P. 1
energi-gibbs1

energi-gibbs1

|Views: 956|Likes:
Dipublikasikan oleh anita sukarini

More info:

Published by: anita sukarini on Dec 23, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2013

pdf

text

original

HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA

NANIK DWI NURHAYATI,S.SI, M.SI
nanikdn.staff.uns.ac.id nanikdn.staff.fkip.uns.ac.id nanikdn@uns.ac.id 081556431053 / (0271) 821585

HUKUM III TERMODINAMIKA
2

“ Entropi kristal murni pada suhu nol absolut adalah nol” • Pada suhu nol absolut (T = 0K)
– Tidak terjadi pergerakan atom – Tidak ada kekacauan termal – Struktur kristalin dianggap sempurna

22/12/09

Hukum Termodinamika Ketiga
Entropi dari zat kristal sempurna adalah nol pd suhu nol mutlak.

18.3

ENERGI BEBAS GIBBS
• Menunjukkan perubahan entropi total dari sistem • Batasan  suhu dan tekanan tetap G = H – TS ∆ G = ∆ H – T∆ S (suhu tetap) ∆ G = - T∆ S (tekanan tetap) • Energi Bebas Gibbs (∆ G) digunakan u menggambarkan perub energi sistem, Pada temperatur dan tekanan konstan, ∆ G = Energi bebas Gibbs u menentukan kespontanan reaksi dg fokus hanya pada sistem. • Pada T dan P tetap, penurunan energi bebas Gibbs menandakan rx spontan. • Perubahan energi-bebas Gibbs standar dapat dikaitkan dengan konstanta kesetimbangan reaksi.

Amalia sholehah

22/12/09

Proses spontan : Proses Kesetimbangan : ∆

∆ Ssemsta e

= ∆ Ssis + ∆ Sling > 0

Ssemsta e

= ∆ Ssis + ∆ Sling = 0

Untuk proses suhu-konstan:
Energi Bebas Gibbs(G)
Josiah Willard Gibbs 1877

∆ Gsis = ∆ Hsis -T∆ Ssis

∆ G < 0 Reaksi spontan dalam arah maju. ∆ G > 0 Rx nonspontan, reaksi ini spontan dlm arahberlawanan ∆ G = 0 Reaksi dalam kesetimbangan. Ssemesta > 0 proses spontan G < 0 proses spontan Ssemesta < 0 proses nonspontan G > 0 proses nonspontan Ssemesta = 0 proses kesetimbangan G = 0 proses kesetimbangan

- ∆ Suniv = ∆ Ssis + ∆ Ssurr

-T∆ Suniv = ∆ Hsis - T∆ Ssis
-T∆ Suniv = ∆ Gsis ∆ Gsis = ∆ Hsis - T∆ Ssis − G = -∆ H + ∆ S (remember, - ∆ Hsis = ∆ Ssurr ) ∆ T T − G = ∆ Ssurr + ∆ Ssys ∆ ∆ Suniv ) T -∆ G = ∆ Suniv T T (remember, ∆ Ssurr + ∆ Ssys =

Temperatur dan pengaruhnya terhadap ∆ G
Tanda ∆H + ∆S + ∆G + + + + + Pengaruh temperatur spontan pada semua temperatur tidak spontan pada semua temperatur spontan pada temp. rendah, tetapi Tidak spontan pada temp. tinggi tidak spontan pada temp. rendah tetapi akan spontan pada temp. tinggi

Menghitung Perubahan Energi Bebas Standar
∆ Gosis = ∆ Hosis - T∆ Sosis
• Energi bebas Gibbs juga dapat dihitung (karena ia fungsi keadaan) dari energi bebas produk dan reaktan

∆ Gorxn = Σ m∆ Gof(produk)

- Σ n∆ Gof(reaktan)

∆ Gof suatu unsur pd keadaan standarnya adalah nol

Interpretasi ∆ G: Kerja Maksimum Sistem dapat lakukan
• Proses spontan, ∆ G adalah kerja maksimum yg dapat diperoleh dari sistem saat perubahan terjadi. ∆ G = wmax ∆ Hsis = ∆ Gsis + T∆ Ssis • Proses non spontan, ∆ G adalah kerja minimum yang harus dilakukan terhadap sistem agar terjadi perubahan

• Free Energy and Equilibrium
∆ G=0 – Q = Keq

∆ G = 0 = ∆ Go + RT ln Keq ∆ Go = - RT ln Keq

• Relationship between ∆ Go and Keq ∆ Go =0 1 < 0 >1 >0 <1 Keq

∆ G = ∆ H - T∆ S

∆ G0 = − RT lnK

Keq and temperature
• We used Le Chatelier’s Principle to determine how Keq would change when temperature changes • Use DG to determine the new Keq at a new temperature – DGo = -RT ln K = DHo - TDSo

ln K = - DHo . 1 + DSo R T R

Energi Bebas Pembentukan Standar

Menghitung Perubahan Energi Bebas Standar
∆ Gosis = ∆ Hosis - T∆ Sosis • Perubahan energi bebas yg dihasilkan jika satu mol zat dibentuk dari unsur-unsurnya , dengan semua zat dalam keadaan standar • Energi bebas Gibbs dapat dihitung (karena fungsi keadaan) dari energi bebas produk dan reaktan dpt dihitung dari

∆ Gorxn = Σ m∆ Gof(produk) - Σ n∆ Gof(reaktan)
∆ Gof suatu unsur pada keadaan standarnya adalah nol

Berapakah perubahan energi bebas standar untuk reaksi di bawah ini pada 25 0C? 2C6H6 (l) + 15O2 (g) 12CO2 (g) + 6H2O (l)

∆ G0 = Σ n∆ Gf0 (produk) - Σ m∆ Gf0 (reaktan) rxn ∆ G0 = [12∆ Gf0 (CO2)+6∆ Gf0 (H2O)] - [ 2∆ G0 (C6H6)] rxn f ∆ G0 = [ 12x–394,4 + 6x–237,2 ] – [ 2x124,5 ] = -6405 kJ rxn Apakah reaksi di atas spontan pada 25 0C? ∆ G0 = -6405 kJ < 0 spontan

Efek temperatur terhadap DG
Telah ditunjukkan bahwa jika ∆ H dan ∆ S mempunyai sifat yang sama, temperatur menentukan arah kesepontanan reaksi

Dari contoh terdahulu kita temukan bahwa untuk reaksi dibwh, ∆ H dan ∆ S menunjukan hal yang sama, bahwa arah kesepontanan reaksi dipengaruhi temperatur.

Temperatur mampu menjalankan atau membalikkan kesepontanan reaksi menjadi :

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->