Anda di halaman 1dari 4

TEKNOLOGI BAHAN ELEKTRIK

DIELEKTRIK











KELOMPOK 6
-Fahrizal Hari Utama
-Faisal Ahmad Jamal
-Owlena Renaseilla Yousi


BAHAN DIELEKTRIK
Bahan yang apabila diberikan medan potensial (tegangan) dapat mempertahankan perbedaan
potensial yang timbul diantara permukaan yang diberikan potensial tersebut.

SIFAT BAHAN DIELEKTRIK
Kekuatan dielektrik:
tekanan listrik tertinggi yang dapat ditahan oleh dielektrik tersebut tanpa merubah
sifatnya menjadi konduktif.
Konduktansi:
Apabila tegangan searah diberikan pada plat-plat sebuah kapasitor komersil dengan
isolasi seperti mika, porselin atau kertas maka arus yang timbul tidak berhenti mengalir
untuk waktu yang singkat, tetapi turun perlahan-lahan.
Rugi-rugi dielektrik:
Gaya listrik akan mengubah posisi elektron dan proton dari posisi semula, akibatnya
molekul-molekul dielektrik akan terpolarisasi dan berubah arahnya sejajar dengan arah
medan listrik. Perubahan arah molekul akan menimbulkan gesekan antar molekul. Karena
medan listrik yang berubah setiap saat, maka gesekan antar molekul juga terjadi
berulang-ulang. Gesekan ini akan menimbulkan panas yang disebut dengan rugi-rugi
dielektrik.
Peluahan parsial:
peluahan elektrik pada medium isolasi yang terdapat di antara dua elektroda berbeda
tegangan, di mana peluahan tersebut tidak sampai menghubungkan kedua elektroda
secara sempurna.
Tahanan isolasi:
Jika suatu dielektrik diberi tegangan searah, maka arus yang mengalir pada dielektrik
terdiri dari dua komponen, yaitu Arus yang mengalir pada permukaan dielektrik (Is) dan
arus yang mengalir melalui volume dielektrik (Iv)
Kekuatan kerak isolasi:
kekuatan permukaan isolasi untuk menahan arus bocor yang menimbulkan panas, jejak
arus (kerak), serta dapat menimbulkan erosi.

FUNGSI DIELEKTRIK
Menyimpan energi listrik (dalam bentuk muatan)
Memisahkan bagian bertegangan dengan bagian yang tidak bertegangan.

Salah satu contoh bahan dielektrik adalah kaca.
KACA
Hasil penguraian senyawa senyawa inorganik yang mana telah mengalami pendinginan tanpa
kristalisasi.

SIFAT KACA
1. Sifat mekanik
tegangan maksimum yang dialami oleh kaca sebelum terpisahnya kaca akibat adanya tarikan.
Tegangan tarikan terkonsentrasi pada bagian yang cacat.
2. Sifat kelistrikan
Kaca tidak dapat mengalirkan arus listrik.
3. Sifat kimia
Memliliki sifat stabilitas kimia (ketahanan suatu bahan terhadap pengaruh zat kimia)
4. Sifat fisika
Saat mengalami proses pemanasan hingga kaca meleleh, kaca akan kembali memadat pada suhu
normal

APLIKASI KACA
SEBAGAI BAHAN ISOLATOR DIELEKTRIK PADA KAPASITOR
Biasanya kaca yang digunakan adalah kaca jenis minos.
PENGGUNAAN PADA CIRCUIT BREAKER
Circuit Breaker merupakan alat listrik yang berfungsi memutuskan daya dari
sumber arus kepada beban pada saat terjadi gangguan. Pada tabung atau kotak
CB biasanya dilapisi oleh bahan isolasi seperti teflon, mika, plastik, KACA,
porselein atau lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

http://blog.ub.ac.id/dedeadee/2013/02/19/bahan-dielektrik/
http://damzone89.wordpress.com/2011/06/17/pengetahuan-umum-tentang-kaca/
http://shipbuildingppns.wordpress.com/2013/09/16/klasifikasi-kaca/