Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
KESEHATAN LINGKUNGAN
(Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktek Keperawatan Komunitas)




Disusun oleh
Asef Ferry Firmansyah
Rinrin Riska Alam



PROGRAM STUDI PROFESI NERS
STIKes BUDI LUHUR CIMAHI
2014

SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Mata Kuliah : Keperawatan Komunitas
Pokok bahasan : Lingkungn sehat
Sub pokok bahasan : Rumah Sehat
Hari/ tanggal : Sabtu, 11 Oktober 2014g
Tempat : Mesjid Jamii RW 08 Leuwiajah
Waktu : 30 Menit
Sasaran : Masyarakat Rw 08 Leuwigajah

A. TUJUAN
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 30 menit diharapkan
mampu mengetahui lingkungan sehat.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 30 menit masyarakat RW
08 Leuwigajah di harapkan mampu :
a. Menjelaskan pengertian lingkungan sehat dengan benar
b. Menyebutkan ruang lingkup lingkungan sehat dengan benar
c. Menyebutkan keuntungan lingkungan sehat dengan benar
d. Menyebutkan gangguan atau bahaya lingkungan yang tidak sehat dengan benar
e. Menyebutkan penyakit yang diakibatkan oleh lingkungan yang tidak sehat dengan
benar
f. Menyebutkan cara menciptakan lingkungan yang sehat dengan benar

B. MANFAAT
1. Manfaat bagi mahasiswa :
Mahasiswa mengetahui lebih dalam mengenai kesehatan lingkungan

2. Manfaat bagi masyarakat :
Meningkatkan pengetahuan sasaran mengenai kesehatan lingkungan
Sasaran dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari secara benar

3. METODE : Ceramah dan diskusi
4. MEDIA : Leaflet dan Power point

5. SETTING TEMPAT



Keterangan :
: komunikator
: komunikan

6. KEGIATAN PENYULUHAN
No Tahap Kegiatan pemberian
materi
Kegiatan sasaran
1. Pembukaan
(5 Menit)
1. Memberikan salam,
memperkenalkan diri
2. Menyampaikan
maksud dan tujuan (
TIU dan TIK)
3. Mengkaji tingkat
pengetahuan sasaran
terhadap materi yang
akan disampaikan
dengan cara apersepsi
atau secara lisan
4. Membuat kontrak
waktu
1. Mejawab salam

2. Memperhatikan
penjelasan

3. Menjawab dan
menyampaikan apa
yang diketahui


4. Menyetujui
kontrak waktu
Memperhatikan
2. (penyampai
an materi )

1. Menjelaskan tentang
pengertian Rumah
Sehat.
2. Menjelaskan syarat-
syarat Rumah Sehat.
1. Mendengarkan dan
memperhatikan
penjelasan
Penyuluhan

3. Menjelaskan alasan
dibuatnya rumah
sehat.
4. Menjelaskan cara
untuk membuat
rumah peserta lebih
sehat.
3. (Salam
penutup)
1. Menyimpulkan materi
yang disampaikan
oleh penyuluhan

2. Mengevaluasi peserta
atas penjelasan yang
disampaikan dan
penyuluh menanyakan
kembali mengenai
materi penyuluhan
3. Salam Penutup
1. Mendengarkan dan
Memperhatikan

2. Menjawab
pertanyaan yang
diberikan




3. Menjawab salam

7. Materi
1. Pengertian
Menurut WHO sehat adalah keadaan fisik, mental dan sosial yang baik
sempurna serta tidak hanya terbebas dari penyakit atau kecacatan. Sehingga yang
dimaksud rumah sehat adalah rumah yang mendukung penghuninya untuk dapat
hidup sehat.
2. Syarat-syarat Rumah Sehat dan alasan dibuatnya Rumah Sehat.
a. Tersedia air bersih, ada penampungan air bekas, ada tempat sampah, ada
jamban, ada saluran pembuangan air hujan.
1) Air bersih adalah air yang jernih, tidak berbau, tidak berwarna/berasa, dan
bebas dari jentik nyamuk.
2) Sebaiknya sampah dipisahkan antara sampah organik/basah dan sampah
anorganik/kering agar lebih ramah lingkungan. Bahaya dari pencemaran
sampah :
a) Pengotoran udara, seperti bau busuk dan asap
b) Pengotoran air, mengganggu pemandangan
c) Sampah dapt menyumbat saluran air, parit atau got, sehingga dapat
menyebabkan banjir yang merusak jalan dan bangunan.
d) Sampah dapat menimbulkan kecelakaan, seperti luka terkena paku,
beling, pecahan kaca atau dapat menyebabkan kebakaran.
e) Sampah dapat menjadi sarang lalat, Tikus, nyamuk, lipas atau kecoa
yang dapat menyebarkan bibit penyakit.
f) Anak-anak yang bermain didekat tempat sampah bisa mengakibatkan
gatal-gatal, kudis, koreng ataupun kurap
3) Adanya jamban rumah akan menghindari anggota keluarga dari berbagai
penyakit, kecelakaan, dan lain sebaginya.
4) Adanya saluran atau penampungan air hujan akan menghindari genangan
air yang dapat menyebabkan adanya jentik nyamuk.

b. Mempunyai halaman rumah dan harus selalu bersih.
Halaman rumah bisa dimanfaatkan untuk ditanami pohon yang menghasilkan
buah, tanaman hias, sayuran dan lain sebagainya. Kebersihan rumah dan
halaman akan menghindari penyakit.
c. Pekarangan ditanami tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat.
d. Ruangan rumah cukup luas dan tidak padat penghuninya.
Hal ini untuk menyediakan udara yang cukup dalam rumah dan untuk
menghindari penularan penyakit antar anggota keluarga, misalnya, sakit batuk,
batuk pilek, flu, sakit mata, TBC paru, sakit kulit, dll.
e. Kandang ternak terpisah paling tidak 10 meter jaraknya dari rumah.
Karena , dikandang sering banyak lalat dan nyamuk. Lalat dan nyamuk dapat
menularkan penyakit. Selain itu, kotoran ternak berbau, dan merusak
pandangan, serta jadi sumber penyakit tetanus.
f. Ada jalan keluar untuk asap dapur melalui lubang langit-langit.
Supaya rumah tidak pengap dan ada sarana untuk keluarnya asap dapur yang
banyak mengandung gas karbon dioksida yang berbahaya bagi kesehatan.
g. Dinding dan lantai harus kering, tidak lembab.
Hal ini untuk menghindari tumbuhnya jamur, dan kuman penyakit lainnya.
h. Kamar-kamar harus berjendela. Ada lubang angin, dan sinar matahari dapat
masuk ruangan rumah.
1) Agar udara kotor dalam kamar dapat berganti dengan udara bersih dari
luar rumah.
2) Agar sinar matahari dapat masuk ke dalam kamar dan dapat membunuh
kuman penyakit.
3) Agar kamar tidak lembab, basah, pengap, dan berbau tidak sedap.
4) Agar ruangan menjadi terang sehingga mudah dibersihkan.
i. Dimanapun tidak terdapat jentik-jentik nyamuk, kecoa dan tikus.
Nyamuk dapat menyebabkan bernagai penyakit, sedangkan kecoa dan tikus
juga dapat menjadi vektor penyebaran penyakit.
j. Rumah sehat juga berarti aman dari hal-hal yang dapat meimbulkan
kecelakaan seperti robohnya rumah, kebakaran, jatuhnya anggota keluarga ke
dalam sumur, dan lain sebaginya.
3. Cara membuat rumah lebih sehat
a. Cara menjaga agar rumah dapat bebas dari jentik nyamuk:
1) Bersihkan bak air, bak kamar mandi, seminggu sekali
2) Tutup rapat-rapat wadah penampung air
3) Gantilah air vas bunga, air minum burung, seminggu sekali
4) Timbunlah didalam tanah, atau simpanlah barang-barang bekas, agar
tidak terisi air hujan dan dijadikan sarang nyamuk
5) Tutup lubang pada pagar dengan tanah, supaya tidak dijadikan sarang
nyamuk.
6) Alirkan air hujan dan air bekas agar tidak menggenang. Sebab genangan
air dapat menjadi sarang nyamuk.
b. Cara membuat rumah yang aman dari kecelakaan
1) Konstruksi rumah harus kuat sehingga tidak mudah roboh.
2) Buat sarana pencegahan terjadinya kecelakaan di sumur, kolam, dan
tempat lain terutama dari anak-anak.
3) Atur rumah agar tidak mudah terjadi kebakaran.
4) Sediakan alat pemadan kebakaran.

Sumber: Irianto K, dan Team. 2004. Gizi dan Pola Hidup Sehat. Bandung : Yrama
Widya.
Kelompok K3M PSIK UGM. 2005. Leaflet Rumah Sehat. Jogjakarta.