 9a@ab tinggi atau 9uga :eker9aan :rofesional ;ang
sangat di:erlukan di mas;arakat. Dalam dunia usaha dan industri han;a
:eker9aan ;ang ringan dan men;enangkan sa9a ;ang tersedia bagi :eker9a
lan9ut usia.
agi lansia ;ang sanggu: melaksanakan tugas dengan baik sekali:un
harus menunggu bertahun?tahun, :romosin;a sangat lambat. !elain itu
:eker9aan ;ang memerlukan tanggung 9a@ab lebih besar seringkali
diserahkan :ada :eker9a ;ang lebih muda. Dalam kondisi demikian, 9ika
sang lansia merasa bah@a tugas I :eker9aan mereka han;a menghitung?
hitung @aktu sam:ai menca:ai usia :ensiun, maka kontribusin;a bagi
ma9ikanI:erusahaan men9adi 9auh kurang berharga ketimbang saat
sebelumn;a. Di sam:ing itu :eraturan dari :erusahaan mau:un :emerintah
ikut mem:ersulit bagi lansia ;ang masih ingin beker9a dan berkar;a,
karena tenaga?tenaga muda ;ang :otensial dan ener9ik ban;ak ;ang antri
untuk menggantikan kedudukan ;ang sudah tua. Aal semacam itu
meru:akan dilema bagi lansia dalam beker9a dan berkar;a.
Kiner!a
Penelitian tentang :eker9a lan9ut usia menekankan :ada kualitas ker9a
;ang men;umbang keberhasilan mereka dalam ker9a. Peker9a lan9ut usia,
misaln;a karena mereka ban;ak memiliki :engalaman, cenderung beker9a
dengan gerak ;ang lamban dari:ada :eker9a muda ;ang kurang
ber:engalaman. Kelebihan ini da:at menutu:i kelemahan mereka dalam
beker9a. Pertambahan beban masalah ;ang berhubungan dengan kehidu:an
:ribadin;a 9uga berkurang dari:ada :eker9a muda ;ang keinginann;a
biasan;a lebih di:usatkan :ada cinta keluarga, sementara bagi lansia ;ang
:enting adalah rasa aman untuk beker9a dan tidak dike9ar?ke9ar @aktu,
sehingga da:at beker9a dengan tenang.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
3an9ut usia ;ang beker9a, se:erti di9elaskan di atas, umumn;a lebih
stabil dan tenang sehingga tidak resah dan tidak mudah kece@a dengan
:eker9aann;a. Mereka 9uga kurang berminat untuk berganti :eker9aan
dibandingkan dengan :eker9a ;ang lebih muda. Mereka 9uga senang untuk
berdemonstrasi bila ada kekece@aan. Perlu diakui bah@a volume
:eker9aan mereka mungkin 9uga lebih sedikit dari:ada volume ker9a orang
muda, namun secara kualitas mungkin lebih baik dan da:at di9adikan
andalan. Mereka lebih sedikit melakukan kekeliruan, hal ini sebagian
disebabkan karena cara membuat ke:utusan lebih baik dan sebagian lagi
karena cara ker9a mereka lebih :asti, hati?hati @alau:un lebih lambat
lambat.
Kesadaran diri :ara :eker9a usia lan9ut lebih besar karena sika:
mereka lebih matang dan mereka ingin terus memiliki :eker9aan tersebut.
.kibatn;a, mereka biasan;a lebih da:at diandalkan dalam kualitas hasil
:eker9aann;a. Ketidakhadiran karena alasan sakit atau rasa tidak senang
ker9a :aling ban;ak dilakukan oleh :eker9a ;ang lebih muda, terutama
mereka ;ang masih berumur diba@ah dua:uluh tahun, sedang :eker9a
lan9ut usia 9auh lebih 9arang untuk tidak masuk. agi mereka ;ang secara
:sikologis merasa ter9amin dan tidak diburu @aktu biasan;a tidak mudah
stres dan tahan sakit.
2. PEN1ESUA.AN D.R. DALAM KEH.DUPAN S+S.AL
+rang lan!ut usia memiliki status kelompok minoritas
3ansia memiliki status kelom:ok minoritas karena sebagai akibat dari
sika: sosial ;ang tidak men;enangkan terhada: orang lan9ut usia dan
di:erkuat oleh :enda:at?:enda:at klise ;ang 9elek terhada: lansia.
Penda:at?:enda:at klise iu se:erti : lansia lebih senang mem:ertahankan
:endada:atn;a dari:ada mendengarkan :enda:at orang lain. Menua
membutuhkan :erubahan :eran. Perubahan :eran tersebut dilakukan
karena lansia mulai mengalami kemunduran dalam segala hal. Perubahan
:eran :ada lansia sebaikn;a dilakukan atas dasar keinginan sendiri bukan
atas dasar tekanan dari lingkungan.
Pen,esuaian ,ang 2uruk pa*a lansia
Perlakuan ;ang buruk terhada: orang lan9ut usia membuat lansia
cenderung mengembangkan konse: diri ;ang buruk. 3ansia lebih
mem:erlihatkan bentuk :erilaku ;ang buruk. Karena :erlakuan ;ang
buruk itu membuat :en;esuaian diri lansia men9adi buruk.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
Peru2a)an sosial
1mumn;a lansia ban;ak ;ang mele:askan :artisi:asi sosial mereka,
@alau:un :ele:asan itu dilakukan secara ter:aksa. 2rang lan9ut usia ;ang
memutuskan hubungan dengan dunia sosialn;a akan mengalami ke:uasan.
Pern;ataan tadi meru:akan disaggrement theor;. .ktivitas sosial ;ang
ban;ak :ada lansia 9uga mem:engaruhi baik burukn;a kondisi fisik dan
sosial lansia. <0.".!antrock, (##(, h.(/$=
3. PEN1ESUA.AN D.R. TERHADAP KELUAR/A
Peru2a)an ke)i*upan keluarga
!ebagian besar hubungan lansia dengan anak 9auh kurang
memuaskan ;ang disebabkan oleh berbagai macam hal. Pen;ebabn;a
antara lain : kurangn;a rasa memiliki ke@a9iban terhada: orang tua,
9auhn;a 9arak tem:at tinggal antara anak dan orang tua. 3ansia tidak akan
merasa terasing 9ika antara lansia dengan anak memiliki hubungan ;ang
memuaskan sam:ai lansia tersebut berusia %# sam:ai %% tahun.
2rang tua usia lan9ut ;ang :erka@inann;a bahagia dan tertarik
:ada dirin;a sendiri maka secara emosional lansia tersebut kurang
tergantung :ada anakn;a dan sebalikn;a. 1mumn;a ketergantungan lansia
:ada anak dalam hal keuangan. Karena lansia sudah tidak memiliki
kemam:uan untuk da:at memenuhi kebutuhan hidu:n;a. .nak?anakn;a
:un tidak semua da:at menerima :ermintaan atau tanggung 9a@ab ;ang
harus mereka :enuhi.
Perubahan?:erubahan tersebut :ada umumn;a mengarah :ada
kemunduruan kesehatan fisik dan :sikis ;ang akhirn;a akan ber:engaruh
9uga :ada aktivitas ekonomi dan sosial mereka. !ehingga secara umum
akan ber:engaruh :ada aktivitas kehidu:an sehari?hari.
4. HU'UN/AN S+S.+#EM+S.+NAL LANS.A
Masa :enuaan ;ang ter9adi :ada setia: orang memiliki berbagai
macam :en;ambutan. .da individu ;ang memang sudah mem:ersia:kan
segalan;a bagi hidu:n;a di masa tua, namun ada 9uga individu ;ang
merasa terbebani atau merasa cemas ketika mereka beran9ak tua. 7akut di
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
tinggalkan oleh keluarga, takut merasa tersisihkan dan takut akan rasa
kese:ian ;ang akan datang.
Keberadaan lingkungan keluarga dan sosial ;ang menerima lansia
9uga akan memberikan kontribusi :ositif bagi :erkembangan sosio?
emosional lansia, namun begitu :ula sebalikn;a 9ika lingkungan keluarga
dan sosial menolakn;a atau tidak memberikan ruang hidu: atau ruang
interaksi bagi mereka maka tentun;a memberikan dam:ak negatif bagi
kelangsungan hidu: lansia.
Menurut teori aktivitas <activity theory=, semakin orang de@asa
lan9ut aktif dan terlibat, semakin kecil kemungkinan mereka men9adi renta
dan semakin besar kemngkinan mereka merasa :uas dengan
kehidu:ann;a. Dalam hal ini :enting bagi :ara de@asa lan9ut untuk
menemukan :eran?:eran :engganti untuk teta: men9aga keaktifan mereka
dan keterlibatan mereka didalam aktivitas kemas;arakatan. Dengan
adan;a aktivitas :engganti ini maka da:at menghindari individu dari
:erasaan tidak berguna, tersisihkan, ;ang membuat mereka menarik diri
dari lingkungan.
Dalam teori rekonstruksi gangguan sosial <social breakdown-
reconstruction theory= <Ku;:ers > engston, *$)/= men;atakan bah@a
:enuaan dikembangkan melalui fungsi :sikologis negative ;ang diba@a
oleh :andangan?:andangan negatif tentang dunia sosial dari orang?orang
de@asa lan9ut dan tidak memadain;a :en;ediaan la;anan untuk mereka.
Rekonstruksial da:at ter9adi dengan merubah :andangan dunia sosial dari
orang?orang de@asa lan9ut dan dengan men;ediakan sistem?sistem ;ang
mendukung mereka. Ketersediaan la;anan bagi de@asa lan9ut da:at
mengubah :andangan mereka mengeanai lingkungan sosialn;a. Mereka
akan teta: mam:u untuk ber:eran aktif dengan la;anan ;ang ada dan 9uga
mereka akan mengubah :andangan dunia sosial ;ang negatif dan
meniadakan :emberian label sebagai seseorang ;ang tidak mam:u
<incompetent=. Dorongan untuk ber:artisi:asi aktif orang?orang de@asa
la9ut di mas;arakat da:at meningkatkan ke:uasan hidu: dan :erasaan
:ositif mereka terhada: dirin;a sendiri.
... MASA PENS.UN PEKER%AAN" PADA MASA TUA
Pensiun ialah seseorang ;ang sudah tidak beker9a lagi karena
usian;a sudah lan9ut dan harus diberhentikan, atau:un atas :ermintaan
sendiri <:ensiun muda=. !eseorang ;ang :ensiun biasa menda:at uang
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
:ensiun atau :esangon. 0ika menda:at :ensiun, maka ia teta:
menda:atkan semacam dana :ensiun sam:ai meninggal dunia
Pensiun seringkali diangga: sebagai ken;ataan ;ang tidak
men;enangkan sehingga men9elang masan;a tiba sebagian orang sudah
merasa cemas karena tidak tahu kehidu:an macam a:a ;ang akan
dihada:i kelak. Dalam era modern se:erti sekarang ini, :eker9aan
meru:akan salah satu faktor ter:enting ;ang bisa mendatangkan ke:uasan
<karena uang, 9abatan dan mem:erkuat harga diri=. 2leh karenan;a, sering
ter9adi orang ;ang :ensiun bukann;a bisa menikmati masa tua dengan
hidu: santai, sebalikn;a, ada ;ang malahan mengalami :roblem serius
<ke9i@aan atau :un fisik=.
-akta Sekitar Pensiun
Penurunan kesehatan ti*ak disebabkan secara langsung oleh :ensiun,
melainkan oleh :roblem kesehatan ;ang sebelumn;a <sudah= dialami
Pensiun sebalikn;a da:at meningkatkan kesehatan dengan berkurangn;a
beban tekanan ;ang harus dihada:i.
Mas;arakat mulai memandang bah@a masa :ensiun sebenarn;a masa
;ang :enuh kesem:atan menarik
Kemungkinan untuk bersantai berkurang karena @aktu cenderung tersita
untuk menger9akan :eker9aan rumah tangga
Ke:uasan :erka@inan tidak secara signifikan di:engaruhi oleh kondisi
:ensiun ;ang dialami
.kan lebih ban;ak @aktu dan kesem:atan kebersamaan bagi
keluargaI:asangan
Pengalokasian ke rumah 9om:o, meninggaln;a :asangan, :en;akit serius
serta adan;a cacat tertentu biasan;a men;ebabkan :erubahan ga;a hidu:
;ang drastis
Pre*iktor Penentu Ter!a*in,a Masala) Pa*a Masa Pensiun
Kepuasan ker!a *an peker!aan
Peker9aan memba@a ke:uasan tersendiri karena disam:ing
mendatangkan uang dan fasilitas, da:at 9uga memberikan nilai dan
kebanggaan :ada diri sendiri <karena ber:restasi atau :un kebebasan
menuangkan kreativitas=. Namun ada catatan, orang ;ang mengalami :roblem
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
saat :ensiun biasan;a 9ustru mereka ;ang :ada dasarn;a sudah memiliki
kondisi mental ;ang tidak stabil, konse: diri ;ang negatif dan rasa kurang
:erca;a diri terutama berkaitan dengan kom:etensi diri dan
keuanganI:enghasilan. !elain itu, masalah harga diri memang sering men9adi
akar de:resi semasa :ensiun karena orang?orang dengan harga diri ;ang
rendah semasa :roduktifn;a cenderung akan 9adi overachiever semata?mata
untuk membuktikan dirin;a sehingga mereka habis?habisan dalam beker9a
sehingga mengabaikan sosialisasi dengan sesaman;a :ula. Pada saat :ensiun,
mereka merasa kehilangan harga diri dan ditambah kese:ian karena tidak
:un;a teman?teman.
Pada orang dengan kondisi ke9i@aan ;ang stabil, konse: diri :ositif,
rasa :erca;a diri kuat serta didukung oleh keuangan ;ang cuku:, maka orang
tersebut akan lebih da:at men;esuaikan diri dengan kondisi :ensiun tersebut
karena selama tahun?tahun ia beker9a, ia PmenabungP :engalaman, keahlian
serta keuangan untuk menghada:i masa :ensiun.
Usia
an;ak orang ;ang takut menghada:i masa tua karena asumsin;a 9ika
sudah tua, maka fisik akan makin lemah, makin ban;ak :en;akit, ce:at lu:a,
:enam:ilan makin tidak menarik dan makin ban;ak hambatan lain ;ang
membuat hidu: makin terbatas. Pensiun sering diidentikkan dengan tanda
seseorang memasuki masa tua. an;ak orang mem:erse:si secara negatif
dengan mengangga: bah@a :ensiun itu meru:akan :ertanda dirin;a sudah
tidak berguna dan dibutuhkan lagi karena usia tua dan :roduktivitas makin
menurun sehingga tidak menguntungkan lagi bagi :erusahaanIorganisasi
tem:at mereka beker9a. !eringkali :emahaman itu tan:a sadar mem:engaruhi
:erse:si seseorang sehingga ia men9adi over sensitif dan sub;ektif terhada:
stimulus ;ang ditangka:. Kondisi ini lah ;ang membuat orang 9adi sakit?
sakitan saat :ensiun tiba. Memang, masa tua harus dihada:i secara realistis
karena tidak mau menghada:i ken;ataan bah@a dirin;a getting older dan
harus :ensiun 9uga memba@a masalah serius se:erti haln;a :ost :o@er?
s;ndrome dan de:resi. !alah satu cara mengatasi :erse:si negatif terhada:
masa tua adalah dengan mengatakan :ada diri sendiri : "Act your age but !
don"#$t want to act old"
Kese)atan
ebera:a orang :eneliti melakukan :enelitian dan menemukan bah@a
kesehatan mental dan fisik meru:akan :rekondisi ;ang mendukung
keberhasilan seseorang berada:tasi terhada: :erubahan hidu: ;ang
disebabkan oleh :ensiun. Aal ini masih ditambah dengan :erse:si orang
tersebut terhada: :en;akit atau kondisi fisikn;a. 0ika ia mengangga: bah@a
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
kondisi fisik atau :en;akit ;ang dideritan;a itu sebagai hambatan besar dan
bersika: :esimistik terhada: hidu:, maka ia akan mengalami masa :ensiun
dengan :enuh kesukaran. Menurut hasil :enelitian, :ensiun tidak
men;ebabkan orang 9adi ce:at tua dan sakit?sakitan, karena 9ustru ber:otensi
meningkatkan kesehatan karena mereka semakin bisa mengatur @aktu untuk
berolah tubuh <lihat fakta se:utar :ensiun=.
Status sosial se2elum pensiun
!tatus sosial ber:engaruh terhada: kemam:uan seseorang menghada:i
masa :ensiunn;a. 0ika semasa ker9a ia mem:un;ai status sosial tertentu
sebagai hasil dari :restasi dan ker9a keras <sehingga menda:atkan
:enghargaan dan :engakuan dari mas;arakat atau organisasi=, maka ia
cenderung lebih memiliki kemam:uan ada:tasi ;ang lebih baik <karena
konse: diri ;ang :ositif dan social net@ork ;ang baik=. Namun 9ika status
sosial itu dida:at bukan murni dari hasil 9erih :a;ah :restasin;a <misaln;a
lebih karena :olitis dan uangIharta= maka orang itu 9ustru cenderung
mengalami kesulitan saat menghada:i :ensiun karena begitu :ensiun, maka
kebanggaan dirin;a len;a: se9alan dengan hilangn;a atribut dan fasilitas ;ang
menem:el :ada dirin;a selama ia masih beker9a.
Post po5er s,n*rome
.rti dari Ps;ndromeP itu adalah kum:ulan ge9ala. PPo@erP adalah
kekuasaan. 0adi, ter9emahan dari :ost :o@er s;ndrome kira?kira adalah
ge9ala?ge9ala :asca kekuasaan. 4e9ala ini umumn;a ter9adi :ada orang?orang
;ang tadin;a mem:un;ai kekuasaan atau men9abat satu 9abatan, namun ketika
sudah tidak men9abat lagi, seketika itu terlihat ge9ala?ge9ala ke9i@aan atau
emosi ;ang kurang stabil. 4e9ala?ge9ala itu biasan;a bersifat negatif, itulah
;ang diartikan :ost :o@er s;ndrome.
.da ban;ak faktor ;ang men;ebabkan ter9adin;a :ost?:o@er s;ndrome.
Pensiun dini dan PAK adalah salah satu dari faktor tersebut. ila orang ;ang
menda:atkan :ensiun dini tidak bisa menerima keadaan bah@a tenagan;a
sudah tidak di:akai lagi, @alau:un menurutn;a dirin;a masih bisa memberi
kontribusi ;ang signifikan ke:ada :erusahaan, :ost?:o@er s;ndrome akan
dengan mudah men;erang. .:alagi bila tern;ata usian;a sudah termasuk usia
kurang :roduktif dan ditolak ketika melamar di :erusahaan lain, :ost?:o@er
s;ndrome ;ang men;erang akan semakin :arah.
4e9ala :ost?:o@er s;ndrome:
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
*. 4e9a9ala fisik, misaln;a men9adi 9auh lebih ce:at tua tam:akn;a
dibandingkan @aktu dia men9abat. Rambut semakin ban;ak beruban,
keri:ut, sakit?sakitan, dan men9adi lemah.
(. 4e9ala emosi, misaln;a ce:at teringgung, merasa tidak berharga, menarik
diri dari :ergaulan,dsb.
/. 4e9ala :erilaku, misaln;a malu bertemu orang lain, lebih mudah
melakukan :ola?:ola kekerasan atau menun9ukkan kemarahan.
Ciri?ciri orang ;ang rentan menderita :ost?:o@er s;ndrome:
*. 2rang ;ang terlalu senang dihargai dan dihormati orang lain,
:ermintaan;a senantiasa terlaksanaIdituruti, suka dila;ani.
(. 2rang ;ang membutuhkan :engakuan dari orang lain karena kurangn;a
harga diri, dengan 9abatan dia lebih merasa diakui orang lain.
/. 2rang ;ang meletakkan arti hidu:n;a :ada :restise 9abatan dan :ada
kemam:uan mengatur orang lain, untuk da:at berkuasa atas orang lain.
Post?:o@er s;ndrome ham:ir selalu dialami terutama orang ;ang sudah lan9ut
usia dan :ensiun dari :eker9aann;a. Aan;a sa9a ban;ak orang ;ang berhasil
melalui fase ini dengan ce:at dan da:at menerima ken;ataan dengan hati ;ang
la:ang. 7eta:i :ada kasus?kasus tertentu, dimana seseorang tidak mam:u
menerima ken;ataan ;ang ada, ditambah dengan tuntutan hidu: ;ang terus
mendesak, dan dirin;a adalah satu?satun;a :eno:ang hidu: keluarga, resiko
ter9adin;a :ost?:o@er s;ndrome ;ang berat semakin besar.
ebera:a kasus :ost?:o@er s;ndrome ;ang berat diikuti oleh gangguan 9i@a
se:erti tidak bisa ber:ikir rasional dalam 9angka @aktu tertentu, de:resi ;ang
berat, atau :ada :ribadi?:ribadi introfert <tertutu:= ter9adi :sikosomatik <sakit
;ang disebabkan beban emosi ;ang tidak tersalurkan= ;ang :arah.
Post?:o@er s;ndrome da:at men;erang sia:a sa9a, baik :ria mau:un @anita.
.ntara :ria dan @anita, :ria lebih rentan terhada: :ost :o@er sindrome karena
:ada @anita umumn;a lebih menghargai relasi dari :ada :restise, :restise dan
kekuasaan itu lebih dihargai oleh :ria. Kematangan emosi dan kehangatan
keluarga sangat membantu untuk mele@ati fase ini. Dan satu cara untuk
mem:ersia:kan diri menghada:i :ost?:o@er s;ndrome adalah gemar menabung
dan hidu: sederhana. Karena bila :ost?:o@er s;ndrome men;erang, sementara
:enderita sudah terbiasa hidu: me@ah, akibatn;a akan lebih :arah.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
.:abila seseorang telah mam:u menaklukan fase Post?Po@er !;ndrome akan
9auh men9adi lebih bi9aksana dan mam:u membuktikan kebermanfaatan atas
eksistensin;a.
.... /AN//UAN PS.K+L+/.S PADA MASA TUA
a. 4angguan :erse:si
Aalusinasi dan ilusi :ada lan9ut usia meru:akan fenomena ;ang
disebabkan oleh :enurunan keta9aman sensorik. Pemeriksa harus
mencatat a:akah :enderita mengalami kebingungan terhada: @aktu
atau tem:at selama e:isode halusinasi da:at disebabkan oleh tumor
otak dan :atologo fokal ;ang lain.
b. Proses ber:ikir
4angguan :ada :rogresi :ikiran adalah neologisme, gado?gado
kata, sirkumstansialitas, asosiasi longgar, asosiasi bun;i, flight of ideas,
dan retardasi. Ailangn;a kemam:uan untuk da:at mengerti :ikiran
abstrak.
c. 4angguan !ensorik dan kognitif
!ensorik mem:ermasalhkan fungsi dari indra tertentu, sedangkan
kognitiv meru:akan kemam:uan seseorang untuk menerima, mengolah,
men;im:an dan menggunakan kembali semua masukan sensorik secara
baik. 6ungsi kognitif terdiri dari unsur?unsur, mem:erhatikan <atensi=,
mengingat <memori=, mengerti :embicaraanIberkomunikasi <bahasa=,
bergerak <motorik=, dan merencanakan Imelaksanakan ke:utusan
<eksekutif= 9uga intelektual.
d. 4angguan Kesadaran
Indikator ;ang :eka terhada: disfungsi otak adalah adan;a
:erubahan kesadaran, adan;a fluktuasi tingkat kesadaran. Pada keadaan
;ang berat :enderita dalam keadaan somnolen atau stu:or.
e. 4angguan 2rientasi
4angguan orientasi terhada: @aktu, tem:at dan orang
berhubungan dengan gangguan kognisi. 4angguan orientasi sering
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
ditemukan :ada gangguan kognitif, gangguan kecemasan, gangguan
buatan, gangguan konversi dan gangguan ke:ribadian, terutama selam
:eriode stres fisik atau lingkungan ;ang tidak mendukung. Pemeriksa
dilakukan dengan dua cara: .:akah :enderita mengenali naman;a
sendiri dan a:akah 9uga mengetahui tanggal, tahun, bulan dan hari.
f. 4angguan Da;a ingat
Da;a ingat dinilai dalam hal da;a ingat 9angka :an9ang, :endek
dan segera.7es ;ang diberikan :ada :enderita dengan memberikan
angka enam digit dan :enderita diminta untuk mengulangi ma9u
mundur. Penderita dengan da;a ingat ;ang tak terganggu biasan;a da:at
mengingat enam angka ma9u dan lima angka mundur. Da;a ingat
9angka :an9ang diu9i dengan menan;akan tem:at dan tanggal lahir,
nama dan hari ulang tahun anak?anak :enderita. Da;a ingat 9angka
:endek da:at di:eriksa dengan bebera:a cara, misaln;a dengan
men;ebut tiga benda :ada a@al @a@ancara dan meminta :enderita
mengingat kembali benda tersebut akhir @a@ancara atau dengan
memberikan cerita singkat :ada :enderita dan :enderita diminta untuk
mengulangi cerita tadi secara te:atI:ersisi.
g. 4angguan 6ungsi intelektual
Konsentrasi, informasi dan kecerdasan. !e9umlah fungsi intelektual
mungkin dia9ukan untuk menilai :engetahuan umum dan fungsi
intelektual. Menghitung da:at diu9ikan dengan meminta :enderita untu
mengurangi ) dari angka *## dan mengurangi ) lagi dari hasil akhir dan
seterusn;a sam:ai terca:ai angka (.
Perasaan#perasaan ,ang Tim2ul pa*a Masa Tua Lansia"
Mood, :erasaan dan afek. Di negara lain, bunuh diri adalah salah satu
:en;ebab utama kematian :ada golongan usia lan9ut. 2leh karena itu
:emeriksaan ide bunuh diri :ada :enderita lan9ut usi sangat :enting.
Perasaan kese:ian, tidak berguna, :utus asa dan tidak berda;a adalah
ge9ala de:resi. Kese:ian meru:akan alasan ;ang :aling sering din;atakan
oleh :ara lan9ut usia ;ang ingin bunuh diri. De:resi meru:akan resiko
;ang tinggi untuk bunuh diri.
a. Kese:ian
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
Kese:ian atau loneliness,biasan;a dialami oleh seorang lan9ut usia
:ada saat meninggaln;a :asangan hidu: atau teman dekat ,terutama bila
dirin;a sendiri saat itu 9uga mengalami :enurunan status
kesehatan,misaln;a menderita berbagai :en;akit fisik berat,gangguan
mobilitas atau gangguan sensorik,terutama gangguan :endengaran
<rocklehurst?.llen,*$+)=.
Aarus dibedakan antara kese:ian dengan hidu: sendiri.an;ak
diantara lansia ;ang hidu: sendiri tidak mengalami kese:ian,karena
aktivitas sosial ;ang masih tinggi,taeta:i dilain :ihak terhada: lansia
;ang @alau:un hidu: dilingkungan ;ang beranggotakan cuku:
ban;ak ,mengalami kese:ian.
Pada :enderita kese:ian ini :eran dari organisasi sosial sangat
berarti,karena bisa bertindak menghibur,memberikan motivasi untuk
lebih meningkatkan :eran sosial :enderita,disam:ing memberikan
bantuan :enger9aan :eker9aan dirumah bila bila memang terda:at
disabilitas :enderita dalam hal?hal tersebut.
b. De:resi
Menurut kriteria baku ;ang dikeluarkan oleh D!M?III R 'ang
dikeluarkan oleh .sosiasi Psikiater .merika, diagnosis de:resi harus
memenuhi kriteria diba@ah ini <8an der Cammen,*$$*= untuk
diagnosis de:resi:
Perasaan tertekan ham:ir se:an9ang hari
!ecara n;ata berkurang :erhatian atau keinginan untuk berbagi
kesenangan,atau atas semua atau ham:ir semua aktivitas.
erat badan turun atau naik secara n;ata,atau turun atau naikn;a
selera makan secara n;ata.
Isomnia atau 9ustru hi:ersomnia.
.gitasi atau retardasi :sikomotorik.
Rasa ca:aiIlemah atau hilangn;a kekuatan.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8
Perasaan tidakn berharga,rasa bersalah ;ang berlebihan atau tidak
te:at <seiring bersifat delusi=.
Ailangn;a kemam:uan untuk ber:ikir,berkosentrasi atau membuat
ke:utusan.
Pikiran berulang tentang kematian <bukan sekedar takut
mati=,:ikiran berulang untuk lakukan bunuh diri tan:a rencana
;ang 9elas,atau u:a;a bunuh diri atau rencana khusus untuk
melakukan bunuh diri
7akda:at dibuktikan bah@a :erasaanIgangguan tersebut
disebabkan oleh gangguan organik
4angguan tersebut bukan suatu reaksi normal atas kematian
seseorang ;ang dicintain;a <Kom:likasi duka?cita=.
Pada saat gangguan tersebut tidak :ernah ter9adi ilusi atau
halusinasi selama berturut?turut ( minggu tan:a adan;a ge9ala
:erasaan hati ;ang n;ata <misal sebelum ge9ala :erasaan hati
tersebut atau setelah :erasaan hati men9adi lebih baik=.
7idak meru:akan su:erim:osing :ada suatu ski,ofrenia, gangguan
ski,ofreniform,gangguan delusional atau :sikotik.
P E R M A S A L A H A N P A D A M A S A T U A Page 8