Anda di halaman 1dari 12

GEOMORFOLOGI

DIFINISI
Bagian dari ilmu kebumian yang mempelajari dan
menggambarkan bentuklahan, berikut perkembangannya
serta proses yang melibatkannya dalam susunan ruang dan
waktu.

Geomorphology (from Greek: , ge, "earth"; , morf,
"form"; and , logos, "study") is the scientific study of
landforms and the processes that shape them. Geomorphologists
seek to understand why landscapes look the way they do, to
understand landform history and dynamics and to predict
changes through a combination of field observations, physical
experiments and numerical modeling.

Geomorphology is practiced within physical geography, geology,
geodesy, engineering geology, archaeology and geotechnical
engineering. This broad base of interest contributes to many
research styles and interests within the field.

KLASIFIKASI MORFOLOGI BERDASARKAN PROSES
PEMBENTUKANNYA (GENESA)
GENETIC CLASS COLOUR NOTATION
Bentukan asal struktur (structural) Ungu S
Bentukan asal Gunungapi (volcanic) Merah V
Bentukan asal Denudasi (denudational) Coklat D
Bentukan asal Laut (marine) Hijau M
Bentukan asal Sungai (fluvial) Biru tua F
Bentukan asal Es (glacial) Biru terang G
Bentukan asal Angin (aeolian) Kuning A
Bentukan asal Karst (karst) Orange K

UNIT GEOMORFOLOGI
BENTUKAN ASAL STRUKTUR
ARAH PERKEMBANGAN
Cotton, 1947, h425
F
SCREE SLOPE
F
Sesar normal Magelung-Kendal
CONTOH PERKEMBANGAN
BENTUKLAHAN STRUKTUR
Cotton, 1947, h.425
muda
tua
Kipas aluvial
Segitiga facet Gawir sesar Garis gawir sesar
UNIT GEOMORFOLOGI
BENTUKAN ASAL G.API
Sebelum erupsi 2006 Lava labil - landslide
Setelah erupsi 2006
awal
Pembentukan
kaldera
Tua
G.MERAPI
Zuidam, 85 dari Strahler, 1952
Kerucut G.api dari citra 2003
UNIT GEOMORFOLOGI
BENTUKAN ASAL DENUDASI
Dewasa
Tua
Proses : pelapukan
erosi
gerakan batuan/tanah

Kel. Karangrejo-Kec. Gajahmungkur - Semarang
Cotton, 1957 dari W.M. Davis, 1930
UNIT GEOMORFOLOGI
BENTUKAN ASAL LAUT
1.Morfologi pantai
(konfigurasi garis pantai
&slope paparan kontinen
2.Arah & intensitas
gelombang dari laut terbuka
3.Derajat transportasi sed
pantai kaitannya thd
transportasi sed distributary
4.Besar pasangsurut
Peta Geomorfologi Demak (Verstappen, 2000)
Batas bentuklahan
Tebing pantai Holosen Muda
Batas abrasi/akkresi 1910-1982
Tambak ikan air payau
Penetrasi air laut
Tanggul banjir
Alur sungai diantara dike
Pembelokan sungai
Daerah genangan
Diagram skematik delta Mahakam (Crumeyrolle P et all, 2003)
Interpretasi Geomorfologi delta Mahakam dari Citra satelit, 07
Daerah pantai Demak-Kudus dari Citra satelit, 07
Beach sand
Delta plain
prodelta
UNIT GEOMORFOLOGI
BENTUKAN ASAL SUNGAI
Endapan teras termuda (T8)
T8
T7
T6
Alur sungai
NGARAI SIANOK
Pola Ngarai dari Citra Satelit
3 teras termuda di Ngarai
UNIT GEOMORFOLOGI
BENTUKAN ASAL ANGIN
pematang gumuk-pasir Parangtritis
Morfologi Karst Pracimantoro dari Citra Satelit, 07
UNIT GEOMORFOLOGI
BENTUKAN ASAL PELARUTAN (Karts)
Fase ke II Fase ke III
Dataran karst
Pebukitan Karst
Cocpit karst, Selby, 85
Morfogenesa karst, Zuidam, 85 dari Jakues, 77
PUSTAKA YANG DITILIK
Cotton C.A., 1947, Landscape
Lobeck, A.K., 1939, Geomorphology
Tornbury, W.D., 1969, Principles of Geomorphology