Anda di halaman 1dari 3

Kacamata adalah merupakan aplikasi optic pada mata lensa tipis untuk mata guna menormalkan dan

mempertajam penglihatan (ada yang berangka dan ada yang tidak)


[1]
Sekarang selain menjadi alat bantu
penglihatan, kacamata juga sudah menjadi pelengkap gaya serta menjadi alat bantu khusus untuk
menikmati hiburan seperti kacamata khusus tiga dimensi.

Lensa kontak (kadang hanya disebut sebagai "kontak") adalah lensa korektif, kosmetik, atau
terapi yang biasanya ditempatkan di kornea mata.
Lensa kontak biasanya mempunyai kegunaan yang sama dengan kacamata konvensional atau
kacamata biasa, tetapi lebih ringan dan bentuknya tak nampak saat dipakai. Banyak lensa kontak
diwarnai biru untuk membuat mereka lebih mudah terlihat saat dibersihkan, disimpan atau saat
dipakai. Lensa kontak kadang-kadang secara sengaja dibuat warna lain untuk mengubah
penampilan mata pemakainya.

Ada beberapa Pengertian Lensa Kontak (Soft Lens). Lensa kontak sudah menjadi bagian gaya
hidup. Orang tak lagi mengenakannya sekadar alat bantu penglihatan, tapi juga untuk
mempercantik penampilan. Tak heran, muncul lensa kontak dengan aneka warna.
Banyak orang memakainya tanpa peduli efek buruknya. Alih-alih tampil beda dengan
pancaran mata yang memukau, pemakaian lensa kontak berpotensi merusak mata.
Ingat, mata adalah salah satu organ paling lembut di dalam tubuh.
Heror mengingatkan mereka yang mengenakan lensa kontak agar memerhatikan masa
pakainya. "Sekarang ini ada berbagai lensa kontak yang memiliki batas waktu
pemakaian. Mulai yang sekali pakai hingga untuk pemakaian sampai 180 hari, kata Dr
Anagha Heroor, seorang dokter mata, seperti dikutip dari laman Times of India.
Lensa kontak (kadang hanya disebut sebagai "kontak") adalah lensa korektif, kosmetik,
atau terapi yang biasanya ditempatkan di kornea mata. Lensa kontak biasanya
mempunyai kegunaan yang sama dengan kacamata konvensional atau kacamata
biasa, tetapi lebih ringan dan bentuknya tak nampak saat dipakai. Banyak lensa kontak
diwarnai biru untuk membuat mereka lebih mudah terlihat saat dibersihkan, disimpan
atau saat dipakai. Lensa kontak kadang-kadang secara sengaja dibuat warna lain untuk
mengubah penampilan mata pemakainya.
Diperkirakan ada 125 juta orang di dunia yang menggunakan lensa kontak (2% dari
jumlah manusia) termasuk 28-38 juta di Amerika Serikat dan 13 juta di Jepang.
Lensa kontak adalah potongan ajaib dari plastik yang memungkinkan anda untuk
melihat tanpa kacamata. Dalam kebanyakan kasus, lensa kontak digunakan sebagai
pengganti kacamata. Lensa kontak juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit
mata tertentu atau dapat digunakan untuk tujuan kosmetik untuk mengubah
penampakan warna mata
Tidak semua lensa kontak sama. Ada yang aman untuk mata Anda, dan ada juga yang
beresiko merusak mata. Tahu apa yang ditawarkan industri lensa kontak modern akan
membantu untuk membuat pilihan yang bijak, tidak begitu saja mengikuti apa kata
dokter. Ada orang yang berbuat menghemat dengan memakai lensa kontak lebih lama
daripada yang dimaksudkan. Ini bukanlah hal yang baik. Meskipun kulitas lensanya
tidak akan berkurang, tumpukan protein dapat mengaburkan penglihatan
Lensa kontak adalah protesa okular yang dikenakan untuk memperbaiki visus.
Mayoritas lensa kontak dipakai untuk koreksi penglihatan karena alasan kosmetik.
Terdapat berbagai tingkat pengetahuan dalam penggunaan dan perawatan lensa
kontak. Komplikasi dari pemakaian lensa kontak terjadi karena beberapa faktor:
penyalahgunaan lensa, pemakaian lensa yang tidak sesuai, atau penyakit mata
sebelumnya.
Komplikasi lensa kontak yaitu mulai dari self-limiting sampai mengganggu penglihatan,
hal tersebut memerlukan diagnosis dan pengobatan yang cepat untuk mencegah
terjadinya kebutaan. Dengan jutaan orang yang memakai lensa kontak, walaupun kecil
persentasenya komplikasi lensa kontak merupakan masalah kesehatan masyarakat
yang penting. Komplikasi lensa kontak sangat beragam pada umumnya melibatkan
kelopak mata, konjungtiva, dan semua lapisan kornea (yaitu, epitel, stroma,
endotelium).
Sebelum memutuskan untuk menggunakan soft lens, pengguna harus memeriksakan
matanya dahulu ke dokter spesialis mata, karena tidak setiap pengguna bias dan aman
untuk memakai soft lens. Selain itu, pemeriksaan yang teliti mengenai bola mata sangat
diperlukan untuk mengetahui tingkat kelengkungan kornea, keadaan permukaan
kornea, kondisi kuantitas dan kualitas air mata. Apabila ditemukan kontra indikasi
pemakaian soft lens seperti mata kering (dry eyes) dimana produksi air mata sedikit
atau kurang, ada iritasi atau infeksi pada mata, dan gangguan pada kedipan mata,
maka penggunaan soft lens sangat tidak dianjurkan. Hal ini perlu diketahui pengguna
karena tingginya resiko penggunaan soft lens tidak sesuai aturan seperti mata menjadi
merah, mata kering, iritasi, gatal, bahkan luka pada korne (cornea ulcer) yang dapat
mengakibatkan kebutaan.