Anda di halaman 1dari 24

7 LAPISAN OSI LAYER

5:18 PM | Posted by Dimas Rachmanto



1. PENGERTIAN OSI LAYER
OSI adalah singkatan dari Open System Interconnection.
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International
Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika
terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan.
Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat
berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Manfaat dari OSI Layer:
1. membuat peralatan vendor yang berbeda dapat saling bekerja sama.
2. membuat standarisasi yang dapat di pakai vendor untuk mengurangi
kerumitan
3. standarisasi interfaces
4. modular engineering
5. kerjasama dan komunikasi tekhnologi yang berbeda
6. memudahkan pelatihan network
Model OSI terdiri dari 7 layer :
Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data Link
Physical



a. Layer Physical
Layer physical Merupakan layer kesatu atau layer bawah pada model referensi
OSI layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa Frame yang dan
diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa sinyal melalui
media komunikasi.
Pada penerima, layer ini akan mengubah sinyal dari pengirim menjadi Bite dan
sebelum dikirim ke data link layer Bite diubah menjadi Byte.


Network components:
* Repeater
* Multiplexer
* Hubs(Passive and Active)
* TDR
* Oscilloscope
* Amplifier
Protocols:
* IEEE 802 (Ethernet standard)
* IEEE 802.2 (Ethernet standard)
* ISO 2110
* ISDN
Fungsi Physical Layer adalah Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan
mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar
sistem.
Fungsi Layer physical (Layer 1)
Memindahkan bit antar devices
Spesifikasinya berupa voltase, wire, speed,
pin pada kabel
Contoh : EIA/TIA-232, V.35,

Contoh dari physical layer :
HUB


b. Data Link layer
Merupakan layer kedua pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data
diterima dari network layer berupa Paket yang kemudian diencapsulasi menjadi
Frame, dengan memberikan layer-2 header. Dan kemudian dikirim ke phisycal
layer untuk diteruskan ke penerima.
Pada penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan
dilepas (dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket.
Fungsi Datalink (Layer 2)
Mengkomuninasikan bit ke bytes dan byte ke frame
Menerima perangkat media berupa MAC Addressing
Deteksi error dan recovery error
Contoh : 802.3/ 802.2/ HDLC
Menyediakan transmisi phisik dari data
Menangani notifikasi error, topologi jaringan, flow control
Memastikan pesan-pesan akan terkirim melalui alat yang sesuai di LAN
menggunakan hardware address (MAC)
Media Access Control (MAC), 24 bit vendor code dan 24
bit serial numbernya

Menerjemahkan dari layer network diatasnya ke bit-bit
layer phisik dibawahnya
Melakukan format pada pesan atau data menjadi
pecahan-pecahan (data frame)
Menambahkan header yang terdiri dari alamat h/w
sources & destination (semacam informasi kontrol)
Membentuk encapsulations yang membungkus data asli
Encapsulations akan dilepas setelah paket di terima oleh
layer dibawahnya
Layer inilah yang mengidentifikasi peralatan pada
network
Pembungkusan ini akan berlanjut di hop lain sampai
paket sampai ke tujuan
Paket tidak akan berubah sepanjang pengiriman
Perangkat layer ini switch & bridge, yang membaca frame yang melaluinya.
Akan meletakan hardware address dalam sebuah filter table dan akan mengingat
port mana yang telah menerima frame tersebut.
Menentukan lokasi peralatan & memetakan peralatan pada network
Jika ada frame dari hardware address yang tidak tercatat di filter tablenya maka
akanmelakukan broadcast ke semua segmennya & akan mengupdate filter
tablenya.


.
Contoh dari Data Link Layer :
NIC / LAN Card




Network components:
* Bridge
* Switch
* ISDN Router
* Intelligent Hub
* NIC
* Advanced Cable Tester
Protocols:
Media Access Control:
Communicates with the adapter card
Controls the type of media being used:
* 802.3 CSMA/CD (Ethernet)
* 802.4 Token Bus (ARCnet)
* 802.5 Token Ring
* 802.12 Demand Priority
Logical Link Control
* error correction and flow control
* manages link control and defines SAPs
c. Network layer
Merupakan layer ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi
sebagai mengantarkan paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing.
Layer ini mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara
mencari route yang paling murah dan cepat.


Fungsi Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan,
menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik
di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
Fungsi lain dari Network (Layer 3)
- Logical Addressing
- Mengirimkan alamat network
- Contoh : IP, IPX
- Tidak peduli dimana lokasi suatu host berada & isi paket data yang dibawa,
karena L3 hanya peduli dengan network itu berada dan cara terbaik
untukmencapainya dan Menentukan lokasi network
- Mengangkut lalu lintas antar peralatanyang tidak terhubung secara lokal
Contoh dari Network layer:
B-router




Network components:
* Brouter
* Router
* Frame Relay Device
* ATM Switch
* Advanced Cable Tester
Protocols:
* IP; ARP; RARP, ICMP; RIP; OSFP;
* IGMP;
* IPX
* NWLink
* NetBEUI
* OSI
* DDP
* DECnet
a. ICMP (Internet Control Message Protocol) bertugas mengirimkan pesan-pesan
kesalahan dan kondisi lain yang memperhatikan perhatian khusus
b. ARP (Address Resolution Protocol) bertugas menemukan hardware address
suatu host dengan alamat IP tertentu
c. RARP (Reverse Address Resolution Protocol) bertugas menerjemahkan
hardware address menjadi IP address suatu host.
d. IP (Internet Protocol) bertugas untuk menyediakan cara terbaik untuk
membawa datagram dari sumber ketujuan, tanpa memperdulikan apakah mesin
yang bersangkutan berada pada jaringan yang sama atau tidak, atau apakah
terdapat jaringan-jaringan lainnya antara sumber dengan tujuan atau tidak.


d. Transport layer
Merupakan layer keempat pada model referensi OSI layer. Layer ini mampu
memberikan layanan berupa Multiduplexing dan Demultiduplexing, sehingga
pada layer ini memungkinkan sebuah host dapat melayani lebih dari satu proses.
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga
koneksi logika end-to-end antar terminal, dan menyediakan penanganan error
(error handling).
FUNGSI LAYER TRANSPORT
Melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi
(reassembling)
dari upper layer menjadi sebuah arus data yang sama


Menyediakan layanan tranportasi data ujung ke ujung.
Membuat sebuah koneksi logikal antara host pengirim dan tujuan pada
sebuah internetwork
Bertanggung jawab menyediakan mekanismemultiplexing
Multiplexing = teknik untuk mengirimkan danmenerima beberapa jenis
data yang berbeda sekaligus pada saat yang bersamaan melaluisebuah
media network saja.
Fungsi lain Layer Transport (Layer 4)
Reliable atau unreliable delivery
Multiplexing
Contoh : TCP, UDP, SPX

Arti istilah Brouter dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :
Suatu alat penghubung jaringan yang mengkombinasikan fungsi router dan
bridge. Alat ini mengatur lewatnya data sesuai dengan protokol yang dipakai dan
menjembatani semua lalu lintas data lain.
Contoh dari transport layer :
B-router

Network components:
* Gateway
* Advanced Cable Tester
* Brouter
Protocols:
* TCP, ARP, RARP;
* SPX
* NWLink
* NetBIOS / NetBEUI
* ATP
a. TCP (Transmition Control Protocol) merupakan protokol yang bersifat
connection oriented. Setiap byte pada koneksi TCP memiliki no urut 32 bitnya
sendiri.
b. UDP merupakan protokol yang bersifat connectionless.

e. Session layer
Merupakan layer kelima pada model referensi OSI layer. Lapisan ini membuka,
merawat, mengendalikan dan melakukan hubungan antar simpul. Pada layer ini
data di transfer dengan jernih dan terkait antara satu dengan yang lain, tetapi
kualitas data tersebut akan mengalami delay, through-put. Hal tersebut
dimaksudkan untuk menjaga mutu dari fungsi-funsi transport.
Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan
mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain.
Koneksi di layer ini disebut session.
Fungsi Session Layer
Bertanggung jawab untuk membentuk, mengelola, dan memutuskan session-
session antar-layer diatasnya.
Kontrol dialog antar peralatan / node.
Koordinasi antar sistem-sistem dan menentukan tipe komunikasinya (simplex,
half dulplex, full duplex)
Menjaga terpisahnya data dari banyak aplikasi yang menggunakan jaringan
Ex : SQL
Fungsi lain Layer Session (Layer 5)
Mempertahankan data dari berbagai aplikasi
yang digunakan
Contoh : OS dan Penjadwalan suatu aplikasi



Contoh dari Session layer:
Gateway


Network components:
* Gateway
Protocols:
* NetBIOS
* Names Pipes
* Mail Slots
* RPC
NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh
IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer
application.
NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan
dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti
Windows NT dan LAN Manager.
ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol),
yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk
f. Layer presentation
dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe
pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe
membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan
banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang
mungkin) ditangani oleh layer ini.
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat
untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan
JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi
dan konversi


Contoh dari Pressentation layer:
Gateway
Network components:
* Gateway
* Redirector
Protocols:
Virtual Terminal Protokol (VTP)
merupakan contoh dari protokol pada Presentation layer.
Fungsi dari VTP untuk presentasi layer adalah:
Membuat dan memelihara struktur data
Translating karakteristik terminal ke bentuk standard


g. Layer Application (Layer 7)
Layer ini adalah yang paling cerdas, gateway berada pada layer ini. Gateway
melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan
diantara mereka (baca bagian berikutnya untuk informasi yang lebih jelas tentang
kedua hal tersebut). Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi
yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan
akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi
padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer
Application
Contoh dari Application layer:
Gateway
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini
bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti
program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau
aplikasi komputer lainnya.
Fungsi lain Layer Presentation (Layer 7)
Interface antara jaringan dan s/w aplikasi
Contoh : Telnet, HTTP, FTP, WWW Browser, SMTP Gateway / Mail Client
(eudora, outlook, thebat,)
Network components:
* Gateway
Protocols:
* DNS; FTP
* TFTP; BOOTP
* SNMP; RLOGIN
* SMTP; MIME;
* NFS; FINGER
* TELNET; NCP
* APPC; AFP
* SMB
SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol ini berfungsi menyederhanakan sistem network yang kompleks
menjadi sederhana. Semua informasi tentang network akan ada di masing-
masing kelompok yang ditaruh pada Management Information Base (MIB)
FTP (File Transfer Protocol)
Protokol ini bertujuan untuk transfer suatu file atau bagian dari file dengan
menggunakan FTP command yang dilakukan dengan menambah driver pada
sistem operasi sehingga sistem operasi dapat digunakan secara interaktif oleh
user saat online. Protokol ini sering kali mencakup layer 5,6, dan 7 bersama-
sama sehingga berfungsi sebagai user application untuk langsung mengakses
transport layer agar file terkirim.

















Pengertian OSI layer
*Gambar tingkatan OSI layer*

-OSI layer adalah : OSI layer kepanjangan dari (Open System
Interconection) membantu seorang desainer memahami tiap-tiap layer yang
berhubungan dengan aliran komonikasi data, atau bisa di sebut juga dengan
pemrosesan data dari pembuatan, pengecekan, dan lain lain sampai pada proses
akhir yaitu pengiriman data.

-Sejarah OSI layer: dahulu pada era -70an banyak perusahaan software
yang membuat system network Architekture (SNA), yang antara lain IBM,
Digital, Sperry, burough dan sebagainya,masing masing perusahaan tersebut
membuat aturan aturan yang antara satu sama lain berbeda, misalkan IBM
megembangkan SNA produk digital tentunya tidak bisa hal ini di sebabkan
protokolnya tidak sama. analoginya, misalkan anda berbicara dengan bahasa jawa
tentunya akan di mengerti juga oleh orang lain yang berbahasa jawa, masalah ini
bisa di selesaikan jika anda berbicara menggunakan bahasa standar yang tentunya
bisa di mengerti lawan bicara anda.
sebelum munculnya model refenisi OSI, sisitem jaringan komputer sangat
berpengaruh kepada pemasok (vender). OSI berupaya membentuk standar umum
jaringan komputer untuk menunjang interpetabilitas antara pemasok yang
berbeda.tadak adaanya suatu protokol yang sama membuat banyak perangkat
tidak bisa saling berkomunikasi.
masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda
adalah karna mereka menggunakan protocol dan format data yang berbeda beda
menghadapi kenyataan ini, kemudian the internet standat organisasion pada
sekitar tahun 1980 an meluncurkan sebuah standar model revenisi yang erisi cara
kerja serangkaian protokol SNA. model revinisi ini selanjutnya dinamakan open
systeeminterconection (OSI). model Revinisi OSI terdiri dari 7 buah bagian / layer
yang masing masing layer mempunyai tugas sendiri. di karnakan OSI terdiri dari
7 macam layer, maka model refinensi OSI seringkali di sebut OSI 7layer.

OSI layer mempunyai 7 lapisan di setiap lapisan mempunyai kegunann dan
fungsi masing-masing di bawah ini akan saya terangkan tentang 7 lapisan yang
ada pada OSI layer :

7. APLICATION layer ( lapisan aplikasi )
-Aplication layer adalah lapisan paling atas, lapisan yang ada di bawah nya
bekerja untuk lapisan ini.
lapisan ini fungsinya untuk menyediakan jasa untuk penggunannya.lapisan ini
juga sebagai antarmuka dengan pengguna dan lapisan ini pula yang bertanggung
jawab atas pertukaran informasi antar komputer.
*aplikasi yang bekerja di dalam application layer contohnya:
Web Browser, contoh nya : mozilla firefox dan internet explorer.
E-mail Client contoh : Out Look Express, Outlook Web Access, Mozilla
thunderbird, Fox mail dll.
Software FTP, Contoh : file Zilla
contoh aplication layer : Gatewaye

protocols yang bekerja:
*DHCP (DYNAMIC HOST CONFIGURATION PROTOCOL) gunannya : untuk
distribusi IP pada jumlah IP yang terbatas.
*DNS ( DOMAIN NAME SERVER) gunannya : data bese nama domain mesin
dan nomor IP
*FTP ( FILE TRANSFER PROTOCOL) gunannya : untuk transfer file
*HTTP (HAYPER TEXT TRANSFER PROTOCOL) gunannya : yntuk transfer
file HTML dan WEB
*MIME ( MULTIPURPUPOSE INTERNET PROTOCOL) gunannya : untuk
mengirim file bineriy dalam bentuk text
*NNTP ( NETWORK NEWS TRANSFER PROTOCOL) guannya : menerima
dan mengirim news group
*POP (POST OFFICE PROTOCOL) gunanya : untuk mengambil mail dari server
*SMB (SERVER MESAGGE BLOCK) gunanya : untuk transfer berbagai file
dari server dos dan windows

beberapa fungsi dari presentation layer :
-interface antara jaringan dan s/w aplikasi

6. PRESENTATION layer ( lapisan presentasi )
-Presentation layer adalah lapisan ke enam dari tujuh lapisan yang fungsinya
untuk bertanggung jawab di mana data di cek dan di format sebelum data di kirim
dan sampai ke aplication layer.
*aplikasi yang bekerja di dalam presentation layer:
PICT,TIFF,JPEG merupakan format data untuk aplikasi berupa gambar
(image)
MIDI, MPEG,dan quicktime merupakan format data untuk aplikasi sound
& movie.
ASCII merupakan format data untuk informasi dalam bentuk texs.
contoh dari presntation layer : gateway

protocolsyang bekerja :
*SMPTP (SIMPEL MAIL TARNSFER PROTOCOL) gunannya : untuk
pertukaran mail
*SNMP ( SIMPEL NETWORK MANEGEMENT PROTOCOL) gunanya : untuk
menejeen jaringan.
*TELNET protocol yang di gunakan untuk akses remote masuk ke suatu host data
berjalan berupa text.
*TFTP (Trivial FTP) protokol untuk transfer file

beberapa fungsi dari presentaion layer:
-bagaimana data di presentasikan
-type data, enkripsi, visual image, dll

5. SEESION layer ( lapisan sesi)
-seesion layer berfungsi untuk menetapkan, mengatur dan menghentikan sesi
pengiriman data, session layer juga berguna untuk melayani presentation layer
(lapisan ke 6)
*aplikasi yang ada pada session layer :
RPC (Remote Procedur Cell) protocol yang menyediakan mekanisme
client / server pada sistem opersi windows NT
NFS (Network File System) di bangun oleh sun microsistem dan di
gunakan oleh workstation TCP/IP dan unix agar dapat mengakses remot
resource.
OS dan penjadwalan suatu aplikasi
protocols yang bekerja :
*NetBIOS (Network Besic Input Otput System) BIOS jaringan standar
*Names Pipes
*Mail Slots
*RPC ( Remote Procedur Call ) prosedur pemanggilan jarak jauh.
*SOCKET, Input Output untuk network jenis BSD-UNIX

beberapa fungsi dari seesion layer :
-mempertaankan data dari berbagaia aplikasi yang di gunakn


4. TRANSPORT layer (lapisan transpor)
-tarnsport lapisan berguna untuk memecah data menjadi paket-paket data serta
memberikan nomer urut ke paket paket data agar pada saat data di teriama data
dapat di susun kembali.
*aplikasi yang bekerja pada transport layer :
-aplikasi nya berupa penghantar suatu data atau untuk mengirim sebuah
file.
suatu aplikasi yang gunanya untuk mengirim dan menerima data atau
membagi data tersebut ke beberapa bagian
SPXLayer transport

contoh TRansport layer : cabel tester : alat untuk memeriksa kesempurnaan
pemasangan kabel konektor LAN (RJ45) agar untuk mengetahui kabel yang kita
buat sudah benar atau belom. brouter : perangkat jaringan yang berfungsi baik
sebagai jembatan atau router.

*TCP (Transmision Control Protocol) untuk pertukaran data berorientasi
*UDP (User Datagaram Protocol) protocol conectionless dan proses-to-proses
yang hanya menaambahakan alamat port, cheksum eror control dan panjang
informasi data pada layar dia atas

ada beberapa fungsi transport layer:
-reliabel dan unreliabel delivery
-multiplexing

3. NETWORK layer ( lapisan jaringan)
-network layer berguna untuk menentukan alamat IP atau alamat perjalanann dan
juga menentukan rute perjalanan data hingga data sampai ke tujuan akhir yaitu
pemrosesan dalam hal ini data berbentuk paket.
*aplikasi yang bekerja pada network layer:
DPP (Delivery Datagram Protocol) merupakan protokol transport yang
bisa di gunakan oleh jaringan komputer apple
IPX (Internet Packet Exchange) dan NWlink merupakan protokol yang di
sediakan oleh sistem operasi netware yang di sebut oleh novell, di gunakan
untuk routing paket.
contoh dari network layer : B-router adalah sebuah alat yang mengirimkan paket
data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya melalui sebuah
proses yang di kenal sebagai penghalaan.

protocols yang bekerja :
*IP ( INTERNET PROTOCOL) gunanya : menetapan rauting
*RIP ( RAUTING INFORMAtION PROTOCOL) gunanya : memeilih rauting
untuk mendapatkan informasi hard ware nomor IP
*RARP ( REVERSE ARP) gunanya untuk menetapkan informasi nomer IP dari
hard ware.
*ICMP (Internet Control Message Protocol) mekanisme yang di gunakan oleh
sejmlah host untuk mengirim nontifikasi data gram yang mengalami masalah pada
host nya.
*IGMP ( Internet Group Message Protocol) yang di gunakan untuk memberi
faslitas message yang simulation kepada group penerima.
*(ARP) (Adress Resolution Protocol ) di gunakan untuk mengetahi alamat
IPberdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.

ada beberapa fungsi network :
-logical addressing
-mengirimkan alamat network

2. DATA LINK layer ( lapisan koneksi data)
-data link layer berguna untuk memnentukan bagaimana bit-bit data di
kelompokan menjadi format yang di sebut sebagai frame. pada lapisan ini apabila
bit-bit ingin di bungkus dan ingin di kirim harus melalui media WAN protocol
architectur atau harus melalui LAN architectur. selain itu di level ini juga terjadi
koreksi kesalhan data.
*aplikasi yang bekerja pada data link layer:
LLC (Logikal Link Control) mendefinisaikan protocol network layer dan
kemudian melakukan enkapsulasi protokol-protokol taransport.
MAC (Media Acces Control) mendifinisakan bagaimana packet di
tempatkan pada sebuah media dalam sublayer ini sistem pengalamatan
hardware di defenisikan.
contoh dari data link layer : NIC / LAN Card, bridge adalah sebuah komponen
jaringan yang di gunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah
segment jaringan. dan switch adalah sebuah alat jaringan yang melakukan
penjembatan tak tampak ( penghubug penyekatan (segmentation) banyak jaringan
dengan pengalihan berdasarkan alamat MAC.

protocols
*PPP ( POINT TO POINT PROTOCOL) gunanya untuk point to poin suatu data.
*SLIP (Serial Line Internet Protocol) di gunakan untuk menyabung serial.

ada beberapa fungsi data link:
-mengkomunikaskan bit ke bytes dan byte ke frame
-menerima perangkat media berupa MAC addressing
-deteksi error dan recovery error
1. PHYSICAL layer (lapisan fisik )
-physical layer adalah lapisan paling bawah pada OSI, berfungsi untuk
mendefenisikan media transmisi jaringan. atau bisa di sebut juga dengan
penulisan data pertama kali apabila data ingin di proses.
*apliasi yang bekerja pada physical layer
ISDN (Integrated Services Digital Network) suatu sistem telkomonikasi di
mana layanan antara data, suara, dan gambar di integrasi ke dalam suatu
jaringan yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk
menunjukan suatu ruang lingkup pelayanan yang lues.
FDDI (Fiber Distributed Data Interface) sustu standar komunikasi data
menggunakan fiber optic pada LAN dengan panjang sampai 200 km
EIA/TIA-232, V35, Layer Physical
contoh dari Physical layer adalah HUB : sebuah alat yang di gunakan dalam
jaringan LAN yang bekerja di OSI pada layer physicla layer. dan repeater : adalah
sebuah setasiun untuk menerima sinyal yang masuk dan mengirimkan kembali
pada frekuansi yang berbeda.

FDDI terdiri dari dua token ring yang satu ring nya berfungsi sebaai ring backup
jika seandainya ada ring dari dua ring tersebut yang putus atau mengaalami
kegagalan dalam bekerja.

protocols
*10baseT
*100baseT
*RS232

ada beberapa fungsi dari physical layer:
-memindahkan bit antar devices
-spesifikasinya berupa voltase, wire, speed, pin pada kabel

*keuntungan menggunakan OSI layer :
1. memecahkan operasional sistem jaringan yang kompleks agar mudah di
pelihara.
2. perubahan setiap lapisan tidak mengubah lapisan yang lain. ini memudahkan
produsen berkonsentrasi pada lapisan tertentu saja.
3. memudahkan pengembangan perangkat keras "plug and play" ( istilah
tekhnologi informasi yang mengacu kepada fitur di komputer yang memperboleh
kan suatu perangkat di tambahkan ke sistem komputer tanpa harus menginstal
ulang divice driver secara manual.)
4. membagi tugas tugas di setiap layer nya.
5 dapat di jadikan bahan pertimbangan trobleshooting ( merupakn pencarian
sumber masalah sehingga masalah dapat di selesaikan )

*kerugian menggunakan OSI layer :
1.lapisan OSI bersifat teoritis dan tidak benar benar bekerja pada fungsi yang
sebenarnya.
2. implumentasi dalam dunia industri jarang memiliki hubungan yang sama persis
dengan lapisan pada osi layer.
3. protokol yang berbeda dalam stack melakukan fungsi yang berbeda yang
membantu mengirim atau menerima pesan keseluruhan.
4. perubahan satu protocol tidak bersifat menyeluruh ke semua bagian.

kesimpulan OSI layer adalah intinya agar setiap peralatan bisa berkomonikasi
dengan lainnya maka di butuhkan sistem OSI layer untuk membantu proses
jalannya jarinagn dan alat komputer.

cara kerja ISO layer menurut yang saya ketahui :
-pertama router mengirim frame melalui jaringnan yang berbeda dengan protokol
data link yang berbeda, hanya data link layar dan lapisan fisik yang memerlukan
modifikasi.
-router menghapus semua informasi data link dan mengirimkannya ke lapisan
jaringan.
-router menggunakan alamat tujuan IP untuk menentukan di mana untuk
mengirim pada berikutnya
-router yang menggunakan data dengan informasi data link populer untuk wan
atm
-ATM WAN menuju ke ethernen LAN
-kehilangan paket karena router adalah transportasi lapisan padat mengirimkan
menunggu pengakuan penerima lapisan transport terbatas dan mentransmisikan
kembali data.
-router untuk menghapus informasi dan mengirim link ke lapisan jaringan paket
-lagi router adalah alamat IP dari lapisan jaringan untuk. menentukan di mana
untuk mengirim paket berikutnya.
-setelah menentukan tahap berikutya dan menambahkan informasi data link yang
tepat untuk mengirimkan pada jaringan ( pada jaringan ethernet lagi)
-beberapa protokol data link layer menyediakan komunikasi yang handal antara
dua node. dalam contoh ini lapisan data link ethernet di lakukan ketika lapisan
pengirim tidak menerima nya pengakuan dari lapisan menerimanya dan mengirim
ulang frame.
-setiap lapisan model sekarang menghilangkan lapisan enkapsulasi dan membaca
informasi tentang cara menambahkan lapisan yang sama pada pengirim
-membaca bit dari media fisik, dan menguahnya menjadi frame dan mengirimkan
frmae ke data link.
-menghapus header data data link frame dan di konfesi kembali ke paket IP
-menghapus header IP mengubah paket kembali ke segmen dan menekan kembali
ke lapisan transport.
-menyerupai segment kembali ke data asli mengunakan nomer port untuk
menentukanaplikasi untuk mengirim data ke email.
-menggunakan informasi sesi untuk menentukan aliran komunikasi data ini
menggunakan informasi yang di berikan oleh lpisan presentasi untuk dapat
menginter pretasikan data untuk mesin tertentu.
-aplikasi membaca perintah SMTP bahwa lapisan aplikasi pada pengirim telah di
kirim.
-seerti yang di sebutkan sebeumnya model osi lebih dari model teoritis, internet
menggunakan protokol TCP/IP bukan stok OSI