Anda di halaman 1dari 30

BAB IV

NON PARAMETRIK
4.1 Pengumpulan Data
Wardah C!met"# merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kecantikan. Produk
ini dipasarkan dengan cara memasarkan produk-produk kecantikan, seperti pelembab,
sabun pencuci muka serta bedak tabur. Salah satu produk andalan dari wardah yaitu,
produk sabun pencuci muka serta bedak tabur. Pada awalnya, produk ini kurang dikenal
oleh masyarakat karena banyak perusahaan pesaing di pasaran. Namun, setalah
diadakan promosi besar-besaran akhirnnya produk ini menjadi salah satu produk yang
banyak diminati oleh kaum wanita khususnya wanita yang berusia 20-40 tahun keatas.
alam perkembangannya, perusahaan ini agar produuk yang dipasarkan mampu
memasarkan produknya secaraa luas. !leh karena itu, perusahaan mengadakan ino"asi
terhadap produk bedak tabur menjadi bedak padat.
Penelitian ini dilakukan dengan hanya melihat produk bedak tabur yang dikembangkan
menjadi bedak padat. imana penelitian dari #ardah $osmetic dilakukan di Samarinda
dengan melakukan pengujian terhadap tingkat penjualan produk di tiga outlet S$P,
%embuswana, dan Samarinda S&uare. 'danya ino"asi produk kecantikan pada bedak
padat ini dimulai pada (ulan )uni 20*+. Perusahaan mengamati tingkat penjualan
masing-masing outlet pada bulan ,aret 20*+ sebagai data awal -sebelum melakukan
ino"asi. dan (ulan )uni 20*+ -telah melakukan ino"asi. (erikut data tingkat penjualan
produk /ecantikan bedak padat dapat dilihat pada 0abel 4.* di bawah ini1
0abel 4.* ata tingkat penjualan produk kecantikan bedak padat
NO
Outlet $CP Outlet %em&u!'ana Outlet $$
$e&elum $e!udah $e&elum $e!udah $e&elum $e!udah
* *0 *4 22 2+ 20 24
2 ** *4 2* *2 *3 *4
+ 24 24 *2 20 *4 20
4 *2 *4 *4 ** *5 *3
5 2+ 23 ** *0 2+ *6
2 *+ *5 22 24 24 22
0abel 4.* ata tingkat penjualan produk kecantikan bedak padat -lanjutan.
NO
Outlet $CP Outlet %em&u!'ana Outlet $$
$e&elum $e!udah $e&elum $e!udah $e&elum $e!udah
3 2+ *6 *4 20 25 22
4 *3 *3 *+ *0 20 *2
6 *+ 6 *6 *5 24 22
*0 2+ 22 *6 2* *6 *4
** *4 20 *+ *2 *+ *4
*2 22 22 *6 *5 *2 *0
*+ *2 2+ 22 25 24 22
*4 25 25 20 20 *+ *5
*5 22 22 *5 *2 ** *0
*2 20 24 ** **
*3 24 22 *2 6
*4 *6 2* *5 *4
*6 2* *4 *2 *2
20 22 20 2* *4
7ntuk mengetahui besarnya antusias atau pengaruh dari adanya ino"asi terhadap produk
kosmetik pada produk bedak padat tersebut maka perusahaan melakukan penyebaran
kuesioner kepada 35 responden atau pelanggan. (erikut skala yang digunakan adalah
sangat baik, baik, sedang, kurang baik, dan tidak baik untuk tiap poin kuesioner. (erikut
jumlah pelanggan yang mengisi sangat baik sebanyak 2+ orang, baik *3 orang, sedang
*5 orang, kurang baik ** orang, dan tidak baik 6 orang.
4.( Penglahan Data
Setelah diperoleh data pada pengumpulan data di atas, maka perlu dilakukan
pengolahan data sesuai dengan kebutuhan. Pengolahan data dapat dilakukan secara
manual maupun komputerisasi.
4.(.1 Penglahan Data $e#ara Manual
Pengolahan data secara manual dilakukan dengan menggunakan perhitungan mengenai
metode uji #ilco8on, uji ,ann-#hitney, uji /ruskal-#allis, dan /olmogoro"-Smirno"
pada tiga outlet yaitu outlet S$P, outlet %embuswana, dan outlet SS. (erikut adalah
pengolahan data yang dapat dijabarkan sebagai berikut1
*. (erikut merupakan pengertian serta langkah-langkah pengujian pada masing-
masing metode adalah sebagai berikut1
a. 7ji #ilco8on
(erdasarkan dari buku pokok-pokok materi statistik 2 yang dibuat oleh 9&bal,
,. :asan, tahun 2002. 7ji urutan bertanda #ilco8on adalah suatu uji non
parametrik yang digunakan untuk membandingkan rata-rata dua sampel yang
saling behubungan -sampel berasal dari populasi yang sama. 7ji ini pertama
kali diperkenalkan oleh ;rank #ilco8on pada tahun *645. (iasanya digunakan
untuk menganalisis beberapa jenis perbedaan apabila sekelompok data
berhubungan dengan sekelompok data lain. an kelompok tersebut diambil
dari populasi yang sama.
%angkah-langkah pengujian urutan bertanda #ilco8on ialah sebagai berikut1
*. ,enentukan <ormulasi hipotesis
:
0
1 )umlah urutan tanda positi< dengan jumlah urutan tanda negati<
adalah sama -tidak ada perbedaan nyata antara pasangan data..
:
*
1 )umlah urutan tanda positi< dengan jumlah urutan tanda negati<
adalah berbeda -ada perbedaan nyata antara pasangan data..
2. ,enentukan tara< nyata -. dengan 0 tabelnya
Pengujian dapat berbentuk satu sisi atau dua sisi.
+. ,enentukan aerah /ritis
:
0
diterima apabila 0
0
= 0
:
0
ditolak apabila 0
0
0
4. ,enentukan nilai uji statistik -nilai 0
0
.
0ahap-tahap pengujian ialah sebagai berikut1
a. ,enentukan tanda beda dan besarnya tanda beda antara pasangan
data.
b. ,engurutkan bedanya tanpa memperhatikan tanda atau jenjang.
i. 'ngka * untuk beda yang terkecil, dan seterusnya.
ii. )ika terdapat beda yang sama, diambil rata-ratanya.
iii. (eda nol tidak diperhatikan.
c. ,emisahkan tanda beda positi< dan negati< atau tanda jenjang.
d. ,enjumlahkan semua angka positi< dan angka negati<.
5. ,embuat kesimpulan
,enyimpulkan :
0
diterima atau ditolak.
b. ,ann-#hitney
(erdasarkan dari buku pokok-pokok materi statistik 2 yang dibuat oleh 9&bal,
,. :asan, tahun 2002. 7ji ,ann-#hitney disebut juga pengujian 7. Pengujian
7 digunakan untuk menguji rata-rata dari dua sampel berukuran tidak sama.
Pengujian ini pertama kali diperkenalkan oleh :.( ,ann dan .>. #hitney.
Pada tahun *643. %angkah-langkah pengujian ,ann-#hitney adalah sebagai
berikut1
*. ,enentukan hormulasi hipotesis
:
0
1 ua sampel independent memiliki rata-rata yang sama - ..
:
*
1 ua sampel independent memiliki rata-rata yang berbeda - ..
2. ,enentukan tara< nyata -. dan nilai 7 tabel
7-n*.-n2. ? @
Pengujiannya dapat berbentuk satu sisi atau dua sisi.
+. ,enentukan kriteria pengujian
:
0
diterima apabila 7 = 7-n*.-n2.
:
0
ditolak apabila 7 7 -n*.-n2.
4. ,enentukan nilai uji statistik
Nilai uji statistik ditentukan dengan tahap-tahap berikut1
a. ,enggabungkan kedua sampel dan memberikan urutan tiap-tiap
anggota, dimulai dari pengamatan terkecil sampai terbesar.
b. ,enjumlahkan urutan masing-masing sampel ->
*
dan >
2
..
c. ,enghitung statistik 7 dengan Persamaan 4.* dan 4.2 sebagai berikut1
7
*
? n
*
n
2
A - >
*
.................................................... -4.*.
7
2
? n
*
n
2
A

B >
2
.................................................... -4.2.
Nilai 7 yang diambil adalah nilai 7 yang terkecil. 7ntuk memeriksa
ketelitian perhitungan digunakan Persamaan 4.+ sebagai berikut1
7
terkecil
? ......................................................... -4.+.
5. ,embuat kesimpulan
,enyimpulkan :
0
diterima atau ditolak.
c. /ruskal-#allis
(erdasarkan dari buku pokok-pokok materi statistik 2 yang dibuat oleh 9&bal,
,. :asan, tahun 2002. 7ji /ruskal-#allis merupakan pengembangan dari 7ji
,ann-#hitney. 7ji ini digunakan untuk membandingkan rata-rata tiga sampel
atau lebih, sehingga merupakan alternati< dari analisis "ariansi untuk satu arah
atau pengujian hipotesis tiga rata-rata atau lebih dengan menggunakan
distribusi ; untuk satu arah dari uji parametrik. 7ji ini dapat digunakan untuk
menggantikan uji analisis "ariansi satu arah. 7ji ini diperkenalkan oleh
#illiam :. /ruskal dan #. 'llen #allis. Selain itu, uji ini digunakan untuk
menganalisis data berskala ordinal dan distribusi populasi yang tidak diketahui
yang didasarkan padaa asumsi kelompok yang saling bebas.
%angkah-langkah pengujian /ruskal-#allis adalah sebagai berikut1
*. ,enentukan <ormulasi hipotesis
:
0
1 k populasi dari mana sampel di ambil memiliki mean yang sama -
..
:
*
1 k populasi dari mana sampel di ambil tidak memiliki mean yang sama,
sedikitnya ada satu mean yang tidak sama - ..
2. ,enentukan tara< nyata -. dan nilai

-kai kuadrat. tabel
0ara< nyata -. dan nilai kai kuadrat - . ditentukan dengan derajad bebas
-db. ? k B *.

-k-*.
? @.
+. ,enentukan kriteria pengujian
:
0
diterima apabila : C
-k-*.
:
0
ditolak apabila :
-k-*.
4. ,enentukan nilai uji statistik -nilai :. dengan Persamaan 4.4 sebagai
berikut ini1
: ? - +-N A *. ........................................................ -4.4.
dengan : k = banyaknya sampel,
N = jumlah ukuran sampel (n
1
+ n
2
+ n
3
+ + n
k
),
n
k
= ukuran sampel, dan
= jumlah urutan.
5. ,enentukan kesimpulan
,enyimpulkan :
0
diterima atau ditolak.
d. /olmogro"-Smirno"
(erdasarkan dari buku pokok-pokok materi statistik 2 yang dibuat oleh 9&bal,
,. :asan, tahun 2002. 7ji /olmogoro"-Smirno" digunakan untuk mengetahui
apakah distribusi nilai-nilai sampel yang teramati sesuai dengan distribusi
teoritis tertentu -normal, uni!orm, poisson, eksponensial.. 7ji /olmogoro"-
Smirno" beranggapan bahwa distribusi "ariabel yang sedang diuji bersi<at
kontinyu dan pengambilan sampel secara acak sederhana. Prinsip dari uji
/olmogoro"BSmirno" adalah menghitung selisih absolut antara <ungsi
distribusi <rekuensi kumulati< sampel DS -8.E dan <ungsi distribusi <rekuensi
kumulati< teoritis D;
o
-8.E pada masing-masing inter"al kelas.
:ipotesis yang diuji dinyatakan sebagai berikut -dua sisi.1
:
0
1 ;-8. ? ;
o
-8. untuk semua 8 dari - sampai A
:
*
1 ;-8. F ;
o
-8. untuk paling sedikit sebuah 8
engan ; -8. ialah <ungsi distribusi <rekuensi kumulati< populasi pengamatan.
Statistik uji /olmogoro"-Smirno" merupakan selisih absolut terbesar antara S
-8. dan ;
0
-8. yang disebut de"iasi maksimum . Nilai kemudian
dibandingkan dengan nilai kritis pada tabel distribusi pencuplikan -tabel .,
pada ukuran sampel n dan a. :
0
ditolak bila nilai teramati maksimum lebih
besar atau sama dengan nilai kritis maksimum. engan penolakan :
0
berarti
distribusi teramati dan distribusi teoritis berbeda secara bermakna. Sebaliknya
dengan tidak menolak :
0
berarti tidak terdapat perbedaan bermakna antara
distribusi teramati dan distribusi teoritis. Perbedaan-perbedaan yang tampek
hanya disebabkan "ariasi pencuplikan -sampling "ariation..
%angkah-langkah prinsip uji /olmogoro"-Smirno" ialah sebagai berikut1
*. Susun <rekuensi-<rekuensi dari tiap nilai teramati, urutkan dari nilai
terkecil sampai nilai terbesar. /emudian susun <rekuensi kumulati< dari
nilai-nilai teramati itu.
2. /on"ersikan <rekuensi kumulati< itu ke dalam probabilitas, yaitu ke dalam
<ungsi distribusi <rekuensi kumulati< DS -8.E.
+. :itung nilai G untuk masing-masing nilai teramati. engan mengacu
kepada tabel distribusi normal baku, carilah probabilitas -luas area.
kumulati< untuk setiap nilai teramati. :asilnya ialah sebagai ;
0
-8i..
4. Susun ;s -8. berdampingan dengan ;
0
-8.. hitung selisih absolut antara S
-8. dan ;
0
-8. pada masing-masing nilai teramati.
5. Statistik uji /olmogoro"-Smirno" ialah selisih absolut terbesar ;s -8i. dan
;t -8i. yang juga disebut de"iasi maksimum .
2. engan mengacu pada distribusi pencuplikan kita bisa mengetahui apakah
perbedaan sebesar itu -yaitu nilai maksimum teramati. terjadi hanya
karena kebetulan. engan mengacu pada tabel , kita lihat berapa
probabilitas -dua sisi. kejadian untuk menemukan nilai-nilai teramati
sebesar , bila :
0
benar. )ika probabilitas itu sama atau lebih kecil dari a,
maka :
0
ditolak.
2. (erikut ini merupakan pengujian peringkat bertanda #ilco8on untuk mengetahui
apakah ada perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah dilakukan
ino"asi dengan tingkat signi<ikasi 5H adalah sebagai berikut1
a. #utlet S$P
(erikut adalah pengujian peringkat bertanda #ilco8on pada #utlet S$P adalah
sebagai berikut1
*. :ipotesis
:
0
1 0ingkat penjualan produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi
ternyata tidak terdapat perbedaan.
:
*
1 0ingkat penjualan produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi
ternyata terdapat perbedaan.
2. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n ? 20 - 4
? *2
0
0,05-*2.
? 26
+. aerah /ritis
0
hitung
= 0
tabel
, :
0
diterima
0
hitung
0
tabel
, :
0
ditolak
4. Statistik 7ji
ata tingkat penjualan produk bedak padat pada #utlet S$P dapat dilihat
pada 0abel 4.2 berikut ini1
0abel 4.2 7ji wilco8on pada outlet S$P
N
$e&elum
)*+
$e!udah
),+
Beda
),-*+
.,-*. Per"ng/at
Tanda Per"ng/at
0 -
* *0 *4 4 4 *2,5 *2,5
2 ** *4 + + 4 4
+ 24 24 0 0 0 0
4 *2 *4 2 2 +,5 +,5
5 2+ 23 4 4 *2,5 *2,5
2 *+ *5 2 2 +,5 +,5
3 2+ *6 -4 4 *2,5 *2,5
4 *3 *3 0 0 0 0
6 *+ 6 -4 4 *2,5 *2,5
*0 2+ 22 + + 4 4
** *4 20 2 2 +,5 +,5
*2 22 22 0 0 0 0
*+ *2 2+ 3 3 *2 *2
*4 25 25 0 0 0 0
*5 22 22 -4 4 *2,5 *2,5
*2 20 24 4 4 *2,5 *2,5
*3 24 22 -2 2 +,5 +,5
*4 *6 2* 2 2 +,5 +,5
*6 2* *4 -+ + 4 4
20 22 20 -2 2 +,5 +,5
1umlah 2345 5(45
ari data tingkat penjualan produk bedak padat pada #utlet S$P diatas
maka diperoleh nilai 0
hitung
yang paling kecil yaitu 52,5.
5. /eputusan
52,5 = 26 maka :
0
diterima
2. /esimpulan
ari keputusan di atas yaitu 0
hitung
? 52,5 = 0
tabel
? 26 maka :
0
diterima,
sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat penjualan produk bedak padat
setelah dilakukan ino"asi ternyata tidak terdapat perbedaan.
b. #utlet %embuswana
(erikut adalah pengujian peringkat bertanda #ilco8on pada #utlet
%embuswana adalah sebagai berikut1
*. :ipotesis
:
0
1 0ingkat penjualan produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi
ternyata tidak terdapat perbedaan.
:
*
1 0ingkat penjualan produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi
ternyata terdapat perbedaan.
2. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n ? *5 - *
? *4
0
0,05-*4.
? 2*
+. aerah /ritis
0
hitung
= 0
tabel
, :
0
diterima
0
hitung
0
tabel
, :
0
ditolak
4. Statistik 7ji
ata tingkat penjualan produk bedak padat pada #utlet %embuswana dapat
dilihat pada 0abel 4.+ berikut ini1
0abel 4.+ 7ji wilco8on pada outlet %embuswana
N
$e&elum
)*+
$e!udah
),+
Beda
),-*+
.,-*. Per"ng/at
Tanda Per"ng/at
0 -
* 22 2+ * * *,5 *,5
2 2* *2 -5 5 *+ *+
+ *2 20 4 4 ** **
4 *4 ** -3 3 *4 *4
5 ** *0 -* * *,5 *,5
2 22 24 2 2 4 4
3 *4 20 2 2 4 4
4 *+ *0 -+ + 3,5 3,5
6 *6 *5 -4 4 ** **
*0 *6 2* 2 2 4 4
0abel 4.+ 7ji wilco8on pada outlet %embuswana -lanjutan.
N
$e&elum
)*+
$e!udah
),+
Beda
),-*+
.,-*. Per"ng/at
Tanda Per"ng/at
0 -
** *+ *2 + + 3,5 3,5
*2 *6 *5 -4 4 ** **
*+ 22 25 + + 3,5 3,5
*4 20 20 0 0 0
*5 *5 *2 -+ + 3,5 3,5
1umlah 3645 7545
ari data tingkat penjualan produk bedak padat pada #utlet %embuswana
diatas maka diperoleh nilai 0
hitung
yang paling kecil yaitu +6,5.
5. /eputusan
+6,5 = 2* maka :
0
diterima
2. /esimpulan
ari keputusan di atas yaitu 0
hitung
? +6,5 = 0
tabel
? 2* maka :
0
diterima,
sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat penjualan produk bedak padat
setelah dilakukan ino"asi ternyata tidak terdapat perbedaan.
c. #utlet SS
(erikut adalah pengujian peringkat bertanda #ilco8on pada #utlet SS adalah
sebagai berikut1
*. :ipotesis
:
0
1 0ingkat penjualan produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi
ternyata tidak terdapat perbedaan.
:
*
1 0ingkat penjualan produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi
ternyata terdapat perbedaan.
2. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n ? 20 - 2
? *4
0
0,05-*4.
? 40
+. aerah /ritis
0
hitung
= 0
tabel
, :
0
diterima
0
hitung
0
tabel
, :
0
ditolak
4. Statistik 7ji
ata tingkat penjualan produk bedak padat pada #utlet SS dapat dilihat
pada 0abel 4.4 berikut ini1
0abel 4.4 7ji wilco8on pada outlet SS
N
$e&elum
)*+
$e!udah
),+
Beda
),-*+
.,-*. Per"ng/at
Tanda Per"ng/at
0 -
*
20 24
4 4 *4 *4
2 *3 *4 * * 2,5 2,5
+
*4 20
2 2 3,5 3,5
4 *5 *3 2 2 3,5 3,5
5
2+ *6
-4 4 *4 *4
2 24 22 2 2 3,5 3,5
3
25 22
* * 2,5 2,5
4 20 *2 -4 4 *4 *4
6
24 22
-2 2 3,5 3,5
*0 *6 *4 -* * 2,5 2,5
**
*+ *4
5 5 *2 *2
*2 *2 *0 -2 2 *3 *3
*+
24 22
-2 2 3,5 3,5
*4 *+ *5 2 2 3,5 3,5
*5
** *0
-* * 2,5 2,5
*2 ** ** 0 0 0
*3
*2 6
-+ + **,5 **,5
*4 *5 *4 + + **,5 **,5
*6
*2 *2
0 0 0
20 2* *4 -3 3 *4 *4
1umlah 8745 6445
ari data tingkat penjualan produk bedak padat pada #utlet SS diatas
maka diperoleh nilai 0
hitung
yang paling kecil yaitu 32,5.
5. /eputusan
32,5 = 40 maka :
0
diterima
2. /esimpulan
ari keputusan di atas yaitu 0
hitung
? 32,5 = 0
tabel
? 40 maka :
0
diterima,
sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat penjualan produk bedak padat
setelah dilakukan ino"asi ternyata tidak terdapat perbedaan.
+. (erikut ini merupakan pengujian ,ann-#hitney yang digunakan untuk mengetahui
nilai rata-rata penjualan produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi. 7ji ,ann-
#hitney dilakukan antara #utlet S$P dengan #utlet %embuswana dan antara
#utlet %embuswana dengan #utlet SS dapat dilihat sebagai berikut1
a. #utlet S$P dan #utlet %embuswana
*.
:ipotesis
:
0
1 >ata-rata penjualan produk bedak padat antara #utlet S$P dan
#utlet %embuswana setelah dilakukan ino"asi ternyata tidak terdapat
perbedaan.
:
*
1 >ata-rata penjualan produk bedak padat antara #utlet S$P dan
#utlet %embuswana setelah dilakukan ino"asi ternyata terdapat
perbedaan.
2.
0ingkat Signi<ikansi dan Nilai 7
tabel
I ? 0,05
n
*
? 20
n
2
? *5
7
0,05-20.-*5.
? 60
+.
aerah /ritis
7
hitung
= 7
-n*.-n2.
, :
0
diterima
7
hitung
7
-n*.-n2.
, :
0
ditolak
4.
Statistik 7ji
ata tingkat penjualan produk bedak padat pada #utlet S$P dan #utlet
%embuswana dapat dilihat pada 0abel 4.5 berikut ini1
0abel 4.5 7ji mann-whitney pada outlet S$P dan outlet %embuswana
N Outlet $CP Per"ng/at
Outlet
%em&u!'ana
Per"ng/at
* *4 2,5 2+ 22,5
2 *4 2,5 *2 **,5
+ 24 26 20 *6
4 *4 *4,5 ** 4
5 23 +5 *0 2,5
2 *5 6 24 26
3 *6 *2 20 *6
4 *3 *+ *0 2,5
6 6 * *5 6
*0 22 ++,5 2* 22,5
** 20 *6 *2 **,5
*2 22 ++,5 *5 6
*+ 2+ 22,5 25 +*,5
*4 25 +*,5 20 *6
*5 22 24,5 *2 5
0abel 4.5 7ji mann-whitney pada outlet S$P dan outlet %embuswana -lanjutan.
N Outlet $CP Per"ng/at
Outlet
%em&u!'ana
Per"ng/at
*2 24 26
*3 22 24,5
*4 2* 22,5
*6 *4 *4,5
20 20 *6
n
1
9 (: R
1
9 4:245 n
(
9 15 R
(
9 ((145
ari hasil menentukan tingkat penjualan pada tabel diatas maka
selanjutnya menghitung nilai dari 7
*
dan 7
2
dengan menggunakan
Persamaan 4.* dan Persamaan 4.2 yang dapat dilihat sebagai berikut1
7
*
? 20 J *5 A B 404,5
7
*
? +00 A 2*0 B 404,5
7
*
? *0*,5
7
2
? 20 J *5 A B 22*,5
7
*
? +00 A *20 B 22*,5
7
*
? *64,5
(erdasarkan dari hasil perhitungan diatas, diperoleh nilai 7
hitung
yang
terkecil yaitu *0*,5. 7ntuk memeriksa ketelitian perhitungan diatas maka
dapat dengan menggunakan Persamaan 4.+ sebagai berikut1
7
terkecil
? -20.-*5. B *64,5
7
terkecil
? *0*,5
5.
/eputusan
*0*,5 K 60 , maka :
0
diterima
2.
/esimpulan
ari hasil keputusan di atas yaitu 7
terkecil
? *0*,5 K 7
tabel
? 60 maka :
0
diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata penjualan produk
bedak padat antara #utlet S$P dan #utlet %embuswana setelah dilakukan
ino"asi ternyata tidak terdapat perbedaan.
b. #utlet SS dan #utlet %embuswana
*.
:ipotesis
:
0
1 >ata-rata penjualan produk bedak padat antara #utlet SS dan #utlet
%embuswana setelah dilakukan ino"asi ternyata tidak terdapat
perbedaan.
:
*
1 >ata-rata penjualan produk bedak padat antara #utlet SS dan #utlet
%embuswana setelah dilakukan ino"asi ternyata terdapat perbedaan.
2.
0ingkat Signi<ikansi dan Nilai 7
tabel
I ? 0,05
n
*
? *5
n
2
? 20
7
0,05-*5.-20.
? 60
+.
aerah /ritis
7
hitung
= 7
-n*.-n2.
, :
0
diterima
7
hitung
7
-n*.-n2.
, :
0
ditolak
4.
Statistik 7ji
ata tingkat penjualan produk bedak padat pada #utlet %embuswana dan
#utlet SS dapat dilihat pada 0abel 4.2 berikut ini1
0abel 4.2 7ji mann-whitney pada outlet SS dan outlet %embuswana
N Outlet $$ Per"ng/at
Outlet
%em&u!'ana
Per"ng/at
* 24 +0,5 2+ 26
2 *4 *6,5 *2 *4,5
+ 20 24,5 20 24,5
4 *3 *3 ** 2,5
5 *6 22 *0 +,5
2 22 +4 24 +0,5
3 22 +4 20 24,5
4 *2 *4,5 *0 +,5
6 22 +4 *5 **
*0 *4 *6,5 2* 23
** *4 *6,5 *2 *4,5
*2 *0 +,5 *5 **
*+ 22 24 25 +2
*4 *5 ** 20 24,5
*5 *0 +,5 *2 4
*2 ** 2,5
*3 6 *
0abel 4.2 7ji mann-whitney pada outlet SS dan outlet %embuswana -lanjutan.
N Outlet $$ Per"ng/at
Outlet
%em&u!'ana
Per"ng/at
*4 *4 *6,5
*6 *2 *4,5
20 *4 6
n
1
9 (: R
1
9 37545 n
(
9 15 R
(
9 (7445
ari hasil menentukan tingkat penjualan pada tabel diatas maka
selanjutnya menghitung nilai dari 7
*
dan 7
2
dengan menggunakan
Persamaan 4.* dan Persamaan 4.2 yang dapat dilihat sebagai berikut1
7
*
? 20 J *5 A B +25,5
7
*
? +00 A 2*0 B +25,5
7
*
? *44,5
7
2
? *5 J 20 A B 224,5
7
*
? +00 A *20 B 224,5
7
*
? *55,5
(erdasarkan dari hasil perhitungan diatas, diperoleh nilai 7
hitung
yang
terkecil yaitu *44,5. 7ntuk memeriksa ketelitian perhitungan diatas maka
dapat dengan menggunakan Persamaan 4.+ sebagai berikut1
7
terkecil
? -*5.-20. B *55,5
7
terkecil
? *44,5
5.
/eputusan
*44,5 K 60, maka :
0
diterima
2.
/esimpulan
ari hasil keputusan di atas yaitu 7
terkecil
? *44,5 K 7
tabel
? 60 maka :
0
diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata penjualan produk
bedak padat antara #utlet SS dan #utlet %embuswana setelah dilakukan
ino"asi ternyata tidak terdapat perbedaan.
4. (erikut ini merupakan uji hipotesis /ruskal-#allis yang dilakukan pada tiga outlet
dapat dilihat sebagai berikut1
a. :ipotesis
:
0
1 >ata-rata penjualan produk bedak padat di ketiga #utlet setelah
melakukan ino"asi ternyata tidak ada perbedaan.
:
*
1 >ata-rata penjualan produk bedak padat di ketiga #utlet setelah
dilakukan ino"asi ternyata ada perbedaan.
b. 0ingkat Signi<ikasi -I. dan nilai tabel1
I ? 0,05
db ? k-*
? +-*
? 2

0,05-2.
? 5,66*
c. aerah /ritis
:
hitung
C
-k-*.
maka :
0
diterima
:
hitung

-k-*.
maka :
0
ditolak
d. Statistik 7ji
ata hasil penjualan produk bedak padat setelah melakukan ino"asi dapat
dilihat pada 0abel 4.3 sebagai berikut1
0abel 4.3 7ji kruskal-wallis pada tiga outlet
N
Outlet $CP Outlet %em&u!'ana Outlet $$
$e!udah Per"ng/at $e!udah Per"ng/at $e!udah Per"ng/at
* *4 ** 2+ 42,5 24 45,5
2 *4 ** *2 *4,5 *4 25,5
+ 24 45,5 20 ++,5 20 ++,5
4 *4 25,5 ** 3,5 *3 2*,5
5 23 55 *0 4,5 *6 26,5
2 *5 *4,5 24 45,5 22 52
3 *6 26,5 20 ++,5 22 52
4 *3 2*,5 *0 4,5 *2 *4,5
6 6 *,5 *5 *4,5 22 52
*0 22 52 2* +3,5 *4 25,5
** 20 ++,5 *2 *4,5 *4 25,5
*2 22 52 *5 *4,5 *0 4,5
*+ 2+ 42,5 25 44,5 22 40
*4 25 44,5 20 ++,5 *5 *4,5
0abel 4.3 7ji kruskal-wallis pada tiga outlet -lanjutan.
N
Outlet $CP Outlet %em&u!'ana Outlet $$
$e!udah Per"ng/at $e!udah Per"ng/at $e!udah Per"ng/at
*5 22 40 *2 6 *0 4,5
*2 24 45,5 ** 3,5
*3 22 40 6 *,5
*4 2* +3,5 *4 25,5
*6 *4 25,5 *2 *4,5
20 20 ++,5 *4 **
n
1
9 (: ;R
1
9 77545 n
(
9 15 ;R
(
9 377 n
3
9 (: ;R
3
9 5:245
dengan: k = 3,
n
1
=

2$,
n
2
=

1%,
n
3
=

2$,

1
= &&%,%,

2
= 3&&, dan

3
= %$',%.
(erdasarkan dari nilai tingkat penjualan diatas, maka selanjutnya menentukan
nilai : dengan menggunakan Persamaan 4.4 berikut ini1
: ? - +-55 A *.
: ? B *24
: ? 0,00+6 -22*44,5*+0 A 46+0,4 A *2624,2*25. B *24
: ? -0,00+6 J 4400+,5250 . - *24
: ? +,442+
e. /eputusan
+,442+ C 5,66* maka :
0
diterima
<. /esimpulan
ari hasil keputusan di atas yaitu :
hitung
? +,442+ K ? 5,66* maka :
0
diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata penjualan produk bedak
padat di ketiga #utlet setelah melakukan ino"asi ternyata tidak ada perbedaan.
5. (erikut merupakan uji hipotesis /olmogro"-Smirno" terhadap ketiga ino"asi outlet
adalah sebagai berikut1
a. :ipotesis
:
0
1 /onsumen tidak terpengaruh dengan adanya ino"asi terhadap produk
bedak padat.
:
*
1 'da konsumen yang terpengaruh dengan adanya ino"asi terhadap produk
bedak padat.
b. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n ? 35

-0,05.-35.
? 0,*54
c. aerah /ritis

maks
L
I
, maka :
0
diterima

maks
K
I
, maka :
0
ditolak
d. Statistik 7ji
0anggapan kuesioner terhadap ino"asi produk bedak padat dapat dilihat pada
0abel 4.4 sebagai berikut1
0abel 4.4 0anggapan kuesioner terhadap ino"asi produk bedak padat
Keterangan But"r <re/uen!"
0idak (aik * 6
/urang (aik 2 **
Sedang + *5
(aik 4 *3
Sangat (aik 5 2+
)umlah 35
Nilai skor yang terdapat pada uji /olmogro"-Smirno" dapat dilihat pada 0abel
4.6 sebagai berikut1
0abel 4.6 Nilai skor pada uji kolmogro"-smirno"
N"la" $/r
1 ( 3 4 5
< 6 ** *5 *3 2+
<.Kumulat"= 6 20 +5 52 35
<
:
)>+ 0,2 0,4 0,2 0,4 *
$ )>+ 0,*25 0,2223 0,4223 0,26++ *,
?<
:
)>+-$)>+? 0,035 0,*+++ 0,*+++ 0,*023 0
dengan: ( = jumlah konsumen yang memilih urutan,
(
$
()) = distribusi teoritis pemilihan yang kumulati! diba*ah +
$
,
,()) = distribusi pengamatan pemilihan kumulati!, dan
-(
$
()).,())- = simpang mutlak/
n ? 35

-0,05.-35.
? 0,*54

maks
? 0,*+++
e. /eputusan
0,*+++ 0,*540, maka :
0
diterima
<. /esimpulan
ari hasil keputusan di atas yaitu
maks
? 0,*+++ K ? 0,*54 maka :
0
diterima,
sehingga dapat disimpulkan bahwa konsumen tidak terpengaruh dengan adanya
ino"asi terhadap produk bedak padat.
4.(.( Penglahan Data $e#ara Kmputer"!a!"
Pengolahan data selain dapat dilakukan secara manual, juga dapat dilakukan dengan
bantuan peralatan komputer. alam pengolahan data secara komputerisasi
menggunakan so!t*are berupa SPSS *2.0 yang langkah-langkah dalam penggunaannya
dijabarkan sebagai berikut1
*. ibuka so!t*are SPSS *2.0,
2. Setelah terbuka, dipilih 0ariable 0ie*,
+. iketik MN*O pada kolom Name baris pertama, kemudian diketik Moutlet S$P
sebelumO pada pada kotak label.
4. iketik MN2O pada kolom Name baris kedua, kemudian diketik Moutlet S$P
sesudahO pada pada kotak label.
5. iketik MP*O pada kolom Name baris ketiga, kemudian diketik Moutlet
%embuswana sebelumO pada pada kotak label.
2. iketik MP2O pada kolom Name baris keempat, kemudian diketik Moutlet
%embuswana sesudahO pada pada kotak label.
3. iketik MQ*O pada kolom Name baris kelima, kemudian diketik Moutlet SS
sebelumO pada pada kotak label.
4. iketik MQ2O pada kolom Name baris keenam, kemudian diketik Moutlet SS
sesudahO pada pada kotak label.
6. iketik M'O pada kolom Name baris ketujuh, diketik Mrata-rata tingkat penjualan
produk kosmetik di outlet S$P dan %embuswanaO pada kolom label,
*0. iketik M(O pada kolom name baris kedelapan, diketik Mrata-rata tingkat penjualan
produk kosmetik di outlet SS dan %embuswanaO pada kolom label,
**. iketik M$O pada kolom name baris kesembilan, diketik Mrata-rata tingkat penjualan
produk kosmetik ketiga outletO pada kolom label,
*2. iketik MNO pada kolom name baris kesembilan, diketik Mperbandingan tingkat
penjualan produk kosmetik S$P, %embuswana, dan SSO pada kolom label,
*+. iketik MPO pada kolom name baris kesembilan, diketik Mperbandingan tingkat
penjualan produk kosmetik S$P, %embuswana, dan SSO pada kolom label,
*4. Setelah selesai, dipilih data "ie*,
*5. Pada kolom MN
*
O di ketik M#utlet S$P SebelumO,
*2. Pada kolom MN
2
O di ketik M#utlet S$P SesudahO,
*3. Pada kolom MP
*
O di ketik M#utlet %embuswana SebelumO,
*4. Pada kolom MP
2
O di ketik M#utlet %embuswana SesudahO,
*6. Pada kolom MQ
*
O di ketik M#utlet SS SebelumO,
20. Pada kolom MQ
2
O di ketik M#utlet SS SesudahO,
2*. Pada kolom M'O dari baris ke * sampai dengan baris ke 20 diisi data M#utlet S$P
SesudahO, dan dari baris ke 2* sampai dengan baris ke +5 diisi data M#utlet
%embuswana SesudahO,
22. Pada kolom M(O dari baris ke * sampai dengan baris ke 20 diisi data M#utlet SS
SesudahO, dan dari baris ke 2* sampai dengan baris ke +5 diisi data M#utlet
%embuswana SesudahO,
2+. Pada kolom M$O dari baris ke * sampai dengan baris ke 20 diketik angka M*O, dan
dari baris ke 2* sampai dengan baris ke +5 diketik angka M2O,
24. Pada kolom MNO dari baris ke * sampai dengan baris ke 20 diisi data M#utlet S$P
SesudahO, dan dari baris ke 2* sampai dengan baris ke +5 diisi data M#utlet
%embuswana SesudahO, dan dari baris ke +2 sampai dengan baris ke 55 diisi data
M#utlet SS SesudahO,
25. Pada kolom MPO dari baris ke * sampai dengan baris ke 20 diketik angka M*O, dan
dari baris ke 2* sampai dengan baris ke +5 diketik angka M2O, dan dari baris ke +2
sampai dengan baris ke 55 diketik angka M+O,
22. Pada kolom M/uesionerO dibaris ke * diketik angka M0,0400O, dibaris ke 2 diketik
angka M0,*+++O, dibaris ke + diketik angka M0,*+++O, dibaris ke 4 diketik angka
M0,*032O, dan dibaris ke 5 diketik angka M0,0000O.
23. 7ntuk 7ji #ilco8on, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut1
a. iklik M1naly2eO, dipilih MNonparametri3 testO, kemudian M4ega3y 5ialogO,
dan diklik M2 elated ,ampleO,
b. Pada 6est 7air 0ariable, dimasukkan MN*,P*, dan Q* pada Rariabel * dan MN2,
P2, dan Q2O pada Raria"el 2,
c. iklik M#ptionO
d. iklik M5es3ripti"eO, kemudian diklik M3ontinueO, dan
e. Pada M6est 6ypeO, diklik M8il3o)onO dan diklik M#9O.
24. 7ntuk 7ji ,ann-#hitney, langkah-langkahnya adalah sebagai berikutO
a. iklik M1naly2eO, dipilih MNonparametri3 testO, dan diklik M2 :ndependent
,amplesO,
b. imasukkan M'O ke 6est 0ariable 4ist,
c. Pada ;rouping, dimasukkan "ariabel M$O
d. iklik Mde!ineO, diketik M*O pada grup * dan M2O pada grup 2, kemudian diklik
M3ontinueO,
e. iklik M#ptionO
<. iklik M5es3ripti"eO, kemudian diklik M3ontinueO, dan
g. iklik M#9O.
h. iulang langkah di atas untuk menguji "ariabel M(O dan M$O.
26. 7ntuk 7ji /ruskall #allis, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut1
a. iklik M1naly2eO, dipilih MNonparametri3 testO, dan diklik M9 :ndependent
,amplesO,
b. imasukkan "ariabel MNO ke 6est 0ariable 4ist,
c. Pada ;rouping, dimasukkan "ariabel MPO
d. iklik Mde!ineO, diketik M*O pada kotak ma) dan M+O pada kotak min, kemudian
diklik M3ontinueO,
e. iklik M#ptionO
<. iklik M5es3ripti"eO, kemudian diklik M3ontinueO,
g. Pada 6est 6ype, diklik M9ruskall 8allisO, dan
h. iklik M#9O.
+0. 7ntuk 7ji /olmogoro" B Smirno", langkah-langkahnya adalah sebagai berikut1
a. iklik M1naly2eO, dipilih MNonparametri3 testO, dan diklik M*-sample /-SO,
b. imasukkan M9uesionerO ke 6est 0ariable 4ist,
c. iklik M#ptionO, kemudian diberi tanda centang pada Mdes3ripti"eO dan diklik
M3ontinueO, dan
d. iklik M#9O.
4.3 Anal"!a dan Pem&aha!an
Pada tahap analisa dan pembahasan, akan dilakukan uji distribusi poisson, uji distribusi
normal, uji /olmogor"-Smirno", uji distribusi binomial serta analisis deskripti< dan
penarikan sampel yang memiliki perbedaan dalam pengujiannya.
4.3.1 @A" W"l#>n
(erikut merupakan analisa dan pembahasan pada uji #ilco8on adalah sebagai berikut1
*. #utlet S$P
7ntuk uji #ilco8on pada #utlet S$P adalah sebagai berikut1
a. :ipotesis
:
0
1 0idak terdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah
dilakukan ino"asi.
:
*
1 0erdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah
dilakukan ino"asi.
b. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n ? 20-4
? *2
Q
-.
? *,245
0
hitung
? 52,5
c. Statistik 7ji
7ntuk menentukan nilai dari Q dapat melakukan perhitungan Q
hitung
dengan
menggunakan Persamaan 4.5 adalah sebagai berikut1
Q ? .............................................................................. -4.5.
dengan: < = nilai statistik uji,
6 = jumlah rank terke3il, dan
n = banyak data/
7ntuk menentukan nilai dari Q dapat melakukan perhitungan Q
hitung
dengan
menggunakan Persamaan 4.5 adalah sebagai berikut1
Q ?
Q ?
Q ? -0,40*5
1symp/sig ? 0,4*3
d. aerah /ritis
Q
hitung
K Q
tabel
, maka :
0
ditolak
Q
hitung
L Q
tabel ,
maka :
0
diterima
1symp/sig K I , maka :
0
diterima
1symp/sig L I , maka :
0
ditolak
e. /eputusan
-0,40*5 L *,245, maka :
0
diterima
0,4*3 K 0,05, maka :
0
diterima
<. /esimpulan
ari hasil keputusan diatas yaitu Q
hitung
? -0,40*5 L Q
tabel
? *,245 maka :
0
diterima dan 1symp/sig ? 0,4*3 K I ? 0,05 maka :
0
diterima, sehingga dapat
disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak
padat setelah dilakukan ino"asi.
2. #utlet %embuswana
7ntuk uji #ilco8on pada #utlet %embuswana adalah sebagai berikut1
a. :ipotesis
:
0
1 0idak terdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah
dilakukan ino"asi.
:
*
1 0erdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah
dilakukan ino"asi.
b. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n ? *5-*
? *4
Q
-.
? *,245
0
hitung
? +6,5
c. Statistik 7ji
7ntuk menentukan nilai dari Q dapat melakukan perhitungan Q
hitung
dengan
menggunakan Persamaan 4.5 adalah sebagai berikut1
Q ?
Q ?
Q ? -0,4*2*
1symp/sig ? 0,4*2
d. aerah /ritis
Q
hitung
K Q
tabel
, maka :
0
ditolak
Q
hitung
L Q
tabel ,
maka :
0
diterima
1symp/sig K I , maka :
0
diterima
1symp/sig L I , maka :
0
ditolak
e. /eputusan
-0,4*2* L *,245, maka :
0
diterima
0,4*2 K 0,05, maka :
0
diterima
<. /esimpulan
ari hasil keputusan diatas yaitu Q
hitung
? -0,4*2* L Q
tabel
? *,245 maka :
0
diterima dan 1symp/sig ? 0,4*2 K I ? 0,05 maka :
0
diterima, sehingga dapat
disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak
padat setelah dilakukan ino"asi.
+. #utlet SS
7ntuk uji #ilco8on pada #utlet SS adalah sebagai berikut1
a. :ipotesis
:
0
1 0idak terdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah
dilakukan ino"asi.
:
*
1 0erdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah
dilakukan ino"asi.
b. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n ? 20-2
? *4
Q
-.
? *,245
0
hitung
? 32,5
c. Statistik 7ji
7ntuk menentukan nilai dari Q dapat melakukan perhitungan Q
hitung
dengan
menggunakan Persamaan 4.5 adalah sebagai berikut1
Q ?
Q ?
Q ? -0,+620
1symp/sig ? 0,26+
d. aerah /ritis
Q
hitung
K Q
tabel
, maka :
0
ditolak
Q
hitung
L Q
tabel ,
maka :
0
diterima
1symp/sig K I , maka :
0
diterima
1symp/sig L I , maka :
0
ditolak
e. /eputusan
-0,+62 L *,245, maka :
0
diterima
0,26+ K 0,05, maka :
0
diterima
<. /esimpulan
ari hasil keputusan diatas yaitu Q
hitung
? -0,+62 L Q
tabel
? *,245 maka :
0
diterima dan 1symp/sig ? 0,26+ K I ? 0,05 maka :
0
diterima, sehingga dapat
disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak
padat setelah dilakukan ino"asi.
4.3.( @A" Mann-Wh"tneB
(erikut analisa dan pembahasan pada uji ,ann-#hitney adalah sebagai berikut1
*. #utlet S$P dan #utlet %embuswana
7ntuk uji ,ann-#hitney pada #utlet S$P dan #utlet %embuswana adalah sebagai
berikut1
a. :ipotesis
:
0
1 0idak terdapat perbedaan rata-rata penjualan produk bedak padat antara
#utlet S$P dan #utlet %embuswana setelah melakukan ino"asi.
:
*
1 0erdapat perbedaan rata-rata penjualan produk bedak padat antara #utlet
S$P dan #utlet %embuswana setelah melakukan ino"asi.
b. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n* ?20
n2 ?*5
7
0,05-20.-*5.
? 60
Q
-S2.
? *,62
c. Statistik 7ji
7ntuk menentukan nilai dari Q dapat melakukan perhitungan Q
hitung
dengan
menggunakan Persamaan 4.2 adalah sebagai berikut1
Q ? ................................................................................. -4.2.
dengan: = =
terke3il
,
n
1
= banyak data pada n
1
, dan
n
2
= banyak data pada n
2
/
7ntuk menentukan nilai dari Q dapat melakukan perhitungan Q
hitung
dengan
menggunakan Persamaan 4.2 adalah sebagai berikut1
Q ?
Q ? -6,*252
1symp/sig ? 0,*05
d. aerah /ritis
Q
hitung
K Q
tabel
, maka :
0
ditolak
Q
hitung
L Q
tabel ,
maka :
0
diterima
1symp/,ig K I , maka :
0
diterima
1symp/,ig L I , maka :
0
ditolak
e. /eputusan
-6,*252 L *,62 , maka :
0
diterima
0,*05 K 0,05, maka :
0
diterima
<. /esimpulan
ari hasil keputusan diatas yaitu Q
hitung
? -6,*252 L Q
tabel
? *,62 maka :
0
diterima dan 1symp/sig ? 0,*05 K I ? 0,05 maka :
0
diterima, sehingga dapat
disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata penjualan produk bedak
padat antara #utlet S$P dan #utlet %embuswana setelah melakukan ino"asi.
2. #utlet SS dan #utlet %embuswana
7ntuk uji ,ann-#hitney pada #utlet SS dan #utlet %embuswana adalah sebagai
berikut1
a. :ipotesis
:
0
1 0idak terdapat perbedaan rata-rata penjualan produk bedak padat antara
#utlet SS dan #utlet %embuswana setelah melakukan ino"asi.
:
*
1 0erdapat perbedaan rata-rata penjualan produk bedak padat antara #utlet
SS dan #utlet %embuswana setelah melakukan ino"asi.
b. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n* ?20
n2 ?*5
7
0,05-*5.-20.
? 60
Q
-S2.
? *,62
c. Statistik 7ji
7ntuk menentukan nilai dari Q dapat melakukan perhitungan Q
hitung
dengan
menggunakan Persamaan 4.2 adalah sebagai berikut1
< ?
Q ? -*,0+64
1symp/sig ? 0,454
d. aerah /ritis
Q
hitung
K Q
tabel
, maka :
0
ditolak
Q
hitung
L Q
tabel ,
maka :
0
diterima
1symp/,ig K I , maka :
0
diterima
1symp/,ig L I , maka :
0
ditolak
e. /eputusan
-*,0+64 L *,62, maka :
0
diterima
0,632 K 0,005, maka :
0
diterima
<. /esimpulan
ari hasil keputusan diatas yaitu Q
hitung
? -*,0+64 L Q
tabel
? *,62 maka :
0
diterima dan 1symp/sig ? 0,632 K I ? 0,05 maka :
0
diterima, sehingga dapat
disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata penjualan produk bedak
padat antara #utlet SS dan #utlet %embuswana setelah melakukan ino"asi.
4.3.3 @A" Kru!/al-Wall"!
7ntuk analisa dan pembahasan pada uji /ruskal-#allis adalah sebagai berikut1
*. :ipotesis
:
0
1 0idak ada perbedaan rata-rata tingkat penjualan setelah ino"asi -T
*
? T
2
? T
+
.
:
*
1 7mumnya ada satu pembeli yang terpengaruh mengenai adanya ino"asi baru
terhadap produk -T
*
FT
2
FT
+
.
2. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n
*
? 20
n
2
? *5
n
+
? 20
Nilai / ? +
db ? k-*
? +-*
? 2
N
2
0,05-2.
? 5,66*
+. Statistik 7ji
7ntuk menentukan nilai : dapat melakukan perhitungan dengan menggunakan
Persamaan 4.4 adalah sebagai berikut1
: ? - +-55 A *.
? B *24
? 0,00+6 -22*44,5*+0 A 46+0,4000 A *2624,2*25. B *24
? -0,00+6 J 4400+,5250 . - *24
? +,442+
1symp/sig ? 0,*33
4. aerah /ritis
: N
2
0,05-2.
,

maka :
0
ditolak
: N
2
0,05-2.
,

maka :
0
diterima
1symp/,ig > , maka :
0
diterima
1symp/,ig ? , maka :
0
ditolak
5. /eputusan
+,442+ L 5,66* maka :
0
diterima
0,*33 K 0,05 maka :
0
diterima
2. /esimpulan
ari hasil keputusan diatas yaitu : ? +,442+ L N
2
? 5,66* maka :
0
diterima dan
1symp/sig ? 0,*33 K I ? 0,05 maka :
0
diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa
tidak ada perbedaan rata-rata tingkat penjualan setelah ino"asi -T
*
? T
2
? T
+
..
4.3.4 @A" KlmgrC-$m"rnC
7ntuk analisa dan pembahasan pada uji /olmogoro"-Smirno" adalah sebagai berikut1
*. :ipotesis
:
0
1 7mumnya konsumen tidak terpengaruh mengenai adanya ino"asi terhadap
produk bedak padat.
:
*
1 7mumnya ada satu konsumen terpengaruh mengenai adanya ino"asi
terhadap produk bedak padat.
2. 0ingkat Signi<ikansi
I ? 0,05
n ? 25
? 0,*540
+. Statistik 7ji
7ntuk nilai statistik uji berdasarkan pengolahan data secara manual adalah sebagai
berikut1
n ? 35

-0,05.-35.
? 0,*540

maks
? 0,*+++
4. aerah /ritis

maks
L
I
, maka :
0
diterima

maks
K
I
, maka :
0
ditolak
5. /eputusan
0,*+++ 0,*540, maka :
0
diterima
2. /esimpulan
ari hasil keputusan di atas yaitu
maks
? 0,*+++ L
I
, ? 0,*540 maka :
0
diterima,
sehingga dapat disimpulkan bahwa umumnya konsumen tidak terpengaruh
mengenai adanya ino"asi terhadap produk.
4.4 Ke!"mpulan
(erikut kesimpulan dari analisa di atas yaitu sebagai berikut1
*. (erdasarkan hasil uji #ilco8on pada #utlet S$P dengan Q
tabel
yaitu *,245, diperoleh
nilai Q sebesar -0,40*5 sehingga kesimpulan yang dihasilkan adalah tidak terdapat
perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi. Pada
#utlet %embuswana Q
tabel
yaitu *,245, diperoleh nilai Q sebesar -0,4*2* sehingga
kesimpulan yang dihasilkan adalah tidak terdapat perbedaan tingkat penjualan
produk bedak padat setelah dilakukan ino"asi. Pada #utlet Samarinda S&uare Q
tabel
yaitu *,245, diperoleh nilai Q sebesar -0,+620 sehingga kesimpulan yang dihasilkan
adalah tidak terdapat perbedaan tingkat penjualan produk bedak padat setelah
dilakukan ino"asi.
2. (erdasarkan hasil uji ,ann-#hitney pada #utlet S$P dan #utlet %embuswana
Q
tabel
yaitu *,62, diperoleh nilai Q sebesar -6,*252 sehingga kesimpulan yang
dihasilkan adalah tidak terdapat perbedaan rata-rata penjualan produk bedak padat
pada #utlet S$P dan #utlet %embuswana. (erdasarkan hasil uji ,ann-#hitney
pada #utlet Samarinda S&uare dan #utlet %embuswana Q
tabel
yaitu *,62, diperoleh
nilai Q sebesar -*,0+64 sehingga kesimpulan yang dihasilkan adalah tidak terdapat
perbedaan rata-rata penjualan produk bedak padat pada #utlet Samarinda S&uare
dan #utlet %embuswana.
+. (erdasarkan hasil uji /ruskal-#allis, diperoleh nilai : sebesar +,442+ dan nilai :
tersebut lebih kecil dibandingkan dengan N
2
0,05-2.
yaitu 5,66* sehingga kesimpulan
yang dihasilkan adalah tidak ada perbedaan rata-rata tingkat penjualan setelah
ino"asi -T
*
? T
2
? T
+
..
4. Sedangkan berdasarkan hasil uji /olmogoro"-Smirno", diperoleh niali
maks
sebesar 0,*+++ yang lebih kecil dibandingkan dengan
tabel
yaitu 0,*540 sehingga
kesimpulan yang dihasilkan yaitu umumnya konsumen tidak terpengaruh mengenai
adanya ino"asi terhadap produk bedak padat.
5. (erdasarkan dari hasil uji #ilco8on, pada #utlet S$P diperoleh nilai asymp/sig
sebesar 0,4*3 yang lebih besar dibanding nilai I sebesar 0,05, pada #utlet
%embuswana diperoleh nilai asymp/sig sebesar 0,4*2 yang lebih besar dibanding
nilai I sebesar 0,05, pada #utlet Samarinda S&uare diperoleh nilai asymp/sig
sebesar 0,26+ yang lebih besar dibanding nilai I sebesar 0,05 sehingga dari semua
nilai dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat penjualan produk
bedak padat setelah melakukan ino"asi. (erdasarkan dari hasil uji ,ann-#hitney,
antara #utlet S$P dan #utlet %embuswana diperoleh nilai asymp/sig sebesar 0,*05
yang lebih besar dibanding nilai I sebesar 0,05, antara #utlet Samarinda S&uare
dan #utlet %embuswana diperoleh nilai asymp/sig sebesar 0,454 yang lebih besar
dibanding nilai I sebesar 0,05 sehingga dari semua nilai dapat disimpulkan bahwa
tidak terdapat perbedaan rata-rata penjualan produk bedak padat setelah melakukan
ino"asi. (erdasarkan dari hasil uji /ruskal-#allis pada ketiga #utlet diperoleh nilai
asymp/sig sebesar 0,*33 yang lebih besar dibanding nilai I sebesar 0,05 sehingga
dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata tingkat penjualan setelah
melakukan ino"asi.
DA<TAR P@$TAKA
*. 9&bal, ,. :asan, 2002, 7okok.pokok @ateri ,tatistik 2 -,tatistik :nter!ensi., (umi
'ksara, )akarta.
2. ;auGy, 'khmad, 2004, ,tatistik :ndustri, Urlangga, )akarta.