Anda di halaman 1dari 4

4

Nama : Rizal Bagus Rahman


NPM : 170410130084
RESUME BUKU
Judul Buku : Akar Kekerasan : Analisis Sosio-sikologis a!as "a!ak Manusia
Penulis : Eri#h $romm
Penerbit : Pustaka Pelajar
Tahun Terbit : 2000
Jumlah Halaman : 755 Halaman
Halaman yang
di resume : 5 s.d !
%eoins!ing!i&is : Sigmun $reu' 'an Konra' (orenz
Konsep Agresi Freud
"#aya $reud dalam menyatukan semua k%nse# insting ke dalam dua kateg%ri& yaitu
insting seksualitas 'libid%( dan insting #ertahanan diri& telah membuatnya selangkah lebih maju
dari #ara instingti)is lama. *angkah yang dilakukan $reud meru#akan ter%b%san #ertama dalam
meme+ahkan k%nse# instingti)istik se+ara menyeluruh.
,ebenarnya& $reud relati) kurang menaruh #erhatian terhada# )en%mena agresi& karena
dia mengangga# bah-a dua k%nse# insting.insting seksualitas dan insting #ertahanan diri.
telah mend%minasi manusia. Namun& angga#an $reud ter#atahkan se+ara drastis %leh angga#an
barunya sendiri& dalam The Ego and The Id '/20( yang menyatakan bah-a insting manusia
terkutub dalam dik%t%mi baru& yaitu insting kehidu#an 'er%s( dan insting kematian 'death
instinct(. ,#ekulasi $reud mengenai a-al kehidu#an manusia& #ada akhirnya menuju titik
sim#ulan bah-a #asti ada insting lain untuk mengurai substansi hidu# yaitu insting kematian.
1sumsi dasar $reud mengenai insting kematian yaitu manusia berada dalam #engaruh
d%r%ngan untuk merusak& baik terhada# diri sendiri mau#un %rang lain& dan tidak banyak yang
da#at ia lakukan untuk mele#askan diri dari #ilihan tragis ini. 1#abila ditinjau dari insting
4
kematian& k%nse# agresi #ada dasarnya bukan reaksi terhada# stimuli& melainkan d%r%ngan yang
terus menggel%ra yang berakar dari k%ndisi %rganisme manusia.
Meski#un menda#at #en%lakan dari sebagian #akar #sik%analisis terhada# te%ri insting
kematian $reud& bebera#a kalangan diantara mereka mena-arkan k%m#r%mi baru mengenai 2
insting destrukti)3 sebagai kutub lain insting seksualitas. 4engan kata lain& insting kematian
mengalami #erubahan dalam segi semi%tik dan #emaknaan& dan dengan begitu& se+ara tidak
langsung #ara #akar menyetujui dan menerima te%ri $reud.
1nalisis $reud bergeser dari #endekatan murni mekanistis5)isi%l%gis menuju #endekaan
bi%l%gis yang mengangga# %rganisme sebagai suatu kesatuan dan mam#u menganalisis sumber5
sumber bi%l%gis dari +inta dan keben+ian. Meski#un demikian& te%ri ini memiliki kelemahan&
karena te%rinya itu banyak disandarkan #ada s#ekulasi yang mendekati abstrak dan nyaris tidak
mengetengahkan bukti5bukti em#irik.
4ari sekian analisis $reud mengenai insting yang dimiliki manusia& da#at terlihat bah-a
ke+enderungan $reud yaitu menyangsikan analisis )en%mena agresi dengan mengikuti kebiasaan
menamakan #elbagai jenis agresi yang berbeda dengan satu istilah saja. "#aya tersebut
tereja-antahkan dalam membagi insting yang #ada dasarnya saling berla-anan satu sama lain&
akan teta#i dig%l%ngkan ke dalam kutub yang sama. Bentuk #ertama dari dik%t%mi ini adalah
#elestarian diri dan libid%& dan yang kedua adalah antara insting kehidu#an dan insting kematian.
Teori Agresi Lorenz
6arya5karya *%ren7 ditujukan untuk #emikiran %rang5%rang masa kini yang lebih #er+aya
bah-a ke+enderungan kita terhada# kekejaman #erang nuklir disebabkan %leh )akt%r5)akt%r
bi%l%gis di luar kendali kita. 4engan kata lain& bah-a karya *%ren7 lebih banyak ditujukan #ada
kalangan s#esialis mengenai analisis5analisis ters#esialisasi.sebagian dari bahasan.berasal
dari k%nse# $reud mengenai #sik%5analisis.
Bagi *%ren7& juga bagi $reud& keagresi)an manusia meru#akan insting yang digerakkan
%leh sumber energi yang selalu mengalir& dan tidak selalu meru#akan reaksi dari rangsangan luar.
*%ren7 ber#enda#at bah-a energi khusus untuk tindakan instingti) akan meledak jika sudah
terkum#ul +uku# energi sekali#un tan#a adanya rangsangan luar. Perilaku demikian ia sebut
4
sebagai 2#erilaku selera3& dimana analisisnya tertum#u #ada manusia dan binatang yang
mendalilkan bah-a keduanya men+ari bahkan men+i#takan stimuli8 tidak harus se+ara #asi)
menunggu stimulus yang +%+%k.
Bagi *%ren7& agresi #ada dasarnya bukanlah reaksi terhada# stimuli luar& melainkan
rangsangan dalam yang sudah ter#asang yang men+ari #elam#iasan dan akan tereks#resikan
sekali#un dengan rangsangan luar yang sangat ke+il atau tidak ada sekali#un. 4engan demikian&
yang menjadikannya berbahaya justru karena s#%ntanitas insting itu sendiri. M%del agresi
*%ren7 dinamai m%del hidr%lik yang dianal%gikan dengan tekanan yang ditumbulkan %leh air
atau ua# di dalam tabung tertutu#. ,elain m%del hidr%lik& gagasan *%ren7 mengenai agresi
adalah ke#entingan hidu#& yakni untuk mendukung kelangsungan hidu# indi9idu dan:atau
s#esies. ,e+ara umum& *%ren7 berasumsi bah-a agresi intras#esi)ik 'agresi di antara angg%ta
s#esies yang sama( ber)ungsi untuk mem#ertinggi daya tahan hidu# s#esies yang bersangkutan.
1sumsi lain menyatakan bah-a agresi menunaikan tugas untuk menyeleksi 2sia#a yang
unggul3& sia#a yang laik untuk mem#ertahankan s#esies betina& dan dengan menera#kan strata
s%sialnya. Meski#un begitu& *%ren7 bersikukuh bah-a insting yang mendukung kelestarian
binatang telah menjadi sangat liar dan ber+%k%l dalam diri manusia. 1gresi telah bergeser
menjadi an+aman& bukan #eny%k%ng kelangsungan hidu#.
*%ren7 menggabungkan dua unsur dalam te%rinya. Pertama& bah-a binatang& se#erti juga
manusia& dibekali insting agresi) sebagai #ertahanan hidu# s#esies. 6edua& yakni karakterk
hidr%lik di balik agresi yang tertahan& digunakan untuk menjelaskan d%r%ngan yang ada dalam
diri manusia untuk bertindak agresi).membunuh dan berbuat keji. 6edua unsur tersebut se+ara
umum disebut dengan satu istilah : agresi.
Freud dan Lorenz : Persamaan dan Perbedaan Mereka
,e+ara garis besar& mereka sama5sama memiliki k%nse# hidr%lik agresi& sekali#un +ara
mereka menjelaskan asal5muasal agresi amat berbeda. 4i tambah lagi& se+ara diametris mereka
juga saling berbeda dalam menganalisis tindakan instingti). $reud berhi#%tesis bah-a insting
destrukti)& menurut *%ren7 tidak da#at di#ertahankan menurut landasan bi%l%gis. 4%r%ngan
agresi 9ersi *%ren7 terarah #ada kehidu#an& sedangkan insting kematian 9ersi $reud mengarah
#ada kematian.
4
,im#ulan yang dida#at dari analisis *%ren7& yaitu bah-a manusia dikuasai %leh d%r%ngan
naluriah untuk merusak& yang dalam #raktiknya tidak berbeda dengan sim#ulan $reud mengenai
insting destrukti). Namun& $reud ber#andangan bah-a d%r%ngan destrukti) berla-anan dengan
insting ;r%s 'insting kehidu#an& insting seksualitas( yang sama kuatnya& sedangkan bagi *%ren7&
+inta itu sendiri meru#akan #r%duk dari insting agresi.
,ekali#un #erbedaan di antara mereka +uku# tajam& #ersamaan yang #aling kentara yaitu
mereka sama5sama mengangga# bah-a jika insting agresi) yang tidak di-ujudkan dalam
tindakan adalah tindakan tidak sehat. Bagi $reud& dalam analisis a-alnya tentang #engekangan
seksual sese%rang& akan menimbulkan gangguan mental. Begitu #ula *%ren7& yang mendalilkan
bah-a 2manusia beradab #ada masa kini menderita kekurangan #enyaluran d%r%ngan agresinya3.
4ari #a#aran #erbedaan dan #ersamaan antara $reud dan *%ren7& da#at diketahui beta#a
sebenarnya keahlian di antara keduanya #un berbeda. $reud adalah #eneliti #erihal manusia&
se%rang #engamat yang tekun men+ermati #erilaku nyata manusia dan berma+am
#engeja-antahan dari alam ba-ah sadar manusia. Te%ri insting kematian bisa saja salah& ta#i
te%ri tersebut adalah bukti dari #engamatan k%ntinyu terhada# yang namanya manusia.
,ebaliknya *%ren7 adalah #emerhati masalah binatang& terutama binatang tingkat rendah.
Pemahamannya mengenai manusia tidak di#erdalam se+ara sistematis. 1nal%gi5anal%gi
mem#ersamakan tindakan instingti) binatang dan manusia bersi)at sugesti) dan tak ubahnya
#ers%ni)ikasi tingkat tinggi.

Anda mungkin juga menyukai