Anda di halaman 1dari 8

Memahami Implementasi Iman dan Taqwa Dalam Kehidupan Modern

Jelaskan problem-problem manusia dalam kehidupan modern berdasarkan pandangan Islam.


Problem-problem manusia dalam kehidupan modern adalah munculnya dampak negatif (residu), mulai
dari berbagai penemuan teknologi yang berdampak terjadinya pencemaran lingkungan, rusaknya habitat
hewan maupun tumbuhan, munculnya beberapa penyakit, sehingga belum lagi dalam peningkatan yang
makro yaitu berlobangnya lapisan ozon dan penasan global akibat akibat rumah kaca.


Tidakkah kita belajar dari pohon, daun yang gugur karena sudah tua apakah tidak menjadikan residu yang
merugikan tetapi justru bermanfaat bagi kesuburan pohon itu sendiri, ini menyiratkan perlunya teknologi
yang ramah lingkungan dan meminimalisasi dampak lingkungan yang di timbulkannya. manusia juga
tidak melihat di dalam kegelapan seperti kelelawar, namun akal manusia yang dapat menciptakan lampu,
untuk mengatasi kelemahan itu.

Manusia tidak mampu lari seperti kuda dan mengangkat benda-benda berat seperti sekuat gajah, namun
akal manusia telah menciptakan alat yang melebihi kecepatan kuda dan sekuat gajah. Kelebihi manusia
dengan mahkluk lain adalah dari Akalnya. Sedangkan dalam bidang ekonomi kapitalisme-kapitalisme
yang telah melahirkan manusia yang konsumtif, meterialistik dan ekspoloitatif.

Jelaskan peran iman dan taqwa dalam menjawab problem dan tantangan kehidupan modern.

Peran iman dan taqwa di dalam problem dan tantangan kehidupan moderen adalah suatu masalah besar
yang harus di hadapi oleh setiap orang (Manusia) karna seperti yang kita lihat selama ini semakin
bertambahnya Zaman pasti akan ada perubahan! baik dalam segi moral, agama, budaya, maupun dalam
segi sosial kehidupan di dalam masyarakat. Dan yang paling utama dalam segi agama, kepercayaan dan
keyakinan sehingga dalam segi iman dan taqwapun berkurang.

Jelaskan peran iman dan taqwa dalam menunjang profesi yang nantinya anda akan geluti.

Peran iman dan taqwa di dalam menunjang profesi yang di geluti oleh seseorang adalah suatu profesi atau
kedudukan yang di miliki dengan di imbangi oleh Iman dan taqwa kepada Tuhan yang maha Esa karna
kalau kita memliki porfesi harus di imbangi dengan ke imanan.

Jelaskan hubungan antara agama dan ilmu menurut Ian Barbour.

Hubungan antara agama dan iman menurut Ian Barbour adalah suatu hubungan yang
Erat yang di lihat dari realitas sekarang telah menunjukan bahwa manusia tidak hanya mengenal nama-
nama benmda yang sudah ada, namun juga telah mengembangkan dan mencipkan nama-nama baru pada
benda-benda yang di ciptakannya. Baik dalam segi moral, agama, budaya, maupun dalam segi sosial
kehidupan di dalam masyarakat dan lingkungan.
Diposkan oleh Aprisal Nur di 06.02
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook
http://aprisalnur.blogspot.com/2012/11/memahami-implementasi-iman-dan-taqwa.html

IMPLEMENTASI IMAN DAN TAQWA DALAM KEHIDUPAN MODERN
1.Pengertian Iman
Menurut bahasa iman berarti membenarkan, sedangkan menurut syara berarti membenarkan denagn hati,
dalam arti menerima dan tunduk kepada hal-hal yang diketahui berasal dari Nabi Muhamad. Dengan
demikian Iman kepada Allah berati iman atau percaya bahwa Allah satu-satunya dzat yang mencipta,
memelihara, menguasai, dan mengatur alam semesta. Iman kepada keesaan Allah juga berarti iman atau
yakin bahwa hanya kepada Allah-lah manusia harus betuhan, beribadah memohon pertolongan, tunduk,
patuh, dan merendahkan diri. Selain itu iman kepada keesaan Allah juga berarti mempercayai bahwa
Allah-lah yang memiliki segala sifat kesempurnaan dan terlepas dari sifat tercela atau dari segala
kekurangan.

Iman tidak cukup disimpan didalam hati. Iman harus dilahirkan dalam bentuk perbuatan yang nyata dan
dalam bentuk amal sholeh atau perilaku yang baik. Disamping itu, pengertian tersebut juga membawa
makna bahwa iman tidak sekedar beriman kepada apa yang disebutkan di dalam rukun iman saja, yaitu
iamn kepada Allah, iamn kepada malaikat-malaikat-Nya, iman kepada hari akhir, dan iamn kepada qadha
dan qadar, tetapi lebih dari itu, cakupan iman meliputi pengimanan terhadap segala hal yang dibawa oleh
Nabi Muhammad selain rukun iman tersebut. Misalnya, iman terhadap kewajiban sholat, zakat, puasa,
haji, dan juga tentang halal haramnya sesuatu.

2.Taqwa
Menurut imam ghozali : Taqwa di dalam Al quran disebut dalam tiga pengertian
Pertama : Takut dan malu
Kedua : Taat dan beribadah
Ketiga :Membersihkan hati dari dosa, dan yang terakhir adalah taqwa yang sejati.
Demikianlah pengertian taqwa menurut imam ghozali. Secara umum, taqwa adalah perkataan yang
mengungkapakn penghindaran diri dari kemurkaan Allah SWT dan Siksa-Nya. Yakni dengan
melaksanakan apa yang diperintah-Nya dan menahan diri dari melakukan segala larangan-Nya. Hakikat
taqwa ialah tuhan melihat kehadiranmu dimana DIA telah melarangmu. Tuhan tidak kehilangan kamu
dimana DIA telah memerintahkanmu.


Amalan Taqwa
Amalan taqwa bukan sebatas apa yang terkandung di dalam rukun islam, seperti syahadat, sholat, zakat,
dan haji saja. Bukan sebatas membaca Al quran atau berwirid dan berzikir. Amalan taqwa juga tidak
dimasjid saja. Amalan taqwa adalah apa saja amalan dan perbuatan didalam kehidupan yang dilandaskan
syariat, baik itu fardhu, wajib, sunah, mubah, atau apa saja amalan dan perbuatan yang dijauhi dan
ditinggalkan baik itu haram dan makruh.
Ini termasuklah segala perkara yang berlaku dalam kehidupan baik dalm kehidupan keseharian, dalam
bidang ekonomi, pembangunan, pendidikan, kenegaraan, kebudayaan, manajemen, kesehatan dan
sebagainya. Asalkan yang dilakukan atau ditinggalkan itu terkait dan Karen a Allah, maka itu taqwa.
Sedangkan amalan yang tidak terkait dan tidak ilakukan karena Allah, tiu adalah amalan yang tidak ada
nyawa, jiwa, atau rohnya dan ia tidak ada nilainya di sisi-Nya.
Begitu pentingnya ketaqwaan bagi seorang muslim, sehingga derajat seorang manusia ditentukan oleh
kadar ketaqwaannya kepada Allah. Mulia atau tidaknya seorang manusia bukan ditentukan oleh
banyaknya harta yang dimiliki atau jabatan yang di duduki. Tidak mustahil jika ada seseorang, jabatannya
tinggi, hartanya melimpah, dipuji olaeh manusia, tetapi karena tidak bertaqwa kepada Allah maka ia pun
tidak memiliki derajat bahkan hina dihadapan Allah SWT. sebaliknya, seorang pemulung yang dicaci dan
hina dihadapan manusia, jika bertaqwa maka ia memiliki derajat yang mulia dihadapan Allah SWT.
derajatnya melebihi seorang pejabat yang dipuji ternyata korupsi. Berbicara juga dapat menjadi taqwa
kalau apa yang di bicarakan itu adalah ilmu, nasihat atau perkara-perkara yang baik, dan manfaat, dan
dilakukan karena Allah. Diam juga dapat menjadi taqwa kalau diam itu untuk mengelakkan dari berkata-
kata yang maksiat dan sia-sia atau supaya tidak menyakiti hati orang dan dilakukan karena takut kepada
Allah.

Di antara cirri-ciri orang yang bertaqwa kepada Allah itu adalah :
1. Gemar menginfaqkan hartab bendanya dijalan Allah, baik dalam waktu sempit maupun lapang.
2. Mampu menahan diri dari sifat marah.
3. Selalu memaafkan orang lainyang telah membuat salah kepadanya ( tidak pendendam ).
4. Tatkala terjerumus pada perbuatan keji dan dosa atau mendzalimi diri sendiri,ia segera ingat Allah, lalu
bertaubat, memohon ampun kepada-Nya atas dosa yang telah dilakukan.
5. Tidak meneruskan perbuatan keji itu lagi, dengan kesadaran dan sepengetahuan dirinya.

Betapa pentingnya nilai TAQWA. Hingga merupakan bekal yang terbaik dalam menjalani kehidupan
didunia dan betapa tinggi derajat TAQWA, hingga manusia yang paling mulia di sisi Allah adalah orang
yang paling taqwa di antara mereka. Dan banyak sekali buah yang akan dipetik, hasil yang akan diperoleh
dan nikamt yang akan diraih oleh orang yang bertaqwa di antaranya adalah :
1. Ia akan memperoleh Al-Furqon yaitu kemampu n untuk membedakan antara yang haq dan yang batil,
halal dan haram, antara yang sunnah dengan bidah. Serta kesalahan-kesalahannya dihapus dan dosa-
dosanya di ampuni.

Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan
kepadamu Furqon dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)mu.
Dan Allah mempunyai karunia yang besar. ( QS. Al-Anfal: 29 )
2. Ia akan memperoleh jalan keluar dari segala macam problema yang dihadapinya, amalan-amalan
baiknya diterima oleh Allah hinga menadi berat timbangannyadi hari akhir kelak, mudah penghisabannya
dan ia menerima kitab catatan amalnya dengan tangan kanan.
3. Amalan-amalan baiknya diterima oleh Allah hingga menjadi berat timbangannya di hari kiamat kelak,
mudah penghisabannya dan ia menerima kitab catatan amalnya dengan tangan kanan.
4. Serta Allah memasukkan ke dalam Surga, kekal di dalamnya serta hidup dalam Keridhoan-Nya.

3. Ciri-ciri masyarakat Modern
Masyarakat modern adalah komunitas orang yang hidup bersama dalam suatu tempat dengan ikatan dan
aturan-aturan tertentu yang bersifat modern serta penggunaan teknologi.

Ciri-ciri pokok masyarakat modern menurut Deliar Noor:
a) Bersifat rasional yakni lebih mengutamakan pendapat yang berdasarkan akal.
b) Berfikir untuk masa depan yang lebih jauh, tidak hanya memikirkan masalah yang bersifat sesaat.
c) Menghargai waktu, yakni dengan memafaatkan waktu sebaik-baiknya dan seefektif mungkin sehingga
tidak ada waktu yang mubadzir tanpa makna.
d) Bersifat terbuka yakni mau menerima kritikan, saran, masukan untuk perbaikan yang dating dari
manapun.
e) Berfikir obyektif, yakni melihat segala sesuatu dari sudut fungsi dan kegunaannya bagi masyarakat.
4.Tantangan, problema dan resiko kehidupan modern
Realitas kemampuan manusia:
- Manusia tidak hanya mengenal nama-nama benda yang ada
- Manusia dapat mengembangkan dan menciptakan nama-nama baru pada benda yang diciptakannya.
- Kemampuan membuat benda-benda disebut kebudayaan [ fisik non fisik ]
- Manusia mampu mengembangkan kebudayaan akibat sains dan teknologi.

Berbagai Persoalan Manusia Diera Modern
1. Problem utama modernitas : [dampak negative penemuan teknologi]
- Terjadinya pencemaran lingkungan
- Rusaknya habitat hewan tumbuhan
- Munculnya beragam penyakit

2. Dalam Bidang Ekonomi : [Persoalan kapitalisme-Materalisme]
- Melahirkan manusia yang konsumtif-materialistik dan eksplotatif
- Manusia hanya memandang dirinya sebagai makhluk economicus [manusia yang mementingkan dirinya
sendiri
- Manusia melupakan dirinya sebagai makhluk homo religious yang syarat dengan kaidah moral.
- Prinsip ekonomi kapitalis telah melahirkan manusia yang serakah-egois.

Salah satu contoh kasus di Indonesia :
Demi kepentingan lahan pertanian-perumahan, tidak malu menggunduli hutan,membakarnya. Import
mobil dan motor secara besar-besaran tidak pernah memperhitungkan dampak polusi bagi kesehatan.
Pelaku ekonomi kecil, adalah mengunakan lahan trotoar sebagai tempat berjualan dengan tidak
mempertimbangkan keselamatan pejalan kaki.
3. Dalam bidang moral : [Paham liberalism-kebebasan berekspresi]
- Melalui teknologi informasi di ekspose secara besar-besaran meski menabrak batas-batas agama
- Globalisasi berwajah westernisasi ( penanaman nilai-nilai barat dengan melepas nilai-nilai moral
agama )
- Westernisasi mempunyai kemampuan melindas local culture budaya local, buktinya : Bangsa Indonesia
dalam banyak hal selalu berkiblat pada dunia barat dan menjadikannya sebagai symbol kemajuan.

4. Dalam persoalan sekularisme : [ tarik menarik antara dunia-agama ]
- Urusan dunia dipisahkan dari agama
- Munculnya split personality (manusia berkpribadian ganda ), contoh : pada saat yang sama ia bisa
menjadi seorang korupto, meskipun ia taat beribadah.
- Peran agama akan semakin kehilangan ruhnya.

5. Dalam Persoalan Keilmuan : [ munculnya pemikiran posivitesme ]
Sesuatu dikatakan benar jika; menggunakan tolok ukur kebenaran rasional, empiris, eksperimental dan
terukur secara metodologis.


Kesimpulan
Bahwa iman dan taqwa itu sesuatu yang harus dimiliki seorang mukmin, karena dengan itu kita bisa
menyakini , dan takut hanya kepada Allah. Sehingga apa yang diperintahkan Allah kita selalu senantiasa
mengerjakannya. Taqwa juga bisa menjadiakn kita sebagai manusia yang mulia di sisi Allah.
http://reysafara.blogspot.com/2011/01/implementasi-iman-dan-taqwa-dalam.html

Pengertian Iman

Pengertian Iman secara Etimologi
Iman berasa dari kata amana - yu'minu - imanan yang artinya percaya

Pengertian Iman secara Terminologi
Iman adalah 'aqdun bil qalbi, waiqraarun billisaani, wa'amalun bil arkaan yang artinya
diyakini dengan hati diucapkan dengan lisan dan diwujudkan dengan amal perbuatan.

Iman dan Akidah
Iman sering dikenal dengan istilah akidah, dimana akidah artinya ikatan "ikatan hati",
maksudnya seseorang yang beriman mengikatkan hati dan perasaannya dengan
sesuatu kepercayaan yang tidak lagi ditukarnya dengan kepercayaan lain.

Pengertian Taqwa

Pengertian Taqwa secara Etimologi
Taqwa berasal dari kata waqa - yaqi - wiqayah yang artinya menjaga diri, menghindari
dan menjauhi.

Pengertian Taqwa secara Terminologi
Taqwa adalah takut kepada Allah berdasarkan kesadaran dengan mengerjakan segala
perintah-Nya dan tidak melanggar dengan menjauhi segala larangan-Nya serta takut
terjerumus dalam perbuatan dosa.

Iman menurut Al Quran dan Assunnah

Iman menurut Al Quran

Al Quran Surah Albaqarah Ayat 62
62. Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan
orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada
Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan
mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Al Quran Surah Al An'am Ayat 82
82. orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan
kezaliman (syirik), mereka Itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah
orang-orang yang mendapat petunjuk.

Al Quran Surah An Nahl Ayat 97
97. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan
dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya
kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka
dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

Al Quran Surah Al A'raf Ayat 96
96. Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami
akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka
mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Al Quran Surah Ar Ra'du Ayat 29
29. orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan
tempat kembali yang baik.
Iman menurut AlQuran dijelaskan di banyak ayat-ayat dalam AlQuran dengan berbagai
keuntungan dan Balasan kebaikan untuk orang-orang beriman dari Allah.

Iman menurut Assunnah

Rasulullah bersabda (ketika ditanya oleh Jibril tentang permasalahan Iman) :

Iman itu adalah beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, Rasul-
rasulNya, hari akhir, dan beriman kepada taqdir Allah yang baik maupun yang buruk.
[HR. Muslim]

Taqwa menurut AlQuran dan Assunnah

Taqwa menurut Al Quran

Al Quran Surah Al Hujurat Ayat 13
13. Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan
seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku
supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara
kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah
Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.

Al Quran Surah Az Zumar Ayat 33-34
33. dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka
Itulah orang-orang yang bertakwa.
34. mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka.
Demikianlah Balasan orang-orang yang berbuat baik,

Al Quran Surah Ali Imran Ayat 120
120. jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu
mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. jika kamu bersabar dan bertakwa,
niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu.
Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.

Al Quran Surah Ali Imran Ayat 134
134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun
sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan)
orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Al Quran Surah Ali Imran Ayat 135
135. dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya
diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka
dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak
meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Al Quran Surah An Naba Ayat 31
31. Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan,

Taqwa menurut AlQuran dijelaskan di banyak ayat-ayat dalam AlQuran dengan
berbagai keuntungan dan Balasan kebaikan dari Allah untuk orang-orang Bertaqwa.

Taqwa menurut Assunnah

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Takwa itu terletak di sini, sambil
beliau shallallahu alaihi wa sallam menunjuk ke dada/hati beliau tiga kali.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam doa beliau, Ya Allah, anugerahkanlah
kepada jiwaku ketakwaannya, dan sucikanlah jiwaku (dengan ketakwaan itu), Engkau-
lah Sebaik-baik Yang Mensucikannya, (dan) Engkau-lah Yang Menjaga serta
Melindunginya.


Pengertian Iman dan Taqwa dalam Islam sesuai AlQuran dan Assunah dalam
belajar agama islam semoga bisa menjadi bermanfaat untuk semuanya, dan semoga
kita diberi dan dijaga oleh Allah dalam keimanan dan ketaqwaan disetiap waktu dalam
kehidupan ini.

http://www.belajarislam.web.id/2014/05/pengertian-iman-dan-taqwa-dalam-islam.html