Anda di halaman 1dari 6

DASAR TEORI

Air merupakan materi esensial bagi kehidupan makhluk hidup, karena


makhluk hidup memerlukan air untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Secara umum fungsi air dalam tubuh adalah untuk melarutkan senyawa organik,
menstabilkan suhu tubuh dan melangsungkan berbagai reaksi kimia tingkat seluler
(Campbell dkk., 2011. Akan tetapi, air dapat !uga merupakan suatu substansi
yang membawa malapetaka, karena air dapat membawa mikroorganisme patogen
dan "at#"at kimia yang bersifat racun ($arigan, 1%&&.
'andungan mikroorganisme dalam air alami sangat berbeda tergantung
pada lokasi dan waktu. Apabila air merembes dan meresap melalui tanah akan
membawa sebagian mikroorganisme berasal dari bagian tanah yang lebih dalam.
Air tanah pada umumnya paling sedikit mengandung mikroorganisme. Sebaliknya
air permukaan sering banyak mengandung mikroorganisme yang berasal dari
tanah dan dari organisme yang terdapat di danau#danau dan sungai#sungai. Selain
itu, temperatur yang optimum sepan!ang tahun di (ndonesia ini menyebabkan air
di alam terbuka selalu mengandung mikroorganisme, sehingga perlu adanya
pemeriksaan kualitas air dan standar minimal air yang layak guna terutama untuk
air minum ()wi!oseputro, 1%&%.
*emeriksaan air secara mikrobiologi sangat penting dilakukan karena air
merupakan substansi yang sangat penting dalam menun!ang kehidupan
mikroorganisme yang meliputi pemeriksaan secara mikrobiologi baik secara
kualitatif maupun kuantitatif dapat dipakai sebagai pengukuran dera!at
pencemaran (+amona dkk., 200,. *emeriksaan dera!at pencemaran air secara
mikrobiologi umumnya ditun!ukkan dengan kehadiran bakteri indikator seperti
coliform dan fecal coli (+amona dkk., 200,. -enurut ./0, standar air minum
yang baik adalah air minum tersebut tidak boleh mengandung 1. coli dan !uga
bebas dari bakteri coliform lainya. -enurut standar ./0, !uga harus ada u!i
kualitas air setiap pada tahunnya, di mana dalam setiap tahun, %23 dari sampel#
sampel yang diu!i tidak boleh mengandung coliform dalam 100 ml, tidak ada
sampel yang mengandung 1. coli dalam 100 ml, tidak ada sampel yang
mengandung coliform lebih dari 10 dalam 100 ml, dan tidak boleh ada coliform
dalam 100 ml dalam dua sampel yang berurutan (A0AC,2000.
4akteri coliform adalah golongan bakteri intestinal, yaitu hidup dalam
saluran pencernaan manusia. 4akteri coliform adalah bakteri indikator keberadaan
bakteri patogenik lain. Ciri#ciri coliform yaitu bentuk batang, merupakan bakteri
gram negatif, tidak membentuk spora, aerobik atau anaerobik fakultatif yang
memfermentasikan laktosa dengan menghasilkan asam dan gas dalam waktu 5&
!am dan suhu 620 C (*elc"ar dan Chan., 1%&&. Adanya bakteri coliform didalam
makanan atau minuman menun!ukkan adanya mikroba yang bersifat
enteropatogenik yang berbahaya bagi kesehatan ()wi!oseputro., 2002.
4akteri Coliform dapat dibedakan atas dua kelompok yaitu coliform fecal
misalnya Escherichia coli dan Coliform nonfecal misalnya Enterobacter
aerogenes. E. Coli merupakan bakteri yang berasal dari kotoran hewan atau
manusia, sedangkan E. aerogenes ditemukan pada hewan atau tumbuhan yang
telah mati. Sebenarnya, bakteri coliform adalah bakteri indikator adanya
pencemaran bakteri patogen. *enentuan coliform men!adi indikator pencemaran
dikarenakan !umlah koloninya pasti berkorelasi positif dengan keberadaan bakteri
patogen. Selain itu, mendeteksi Coliform !auh lebih murah, cepat, dan sederhana
daripada mendeteksi bakteri patogenik lain. Sehingga bakteri coliform adalah
indikator kualitas air. -akin sedikit kandungan coliform, artinya, kualitas air
semakin baik ()wi!oseputro., 2002. 7ntuk mengu!i kualitas air umumnya
menggunkan metode -*8 (Most Probable Number (+amona dkk., 200,.
-etode -*8 (Most Probable Number untuk u!i kualitas mikrobiologi air
dalam praktikum digunakan kelompok Coliform sebagai indikator. 'elompok
Coliform mencakup bakteri yang bersifat aerobik dan anaeorob fakultatif, batang
gram negatif dan tidak membentuk spora. -etode -*8 terdiri dari tiga tahap,
yaitu u!i pendugaan (presumtive test, u!i konfirmasi (confirmed test, dan u!i
kelengkapan (completed test. )alam u!i tahap pertama, keberadaan coliform
masih dalam tingkat probabilitas rendah9 masih dalam dugaan. 7!i ini mendeteksi
sifat fermentatif coliform dalam sampel. 'arena beberapa !enis bakteri selain
coliform !uga memiliki sifat fermentatif, diperlukan u!i konfirmasi untuk
mengetes kembali kebenaran adanya coliform dengan bantuan medium selektif
diferensial. 7!i kelengkapan kembali meyakinkan hasil tes u!i konfirmasi dengan
mendeteksi sifat fermentatif dan pengamatan mikroskop terhadap ciri#ciri
coliform: berbentuk batang, ;ram negatif, tidak#berspora (<ardia",1%&%.
/asil akhir dari metode -*8 adalah nilai -*8. 8ilai -*8 adalah
perkiraan !umlah unit tumbuh (growth unit atau unit pembentuk#koloni (colony-
forming unit dalam sampel. 8amun, pada umumnya, nilai -*8 !uga diartikan
sebagai perkiraan !umlah indi=idu bakteri. Satuan yang digunakan, umumnya per
100 m> atau per gram. ?adi misalnya terdapat nilai -*8 10@g dalam sebuah
sampel air, artinya dalam sampel air tersebut diperkirakan setidaknya
mengandung 10 coliform pada setiap gramnya. -akin kecil nilai -*8, maka air
tersebut makin tinggi kualitasnya, dan makin layak minum. -etode -*8
memiliki limit kepercayaan %2 persen sehingga pada setiap nilai -*8, terdapat
!angkauan nilai -*8 terendah dan nilai -*8 tertinggi (<)A, 1%&%.
)alam metode -*8 digunakan medium cair, berbeda dengan metode cawan
yang menggunakan medium padat (Agar. *erhitungan dilakukan berdasarkan
!umlah tabung yang positif, yaitu yang ditumbuhi oleh mikroba setelah inkubasi
pada suhu dan waktu tertentu. *engamatan tabung positif dapat dilihat dengan
timbulnya kekeruhan atau terbentuk gas dalam tabung durham (<ardia",1%&%.
ALAT DAN BAHAN
1. Alat
Alat yang digunakan dalam praktikum ini antara lain botol dengan =olume
100 ml, tabung reaksi tertutup, tabung )urham, tabung fermentasi, gelas ukur 10
ml, pipet steril, labu takar 200 ml, lampu spiritus, inkubator, alumunium foil,
laminar air flow.
2. 4ahan
4ahan yang diperlukan dalam praktikum ini adalah sampel minuman
nutrisari rasa !eruk, aAuades steril, medium kaldu laktose ('>, medium 4;>4
(Brilliant Green actose Bile Borth dan medium -CA (Mac Con!ey "gar.
PROSEDUR KERJA
Tes (Uji) Pendugaan
1!br0ken!!
2!br0ken!!
)isediakan 100 ml sampel air minum yang akan diperiksa (sampel
minuman nutrisari rasa !eruk, 6 buah tabung reaksi berisi % ml a#uades
steril, dan % buah tabung reaksi berisi tabung )urham yang telah diisi 6 ml
medium 'aldu >aktose
)iamati, !ika terdapat gas dalam tabung )urham pada bagian dasar maka
dilakukan tes penegasan, tetapi !ika tidak terdapat gas maka ditunggu 1 B 25
!am lagi
)itentukan nilai -*8 Coliform, dari hasil pengamatan
Air minum sampel (minuman nutrisari rasa !eruk yang menghasilkan gas
pada $es *endugaan diinokulasikan dengan cara seperti pada $es
pendugaan tetapi medium yang digunakan adalah 4;>4 (Brilliant Green
actose Bile$
Tes (Uji) Penegasan
Secara aseptik diinokulasikan sampel sampel minuman nutrisari rasa !eruk
ke dalam tabung reaksi berisi % ml a#uades steril, lalu dikocok sehingga
diperoleh pengenceran 10
#1
dan dilakukan lagi sampai diperoleh
pengenceran 10
#2
dan 10
#6
% tabung reaksi berisi medium 'aldu >aktose dilabeli dengan kode A
1
, A
2
,
A
6
, 4
1
, 4
2
, 4
6
, C
1
, C
2
, dan C
6
. lalu 1 ml sampel dengan pengenceran 10
#1
dimasukkan ke dalam masing#masing tabung A, 10
#2
tabung 4, dan 10
#6
tabung C.
Semua tabung reaksi diikubasi pada suhu 6,
o
C selama 1 B 25 !am.
3!br0ken!!
Association of 0fficial Analytical Chemistry (A0AC. 2000. %fficial Methods
of "nalysis. -c ;raw /ill *ress. Canada
Semua tabung reaksi dimasukkan ke dalam inkubator pada suhu 55
o
C
selama 1 B 25 !am
)iamati, !ika terdapat gas pada bagian dasar tabung )urham berati dalam
sampel minuman nutrisari rasa !eruk terdapat bakteri Coliform fe!al. ?ika
tidak ada gas maka ditunggu sampai 2 B 25 !am
)itentukan nilai -*8 Coliform, dari hasil pengamatan
Tes (Uji) Kepastian
)iinokulasikan 0,1 ml minuman nutrisari rasa !eruk pada masing#masing
tingkat pengenceran 10
#1
, 10
#2
, dan 10
#6
pada medium -ac Conkey Agar
(-CA
'emudian diinkubasi pada suhu 6,
o
C selama 1 B 25 !am atau 2 B 25 !am
)iamati koloni bakteri yang tumbuh pada permukaan medium
)ihitung !umlah colony E. Coli (yang berwarna merah cerah
Campbell 8., +eece ?. 4., 7rry >. A., dkk. 2011. Biolgy &th edition. 7SA:
*earson
)wid!oseputro, ). 2002. 'asar-'asar Mi!robiologi Ceta!an !e-().
*ercetakan (magraph. ?akarta.
<ardia", S.,.1%&%. "nalisis Mi!robiologi Pangan. )epartemen *endidikan dan
'ebudayaan: 4andung. (*4
<ood and )rug Administration (<)A.1%%&. Bacteriological "nalytical
Manual. &th 1dition,.
*elc"ar, -. ?., Chan, 1.C.S. 1%&&. Elements of Microbiology. -c ;raw /ill
4ook Company. 8ew Cork.
+amona, C., +. 'awuri, (.4.;. )armayasa. 200,. Penuntun Pra!ti!um
Mi!robiologi *mum *ntu! Program +tudi ,armasi ,M-P" *N*).
>aboratorium -ikrobiologi ?urusan 4iologi <akultas -(*A.
$arigan. 1%%&. Pengantar Mi!robiologi. Cogyakarta: )epartemen *endidikan.

Anda mungkin juga menyukai