Anda di halaman 1dari 4

KELOMPOK TANI SINAR SURYA

DESA BARUGAIA KECAMATAN BONTOMANAI


KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
Jln. Poros Benteng - Pamatata


PROPOSAL PERMOHONAN
BANTUAN ALAT PENGERING/OVEN KOPRA PUTIH

A. LATAR BELAKANG
Pertanaman kelapa tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia.
Pada tahun 2010, luas areal pertanaman kelapa 3,7 juta ha, yang
terdiri atas perkebunan besar negara (0,10%), dan perkebunan
swasta (1,73%). Pada tahun 2010, produksi kelapa (equivalent
kopra) sebesar 3,26 juta ton, yang terdiri atas perkebunan rakyat
sebesar 3,18 juta ton, perkebunan besar negara 2,33 ribu ton,
dan perkebunan besar swasta 80,97 ribu ton (Direktorat Jenderal
Perkebunan, 2010).
Rendahnya produktivitas dan pendapatan petani kelapa
disebabkan antara lain oleh penanganan usaha tani kelapa
kurang mendapat perhatian, petani menanam bibit kelapa tanpa
melalui seleksi yang memadai, pertanaman kelapa kurang
terawat, kurang berkembangnya usaha pemanfaatan lahan di
antara tanaman kelapa dan lain sebagainya
Kopra adalah daging buah kelapa yang dikeringkan. Kopra
merupakan produk kelapa yang sangat penting, karena kopra
merupakan bahan baku pembuatan minyak kelapa. Untuk
membuat kopra yang baik diperlukan kelapa yang telah berumur
sekitar 30 hari dan memiliki berat sekitar 3 - 4 kg.
Teknologi pengolahan kopra pada dasarnya merupakan proses
pengeringan atau penurunan kadar air buah kelapa sampai kadar
air tertentu.
Teknologi pengolahan daging buah kelapa yang banyak dilakukan
petani kelapa di Indonesia khususnya masyarakat di Desa Laiyolo
masih berupa teknik pengolahan kelapa tradisional.




Selain analisa biaya, analisa data hasil penjualan
belum maksimal sehingga belum menghasilkan analisa ekonomi
yang memuaskan. Adapun ciri umum pengolahan kopra secara
tradisional adalah kualitas tidak konstan dan ketahanan simpan
kurang.

B. SEKILAS TENTANG KOPRA PUTIH
Kopra putih sebenarnya sama dengan kopra biasa, bedanya hanya
kualitas saja. Kopra putih hasil pengovenan, sementara kopra
biasa hasil dari pengasapan atau penjemuran. Kopra biasa
umumnya bercirikan agak kuning, berjamur, bahkan kadang
kehitaman.
Proses pembuatan kopra putih dengan cara pengovenan jauh
lebih cepat, cukup memakan waktu 8 -10 jam untuk jenis kelapa
yang sudah dicungkil, sementara dengan batoknya memakan
waktu 16-18 jam.
Keunggulan lainnya dari pembuatan kopra putih adalah tidak
tergantung kepada cuaca karena saat kondisi hujan pun tetap
bisa bekerja dan berproduksi. Proses pengovenan yang dilakukan
di ruangan memberikan kenyamanan dalam bekerja. Selain itu
tempat produksi lebih bersih dari asap karena biasanya oven di
desain sedemikian rupa memusatkan asap keluar dari satu titik.
Dan satu lagi yang paling menarik dari pembuatan kopra putih
adalah biaya produksi relatif lebih murah karena bisa
mempersingkat waktu kerja dan upah tenaga kerja lebih sedikit .

C. POTENSI YANG DIMILIKI KELOMPOK TANI
Kelompok Tani Sinar Surya beranggotakan 15 orang. Adapun
struktur organisasi, akta pengukuhan dan nama-nama pengurus
kelompok tani Sinar Surya terlampir pada proposal yang kami
ajukan.

D. KONDISI YANG DIHARAPKAN
Dengan adanya berbagai kondisi nyata sebagaimana yang
diungkapkan diatas maka Kelompok Tani Sinar Surya berupaya
memberdayakan dan memasyarakatkan penggunaan alat
pengering/oven kopra putih untuk dapat memberikan nilai jual
yang lebih tinggi terhadap produksi kopra melalui teknologi yang
lebih efisien dan efektif. Untuk itu Kelompok Tani Sinar Surya
Desa Barugaia Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan
Selayar bermaksud mengajukan permohonan bantuan alat
pengering/oven kopra putih.
E. PENUTUP
Dengan adanya bantuan dari pemerintah berupa alat
pengering/oven yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya
Kelompok Tani Sinar Surya, diharapkan dapat meningkatkan
produktifitas kopra putih sehingga nantinya dapat meningkatkan
pendapatan dan kesejahteraan petani.
Demikian proposal ini kami ajukan, besar harapan kami agar
proposal ini mendapat perhatian, dan oleh karenanya diucapkan
banyak terima kasih.
Barugaia, 19 Oktober 2014

Pengurus Kelompok Tani Sinar Surya

Ketua Sekretaris


NUR HIDAYAT KAMALUDDIN












Mengetahui :

Kepala Desa Laiyolo PPL Desa Laiyolo


.......................................