Anda di halaman 1dari 4

Studi Kasus

Ny. D 45 tahun diantaroleh saudaranya masuk ke IGD RSUD Dr.Soetomo


pada hari sabtu tanggal 4 Oktober 2!4 dengan keluhan tidak dapat
menggerakkan e"tremitas ba#ah disertai sesak na$as setelah ter%atuh di kamar
mandi rumahnya. &ada pemeriksaan $isik ditemukan 'D( 2)* mm+g, N (
!2 ")mnt, RR 2-")mnt, kesadaran somnolent, Dokter mendiagnosis
sementara Ny. D mengalami perdarahan otak, Ny. D memiliki ri#ayat
penyakit hipertensi
Pengkajian
Anamnesa:
Nama . Ny. D
%enis kelamin . /anita
Usia . 45 tahun
0eluhan . tidak dapat menggerakkan e"tremitas ba#ah disertai sesak na$as
setelah ter%atuh kamar mandi.
+asil &emeriksaan 1isik .
a. 22 . 3 kg
b. '2 . 3 4m
4. 'D . 2) * mm+g
d. Nadi . !2") menit
e. RR . 2-") menit
+asil 5aboratorium . 3
Ri#ayat &enyakit 6asa 5alu . +ipertensi
Diagnosis sementara . perdarahan otak .
Dari kasus diatas diketahui bah#a Ny.D tidak dapat menggerakkan
ekstremitas ba#ah, setelah ter%atuh di kamar mandi, dan diagnosti4 sementara
dari dokter Ny.D mengalami pendarahan otak, %ika dihubungkan dengan
pato$isiologi dari 786 kemungkinan se%ak lahir Ny. D Sudah mengidap 786,
karena 786 merupakan kelainan kongenital, dimana pembuluh darah arteri
terhubung dengan pembuluh darah 9ena tanpa melalui kapiler. 'api 786
biasanya tidak diturunkan . dan kenapa pada kasus Ny. 6 bisa ter%adi
pendarahan, pada kasus 786 pembuluh darah semakin lama semakin
membesar, dan pada kasus Ny. D diketahui ba#asannya 'D ( 2)* mm+g,
sehingga pembuluh darah di otak Ny. D mengalami trombus. Dan sesak napas
yang dialami Ny. D ter%adi dikarenakan respon tubuh untuk men4ukupi
kebutuhan oksigen di otak yang kurang akibat perdarahan otak.
Pemeriksaan fisik:
Review of system:
2! :breathing; . Ny.D mengalami sesak napas ditandai dengan RR. 2-")mnt,
penggunaan otot aksesoris pernapasan
22 :blood;. Ny.D di diagnosis dokter mengalami pendarahan otak
2< :brain;. Ny.D mengalami penurunan kesadaran akibat ter%atuh, ada re$leks akan
tetapi hanya sedikit
24 :bladder;. Ny. D mengalami kelumpuhan estremitas ba#ah, sehingga susah untuk
melakukan 270
25 :bo#el;. Ny. D mengalami kelumpuhan estremitas ba#ah, sehingga susah untuk
melakukan 270
2= :bone;. Ny.D mengalami kelumpuhan pada ekstremitas ba#ah
ANALISIS DATA
No Data >tiologi 6asalah
!. Data Sub%ekti$ . saudara
berkata bah#a Ny. D tidak
dapat menggerakkan
e"tremitas ba#ah disertai
sesak na$as setelah
ter%atuh kamar mandi
Data Ob%ekti$ . '( 2)*
mm+g, N ( !2 ")mnt,
RR 2-")mnt, kesadaran
somnolent
usia meningkat.
+ipertensi kronik
&embuluh darah ke4il melemah,
&embuluh darah 4erebral pe4ah,
6eningkatnya ?21,
&'I0
&otensial ter%adinya &'I0
2. Data
Sub%ekti$ . saudaranya
berkata bah#a Ny.D sesak
na$as
Data Ob%ekti$ . RR
2-")mnt
@atuh
2enturan kepala
In$lamasi hebat
6erusak otak
&eningkatan 9olume darah dlm
rongga otak
6enekan batang otak
0etidake$ekti$an pola napas
6enekan pusat pernapasan
Sesak napas
<. Data Sub%ekti$ .
Saudaranya berkata bah#a
Ny. D tidak dapat
menggerakkan e"tremitas
ba#ah
Data Ob%ekti$ . kesadaran
somnolent
@atuh
2enturan kepala
'erganggunya $ungsi
neuromuskularis ba#ah
>kstremitas tdk dapat
digerakkan
Intoleransi akti$itas
Intoleransi akti$itas
4. Data Sub%ekti$ . 3
Data Ob%ekti$ . kesadaran
somnolent
&enurunan kesadaran
0emampuan menelan
berkurang : e$ek sekunder;
Input nutrisi berkurang
Nutrisi kurang dari kebutuhan
Gangguan pemenuhan nutrisi.
nutrisi kurang dari kebutuhan
5. Data Sub%ekti$ . 3
Data Ob%ekti$ . kesadaran
somnolent, rangsangan
re$leks tidak dipersepsikan
pasien
@atuh
6enimpa kepala
0elainan struktural dan
$ungsional %aringan otak
&eningkatan 9olume darah dlm
rongga otak
6enekan batang otak
0erusakan $unsi persepsi
sensori
Gangguan persepsi sensori
=. Data Sub%ekti$ . 3 &enurunan kesadaran 0urangnya pera#atan diri
Data Ob%ekti$ . kesadaran
somnolent,
'erhambatnya $ungsi persepsi
sensori
0etidakmampuan berakti$itas
0urangnya pera#atan diri
DIAGNSIS K!P!RA"ATAN
!. &otensial ter%adinya peningkatan tekanan intrakranial berhubungan dengan
kelainan sirkulasi serebrospinal
2. 0etidake$ekti$an pola napas berhubungan dengan kerusakan pusat pernapasan
di medulla oblongata
<. Intoleransi akti9itas berhubungan dengan ketidakmampuan menggerakkan
ekstremitas ba#ah dan penurunan kesadaran
4. Gangguan pemenuhan nutrisi. kurang dari kebutuhan berhubungan dengan
berkurangnya kemampuan menerima nutrisi akibat menurunnya kesadaran
5. Gangguan persepsi sensori berhubungan dengan menurunnya tingkat kesadaran
=. 0urangnya pera#atan diri berhubungan dengan penurunan kesadaran