Anda di halaman 1dari 30

GURU PROFESIONAL

GURU PROFESIONAL 12/23/2011

TUGAS POKOK GURU

● Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih dan menilai peserta didik ● Guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan dasar, menengah dan PAUD

KOMPETENSI GURU

● Kompetensi pedagogik

1. menguasai karakteristik siswa (fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional dan inteletual)

2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran

3. Mengembangkan kurikulum yang terkait mapel

4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik

5. Memanfaatkan TIK

6. Memfasilitasi siswa mengaktualisasikan potensinya

7. Menyelenggarakan penilaian proses dan hasil belajar

8. Memanfatkan hasil penilaian

9. Melakukan refleksi

KOMPETENSI GURU

● Kompetensi kepribadian 1. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum,

sosial, dan kebudayaan nasional indonesia

2. Menampilkan diri sebagai pribadi yg jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi siswa dan masyarakat

3. Menampilkan diri sebagai pribadi yg mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa

4. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yg tinggi, percaya diri dan bangga sebagai guru

5. Menjunjung tinggi kode etik guru

KOMPETENSI GURU

KOMPETENSI GURU ● Kompetensi sosial 1. Bersikap ingklusif, bertindak objektif, serta tidak dekriminatif 2. Berkomunikasi

● Kompetensi sosial 1. Bersikap ingklusif, bertindak objektif, serta tidak dekriminatif 2. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun terhadap guru, tenaga kependidikan, orang tua dan masyarakt 3. Beradaptasi di tempat tugas di seluruh wilayah RI dengan keragaman Sosbud 4. Berkomunikasi dengan komunitas profesi internal maupun eksternal secara lisan atau tertulis

KOMPETENSI GURU

● Kompetensi profesional 1. Menguasai materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yg mendukung mapel yg diampu 2. Menguasai SK KD mapel yg diampu 3. Mengembangkan materi pembelajaran yg diampu secara kreatif 4. Mengembangkan profesionalitas secara berkelanjutan 5. Memanfaatkan TIK

PRINSIP PROFESIONALISME

● Profesi guru dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip:

1. Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa dan idealisme

2. Memiliki komitmen meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia

3. Memiliki kualifikasi akademik dan latar belakang sesuai dengan bidang tugas

4. Memiliki kompetensi sesuai bidang tugas

5. Memiliki tanggung jawab

6. Memperoleh penghasilan sesuai dengan prestasi kerja

7. Mengembangkan keprofesionalannya secara berkelanjutan

8. Memiliki jaminan perlindungan hukum dalam menjalankan tugas

TIPE GURU

1. Guru biasa : telling 2. Guru yang baik : explaining 3. Guru yang superior : demonstrating 4. Guru yang hebat : inspiring

(Peter, 1986: 120)

ADMINISTRASI

PEMBELAJARAN

● Menyusun dan mengembangkan silabus

● Menyusun Program Pembelajaran:

a. Menyusun Program Tahunan

b. Menyusun Program Semester

c. Menyusun Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran

PENGEMBANGAN RPP

PENGEMBANGAN RPP ● Guru wajib menyusun RPP pembelajaran berlangsung interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang,

● Guru wajib menyusun RPP pembelajaran berlangsung interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk belajar secara aktif, kretaif dan inovatif. ● Komponen RPP : (1) identitas mata pelajaran; (2) standar kompetensi; (3) kompetensi dasar; (4) indikator pencapaian kompetensi; (5) tujuan pembelajaran; (6) materi ajar; (7) alokasi waktu; (8) metode pembelajaran; (9) kegiatan pembelajaran

12/23/2011

PRINSIP-PRINSIP PENYUSUNAN RPP

● Memperhatikan perbedaan individu peserta didik

● Mendorong partisipasi aktif peserta didik

● Mengembangkan budaya membaca dan menulis

● Memberikan umpan balik dan tindak lanjut

● Keterkaitan dan keterpaduan

● Menerapkan tekonologi informasi dan komunikasi

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

● Kegiatan Pembelajaran 1.menyiapkan peserta didik fisik dan psikis untuk mengikuti proses pembelajaran 2.mengajukan pertanyaan yang terkait dengan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari 3.menjelaskan tujuan pembelajaran / kompetensi dasar yang akan dicapai 4.menyampaikan cakupan materi dan

penjelasan uraian kegiatan

KEGIATAN INTI

● Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, kreatif dan inovatif. Kegiatan inti meliputi:

1. eksplorasi -melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang materi yang

akan dipelajari

KEGIATAN INTI

-menggunakan beragam pendekatan, media dan sumber belajar.

-memfasilitasi terjadinya interaksi antara siswa dengan sumber belajar

-melibatkan siswa aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran

-memfasilitasi siswa melakukan percobaan di lab, atau lapangan

KEGIATAN INTI

● ELABORASI:

- membiasakan siswa membaca dan menulis

melalui tugas-tugas yg bermakna

- memfasilitasi siswa memunculkan gagasan

baru secara lisan/tulisan melalui tugas-tugas /

diskusi

- memberi kesempatan siswa untuk berfikir, menganalisis, menyelesaikan masalah dan bertindak tanpa rasa takut

-

memfasilitasi siswa dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif

KEGIATAN INTI

-memfasilitasi siswa berkompetisi secara sehat meningkatkan prestasi belajar -memfasilitasi siswa membuat laporan eksplorasi secara lisan/tertulis, individual/kelompok -memfasilitasi siswa menyajikan hasil kerja individual/kelompok -memfasilitasi siswa melakukan pameran, turnamen, festival dan produkyang dihasilkan -memfasilitasi siswa melakukan kegiatan yg menumbuhkan kebanggaan dan percaya diri

KEGIATAN INTI

● KONFIRMASI:

-memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, hadiah dll.

-memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi

-memfasilitasi siswa melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan

12/23/2011

KONFIRMASI

● memfasilitasi siswa memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

1. berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam

menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi

kesulitan.

2. membantu menyelesaikan masalah

3. memberi acuan agar siswa dapat melakukan

pengecekan hasil eksplorasi

4. memberi motivasi untuk bereksplorasi lebih jauh

5. memberi motivasi kepada siswa yang kurang/belum

berpartisipasi aktif

KEGIATAN PENUTUP

● Bersama siswa dan / atau sendiri membuat rangkuman/ simpulan

● Melakukan penilaian dan/ atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan

● Memberikan umpan balik terhadap proses atau hasil pembelajaran

● Merencanakan kegiatan tindak lanjut berupa pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/ atau memberikan tugas

● Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

ADMINISTRASI PELAKSANAAN KBM

a. Silabus

b. RPP

c. Daftar hadir siswa

d. Jurnal pembelajaran

e. Catatan khusus dalam proses

pembelajaran

ADMINISTRASI PENILAIAN

3. Melaksanakan Evaluasi Pembelajaran meliputi :

a. Menyusun program pelaksanaan evaluasi

b. Menyusun perangkat evaluasi ( Kisi-kisi,

naskah soal, pedoman penilaian, instrumen lain )

c. Melaksanakan evaluasi sesuai dengan

kompetensi yang dipersyaratkan

d. Daftar nilai tiap siswa

PENILAIAN

● Istilah penilaian: (1) pengukuran; (2) asesmen dan (3) evaluasi

1. Pengukuran berarti penetapan angka dengan cara sistematik untuk menyatakan keadaan (kognitif, afektif dan psikomotor) individu (Allen & Yen:1979)

2. Asesmen mencakup semua cara yang digunakan untuk menilai unjuk kerja individu atau kelompok melalui tes/ pengamatan atau laporan diri.

3. Evaluasi adalah judgment terhadap nilai atau implikasi dari hasil pengukuran (Griffin & Nix:1991)

4. Evaluasi selalu melibatkan kegiatan pengukuran dan asesmen

JENIS PENILAIAN

1. Ulangan harian adalah pengukuran pencapaian

kompetensi siswa dlm satu KD/ lebih. 2. Ulangan tengah semester adalah pengukuran pencapaian kompetensi siswa setelah melaksanakan 8-9 mgg kegiatan pembelajaran. 3. Ulangan akhir semester pengukuran pencapaian kompetensi di akhir semester meliputi semua KD di semester tersebut. 4. Ulangan kenaikan kelas pengukuran pencapaian kompetensi siswa di akhir semester genap meliputi semua indikator di semester tersebut 5. Ujian sekolah adalah pengukuran pencapaian kompetensi siswa oleh sekolah

PRINSIP PENILAIAN

PRINSIP PENILAIAN ● Sahih/valid artinya berdasar data yg mencerminkan kemampuan yang diukur ● Objektif artinya

● Sahih/valid artinya berdasar data yg mencerminkan kemampuan yang diukur
● Objektif artinya berdasarkan prosedur dan kriteria yg jelas
● Adil artinya tidak menguntungkan atau merugikan siswa karena perbedaan agama, budaya, status sosial ekonomi
● Terpadu artinya satu kesatuan yg tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran
● Terbuka artinya prosedur dan kriteria penilaian dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yg berkepentingan
● menyeluruh dan berkesinambungan
● Sistematis artinya dilakukan secara berencana dan bertahap
● Menggunakan acuan kriteria artinya didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yg ditetapkan
● Akuntabel berarti dapat dipertanggungjawabkan secara teknik, prosedur maupun hasilnya.

ACUAN PENILAIAN

Ada dua acuan dalam penilaian:

1. Acuan norma, berasumsi bahwa kemampuan orang berbeda dan dapat digambarkan menurut distribusi normal. Hasil yang diperoleh seseorang dibandingkan dengan kelompoknya. Dengan acuan ini posisi seseorang dapat diketahui dalam kelompoknya 2. Acuan kriteria, berasumsi bahwa hampir semua orang dapat belajar apa saja namun waktunya yg berbeda. Hasil penilaian selalu dibandingkan dengan kriteria yang telah ditetapkan lebih dahulu. Hasil penilaian berupa lulus atau tidak lulus.

T E S

● Pengertian sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. ● Hasil tes merupakan informasi tentang karakteristik (kemampuan atau keterampilan) seseorang atau kelompok orang. Pengukuran hasil tes bisa mengalami kesalahan meskipun kecil. Ada dua macam kesalahan tes: (1) kesalahan acak yang disebabkan kesalahan dalam menentukan sampel isi tes, variasi emosi seseorang jika dengan cara manual; (2)

kesalahan sistemik yang disebabkan soal tes terlalu mudah atau sukar

12/23/2011

TUJUAN T E S

1. Mengetahui tingkat kemampuan siswa

2. Mengukur pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.

3. Mendiagnosis kesulitan belajar siswa

4. Mengetahui hasil pengajaran

5. Mengetahui hasil belajar

6. Mengetahui pencapaian kurikulum

7. Mendorong peserta didik belajar

8. Mendorong pendidik mengajar lebih baik dan

9. Peserta didik belajar lebih baik

BENTUK T E S

1. Tes lisan di kelas

2. Benar-salah

3. Pilihan ganda

4. Uraian objektif, kunci jawaban hanya 1 (sains, matematika)

5. Uraian non-objektif

6. Jawaban singkat

7. Menjodohkan

8. Unjuk kerja

9. Portofolio

ADMINISTRASI PENILAIAN

4. Melaksanakan analisis hasil evaluasi

a. Menyusun perangkat analisis evaluasi

b. Melaksanakan analisis hasil evaluasi antara lain

jumlah nilai, nilai rata-rata, nilai tertinggi, nilai terendah, jumlah siswa yg mencapai KKM, validitas soal dan ketuntasan siswa belajar c. Validitas dan reliabilitas soal dilakukan dengan uji validitas model konstruk, validitas isi. Sedang relibilitas diuji dengan test-retest, dua instrumen yg equivalen, Spearman, KR.20/KR.21, Anova Hoyt

ADMINISTRASI PENILAIAN

5. Menyusun dan Melaksanakan Program Perbaikan / Pengayaan

a. Menyusun program perbaikan / pengayaan

b. Melaksanakan perbaikan yang meliputi

remidial teaching dan atau remidial test

c. Melaksanakan pengayaan bagi siswa yang

istimewa atau memiliki kemampuan tinggi

d. Daftar nilai hasil perbaikan / remidi dan

pengayaan