Anda di halaman 1dari 2

III.

ALAT DAN BAHAN


Katak / kodok sawah ( Fejervarya cancrivora )
Pinset
Alat diseksi
Scalpel
Arloji / jam tangan
Gunting
Baskom berisi air

IV. CARA KERJA
1. Katak normal

Pada lembar kerja yang disediakan amati dan catat reaksi-reaksi yang terjadi
pada katak normal, yaitu :

i. Sikap badan ( posture ) : perhatikan posisi duduk katak di ats bidang datar. Kira-
kira berapa sudut yang dibentuk tubuh dengan bidang datar
ii. Gerakan-gerakan spontan : gerakan tanpa usikan
iii. Keseimbangan badan ( righting reflex ) : reflex bangkit jika katak diletakkan
didalam posisi tidak seimbang ( tidur pada sisi perut )
iv. Kemampuan berenang : lihat bagaimana gerakan kaki dan kecepatan berenang
jika dimasukkan ke dalam air di wadah air yang disediakan
v. Frekuensi napas : amati gerakan-gerakan bagian pada dasar mulut
vi. Frekuensi denyut jantung : amati gerakan-gerakan lembut pada bagian dada
dengan meregang kedua kaki depan

2. Katak Deserebrasi

Pada percobaan ini digunakan katak yang sama pada percobaan pertama.
Dengan menggunakan gunting yang tajam, potonglah dengan cepat bagian serebrum.
Salah satu bagian dari gunting dimasukkan melitang ke dalam dan bagian yang satunya
berada tepat di garis melintang yang menghubungkan tepi anterior kedua gendang
telinga ( membrane timpani yang terletak di belakang dan di bawah kedua mata ).
Kemudian tunggu sekitar 10-15 menit agar katak bebas dari keadaan shock kemudian
perhatikan reaksi-reaksi yang terjadi, yaitu :

I. Sikap badan ( posture ) : perhatikan posisi duduk katak di ats bidang datar. Kira-
kira berapa sudut yang dibentuk tubuh dengan bidang datar
II. Gerakan-gerakan spontan : gerakan tanpa usikan
III. Keseimbangan badan ( righting reflex ) : reflex bangkit jika katak diletakkan
didalam posisi tidak seimbang ( tidur pada sisi perut )
IV. Kemampuan berenang : lihat bagaimana gerakan kaki dan kecepatan berenang
jika dimasukkan ke dalam air di wadah air yang disediakan
V. Frekuensi napas : amati gerakan-gerakan bagian pada dasar mulut
VI. Frekuensi denyut jantung : amati gerakan-gerakan lembut pada bagian dada
dengan meregang kedua kaki depan

3. Katak Spinal
Pada percobaan ini masih menggunakan katak yang sama. Rusaklah serebellum
dan medulla oblongata dari katak tersebut dengan cara memasukkan sonde kira-kira 1-
1,25 cm (sesuaikan dengan besar katak, jangan sampai melebihi batas antara kepala
dengan punggung) ke belakang dari tempat pemotongan pada bagian atas kepala yang
sudah dilakukan pada percobaan katak deserebrasi. Putar sonde secara perlahan.
Kemudian tunggu beberapa menit agar kata terbebas dari shock, kemudian amati dan
catatlah reaksi-reaksi yang terjadi.

I. Sikap badan ( posture ) : perhatikan posisi duduk katak di ats bidang datar. Kira-
kira berapa sudut yang dibentuk tubuh dengan bidang datar
II. Gerakan-gerakan spontan : gerakan tanpa usikan
III. Keseimbangan badan ( righting reflex ) : reflex bangkit jika katak diletakkan
didalam posisi tidak seimbang ( tidur pada sisi perut )
IV. Kemampuan berenang : lihat bagaimana gerakan kaki dan kecepatan berenang
jika dimasukkan ke dalam air di wadah air yang disediakan
V. Frekuensi napas : amati gerakan-gerakan bagian pada dasar mulut
VI. Frekuensi denyut jantung : amati gerakan-gerakan lembut pada bagian dada
dengan meregang kedua kaki depan