Anda di halaman 1dari 3

Nama : Tara Ayu Cendani

NIM : 4111110020
Kelas : 4 S1 Terapan Jalan Tol
Subjek : Tugas 1 Metodologi Penelitian

Penelitian 1
Judul
Tinjauan Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Dengan Menggunakan Filler Nano Material

Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengaruh penggunaan filler berbasis nanomaterial terhadap kuat tekan
beton mutu tinggi?
2. Berapa persen kadar filler optimum yang harus ditambahkan untuk mendapatkan
kuat tekan beton mutu tinggi maksimum?
3. Berapa besar kenaikan kuat tekan beton mutu tinggi setelah penambahan filler
nano material?

Hipotesis
Filler nanomaterial secara mekanis mampu menempati pori-pori dan mengisi
kekosongan rongga pada beton sehingga mampu meningkatkan kepadatan dan
kekuatan beton mutu tinggi. Namun penggunaan filler secara berlebihan
menyebabkan beton kurang air dan tidak tercampur secara sempurna, sehingga
membuat pori-pori baru yang akan menyebabkan kepadatan beton berkurang.



Penelitian 2
Judul
Pengaruh Penambahan Spent Catalyst Pada Stabilisasi Tanah Semen Terhadap
Kembang Susut Dan Daya Dukung Tanah Ekspansif Sebagai Subgrade Jalan

Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengaruh kembang susut dan daya dukung tanah ekspansif dengan
penambahan spent catalyst?
2. Berapa perbandingan komposisi tanah semen dengan spent catalyst yang tepat
untuk menurunkan kembang susut dan menaikan nilai CBR tanah?

Hipotesis
Stabilisasi tanah ekspansif, antara tanah-semen 2% dengan penambahan spent
catalyst RCC dapat meningkatkan daya dukung tanah, dan dapat memperkecil
kembang susut (swelling), serta peningkatan nilai CBR.









Penelitian 3
Judul
Analisis Dampak Beban Overloading Kendaraan pada Struktur Rigid Pavement
Terhadap Umur Rencana Perkerasan

Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengaruh beban overloading terhadap umur rencana perkerasan kaku?
2. Seberapa besar penurunan umur rencana perkerasan kaku akibat beban
overloading yang melintas?

Hipotesis
Dampak dari terjadinya tegangan tarik akibat beban berlebih atau beban
overloading adalah terjadinya retak-retak pada permukaan. Jika retak yang terjadi
tidak segera ditangani, dan konstruksi perkerasan tetap menerima beban kendaraan,
maka akan menambah terjadinya retak yang pada akhirnya berakibat pada
berkurangnya umur rencana dari konstruksi perkerasan kaku atau perkerasan beton.