Anda di halaman 1dari 14

TEORI TERBENTUKNYA TATA

SURYA
Kelompok 3
Disusun Oleh :
1. Julian Alfianto 13/XMIA4
2. Kukuh Setya Kusuma 14/XMIA4
3. Muh Farhan Naufal 15/XMIA4
4. Numero Uno Namarayana B
16/XMIA4
5. Nurcholish Dwilestanto
17/XMIA4
6. Putu Pratama Pangestu G
18/XMIA4


Tata surya adalah kumpulan benda-benda
angkasa yang terdiri dari : matahari,
planet, satelit, asteroid, komet, meteor

Benda-benda langit yang terdapat dalam
tata surya bergerak mengelilingi matahari
sehingga matahari merupakan pusatnya





Teori Kant
Teori ini di kemukakan Immanuel Kant yang
berkebangsaan jerman ( 1724-1804). Menurut teori
kant :

bahwa tata surya berasal dari bola gas yang
bersuhu tinggi dan berputar lambat. Perputaran
yang lambat menyebabkan terbentuknya
konsentrasi zat yang memiliki berat jenis tinggi.
Konsentrasi tersebut disebut inti, yang besar
terdapat di tengah, sedangkan yang ukurannya kecil
terdapat di sekitar inti bumi. Karena proses
pendinginan, inti yang volumenya kecil menjadi
planet, sedangkan inti yang volumenya besar
menjadi matahari


Teori Laplace
Teori ini di kemukakan oleh seorang ahli
astronomi bangsa perancis yaitu piere
simon Laplace (1749-1827).

tata surya kita berasal dari bola gas
(nebula) yang bersuhu tinggi dan berputar
cepat. Karena perputaran cepat, maka
sebagian dari massa kabut tersebut lepas.
Bagian yang terlepas berputar terus,
karena pengaruh pendinginan lama
kelamaan beruhah menjadi planet



Thomas C. Chamberlain
Forest R. Moulton

Teori ini di kemukakan oleh,
Chamberlain, ahli geologi
Mouton, ahli astronomi

Menurut teori planetesimal:
Bahwa dalam kabut terdapat material padat
yang berhamburan yang di namakan
planetesimal. benda padat inilah yang
kemudian saling tarik-menarik di antara
sesamanya, karena gaya tarik masing masing
lama kelamaan terbentuklah gumpalan yang
besar yang dinamakan planet


Teori ini di kemukakan oleh Jeans dan Jeffery
Menurut Teori pasang surut

Bahwa pada zaman dahulu dekat dengan matahari,
lewat sebuah bintang yang besar. Karena daya tarik
bintang tersebut , sebagian dari massa matahari
membentuk tonjolan kearah bintang itu. Kemudian
bersamaan dengan menjauhnya bintang itu,tonjolan
massa matahari itu ikut tertarik membentuk cerutu,
kemudian terlepas dari matahari. Massa gas yang
terbentuk kemudin terputus putus membentuk
tetesan raksasa dengan ukuran yang berbeda beda .
Tetesan gas tersebut lama kelamaan membeku
sebuah planet








Teori ini di kemukakan oleh Lyttleton
Menurut Teori bintang kembar
Bahwa pada awalnya di tata surya kita ada dua
buah bintang kembar yaitu matahari dan
kembarannya. Kemudian lama kelamaan kembaran
dari matahari tersebut mengalami ledakan-ledakan
kecil hinga pada suatu ketika kemudian kembaran
dari matahari tersebut benar-benar meledak
menjadi serpihan-serpihan kecil dan debu-debu.
Serpihan dan debu tersebut kemudian terperangkap
oleh gaya grafitasi matahari, namun tidak tersedot
masuk. Kemudian serpihan yang lain bergerak
mengitari bintang itu dan menjadi planet-planet,
sedangkan bintang yang tidak meledak menjadi
matahari




Teori ini di kemukakan oleh
Weizsaecker dan G.P Kuiper
Menurut teori Proto planet:

Bahwa di sekitar matahari terdapat
kabut gas yang membentuk gumpalan-
gumpalan dan secara evolusi
berangsur-angsur menjadi gumpalan
padat. Gumpalan kabut gas tersebut di
namakan proto planet.