Anda di halaman 1dari 7

ALUR PERCOBAAN 1: Reaksi-reaksi ion logam transisi

Tujuan :
Mempelajari reaksi-reaksi ion logam transisi
Mengenal pembentukan ion kompleks logam transisi
Mengamati perubahan warna karena perubahan bilangan oksidasi senyawa logam
transisi
Nama kelompok:
1) Khimayaturrosyida Arfi 12030234003-KA2012
2) Fitriyatul Mahmudah 12030234006-KA2012
3) Fenty wiana puspita 12030234207-KA2012


Percobaan I: Reaksi beberapa ion logam transisi
a) Reaksi dengan NaOH
Larutan
CrCl
3
1 mL
Lar utan
CuSO
4
1mL
Larutan
NiCl
2
1mL
Larutan
Mn(SO
4
) 1mL
Larutan
FeCl
3
1mL
Larutan
ZnCl
2
1mL
Larutan
Fe(NH
3
)
2
SO
4
1mL
Larutan
CoCl
2
1mL
- Dimasukkan dalam tabung reaksi
- Ditambah tetes demi tetes larutan NaOH 1M
- Diamati warna endapan yang terjadi

Terdapat endapan berwarna
pada masing-masing larutan
- Ditambah NaOH berlebih
- Diamati endapan-endapan yang larut dalam NaOH
berlebih
- Ditentukan hidroksida transisi yang bersifat amfoter
Hasil pengamatan
(warna endapan, endapan yang larut, senyawa
hidroksida transisi yang bersifat amfoter

b) Reaksi dengan ammonia 2 M



















Larutan
CrCl
3
1 mL
Lar utan
CuSO
4
1mL
Larutan
NiCl
2
1mL
Larutan
Mn(SO
4
) 1mL
Larutan
FeCl
3
1mL
Larutan
ZnCl
2
1mL
Larutan
Fe(NH
3
)
2
SO
4
1mL
Larutan
CoCl
2
1mL
- Dimasukkan dalam tabung reaksi
- Ditambah tetes demi tetes larutan amonia 2M
- Diamati warna endapan yang terjadi

Terdapat endapan berwarna
pada masing-masing larutan
- Ditambah ammonia 2M berlebih
- Diamati endapan-endapan yang larut dalam amonia
berlebih untuk memberikan ion kompleks jenis
[M(NH
3
)
x
]
n+

Hasil pengamatan
(warna endapan, endapan yang larut, ion
kompleks jenis [M(NH
3
)
x
]
n+


c) Reaksi dengan NH
4
CNS













larutan blanko












Larutan
CrCl
3
1 mL
Lar utan
CuSO
4
1mL
Larutan
NiCl
2
1mL
Larutan
Mn(SO
4
) 1mL
Larutan
FeCl
3
1mL
Larutan
ZnCl
2
1mL
Larutan
Fe(NH
3
)
2
SO
4
1mL
Larutan
CoCl
2
1mL
- Dimasukkan dalam tabung reaksi
- Ditambah larutan NH
4
CNS 0,1 M dengan volume
yang sama pada masing-masing tabung
- Dicatat perubahan warna yang terjadi dengan cara
dibandingkan dengan larutan blanko

Hasil pengamatan
(warna masing-masing larutan)
Larutan
CrCl
3
1 mL
Lar utan
CuSO
4
1mL
Larutan
NiCl
2
1mL
Larutan
Mn(SO
4
) 1mL
Larutan
FeCl
3
1mL
Larutan
ZnCl
2
1mL
Larutan
Fe(NH
3
)
2
SO
4
1mL
Larutan
CoCl
2
1mL
- Dimasukkan dalam tabung reaksi
- Ditambah larutan 1mL aquades
- Diamati warna pada masing-masing larutan
Hasil pengamatan
(warna masing-masing larutan blangko)
Percobaan II: Pembentukan ion kompleks oleh ion logam transisi
a) Kompleks Cr(III)







b) Kompleks Fe (II) dan Fe (III)
1.








2.











Larutan encer CrCl
3
2 mL
- Dimasukkan dalam tabung reaksi
- Ditambah larutan Na
2
C
2
O
4

- Dikocok
- Dicatat perubahan warna larutan
- Tulis reaksi dan struktur kompleks yang terbentuk
Hasil pengamatan (warna larutan)
1 mL larutan Fe(II)
- Dimasukkan dalam tabung reaksi
- Dicatat warnanya
- Ditambah 2-3 tetes 1,10-phenanthroline
- Diamati perubahan yang terjadi dan dicatat ion kompleks yang terbentuk
Hasil pengamatan (perubahan yang
terjadi, ion kompleks yang terbentuk
- Dimasukkan dalam tabung reaksi
- Ditambah 2 tetes larutan NH4CNS
2 mL larutan encer FeCl
3

Hasil pengamatan
(perubahan warna yang terjadi)
Timbul warna gelap yang
mengandung Fe(CNS)
2+

- Ditambah sedikit larutan Na
2
C
2
O
4

- Dikocok
- Diamati perubahan warna yang terjadi
- Ditambah NH
4
CNS berlebih dan amati warna yang terjadi
c) Kompleks kobal (II)








d) Kompleks nikel (III)

















1mL Larutan CoCl
2
0,1 M
Hasil pengamatan
(warna larutan)
- Dimasukkan ke dalam
tabung reaksi
- Ditambah beberapa tetes
ethylendiamin
- Diamati perubahan
warnanya
1mL Larutan CoCl
2
0,1 M
Hasil pengamatan
(warna larutan)
- Dimasukkan ke dalam tabung
reaksi
- Ditambah sedikit larutan
N
2
EDTA
- Dikocok
- Diamati perubahan warnanya
1mL Larutan Ni (II)
Hasil pengamatan
- Dimasukkan ke dalam
tabung reaksi
- Ditambah beberapa tetes
ethylendiamin
- Diamati perubahan yang
terjadi
1mL Larutan Ni (II)

Hasil pengamatan
- Dimasukkan ke dalam tabung
reaksi
- Ditambah sedikit larutan
N
2
EDTA
- Dikocok
- Diamati perubahan yang terjadi
1mL Larutan Ni (II)

Hasil pengamatan

- Dimasukkan ke dalam tabung
reaksi
- Ditambah larutan
dimethylgioksxime (DMG)
- Catat perubahannya
e) Kompleks Cu(II)
1.








2.










Percobaan III: Perubahan tingkat oksidasi
a) Perubahan Fe
2+
menjadi Fe
3+

1.








Seujung spatula kecil
CuSO
4
.5H
2
O dan CuCl
2
.2H
2
O

- Diletakkan pada kaca arloji
- Diamati keadaan fisiknya
- Diamati perbedaan warna
kedua senyawa tersebut
- Dicatat hasil pengamatan

Hasil pengamatan
(kadaan fisik, perbedaan warna)

1mL Larutan tembaga sulfat
Hasil pengamatan
(warna larutan)
- Dimasukkan ke dalam
tabung reaksi
- Ditambah beberapa tetes
ethylendiamin
- Diamati perubahan yang
terjadi
- Ditulis rumus ion kompleks
yang terbentuk
1mL Larutan tembaga sulfat

Hasil pengamatan
(warna larutan)
- Dimasukkan ke dalam tabung
reaksi
- Ditambah sedikit larutan
N
2
EDTA
- Dikocok
- Diamati perubahan warnanya
- Diamati perubahan yang terjadi
- Ditulis rumus ion kompleks
yang terbentuk
-
1 mL larutan FeSO
4

- Dimasukkan ke dalam tabung reaksi
- Ditambah 2 atau 3 tetes HNO
3
pekat
- Dipanaskan 1-2 menit
- Dibiarkan dingin
- Ditambah larutan NaOH 2M sedikit demi
sedikit hingga diperoleh endapan
permanen
Hasil pengamatan

b) Perubahan Cr
6
+
menjadi Cr
3+


2 mL larutan K
2
Cr
2
O
7

- Dimasukkan ke dalam tabung reaksi
- Dipanaskan
- Ditambah 1-2 butir seng
- Ditambah 1,5 mL HCl pekat
- Dipanaskan perlahan-lahan sampai
terjadi reduksi
- Diletakkan dalam rak dan diamati
perubahan warnanya
- Dituang ke tabung reaksi lain
- Ditambah tetes demi tetes larutan
HNO
3
pekat
- Diamati perubahan yang terjadi
Hasil pengamatan