Anda di halaman 1dari 2

Isolasi DNA adalah cara untuk memisahkan DNA dari sel baik dari inti, mitokondria dan kloroplas.

Isolasi DNA pada dasarnya dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam sumber DNA
yang dapat diperoleh dari hewan maupun tumbuhan. Upaya untuk mengeluarkan DNA dari sel
dilakukan dengan merusak dinding dan membran sel dan juga membran inti. Cara yang digunakan
untuk merusak membran-membran tersebut sangat beraneka ragam, misalnya dengan
pemblenderan atau penggerusan dengan mortal dan pistil. Selain perusakan secara fisik, membran
dan dinding sel dapat pula dirusak dengan menggunakan senyawa-senyawa kimia. Perusakan
dinding sel dan membran sel pada praktikum isolasi DNA kali ini dilakukan dengan cara penggerusan.
DNA yang didapatkan dalam pengamatan kali ini adalah DNA yang berupa benang-benang halus.

Pada percobaan ini, kita mengisolasi DNA yang berasal dari jenisbuah tumbuhan,
diantaranya pepaya, mangga, nanas, alpukat dan pisang. Adapun tujuan dari percobaan ini
adalah untuk mengisolasi DNA dari tanaman. Metode yang digunakan pada percobaan ini
adalah metode isolasi dan ekstraksi.
Perlakuan pertama yaitu mengupas semua sampel dan melumatkannya. Buah
dilumatkan bertujuan untuk memudahkan prosesmemisahkan DNA dengan partikel -
partikel lain yang tidak diperlukan dalam proses isolasi DNA.


menambahkan deterjen (sunlight) yang sudah diencerkan dengan aquades, dengan perbandingan 1 :
1 dengan tujuan untuk merusak membran sel. Dimana perusakan membran sel terjadi melalui ikatan
yang dibentuk pada sisi hidrofobik deterjen (sunlight)dengan protein dan lemak, pada membran
membentuk senyawa lipid protein-deterjen kompleks. Senyawa tersebut dapat terbentuk
karena padaprotein dan lipid memiliki ujung hidrofilik dan hidrofobik, demikian juga dengan
deterjen, sehingga dapat membentuk suatu ikatan kimia.

selanjutnya menyaring masing-masing sampel dan ekstrak yang diperoleh dari
penyaringan dipindahkan kedalam tabung reaksi hingga volumenya tabung reaksi.Setelah
itu menambahkan etanol absolut dingin ke dalam masing msaing tabung reaksi.
Penambahan etanol bertujuan untukmempermudah terjadinya presipitasi pada DNA yang
bersifat transparan agar dapat diamati sebagai benang-benang DNA. Dalam hal ini, etanol
mempunyai sifat yang semipolar, sehingga bisa menarik molekul air dari DNA, sehingga
konsentrasi DNA dapat meningkat dan akhirnya terpresipitasi. Presipitasi adalah prosedur
yang dilakukan untuk mengendapkan suatu komponen dari campuran.
Pada percobaan ini, kita menggunakan etanol absolut dingin bukan etanol absolut
panas, karena etanol absolut dingin dapat mempermudah
terjadinya presipitasi pada benang-benang DNA, sedangkan jika kita menggunakan
etanol absolut panas DNA dapat mengalami denaturasi.Karena sifat alkohol yang mudah
menguap maka diharapkan alkohol tersebut dapat membawa asam nukleat yang terdapat di
dalam sampel naik ke permukaan, untuk kemudian mengendapkannya.
Dari hasil pengamatan terlihat terbentuk 3 lapisan, dimana lapisanatas adalah DNA,
lapisan tengah adalah etanol absolut, dan lapisan bawah adalah ekstrak buah. Terbentuknya 3
lapisan ini diakibatkan perbedaan massa jenis dari ketiga senyawa tersebut. Hasil positif yang
terlihat pada percobaan yang telah kami lakukan merupakan suatu hasil yang dapat
membuktikan serta menunjukkan cara isolasi DNA tumbuhan.