Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN

ADAPTASI AKTIVITAS TERHADAP


PENURUNAN FUNGSI SENSORI PADA LANSIA
Dikumpulkan Sebagai Tugas Mata Kuliah OT pada Geriatri
Pembimbing : dr. Tri Gunadi, A.Md. OT, S.Psi








Disusun Oleh :
Ghina Firyal 1206281221
Restu Suwandari 1206281335




PROGRAM VOKASI KEDOKTERAN
OKUPASI TERAPI
UNIVERSITAS INDONESIA
2014
1. Kognitif
No. Nama Aktivitas
Manfaat
Alat Cara
Umum Sensori
1. Membaca
Koran
Menambah
wawasan dan ilmu
pengetahuan
Visual
Konsentrasi
Memori
Koran Pasien diminta untuk rutin
membaca Koran setiap pagi
selama 30 menit.
2. Menonton tv
dengan
keluarga
Membuat pasien
merasa bahagia jika
menonton acara
humor.
Menambah
wawasan dan ilmu
pengetahuan jika
menonton berita
atau acara yang
bermanfaat.
Pasien dapat
berinteraksi
dengan
keluarganya
sehingga bias
merasa lebih
bahagia
Visual
Auditori
Konsentrasi
Memori
Komunikasi
Televisi Ketika terdapat waktu luang
pasien diminta untuk
menonton televisi bersama
keluarganya selama 30
menit.
3. Memasak
bersama
keluarga
Membuat pasien
lebih aktif dengan
menggerakkan
anggota tubuhnya.
Membuat pasien
dapat berinteraksi
dengan
keluarganya
Visual
Auditori
Olfactori
Gustatori
Fungsi Eksekutif
Memori
Komunikasi
Konsentrasi
Sayur
Bumbu
Panci,
penggoren
gan,dll
Pisau
Kompor
Pasien diminta untuk
memasak bersama
keluarganya, dan pasien
diminta untuk melakukan
kegiatan memotong sayur,
mengaduk masakan,
mencium bau masakan,
merasakan rasa masakan, dll
dengan pengawasan penuh
keluarganya.
4. Bermain catur Membuat pasien
mengingat dan
mengetahui warna
catur yang
dimilikinya.
Membuat pasien
dapat membuat
strategi agar
memenangkan
permainan
tersebut.
Visual
Auditrori
Fungsi Eksekutif
Memori
Komunikasi
Konsentrasi
Seperangkat
alat
permainan
catur
Pasien diminta untuk
bermain catur dengan salah
satu teman atau anggota
keluarganya.
5. Menyusun
bunga di pot
bunga
Membuat pasien
memahami
keindahan dan
keserasian warna
Membuat pasien
memahami dan
Visual
Auditori
Konsentrasi
Memori
Fungsi eksekutif
Pot bunga
Bunga
dengan
bermacam
-macam
jenis dan
Pasien diminta untuk
menyusun bunga di pot
sesuai dengan instriksi
terapis, dan mengulang
tanpa instruksi dari terapis.
mengingat urutan
warna yang diminta
warna

2. Komunikasi
No. Nama Aktivitas
Manfaat
Alat Cara
Umum Sensori
1. Story Telling Meningkatkan
kemampuan
komunikasi verbal,
yang mencakup
interaksi sosial,
kemampuan
berbahasa dan
pemahaman
terhadap cerita,
sequencing,ekspres
i diri serta
meningkatkan
kemampuan
memori.
Verbal wicara
Auditory
Recognition
LTM
Sequencing
Ekspresi diri
Kognitif
- Mintalah klien untuk
menceritakan cerita yang
paling berkesan selama
hidupnya, dengarkan
secara aktif, lalu tanggapi
dengan ekspresif.
2. Call me maybe? Meningkatkan
persaudaraan dan
interaksi social
pasien.
Verbal wicara
Auditory
Orientasi
Interaksi sosial
Telfon
Handphone
Media
komunikasi
lainnya
(social media
dll)
Menelfon saudara atau
kerabat dekat yang jauh.
3. Colours
Expression
Membuat pasien
mengeskpresikan
mood yang di
rasakan saat ini,
sehingga pasien
dapat merasa lebih
tenang.
Verbal wicara
Auditory
Interaksi sosial
Ekspresi diri
Recognition

Kertas
berwarna:
merah,kuning
, biru, putih

Deskripsi : Menceritakan
apa yang dirasakan oleh
klien. Prosedur:
1. Sediakan kertas berwarna
merah, biru, kuning.
2. Jelaskan kepada klien
bahwa Kertas kuning,
berarti klien sedang
merasa senang; Biru
sedang merasa sedih;
Merah sedang merasa
marah.
3. Instruksikan klien untuk
memilih warna kertas
sesuai dengan
perasaannya saat ini.
4. Setelah memilih, minta
klien untuk menceritakan
mengapa klien memilih
warna tersebut.
4. Post-it notes! Melatih komunikasi
non-verbal,
pemahaman dalam
berinteraksi, dan
meningkatkan
kemampuan pasien
Kognitif
Auditory
Visual
Memori
Rekognisi
Interaksi social
HVS
Spidol

1. Tulis aktivitas sederhana di
dalam kertas HVS, contoh
seperti: Tutup mata
anda,lalu tepuk tangan
dua kali dengan
ketentuan maksimal 4
dalam
mengurutkan suatu
kejadian atau
aktivitas
Sequencing aktivitas.
2. Minta pasien untuk
membaca instruksi
tersebut.
3. Lalu pasien diminta untuk
melakukan aktivitas
tersebut.
5. Tebak Isyarat Melatih komunikasi
non-verbal maupun
pemahaman pasien
dalam berinteraksi
di social.
Kognitif
Visual
Komunikasi
non verbal
Rekognisi

- Peragakan suatu aktivitas
sederhana seperti: Saya
suka kucing, saya cinta
nenek dll.
Minta pasien untuk
menebak apa yang di
isyaratkan tsb.


3. Relaksasi
No. Nama Aktivitas
Manfaat
Alat Cara
Umum Sensori
1. Deep breathing Membuat pasien
merasa lebih
tenang dan nyaman
Memaksimalkan
proses inspirasi dan
ekspirasi
Auditori
Konsentrasi
Bantal
Kasur
Pasien diminta berbaring
memejamkan mata dan
meletakkan satu
tangannya di perut dan
satu tangan didada
Pasien diminta untuk
mengikuti instruksi dari
terapis saat mengambil
nafas sedalam-dalamnya,
menahan nafas selama
beberapa detik, dan
menghembuskan nafas
lewat mulut seperti
bersiul.
2. Guide Imagery Membuat pikiran
pasien merasa lebih
tenang dan nyaman
Auditori
Konsentrasi
Musik
Aroma
terapi
Bantal
Kasur
Pasien diminta berbaring
dengan memjamkan mata.
Terapis meyalakan musik
dan aroma terapi.
Pasien diminta untuk rileks
dan membayangkan apa
yang dikatakan terapis.
3. Relaksasi
Progresif
Membuat pasien
merasa lebih tenang
dan nyaman
Auditori
Konsentrasi
- Pasien dalam keadaan
duduk
Pasien diminta untuk
mengepalkan kedua
telapak tangan, dan
mengencangkan otot
bisep dan lengan bawah
selama 5-7 detik, lalu
rileks-kan kembali selama
12-30 detik
Pasien diminta untuk
mengerutkan dahi lalu
terapis menekan dahi
pasien sejauh mungkin
kebelakang, lalu putar
searah jarum jam dan
sebaliknya
Perhatikan apa yang
diucapkan oleh terapis.
4. Berjalan-jalan di
pantai
Pasien berekreasi
Pasien merasa
tenang dan bahagia
Visual
Auditori
- Pasien diminta berjalan-
jalan dipinggir pantai dan
memandang sekitar pantai
Pasien diminta melakukan
inspirasi dan ekspirasi
dengan teratur.
5. Yoga Pasien dapat merasa Visual Tempat Pasien diminta untuk
tenang Auditori
Konsentrasi
yang
tenang
Alat-alat
yoga
mengikuti kelas yoga
dengan gerakan-gerakan
yang ringan dan diminta
mengikuti apa yang
diperintahkan oleh
instruktur yoga.


4. Quality of life

No. Nama Aktivitas
Manfaat
Alat Cara
Umum Sensori
1. Scrapbooking Meningkatkan daya
ingat pasien,
kepuasan pasien,
serta emosional
pasien ketika
melihat foto-foto
tersebut.
Motoric halus
Memori
Visual
Tactile
Deksteritas
Kategorisasi
Integrasi visuo-
motor
Album foto
Foto-foto
Dekorasi
scrapbook
Lem
Gunting

Pasien membuat
handmade scrapbook
dengan mendekor album,
dan disusun yang
didalamnya terdapat foto-
foto keluarga, foto jaman
dahulu maupun foto-foto
yang berkesan bagi pasien.
2. Camping Meningkatkan
aktivitas rekreasi
pasien sehingga
pasien merasa
lebih senang dan
enjoy.
Leisure

Tenda Pasien beserta keluarga
melakukan kegiatan camp
di outdoor, halaman
rumah, dll
3. Karaoke fun Meningkatkan
aktivitas
rekreasional serta
dapat
menimbulkan
suasana keluarga
yang hangat.
Leisure
Auditory
Memori
Visual
Verbal
Karaoke
set
Pasien melakukan karaoke
bersama keluarga dengan
menyanyikan lagu-lagu
nostalgia.
4. Home movie Meningkatkan
aktivitas waktu
luang pasien
bersama keluarga
Visual
Auditory
Kognitif
TV
Film
Menonton film bersama
keluarga, tata ruangan
menonton seperti home
mini theatre

5. Family picture Menstimulus
memori pasien
Visual
Memori
Album foto
Video
Melihat album foto
keluarga dan menonton
video keluarga.


5. Inclusion
No. Nama Aktivitas
Manfaat
Alat Cara
Umum Sensori
1. Arisan bulanan
dengan teman
dan keluarga
Pasien dapat
berkomunikasi
dengan orang lain
Pasien dapat
berbagi cerita dan
pengalaman
dengan orang lain
Pasien dilatih
mengingat anggota
arisan, jadwal
arisan, dll
Visual
Auditori
Komunikasi
Memori
Tempat
untuk arisan
Gelas berisi
gulungan
nama
anggota
arisan
Para peserta arisan
berkumpul setiap bulannya
untuk mengetahui siapa
anggota yang mendapat
arisan setiap bulannya.
2. Senam dengan
tetangga sekitar
rumah setiap
minggu
Tubuh pasien
terasa lebih bugar
Pasien dapat
berinteraksi
dengan tetangga
sekitarnya
Visual
Auditori
Komunikasi
Memori
konsentrasi
Speaker Pasien diminta untuk
mengikuti senam setiap
minggunya, dan mengikuti
apa yang dilakukan
instruktur senam dan jika
lelah pasien diminta segra
beristirahat.

3. Lari pagi
disekitar rumah
dengan
keluarga setiap
pagi
Tubuh pasien
terasa lebih bugar
Pasien dapat
berinteraksi
dengan keluarga
tetangga sekitarnya
Pasien dapat
menikmati udara
pagi yang segar
Auditori
Visual
Komunikasi
- Keluarga pasien diminta
untuk mendampingi pasien
untuk lari pagi disekitar
rumah setiap pagi dan
mengobrol dengan para
tetangga.
4. Pengajian rutin Meningkatkan
interaksi sosial
pasien terhadap
tetangga,
komunikasi,
sharing, dan
bersosialisasi
dengan baik.

Visual
Auditory
Social
Komunikasi

- Pasien melakukan pengajian
rutin seminggu sekali di
dekat komplek.
5. Komunitas Pasien dapat
mengenal teman
yang memiliki
kesamaan pada
passionnya,
sehingga pasien
dapat saling sharing
dan bertukar info.

Interaksi
Social
Komunikasi

- Pasien berkumpul dengan
teman-teman sehobinya
dan saling sharing bertukar
pikiran (e.g: Komunitas
memancing, komunitas
memasak dll).