Anda di halaman 1dari 10

1

TUGAS PENDIDIKAN SAINS KELAS RENDAH


ALAT PERAGA PERISKOP SEDERHANA



OLEH:
1. FAUZIAH ( E1E213056 )
2. HAIRUL FITRI ( E1E213066 )

JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS MATARAM
2014
2






















Deskripsi

Periskop adalah sebuah alat Optik yang berfungsi
untuk melihat suatu objek secara lurus dari
pengamat terhadap benda yang berada diatasnya.
Prinsip kerja pada periskop sederhana adalah
membentuk bayangan dengan melakukan
pemantulan pada dua permukaan cermin datar yang
dipasang atau disusun sejajar dan diposisikan miring
45 derajat agar mengarah ke pengamat, lalu
pemantulan tersebut diteruskan kepada pengamat.

3


PERISKOP SEDERHANA

I. Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan periskop sederhana ini
adalah :
a. Menunjukkan cara pembuatan periskop sederhana
b. Menunjukkan cara kerja dari periskop
c. Menunjukkan sifat-sifat cahaya yang ada pada periskop
II. Kegunaan
Kegunaan dari Periskop sederhana adalah untuk melihat benda yang
berada diatas ataupun dibawah kedudukan kita.
III. Alat dan Bahan
a. Alat
1. Sebuah Gunting
2. Sebuah Cutter / pemotong
3. Sebuah pulpen
b. Bahan
1. Selembar kertas karton
2. Dua buah cermin datar
3. Sebuah Lakban
4. Sebuah Doubletape
5. Selembar kertas kado bermotif
6. Sebuah Senter/laser
ALAT
PERAGA I

I
4


Gambar 1.0 alat dan bahan
IV. Landasan Teori
Mengutip dari wikipedia Indonesia periskop merupakan alat optik untuk
mengamati suatu objek dari posisi tersembunyi. Penemu periskop sendiri adalah
Thomas H. Doughty seorang warga Amerika Serikat. Periskop sederhana dapat
dibuat dengan menggunakan kertas karton berbentuk tabung yang
diberikan cermin paralel yang saling berhadapan dengan sudut 45 pada setiap
sisinya. Dalam prinsip kerjanya periskop sederhana memanfaatkan sifat-sifat dari
cahaya. Adapun sifat dari cahaya sebagai berikut :
1. Cahaya Merambat Lurus
2. Cahaya Dapat Dibiaskan
Pembiasan adalah pembelokan arah rambat cahaya, saat melewati
dua medium yang berbeda kerapatannya. Apabila cahaya merambat dari
zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat, cahaya akan
dibiaskan mendekati garis normal. Misalnya cahaya merambat
dari udara ke air. Sebaliknya, apabila cahaya merambat dari zat yang lebih
rapat ke zat yang kurang rapat, cahaya akan dibiaskan menjauhi
garisnormal. Misalnya cahaya merambat dari air ke udara.
3. Cahaya dapat diuraikan
5

4. Cahaya menembus benda bening
5. Cahaya dapat dipantulkan
Pemantulan (refleksi) atau pencerminan adalah proses terpancarnya
kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Pemantulan
cahaya ada 2 yaitu :
1. Pemantulan Difuse ( pemantulan cahaya baur) yaitu : pemantulan
cahaya kesegala arah.
2. Pemantulan cahaya teratur : yaitu pemantulan cahaya yang
mempunyai arah teratur.

Gambar 1.1 pemantulan
Sumber: Buku Sains Untuk Siswa SD dan MI Kelas 5.
Bila seberkas cahaya jatuh pada suatu permukaan, maka cahaya
ada yang dipantulkan oleh permukaan tersebut. Sifat-sifat pemantulan
berkas cahaya itu diselidiki oleh Willebord Snellius(1581-1626). Dari
hasil penyelidikan ini dapat dihasilkan suatu hukum yang disebut Hukum
Pemantulan snellius yang berbunyi :
1. Sinar datang, garis normal dan sinar pantul terletak pada satu bidang
datar.
2. Sudut datang (i) sama dengan sudut pantul (p)
6

Cermin adalah benda yang memantulkan hampir seluruh cahaya yang
datang padanya. Cermin datar adalah cermin yang permukaan pantulnya datar.
Sifat-sifat bayangan yang di bentuk oleh cermin datar adalah :
Ukuran (besar dan tinggi) bayangan sama dengan ukuran benda.
Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin.
Kenampakan bayangan berlawanan dengan benda. Misalnya tangan kirimu
akan menjadi tangan kanan bayanganmu.
Bayangan tegak seperti bendanya.
Bayangan bersifat semu atau maya. Artinya, bayangan dapat dilihat dalam
cermin, tetapi tidak dapat ditangkap oleh layar.
V. Cara Pembuatan dan Prinsip Kerja
a. Cara/proses pembuatan
Adapun proses kerja kami dalam membuat periskop sederhana adalah
sebagai berikut:
1. Menggambar jaring-jaring periskop di selembar karton sesuai rancangan
yang ada dengan ukuran yang telah ditentukan.

Gambar 1.2 pola/rancangan periskop sederhana
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=8TzXN5gunFg
7

2. Memotong lembaran karton sesuai jaring-jaring periskop menggunakan
cutter dan gunting.
3. Melipat dan merakit jaring-jaring sehingga membentuk sebuah periskop,
lalu merekatkan bagian-bagiannya menggunakan lakban dan lem.

Gambar 1.3 rancangan periskop
4. Menghias periskop dengan kertas pembungkus kado bermotif.
5. Memasang dua buah cermin datar dengan ukuran yang disesuaikan dengan
periskop.

Gambar 1.3 periskop
8

b. Prinsip Kerja :
Prinsip kerja periskop adalah membentuk bayangan dengan melakukan
pemantulan pada dua permukaan cermin datar yang dipasang atau disusun secara
sejajar dan diposisikan miring agar mengarah ke pengamat, lalu pemantulan
tersebut diteruskan ke mata pengamat.
Cahaya yang dipantulkan oleh obyek akan dipantulkan oleh cermin pertama
yang berada diatas cermin kedua yang dipasang sejajar. Lalu cermin kedua
memantulkan kembali cahaya yang bergerak lurus dan dipantulkan oleh cermin
pertama ke pengamat. Sayangnya periskop hanya bisa melihat obyek-obyek yang
segaris lurus dengan pengamat. Periskop sederhana bekerja dengan memantulkan
sinar yang datang ke cermin datar pertama. Oleh cermin ini, sinar tadi dipantulkan
kembali ke cermin datar kedua. Oleh cermin datar kedua tadi, sinar datang
dipantulkan ke mata pengamat dalam bentuk bayangan yang dapat dilihat oleh
mata pengamat.

Gambar 1.3 prinsip kerja periskop
Sumber : http://ekoyunardi.blogspot.com/



9

VI. Simpulan
Setelah melakukan diskusi dan pengamatan tentang periskop sederhana
yang kami buat, maka kami dapat menyimpulkan bahwa:
a. Periskop sederhana dapat digunakan untuk mengamati dari posisi
tersembunyi, membantu melihat-lihat melewati dinding, sudut, atau
hambatan lain yang menghalangi pandangan.
b. Cahaya memang dapat menembus benda bening, contohnya kaca, yang
digunakan didalam periskop, sehingga periskop dapat digunakan
sesuai dengan kegunaannya.
c. Cahaya dapat dipantulkan. Seperti dalam periskop, cahaya dipantulkan
dari cermin atas ke cermin bawah, sehingga orang yang didalam
periskop dapat melihat sekelilingnya.
d. Cara kerja periskop sangat sederhana, yaitu: diawali dengan masuknya
cahaya pada kotak di bagian depan dan diterima oleh cermin bagian
atas. Cermin tersebut kemudian mengirimkan cahaya yang diterima ke
cermin yang disimpan di bagian bawah. Selanjutnya, cermin dibawah
ini mengirimkan cahaya menuju mata kita, sehingga kita dapat melihat
disekeliling kita di dalam karton atau periskop sederhana.











10

Daftar pustaka
TIM SEQIP. 2002.Buku IPA Guru Kelas 5. Jakarta: Depdiknas
Saadah, Sumiati. 2006. SAINS Untuk Siswa Sekolah Dasar dan Madrasah
Ibtidaiyah Kelas 5. Bandung: Titian Ilmu.
http://id.wikipedia.org/wiki/Periskop diakses pada tanggal 20 oktober 2014
https://www.youtube.com/watch?v=8TzXN5gunFg diakses pada tanggal 17 oktober
2014
ml.scribd.com/doc/.../BBM-8-Cahaya-Dan-Alat-Optik-KD-Fisika diakses pada
tanggal 20 Oktober 2014
id.slideshare.net/ikasaputri/cara-membuat-periskop-sederhana diakses pada
tanggal 14 oktober 2014

Anda mungkin juga menyukai