Anda di halaman 1dari 11

Auliya hidayati (132310101001)

Bella Alvionita (132310101008)


Kurnia Juliarthi (132310101012)
Choirun Nisak (132310101014)
Chrisdiannita F.R (132310101016)
Lutfiasih R (132310101024)
Aulia Bella M (132310101030)
Saltish Aguinaga (132310101046)
Yeni Dwi A (132310101045)
Nuzulu Kholifatul F (132310101048)
Sintya Ayu P (132310101049)
Tribuana R (132310101053)
Affriezal Kamil (132310101054)
Devi Maharani (132310101056)
Pembatasan kandungan kalori dalam
diet perlu dilakukan lebih - lebih jika
penderita tergolong obesitas atau berat
badannya melebihi berat badan ideal.
Penderita penyakit jantung koroner
sebaiknya mempunyai berat badan
sedikit di bawah berat badan ideal.
Penggunaan lemak jenuh harus
dihindarkan, sedangkan lemak tak jenuh
berganda (polyunsatrated fatty acid)
yang dapat menurunkan kadar
kolesterol darah, dapat diperbanyak
untuk menggantikan lemak jenuh.
Pemakaian gula dalam diet sehari - hari
hendaknya tidak berlebihan, karena
konsumsi gula yang tinggi dapat
mempermudah terjadinya aterosklerosis.

Untuk mengurangi beban kerja jantung,
porsi makanan sebaiknya kecil. Agar
tubuh mendapatkan semua zat gizi
yang diperlukan dalam jumlah yang
cukup, frekuensi pemberian makanan
hendaknya lebih sering.
Pengurangan garam perlu dilakukan
apabila penderita menunjukkan tanda -
tanda kenaikan tekanan darah atau
terlihat adanya edema.

Bahan makanan yang dapat menimbulkan
gas dalam lambung seperti kol, lobak,
durian, dan sebagainya sebaiknya tidak
diberikan.
Bumbu - bumbu yang dapat menimbulkan
rangsangan seperti lombok, merica, dan
sebagainya hendaknya dihindarkan.
Penderita tidak diberi minuman berupa
kopi, teh kental, atau minuman yang
mengandung soda (soft drink) dan alkohol.

Makanan atau kue yang terlalu manis dan
makanan berlemak atau dimasak dengan
lemak hendaknya tidak diberikan.
Disamping perawatan diitetik, juga perlu
dilakukan upaya penyembuhan yang lain,
terutama mengurangi berbagai faktor
risiko, seperti merokok, tekanan emosional,
dan sebagainya.
Juga olah raga fisik perlu dilakukan untuk
menjaga agar tidak terjadi kenaikan berat
badan.
Diet rendah garam umumnya dianjurkan bagi
penderita tekanan darah tinggi. Akan tetapi banyak
ahli kedokteran yang masih meragukan efek diet
rendah garam itu terhadap penurunan tekanan
darah. Lebih - lebih jika kandungan natrium dalam
diet penderita di atas 250 gram sehari.
Makanan yang dianjurkan bagi penderita hipertensi
adalah : Sayuran dan buah - buahan. Kandungan
serat dan vitamin C-nya dapat membentu
menurunkan tekanan darah tinggi.
Makanan Yang harus dikurangi Makanan kaleng
atau makanan yang sudah diproses dengan
kandungan garam yang tinggi.
Sebagai edukator : Anjurkan pemberian
bentuk makanan diberikan secara
bertahap sesuai kemampuan dapat
dimulai dari lunak bubur, tim dan nasi
Sebagai care giver : Mengurangi beban
jantung dengan pemberian diet rendah
garam, diuretik dan vasodilator
Sebagai advokat : Membantu klien dan
keluarga dalam menginterpretasikan
berbagai informasi dari pemberi
pelayanan atau informasi lain khusunya
dalam pengambilan persetujuan atas
tindakan keperawatan yang diberikan
kepada pasien, juga dapat berperan
mempertahankan dan melindungi hak-
hak pasien