Anda di halaman 1dari 6

1.

Jagung

Faktor-faktor iklim yang terpenting adalah jumlah dan pembagian dari sinar
matahari dan curah hujan, temperatur, kelembaban dan angin. Tempat penanaman
jagung harus mendapatkan sinar matahari cukup dan jangan terlindung oleh
pohon-Pohonan atau bangunan. Bila tidak terdapat penyinaran dari matahari,
hasilnya akan berkurang. Temperatur optimum untuk pertumbuhan jagung adalah
antara 23 - 27 C.Jagung ini kebanyakan ditanam di dataran rendah baik, sawah
tadah hujan maupun sawah irigasi. Sebahagian terdapat juga di daerah
pergunungan pada ketinggian 1000- 1800 m di atas permukaan laut. Tanah yang
dikehendaki adalah gembur dan subur, kerana tanaman jagung memerlukan aerasi
dan pengairan yang baik. Jagung dapat tumbuh baik pada berbagai macam tanah.
Tanah lempung berdebu adalah yang paling baik bagi pertumbuhannya. Tanah-
tanah berat masih dapat ditanami jagung dengan pengerjaan tanah lebih sering
selama pertumbuhannya, sehingga aerasi dalam tanah berlangsung dengan baik.

2. Padi

Tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman padi adalah tanah sawah yang
kandungan fraksi pasir, debu dan lempung dalam perbandingan tertentu dengan
diperlukan air dalam jurnlah yang cukup. Padi dapat tumbuh dengan baik pada
tanah yang ketebalan lapisan atasnya antara 18 -22 cm dengan pH antara 4 -7.
Tanaman padi dapat hidup baik didaerah yang berhawa panas dan banyak
mengandung uap air. Curah hujan yang baik rata-rata 200 mm per bulan atau
lebih, dengan distribusi selama 4 bulan, curah hujan yang dikehendaki per tahun
sekitar 1500 -2000 mm. Suhu yang baik untuk pertumbuhan tanaman padi 23 °C.
Tinggi tempat yang cocok untuk tanaman padi berkisar antara 0 -1500 m dpl.

3. Kacang tanah
Tanah yang gembur dan tidak mendapat naungan merupakan persyaratan utama.
tanaman kacang tanah memerlukan tanah yang struktrnya ringan, berdrainase baik
dan cukup unsur hara NPK, Ca dan unsur mikro. tanah yang bertekstur lempung
berpasir, liat lempung berpasir dan lempung berdebu sangat cocok untuk tanaman
kacang tanah dengan pH 6 – 6,5. Kacang tanah memerlukan klim yang lebih
panas dibandingkan tanaman kedelai dan jagung. Suhu harian antara 25 – 35ºC
sangat baik untuk pertumbuhan kacang tanah. Curah hujan 300 mm dari tanam
hingga panen, memerlukan sinar matahari penuh dengan ketingian tempat 600 m
dpl.

4. Kopi

Lokasi tanaman kopi harus Letaknyas terisolir dari pertanaman kopi varietas lain
minimal ± 100 meter. Lahan pun juga harus bebas dari hama dan penyakit serta
pengawasan mudah di lakukan. Tanah, PH tanah: 5,5 – 6,5. Top Soil: minimal 2
%. Strukrur tanah: subur, gembur ke dalaman relative > 100 cm. Iklim, tinggi
tempat: 800 – 2000 m dpl, suhu : 15º C - 25º C, curah hujan: 1.750 – 3000
mm/thn bulan kering 3 bulan.

5. Cengkeh

Tanah yang sesuai adalah yang gembur, lapisan olah minimal 1,5 m dan
kedalaman air tanah lebih dari 3 m dari permukaan tanah serta tidak ada lapisan
kedap air. Jenis tanah yang cocok antara lain andosol, latosol, regosol dan
podsolik merah. Selain jenis tanah, kemasaman tanah (pH) ikut berperan dalam
hal memacu pertumbuhan tanaman. Kemasaman tanah yang optimum berkisar
antara 5,5-6,5. Apabila pH tanah lebih rendah atau lebih tinggi maka
pertumbuhan tanaman cengkeh akan terganggu karena penyerapan unsur hara
oleh akar menjadi terhambat. Tanaman cengkeh merupakan tanaman tropis, dapat
tumbuh dengan baik pada 20  LU-20  LS. Unsur iklim yang cukup
menentukan terhadap tingginya produktivitas tanaman cengkeh adalah curah
hujan. Curah hujan yang optimal untuk perkembangan tanaman cengkeh adalah
1.500 - 2.500 mm/tahun atau 2.500 - 3.500 mm/tahun dengan bulan kering kurang
dari 2 bulan. Kelembaban nisbi berkisar antara 60 - 80% dengan suhu udara 22 -
28 C dan suhu siang hari tidak boleh lebih dari 34 C serta tidak ada angin
kencang sepanjang tahun. Hubungan antara iklim dengan pembungaan tanaman
cengkeh menjadi saling berkaitan karena untuk keluarnya bunga diperlukan suatu
hormon yang pembentukannya dirangsang oleh faktor iklim. Untuk keluarnya
bunga pada tanaman cengkeh diperlukan suatu musim yang agak kering tanpa
hujan sama sekali dan penyinaran matahari yang agak terik. Bila keadaan iklim
ini tidak mendukung, maka bunga baru akan keluar pada ranting-ranting yang
sekurang kurangnya telah mengalami dua masa pertumbuhan vegetatif setelah
pembungaan yang terakhir. Di Indonesia, musim kemarau yang tegas terjadi 2-4
tahun sekali sehingga panen raya cengkeh juga terjadi 2-4 tahun sekali. Pengaruh
iklim ini masih terus berlanjut walaupun bakal bunga telah muncul. Bakal bunga
ini umumnya mulai tampak dua bulan setelah adanya musim kering selama dua
minggu berturut-turut. Namun, apabila setelah musim kering tersebut terjadi
hujan yang sangat lebat dan diikuti dengan kelembaban serta temperatur udara
yang dingin di malam hari atau sebaliknya apabila terjadi musim kemarau yang
berkepanjangan maka pertumbuhan bakal bunga akan terganggu atau tidak
normal.Tanaman cengkeh dapat dibudidayakan didataran rendah sampai dataran
tinggi, namun akan lebih produktif apabila ditanam didataran rendah.

Tanaman cengkeh masih dapat berproduksi pada ketinggian tempat 0–900 m di


atas permukaan laut (dpl). Namun demikian makin tinggi tempat maka produksi
bunga makin rendah, tetapi pertumbuhan makin subur. Ketinggian tempat yang
optimal untuk pembungaan tanaman cengkeh berkisar 200-600 m dpl.
6. Kakao

Untuk dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik, tanaman kakao menghendaki
lahan yang sesuai, yang mempunyai keadaan iklim dan keadaan tanah tertentu
Keadaan iklim yang sesuai untuk tanaman kakao, antara lain : Curah hujan cukup
dan terdistribusi merata, dengan jumah curah hujan 1500-2500 mm/th, dengan
bulan kering tidak lebih dari 3 bulan. Suhu rata-rata antara 15 – 30 C, dengan
suhu optimum 25,5 C. Fluktuasi suhu harian tidak lebih dari 9 C. Tidak ada angin
bertiup kencang. Keadaan tanah yang dikehendaki tanaman kakao antara lain :
Solum tanah dalam (>150 cm). Tekstur dan struktur tanah baik, sehingga tanah
mempunyai daya menahan air, aerasi, dan drainase yang baik pH tanah antara 6 –
7, kandungan bahan organik tidak kurang dari 3% dan kandungan unsur hara
cukup tinggi.

7. Jeruk

Untuk dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik, tanaman kakao menghendaki
lahan yang sesuai, yang mempunyai keadaan iklim dan keadaan tanah tertentu.
Keadaan iklim yang sesuai untuk tanaman kakao, antara lain : Curah hujan cukup
dan terdistribusi merata, dengan jumah curah hujan 1500-2500 mm/th, dengan
bulan kering tidak lebih dari 3 bulan. Suhu rata-rata antara 15 – 30 C, dengan
suhu optimum 25,5 C. Fluktuasi suhu harian tidak lebih dari 9 C tidak ada angin
bertiup kencang Keadaan tanah yang dikehendaki tanaman kakao antara lain :
Solum tanah dalam (>150 cm) Tekstur dan struktur tanah baik, sehingga tanah
mempunyai daya menahan air, aerasi, dan drainase yang baik, pH tanah antara 6 –
7, kandungan bahan organik tidak kurang dari 3%, kandungan unsur hara cukup
tinggi. Dengan peninjauan dan survei langsung di lapangan akan dapat diperoleh
data primer maupun data sekunder mengenai keadaan iklim dan tanah untuk lahan
daerah dimaksud.
8. MANGGIS
Syarat-syarat tumbuhnya, tinggi tempat mulai dari dataran rendah sampai dengan
ketinggia 800 m dpl. Curah hujan 1500 - 2500 mm/thn, dengan periode basah 6
bln. Tanah tanaman manggis sangat baik pertumbuhannya pada tanah yang kaya
akan bahan organik, serta tanah yang aerasinya cukup baik, jenis tanah agak berat
sampai tanah ringan. Bibit berasal dari perbanyakan vegetatif dengan cara
sambungan. Bibit yang akan ditanam harus berlabel yang dikeluarkan oleh
BPSBTPH. Persiapan tanam pengolahan lahan usahakan lahan tidak terbuka luas
terhadap sinar matahari, oleh karena itu tidak perlu membabat seluruh pohon yang
ada kecuali yang mengganggu tanaman manggis berkembang. Jarak tanam
manggis 8 X 10 m atau 10 X 10 m. Lobang dibuat dengan ukuran Panjang : 50
cm, Lebar : 50 cm, Dalam : 50 cm. Lobang dibiarkan terbuka selama 1-2 minggu,
kemudian lobang ditutup dengan campuran tanah galian bagian atas dengan bahan
organik. Jumlah pupuk organik yang diberikan tergantung pada kesuburan tanah.
Saat tanam yang baik adalah awal musim hujan. Penanaman hanya sampai leher
akar. Pembuatan naungan.oleh karena tanaman manggis tidak tahan terhadap
sinar matahari langsung untuk itu perlu dibuat naungan lama tanaman manggis
diberi naungan adalah samapi berumur ± 2 tahun ukuran naungan adalah sbb:
panjang 60 cm, lebar 40 cm, tinggi 75 cm, tonggak dari kayu / bambu, atap dari
daun alang-alang atau daun kelapa dan lain-lain sedangkan dinding kosong.
Untuk pertumbuhan vegeratif yang baik, satu bulan setelah tanam diberi 100-200
gram urea/pohon. Pemberian diulang setiap enam bulan sekali dan ditambah
dengan pupuk kandang 20-30 kg/pohon. Apabila tanaman manggis sudah berbuah
diberi pupuk NPK sebanyak 0,5 kg/pohon dan diulang setiap enam bulan sekali.
Penyiangan pada tanaman manggis hanya dilakukan terhadap tumbuhan yang
dapat mengganggu pertumbuhan tanaman saja. Hal ini disebabkan tanaman
manggis tidak tahan terhadap sinar matahari langsung.

9. Rambutan
Syarat tumbuh rambutan tumbuh baik pada tanah yang subur, gembur, dan
mengandung sedikit pasir, pH tanah 6,5 - 7. Rambutan mampu tumbuh pada
segala tipe-tanah, asal cukup mengandung bahan organik. Tidak tahan pada air
yang dangkal dan menggenang. Tinggi tempat antara 30- 500 meter, di atas
permukaan air laut. Curah hujan 1500 - 2500 mm dan merata sepanjang tahun.
Pada waktu berbunga membutuhkan waktu 3 bulan kering.

10. Rambutan

Tanaman anggur menghendaki tempat terbuka dengan sinar matahari penuh.


Tanaman ini dapat tumbuh di segala jenis tanah. Meskipun demikian, tanah yang
tidak baik harus diolah terlebih dahulu agar memenuhi syarat. Tanah yang cukup
subur, gembur, dan berhumus merupakan tanah yang baik untuk tanaman ini.
Kedalaman air tanah yang baik untuk anggur adalah tidak lebih dari 1 m dan
airnya tersedia dalam jumlah yang cukup. Ketinggian tempat yang baik tidak
lebih dari 300 m di atas permukaan laut. Tempat seperti ini harus memiliki musim
kemarau lebih dari tiga bulan dengan curah hujan antara 250-380 mm per tahun.
Kelembapan udara tidak lebih dari 80%.