Anda di halaman 1dari 19

TROMBOSIS SEREBRI

Pendahuluan
Trombosis serebri merupakan salah satu penyakit pembuluh darah otak
non hemoragik berupa penyumbatan pembuluh darah otak oleh karena trombus
yang menyebabkan iskemik atau infark jaringan yang menimbulkan gejala
disfungsi otak lokal dengan defisit neurologi yang menetap atau sembuh dengan
gejala sisa.
Batasan
Trombosis serebri merupakan salah satu penyakit pembuluh darah otak
non hemoragik berupa penyumbatan pembululuh darah otak yang menyebabkan
iskemik atau infark jaringan yang menimbulkan gejala disfungsi otak lokal
dengan defisit neurologi yang menetap atau sembuh dengan gejala sisa.
Etiologi dan Faktor Resiko
Etiologi yang paling banyak adalah aterosklerosis, tapi bisa juga
disebabkan oleh trauma, trombosis obliterans, polisitemia vera, penyakit kolagen,
dan faktor-faktor resiko untuk terjadinya stroke seperti hipertensi, Diabetes
Melitus, penyakit jantung, merokok, hiperkolesterolemia, obesitas, obat
kontrasepsi, hiperurisemia, herediter, usia lanjut, dan faktor lainnya.
1
Insiden
Kasus yang terbanyak adalah terjadi pada usia !-"! tahun. Kasus non
hemoragik sekitar #$% dari semua kasus stroke dan &!% dari kasus ini
disebabkan oleh trombosis serebri.
Patogenesis
'uatu lesi arterimatous berupa degenerasi atau perdarahan dari pembuluh
darah sklerotik yang dapat merusak endotelium pada tunika intima kemudian pada
bagian yang rusak tersebut menempel platelet dan fibrin serta tertimbun lipid dan
kolesterol. (al ini menyebabkan terbentuknya trombus yang merusak aliran
darah. )ada tahap a*al terjadi penyempitan yang tidak sempurna dan akhirnya
menjadi penyumbatan yang hebat.
'ebagian dari trombus dapat lepas dari dasarnya dan diba*a aliran darah
ke otak dan menyumbat aliran darah otak sehingga menyebabkan atrofi jaringan
otak. Kerusakan jaringan otak dapat reversibel atau irreversibel, tergantung dari
faktor tekanan darah sistemik, sirkulasi kolateral, oksigenasi jaringan tersebut,
resistensi pembuluh darah yang terkena dan produk metabolit yang dihasilkan.
Gejala Klinis
+nset penyakit ini perlahan-lahan, keluhan sering timbul pada pagi hari
saat bangun tidur. ,iasanya didahului oleh gejala prodromal berupa vertigo, sakit
kepala, kesemutan, afasia serta gangguan mental dan tidak berasa pada ujung-
ujung ekstremitas. -ejala umum berupa kesadaran baik, hemiparese atau
.
hemiplegi, disatria, afasia, mulut men/ong kadang-kadang hemianopsia, dengan
gejala fokal otak lainnya.
-ejala klinis yang ditimbulkan tergantung pada lokasi jaringan otak yang
rusak yang disebabkan oleh pembuluh darah yang tersumbat tersebut
Diagnosa
Diagnosa ditegakkan berdasarkan anamnesa, gejala klinik yang ditemukan,
dan didukung dengan beberapa pemeriksaan penunjang seperti 0
1. 1aboratorium 0 pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, profil lipid seperti
kolesterol total, 1D1, (D1, dan trigliserida.
.. 2T '/an kepala
$. 3ngiogafi
Penatalaksanaan
Tujuan pengobatan stroke fase akut adalah menurunkan angka kematian,
meminimalisirkan ke/a/atan, men/egah komplikasi dan membantu pemulihan
penderita.
Tujuan pengobatan fase lanjut adalah untuk men/egah serangan ulang dan
mengobati berbagai faktor penyebab infark seperti penyakit jantung, Diabets
Melitus dan lain sebagainya.
Tindakan ini men/akup0
1. Terapi 4mum
)rinsip , 0
a.
,reathing 0 perhatikan jalan nafas, pemberian +
.
$
b.
,lood 0 kontrol tensi dan viskositas darah
/.
,rain 0 atasi kejang, gelisah, perhatikan intake makanan
d.
,ladder 0 miksi, kateter
e.
,o*el 0 kebutuhan makanan dan elektrolit
.. Terapi Khusus
a.
3nti udem
-liserol 1!% infus 1-.gr5kg,,5hari dalam # jam.
Manitol 1-. gr5kg,,5selama -" hari, diturunkan
perlahan-lahan
Deksametason $! mg5hari 67 selama -# hari dan
tappering off
b.
3nti agregasi trombosit
3'3 0 8!-$!! mg5hari
Dipiridamol 0 $ 9 " mg
)ento9ifilin 0 $ 9 &!! mg
6ndobufen 0 .!! mg5hari
/.
3nti /oagulantia :trombolitika;
Masih kontroversi karena bisa terjadi perdarahan otak
(eparin 0 ".!! < 1..!! 64 iv atau sub kutan
'treptokinase0 "!.!!! 64
d.
Metaboli/ a/tivator
2iti/holin 0 . 9 !! mg iv
)ira/etam 0 $-# 9 8!! mg
&
=i/ergolin 0 $! mg5hari
e.
2a antagonis
Men/egah 2a influk5 penumbra dalam # jam serangan
1.!- 18! mg5hari atau ., ml5jam dengan syringe pump
=imodipin
$. >ehabilitasi0 fisioterapi

ILUSTRSI KSUS
'eorang pasien perempuan umur " tahun dira*at di bangsal =eurologis
>' Dr. M. Djamil )adang tanggal .! Maret .!! jam 11.$ ?6, dengan0
Keluhan Uta!a"
1emah pada badan sebelah kanan sejak 1. jam sebelum masuk rumah
sakit.
Ri#a$at Pen$akit Sekarang"
1emah pada tangan dan tungkai kiri sejak # jam sebelum
masuk rumah sakit. 'ebelumnya pasien sedang bekerja di kebun, tiba-
tiba kepalanya terasa sakit dan sekitarnya berputar. 1alu pasien
langsung diba*a ke )uskesmas dan di rujuk ke >'4) )adang.
Mual dan muntah tidak ada
,i/ara pelo ada, mulut men/ong ada
,uang air ke/il dan buang air besar biasa
Ri#a$at Pen$akit Dahulu"
>i*ayat (ipertensi ada sejak $ tahun yang lalu, kontrol
tidak teratur
>i*ayat Diabetes Melitus tidak ada
>i*ayat sakit jantung tidak ada
Ri#a$at Pen$akit Keluarga"
#
Tidak ada anggota keluarga yang sakit seperti ini
Pe!eriksaan Fisik
Keadaan 4mum 0 'edang
Kesadaran 0 -2' 1
Tekanan darah 0 1&!58! mmhg
@rekuensi nadi 0 8 95menit
@rekuensi nafas 0 .8 95menit
'uhu 0 $#,8 2
'tatus 6nternus
Kepala 0 Tidak ada kelainan
Mata 0 Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik
1eher 0 A7) -. /m (
.
+
)aru 0
6nspeksi 0 'imetris saat statis dan dinamis
)alpasi 0 @remitus sama kiri dan kanan
)erkusi 0 'onor kiri dan kanan
3uskultasi 0 ,ronko vesikuler, *heeBing tidak ada, rhonki tidak ada
Aantung 0
6nspeksi 0 6ktus tidak terlihat
)alpasi 0 6ktus teraba 1 jari medial 1M2' >62 7
)erkusi 0 ,atas jantung kiri 0 1 jari medial 1M2' >62 7
,atas jantung kanan 0 1'D
,atas jantung atas 0 >62 66
"
3uskultasi 0 ,unyi jantung tidak teratur, bising tidak ada
'tatus =eurologis
1. Tanda rangsangan selaput otak
Kaku kuduk 0 tidak ada Kernig 0 tidak ada
Brudzinsky 6 0 tidak ada Brudzinsky 66 0 tidak ada
Laseque 0 tidak ada
.. Tanda peningkatan tekanan intrakranial
Muntah proyektil 0 tidak ada
'akit kepala progresif 0 tidak ada
$. =ervi Kranialis
= 6 0 pen/iuman baik
= 66 0 - tajam penglihatan baik
- lapang pandang baik
- dapat melihat *arna.
= 666, 67, 76 0 - pupil ukuran . mm, bentuk bulat, isokor, posisi sentral
- bola mata bisa bergerak ke segala arah
= 7 0 dapat membuka mulut, menggerakkan rahang, menggigit,
dan mengunyah dengan baik
= 766 0 - mulut men/ong ke kanan
- dapat menutup mata
- simetris *aktu mengerutkan dahi
= 7666 0 vertigo dan nistagmus tidak ada
8
= 6C 0 reflek muntah tidak ada
= C 0 suara baik
= C6 0 dapat menoleh ke kanan dan kiri
= C66 0 1idah men/ong ke kanan
&. Koordinasi 0 2ara berjalan 0 'ukar dinilai
>omberg Test 0 'ukar dinilai
. Motorik
Ekstremitas superior dan inferior
kanan kiri
)ergerakan hipoaktif aktif
Kekuatan !!!
Tonus hipertonus eutonus
#. 'ensorik
- Ekteroseptif 0 Taktil :D; :-;
=yeri :D; :-;
Thermis :D; :-;
- )ropioseptif 0 -etar :D; :-;
1okasi :D; :-;
". @ungsi +tonom
,3K 0 tidak ada keluhan
,3, 0 tidak ada keluhan
8. >efleks0
E
>efleks fisiologis 0 D 5 D
>efleks patologis 0 - 5 -
E. @ungsi luhur
Kesadaran 0 -2' 1
>eaksi emosi 0 stabil
)roses berpikir 0 baik
@ungsi bahasa 0 terganggu :disartria;
Tanda dementia 0 negatif
La%oratoriu!
(b 0 1.,. gr%
1eukosit 0 "E!!5mm
$
1ED 0 $151 jam
(itung jenis 0 !51515"!5.#5.
Trombosit 0 ..8.!!!5mm
$
-D> 0 "8 mg%
-D . jam )) 0 1!1 mg%
Total Kholesterol0 11# mg%
(D1 0 . mg%
1D1 0 1!$ mg%
Tigliserida 0 mg%
=a 0 1&! mmol51
K 0 &,1 mmol51
2l 0 1!# mmol51
1!
4reum 0 .8 mg%
Kreatinin 0 !,E mg%
3sam urat 0 " mg%
Diagnosa
Diagnosa klinik 0 (emiplegi sinistra tipe spastik D (emihipestesi sinistra D
parase = 766 D C66 tipe sentral
Diagnosa topik 0 Kortek serebri hemisfer de9tra
Diagnosa etiologi 0 Trombosis
Diagnosis sekunder 0 (ipertensi 'tage 66
Pe!eriksaan njuran
1. EK-
.. 2T '/an kepala
$. @undus/opy
Penatalaksanaan
1. 4mum
- ,lood 0 Kontrol tekanan darah dan frekuensi jantung
- ,rain 0 6nfus Triofusin 0 3sering F . 0 1
- ,ladder 0 Tidak terpasang kateter
- ,o*el 0 Diet M, 1E!! Kkal
.. Khusus
=eurotam & 9 $ gr iv
,rain a/t . 9 !! mg iv
11
3linamin @ . 9 1 amp
Ditrane9 & 9 1 gr iv
2aptopril . 9 1., mg
FOLLO& UP
'()*)+((,
35 tangan dan kaki kiri tidak bisa digerakkan
)@5 K4 Kes TD =d =fs T
'dg -2' 1 18!5E! "!951G .!951G $#,E
!
2
'= T>M :-; T6K :-;
=n. Kranialis 0 parese = 766 D C66 tipe sentral
Motorik
'ensorik 0 terganggu sebelah kiri
+tonom 0 baik
Ekstremitas 0 >eflek fisiologis D5D reflek patologis -5-
DK5 (emiplegi sinistra tipe spastik D (emihipestesi sinistra D parase = 766 D
C66 tipe sentral
Th5 67@D 3sering 1. jam5kolf
=eurotam & 9 $ gr iv
,rain a/t . 9 !! mg iv
3linamin @ . 9 1 amp
Tramadol & 9 1 gr iv
2aptopril . 9 1., mg



!!!
!!!
1.
3njuran 0 2T '/an kepala
'')*)+((,
35 tangan dan kaki kiri tidak bisa digerakkan
)@5 K4 Kes TD =d =fs T
'dg -2' 1 18!5E! "!951G .!951G $#,E
!
2
'= T>M :-; T6K :-;
=n. Kranialis 0 parese = 766 D C66 tipe sentral
Motorik
'ensorik 0 terganggu sebelah kiri
+tonom 0 baik
Ekstremitas 0 >eflek fisiologis D5D reflek patologis -5-
DK5 (emiplegi sinistra tipe spastik D (emihipestesi sinistra D parase = 766 D
C66 tipe sentral
Th5 Triofusin 0 3sering F . 0 1
=eurotam & 9 $ gr iv
,rain a/t . 9 !! mg iv
3linamin @ . 9 1 amp
Ditrane9 & 9 1 gr iv
2aptopril . 9 . mg
3njuran 0 2T '/an kepala
'+)*)+((,



!!!
!!!
1$
35 tangan dan kaki kiri tidak bisa digerakkan
)@5 K4 Kes TD =d =fs T
'dg -2' 1 1&!58! ".951G .!951G $#,E
!
2
'= T>M :-; T6K :-;
=n. Kranialis 0 parese = 766 D C66 tipe sentral
Motorik
'ensorik 0 terganggu sebelah kiri
+tonom 0 baik
Ekstremitas 0 >eflek fisiologis D5D reflek patologis -5-
DK5 (emiplegi sinistra tipe spastik D (emihipestesi sinistra D parase = 766 D
C66 tipe sentral
Th5 Triofusin 0 3sering F . 0 1
=eurotam & 9 $ gr iv
,rain a/t . 9 !! mg iv
3linamin @ . 9 1 amp
Trane9 & 9 1 gr iv
2aptopril . 9 . mg
'-)*)+((,
35 tangan dan kaki kiri tidak bisa digerakkan
)@5 K4 Kes TD =d =fs T
'dg -2' 1 1!5E! "#951G .!951G $#,E
!
2



!!!
!!!
1&
'= T>M :-; T6K :-;
=n. Kranialis 0 parese = 766 D C66 tipe sentral
Motorik
'ensorik 0 terganggu sebelah kiri
+tonom 0 baik
Ekstremitas 0 >eflek fisiologis D5D reflek patologis -5-
DK5 (emiplegi sinistra tipe spastik D (emihipestesi sinistra D parase = 766 D
C66 tipe sentral
Th5 Triofusin 0 3sering F . 0 1
=eurotam & 9 $ gr iv
,rain a/t . 9 !! mg iv
3linamin @ . 9 1 amp
Trane9 & 9 1 gr iv
2aptopril . 9 . mg
',)*)+((,
35 tangan dan kaki kiri tidak bisa digerakkan
)@5 K4 Kes TD =d =fs T
'dg -2' 1 1&!58! 8!951G .!951G $#,E
!
2
'= T>M :-; T6K :-;
=n. Kranialis 0 parese = 766 D C66 tipe sentral



!!!
!!!



!!!
!!!
1
Motorik
'ensorik 0 terganggu sebelah kiri
+tonom 0 baik
Ekstremitas 0 >eflek fisiologis D5D reflek patologis -5-
DK5 (emiplegi sinistra tipe spastik D (emihipestesi sinistra D parase = 766 D
C66 tipe sentral
Th5 Triofusin 0 3sering F . 0 1
=eurotam & 9 $ gr iv
,rain a/t . 9 !! mg iv
3linamin @ . 9 1 amp
Trane9 & 9 1 gr iv
2aptopril . 9 . mg
'.)*)+((,
35 tangan dan kaki kiri tidak bisa digerakkan
)@5 K4 Kes TD =d =fs T
'dg -2' 1 1.!5"! "#951G .!951G $#,E
!
2
'= T>M :-; T6K :-;
=n. Kranialis 0 parese = 766 D C66 tipe sentral
Motorik
'ensori 0 terganggu sebelah kiri



!!!
!!!
1#
+tonom 0 baik
Ekstremitas 0 >eflek fisiologis D5D reflek patologis -5-
DK5 (emiplegi sinistra tipe spastik D (emihipestesi sinistra D parase = 766 D
C66 tipe sentral
Th5 Triofusin 0 3sering F . 0 1
=eurotam & 9 $ gr iv
,rain a/t . 9 !! mg iv
3linamin @ . 9 1 amp
Trane9 & 9 1 gr iv
2aptopril . 9 1., mg
'/)*)+((,
35 tangan dan kaki kiri tidak bisa digerakkan
)@5 K4 Kes TD =d =fs T
'dg -2' 1 1.!58! 8!951G .!951G $#,E
!
2
'= T>M :-; T6K :-;
=n. Kranialis 0 parese = 766 D C66 tipe sentral
Motorik
'ensorik 0 terganggu sebelah kiri
+tonom 0 baik
Ekstremitas 0 >eflek fisiologis D5D reflek patologis -5-



!!!
!!!
1"
DK5 (emiplegi sinistra tipe spastik D (emihipestesi sinistra D parase = 766 D
C66 tipe sentral
Th5 Triofusin 0 3sering F . 0 1
=eurotam & 9 $ gr iv
,rain a/t . 9 !! mg iv
3linamin @ . 9 1 amp
Trane9 & 9 1 gr iv
2aptopril . 9 1., mg
DISKUSI
18
'eorang pasien laki-laki berumur 8 tahun di ra*at di bangsal =eurologi
>' Dr. M. Djamil )adang dengan diagnosa klinik (emiplegi sinistra tipe spastik
dengan hemihipestesi sinistra dan parase = 766 dan C66 tipe sentral, sedangkan
diagnosa etiologi adalah trombosis. Diagnosa ditegakkan berdasarkan anamnesa
yaitu lemahnya anggota gerak kiri, bi/ara pelo dan mulut men/ong. )ada
pemeriksaan fisik ditemukan parese = 766 dan C66 tipe sentral, kekuatan motorik
sama dengan nol pada anggota gerak kiri dan sensibilitas halus dan kasar yang
terganggu pada seluruh sisi tubuh sebelah kiri.
3danya hemiplegi pada anggota gerak kiri dan parese = 766 dan C66 tipe
sentral disebabkan oleh lesi otak yang mengenai korteks motorik primer. Dalam
hal ini gejala pengiring hemiplegi bisa berupa hipestesi dan gangguan berbahasa.
)ada pasien ini kemungkinan penyebabnya adalah penyumbatan aliran darah
regional yang disebabkan oleh trombus yang mengakibatkan tekanan perfusi lebih
tinggi dari daerah otak yang tidak mempunyai trombus. 'elain itu kadar asam urat
yang tinggi juga bisa mejadi salah satu faktor resiko.
)enatalaksaan yang dilakukan sejauh ini adalah dengan memberikan obat
anti hipertensi karena pasien ini menderita (ipertensi -rade 66 dan obat-obat
yang merangsang metabolisme otak. )ada kasus ini tidak diberikan antikoagulan
karena dapat menyebabkan perdarahan otak.
1E