Anda di halaman 1dari 4

Tugas Konsep Dasar Biologi SD

Nama : Mutia Nazhifah


NIM : 1206479
Kelas : 5B IPA PGSD

Soal
Jelaskan sel sebagai unit structural, sebagai unit fungsional, dan sebagai unit hereditas!

Jawaban
A. Sel merupakan unit struktural dan fungsional makhluk hidup
Sel merupakan kesatuan struktural dan fungsional makhluk hidup, yang
mengandung pengertian sebagai penyusun makhluk hidup dan melaksanakan semua
fungsi kehidupan (faal tubuh). Berdasar jumlah sel penyusunnya makhluk hidup dapat
digolongkan menjadi makhluk hidup uniseluler dan multiseluler. Makhluk hidup
multiseluler berasal dari satu sel (zigot) yang kemudian mengalami spesialisasi dan
diferensiasi. Struktur sel terdiri dari nukleus (inti sel), sitoplasma beserta organelnya,
membran sel dan dinding sel. Sel yang mempunyai fungsi khusus biasanya dilengkapi
dengan organel khusus yang tidak ditemukan pada sel lain. Adapun organela-organela
dan inklusio yang terdapat dalam sitoplasma, adalah:
1. Nukleus (inti sel)
Berperan sebagai pengatur aktivitas sel. Dalam nukleus terdapat kromosom
sebagai pembawa sifat, selaput inti, nukleoplasma (cairan inti) dan nukleolus
(anak inti) yang berperan dalam sintesa protein secara tidak langsung.
2. Sitoplasma (cairan di luar inti)
Berikut ini adalah fungsi-fungsi dari organel-organel sel :
a. Membran Plasma
Tersusun atas protein dan lemak. Fungsinya yaitu melindungi sel, mengatur
keluar masuknya zat dan sebagai penerima rangsang dari luar sel.

b. Retikulum Endoplasma
Berbentuk seperti benang-benang jala, dibagi menjadi dua, yaitu :
1) Retikulum Endoplasma kasar, fungsinya yaitu transpor dan sintesis
protein. dan juga terdapat ribosom
2) Retikulum Endoplasma halus, Tidak terdapat ribosom, dan mempunyai
fungsi transpor dan sintesis lemak dan steroid.
3) Nukleus merupakan organel terbesar, mempunya membran rangkap.
Didalam nukleus terdapat nukleoplasma yang terdiri atas benang
kromatin dan juga tersusun DNA, RNA dan Protein. Fungsinya sebagai
pengendali seluruh aktivitas sel, dan pengatur pembelahan sel.
4) Sentriols sel ini hanya dimiliki oleh sel hewan. Fungsinya menarik
kromosom menuju ke kutub.
5) Sitoplasma tersusun atas cairan sitosol dan organela yang padat.
Fungsinya yaitu sebagai tempat reaksi metabolisme sel.
6) Badan Golgi terdiri atas membran berbentuk kantong pipih. Fungsinya
sebagai sekresi polisakarida, protein dan lendir.
7) Ribosom tersusun dari protein dan tidak bermembarn. Fungsinya sebagai
tempat berlangsungnya sintesis protein.
8) Lisosom yang merupakan membran berbentuk kantong kecil berisi enzim
hidrolitik yang fungsinya untuk percernaan infrasel. Mempunyai berbagai
fungsi, antara lain :
A) Mencerna materi yang diambil secara endositosis.
B) Menghancurkan organel sel yang sudah tidak berfungsi atau biasa
disebut autofage.
C) Menghancurkan selnya sendiri (autolisis).
9) Mitokondria
Memiliki membran rangkap dan berlekuk-lekuk membentuk krista.
10) Dinding sel
11) Tersusun atas protein selulose, hemiselulose, pektin dan lignin. Fungsinya
memberi bentuk pada sel, melindungi sel sebelah dalam dan mengatur
transportasi zat.
12) Plastida organel yang mengandung pigmen, terdiri dari :
a) Kloroplas, mengandung klorofil.
b) Kromoplas, mengandung pigmen merah, jingga, dan kuning.
c) leukoplas, tidak mengandung pigmen.
13) Vakuola sel tumbuhan yang bersifat menetap. Fungsinya tempat
menyimpan cadangan makanan, pigmen, minyak atsiri dan sisa
metabolisme.
c. Membran sel
Berfungsi untuk mengatur peredaran zat dari dalam dan keluar sel. Membran sel
bersifat selektif terhadap zat yang akan melewatinya (semipermeabel). Sifat ini
berhubungan dengan struktur penyusunnya yang terdiri dari lipid dan protein
(lipoprotein).
d. Dinding sel
Hanya ditemukan pada sel tumbuhan. Letaknya sebelah luar membran sel.
Berfungsi untuk melindungi bagian dalam sel dan memberi bentuk pada sel.
Dinding tersusun dari selulosa, pektin, dan lignin. Strukturnya berlapis-lapis
tergantung umur sel.
Sel yang sudah tua memiliki dinding sel:
Primer, sifatnya selalu membelah.
Sekunder, sifatnya tetap dan kaku.
Teori sel sebagai unit structural makhluk hidup dikemukakan oleh Jacob
Schleiden (18041881) dan Theodor Schwan (18101882). Tahun 1839 Schleiden,
ahli botani berkebangsaan Jerman, mengadakan pengamatan mikroskopis terhadap sel
tumbuhan. Pada waktu yang bersamaan Theodor Schwan melakukan pengamatan
terhadap sel hewan. Dari hasil pengamatannya mereka menarik kesimpulan sebagai
berikut.
1. Tiap makhluk hidup terdiri dari sel.
2. Sel merupakan unit struktural terkecil pada makhluk hidup.
3. Organisme bersel tunggal terdiri dari sebuah sel, organisme lain yang tersusun
lebih dari satu sel disebut organisme bersel banyak.
Sedangakan Sel sebagai unit fungsional makhluk hidup dikemukakan oleh
Max Schultze (18251874) menyatakan bahwa protoplasma merupakan dasar fisik
kehidupan. Protoplasma bukan hanya bagian struktural sel, tetapi juga merupakan
bagian penting sel sebagai tempat berlangsung reaksi-reaksi kimia kehidupan.
Berdasarkan hal ini muncullah teori sel yang menyatakan bahwa sel merupakan
kesatuan fungsional kehidupan.

B. Sel sebagai unit hereditas makhluk hidup
Ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong penemuan unit-unit penurunan sifat yang
terdapat dalam nukleus, yaitu kromosom. Dalam kromosom terdapat gen yang
merupakan unit pembawa sifat. Melalui penemuan ini muncullah teori bahwa sel
merupakan unit hereditas makhluk hidup.
Penemuan-penemuan yang mendukung perkembangan teori sel sebagai berikut.
1. Robert Brown (1812), Biolog Skotlandia, menemukan benda kecil terapung dalam
cairan sel yang ia sebut nukleus.
2. Felix Durjadin (1835), beranggapan bahwa bagian terpenting sel adalah cairan sel
yang sekarang disebut protoplasma.
3. Johanes Purkinye (17871869), orang pertama yang mengajukan istilah
protoplasma untuk menamai bahan embrional sel telur.


Sumber:
http:// http://jaed12403037piksi.wordpress.com/2013/06/06/pengertian-dan-fungsi-sel-sel-
merupakan-kesatuan-struktural/
http://bhowobrothers.blogspot.com/2011/10/fungsi-organel-organel-sel.html?m=1
http://reinstevania.blogspot.com/2012/07/sejarah-teori-dan-pekembangan-sel.html