Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Praktek Lapangan Kerja (PKL) merupakan suatu bagian dari bagian dari kurikulum yang
harus dilaksanakan untuk memunuhi salah syarat wajib dalam mata kuliah Praktek Kerja
Lapangan pada jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta.
Melalui Praktek Kerja Lapangan (PKL) diharapkan materi kuliah yang diberikan selama
perkuliahan dapat dipahami , diaplikasikan, diterapkan atau dikembangkan oleh mahasiswa
melalui proses nyata atau praktek lapangan. Mahasiswa dapat menerapakan serta
mengembangkan ilmu dan konsep yang dapat diperoleh pada saat perkuliahan untuk
mengamati, menganalisa, dan memecahkan masalah serta memberikan solusi solusi yang
baik dan dapat memecahkan masalah yang dihadapi.
Namun hal yang paling penting dengan adanya Praktek Kerja Lapangan (PKL) yaitu dapat
memberikan pengalaman-pengalaman yang sangat bermanfaat bagi manusia. Dengan adanya
pengalaman itu, mahasiswa tidak merasa asing ketika nantinya masuk kedalam dunia kerja,
khususnya dunia industri.
Untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah tersebut, perusahaan yang kami pilih
adalah PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills yang bergerak dibidang industri pembuatan billet
dan besi beton sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) kami. Alasan kami memeilih
perusahaan ini didasarkan pada reputasi perusahaan yang dikenal baik oleh masyarakat luas
serta menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Salah satu alasan ini kami tertarik untuk
mengetahui secara lebih jelas mengenai gambaran serta kegiatan manufaktur pada industri
pembuatan billet dan besi beton pada PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills.
1.2 Sejarah Perusahaan
PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills adalah sebuah perusahaan manufaktur dengan
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills didirikan
pada tahun 1989 dengan jumlah investasi awal sekitar 100 juta US dollar.
Pembangunan pabrik PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills dibagi dalam tiga tahap. Tahap
pertama selesai dibangun pada bulan juni 1992 yang digunakan untuk pengoprasian Rolling
Mills No.1. tahap kedua selesai dibangun pada bulan Desember 1992 yang kemudian
digunakan untuk pengoprasian Steel Melting. Tahap terakhir, yaitu tahap ketiga selesai
dibangun pada bulan Juli 1993 yang digunakan untuk pengoperasian Rolling Mills No. 2.
Setelah selesai ketiha tahap tersebut, maka PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills dapat
melakukan kegiatan produksi secara penuh.
PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills bersama PT. Budidharma Jakarta tergabung dalam Argo
Manunggal Group ini merupakan salah satu produsen biji beton terbesar di Indonesia.
1.2.1 Ruang Lingkup Bidang Usaha
PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri
billet dan besi beton, hasil produksi PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills adalah billet dn besi
beton dengan berbagai macam ukuran dan kekuatan (Tensile Strengh). Ukuran besi beton
yang dihasilakn antara lain ukuran (8,10,13,16,19,22,25,29,32,40,50) mm dengan dua macam
kekuatan yaitu TS 40 dan TS 50.
Produkdi besi beton PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills banyak digunakan dalam proyek
pembangunan gedung-gedung seperti mall, hotel, apartemen, fasilitas airport dan pelabuhan,
gedung perkantoran, universitas, rumah sakit serta pembangunan jalan raya dan jalan tol.
1.2.2 Visi dan Misi Perusahaan
PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills memiliki visi dan misi yang ingin dicapai dalam
menjalankan perusahaan tersebut, yaitu :
A. Visi Perusahaan
Menjadikan PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills sebagai salah satu produsen baja
yang terkemuka di Indonesia.
B. Misi Perusahaan
Menjadikan PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills sebagai Quality Leader
untuk produk besi beton.
Menjadikan PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills sebagai Price Leader untuk
produk besi beton di Indonesia.
Menjadikan PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills sebagai Supplier besi beton
yang terlengkap dalam memenuhi kebutuhan pasar.
1.2.3 Filosofi dan Motto