Anda di halaman 1dari 18

AGROWISATA SONDOKORO

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sesuai visi PTP NUSANTARA IX (PERSERO) adalah suatu perusahaan agro
busines dan agro industri yang tangguh dan berkembang yang berwawasan lingkungan,
dimana PG Tasikmadu adalah salah satu dari delapan PG ( Sub Unit) Devisi Tanaman
Semusim dari PTP NUSANTARA IX dengan lokasi tepatnya di Desa Ngijo Kecamatan
Tasikmadu Kabupaten Karanganyar.
Program Agrowisata telah dicanangkan di lingkungan PTP NUSANTARA IX
(PERSERO) seperti telah diresmikannya agrowisata di PG Pangka Slawi dan agrowisata
di PG Gondang Baru Klaten yang sudah berkembang, mengikuti jejak pendahulunya PG
Tasikmadu sudah semenjak satu tahun yang lalu diresmikan AGROWISATA
SONDOKORO akan semakin memperkaya asset wisata diwilayah propinsi Jawa Tengah
bagian selatan.
Selama ini PTPN IX (PERSERO) hanya memiliki sumberdaya manusia yang mumpuni
dalam mengelola budidaya perkebunan dan hampir- hampir tidak ada yang ahli dalam
mengelola pariwisata, sehingga perlu mencetak kader-kader untuk menangani dan
mengembangkan agrowisata .
Demikian halnya dengan peninggalan masa lalu yang mempunyai nilai historis
tinggi yang setiap tahun dilaksanakan yaitu suatu upacara selamatan giling yang
berlangsung pada waktu selama kurang lebih satu bulan sebelum pabrik mulai
melaksanakan proses produksi (giling) secara umum dinamakan cembengan sudah
menjadi kebiasan masyarakat umum ikut menyaksikan dan meramaikan suasana dan
menimbulkan kesan tradisi sosial yang sangat menguntungkan bagi lingkungan baik
untuk pedagang maupun penyelenggara hiburan dan mainan baik untuk anak-anak,
remaja dan orang tua.
Selama tidak lebih dalam waktu satu bulan sudah menimbulkan terjadinya peredaran
uang yang sangat berlebihan, seperti menjadi indikator sangat makmurnya masyarakat
lingkungan .

Dibukanya AGROWISATA SONDOKORO menambah luasnya wawasan


llingkungan mengenai teknologi proses produksi pembuatan gula dari tebu, yang pada
mulanya masyarakat umum hanya merasakan manisnya gula namun sekarang semakin
banyak pengunjung melalui jalur sekolah murid-murid dari TK sampai perguruan tinggi
dan juga turis asing, selain menikmati suasana lingkungan pabrik dengan
mempergunakan sepoor tebu juga dapat melihat langsung dari dekat proses produksi dari
awal tebu yang dibawa dari kebun digiling sampai menjadi gula pasir yang sudah bisa
dikonsumsi.
Semoga dengan ridho Allah SWT AGROWISATA SONDOKORO akan
menambah manfaat yang sangat berarti, baik untuk masyarakat lingkungan maupun
karyawan dan keluarganya, keberadaanya akan dapat tumbuh berkembang dengan baik,
sehingga menambah profit perusahaan dan akan dikenang sepanjang masa seperti
keberadaan PG Tasikmadu yang telah menjalankan proses produksi semenjak tahun 1817
yang didirikan oleh KGPAA Mangkunegoro IV, dengan petuahnya pada saat itu yang tak
lekang oleh jaman adalah:”Pabrik iki openono, sanadyan ora nyugihi nanging nguripi,
kinaryo papan pangupo jiwane kawulo dasih”, mengandung arti bahwa dengan melalui
suatu keikhlasan dalam menjalankan pekerjaan, semua akan mampu mempertahankan
kelestarian pabrik ini untuk kepentingan masyarakat pada umumnya juga karyawan serta
keluarganya.

B. Tujuan
Visi dan misi utama dibukanya Agrowisata Sondokoro ini untuk menggali
keunggulan potensi wisata dalam mendukung revitalisasi dan profitisasi core business PG
Tasikmadu.
Agrobisnes dan agrowisata juga sejalan dengan program INTANPARI yang dicanangkan
Pemkab Karanganyar adalah program sinergi antara Industri, Pertanian dan Pariwisata.
Selain seperti tersebut diatas juga memperkenalkan Wisata Edukasi adalah salah satu
misi yang diemban guna memberikan pemahaman kepada generasi penerus tentang
teknologi gula melalui budi daya tanaman tebu yang pernah mengalami masa kejayaan
ditahun tujuh puluhan, sehingga perlu diangkat kembali sebagai bekal untuk menghadapi
tantangan global .

C. Potensi Agrowisata Sondokoro


Agrowisata Sondokoro tepatnya berlokasi dilingkungan emplasmen PG
Tasikmadu dengan luas lahan kurang lebih 10 Ha.
KGPAA Mangkunegoro IV adalah seorang raja jawa, ulama, pujangga sekaligus ahli
ekonomi dengan hati yang bening mampu menatap jauh kedepan, pada kawasan dahulu
kala nama Desa Sondokoro adalah kawasan yang mempunyai potensi yang subur.
Seperti kisah yang melegenda dimasyarakat tentang dua tokoh ulama yang sama-sama
berilmu tinggi Kyai Sondo dan Kyai Koro, yang namanya diabadikan untuk sebuah desa
yaitu Sondokoro.
Mengharapkan hasil produksi gula yang melimpah bagai “Danau Semanis Gula Madu”
maka dinamai Pabrik Goela Tasikmadoe, sejalan dengan perubahan nama desa.
BAB 2
ISI

A. Potensi Wisata
Diobyek Agrowisata Sondokoro terdapat beberapa sarana hiburan dan mempunyai
nilai sejarah yang sangat tinggi dan berbeda dengan obyek wisata yang pernah ada
di Indonesia, yang dapat dinikmati pengunjung atau wisatawan baik dari dalam
maupun dari luar negeri diantaranya terdapat antara lain:
• Wisata Spoor Teboe.
Merupakan salah satu obyek unggulan diantara beberapa obyek wisata yang lain,
yang terdapat di Agrowisata Sondokoro dimana wisatawan dapat merasakan dan
menikmati sambil menumpang gerbong yang kondisinya selain bersih juga unik
sambil mendengarkan suara alunan musik yang merdu, gerbong antik berjalan
karena ditarik oleh loko uap dimana loko uap tersebut tertera buatan tahun 1912.
Wisatawan akan merasa kagum dan bangga karena selain menikmati perjalanan
diwilayah seputar PG Tasikmadu yang pada mulanya sebelum diresmikanya
Agrowisata Sondokoro hanya dapat melihat saja namun sekarang sudah secara
terbuka untuk wisatwan, selain itu apabila wisatawan mengengok arah timur pada
saat pagi hari dapat melihat dengan jelas keelokan dan kemegahan dan asrinya
pemandangan gunung Lawu yang berada diarah sebelah timur dari PG Tasikmadu.
Route perjalanan Spoor Mini juga akan melewati lingkungan halaman PG
Tasikmadu dengan melewati beberapa sarana antara lain Rumah dinas
Administratur (Besaran), perkantoran, gudang gula, gudang pupuk, garasi,
pertokoan koperasi, balai pertemuan (soositeit), perumahan dinas, jembatan
gantung, homestay, monumen loko, monumen peralatan mesin-mesin,taman
bermain anak-anak, lapangan tennis, homestay, graha ratu lesung dan taman
monumen PTPN IX, resto pancingan, cafe, Sekolah TK, sehingga wisatawan dapat
melihat secara jelas dan dapat menambah pengetahuan mengenai perkembangan
pergulaan di PG Tasikmadu secara gamblang.
Gerbong penumpang ada 2 buah, setiap gerbong mempunyai fasilitas tempat duduk
sebanyak 32 kursi, waktu tempuh perjalanan wisata Spoor Teboe kurang lebih 1,5
jam .

• Jalan refleksi.
Selain usaha menarik wisatawan untuk sarana hiburan dan mainan terdapat pula
sarana untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yaitu sarana berupa jalan refleksi .
Diketahui secara seksama bahwa kesehatan mempunyai nilai yang tak terhingga
atau mahal harganya, sehingga diharapkan wisatawan yang berkunjung selain
menikmati hiburan melalui obyek wisata juga dapat secara gratis menjaga
kesehatan sambil berjalan dijalan refleksi,karena jalan dibuat secara khusus dengan
penataan batu-batu sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi seperti pijat refleksi.
Kegiatan berwiraswasta adalah kegiatan untuk mendapatkan penyegaran baik
jasmani maupun rokhani, sehingga wisatawan yang sudah pernah datang
berkunjung akan selalu mengenang dan akan datang kembali untuk dapat juga
megajak keluarganya secara rutin.

• Kolam Renang
Pada lokasi yang sama sebelum memasuki areal jalan refleksi terdapat pula kolam
renang anak-anak, pengunjung terutama anak-anak dapat menikmati dengan
bergembira dan saling bercanda ria bermain-main dalam kolang renang.
• Taman Bermain Anak-anak.
Anak-anak yang masih berumur 4-6 tahun akan merasa bergembira dan senang,
serata bercandaria karena disediakan pula arena bermain yaitu dengan mengendarai
mobil kecil dengan tenaga bateray yang bisa berjalan dengan kecepatan rendah
dengan mengelilingi kolam ikan atau yang ada disekitar kolam renang.
Dunia anak adalah dunia bermain sehingga orang tua sadar kwajibannya untuk
selalu memperhatikan kesenangan anak-anak .

• Jembatan gantung, Rumah pohon, dan Flying Fox


Fasilitas bermain anak-anak yang berumur diatas 7 tahun dapat menikmati suatu
permainan yang sudah mempunyai sifat agak menantang dimana anak-anak dapat
berjalan pada jembatan gantung.
Jembatan gantung sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga anak-anak selain
bermain juga akan merasakan suatu kelebihan yaitu suatu keberanian karena sudah
berani dan menikmati berjalan dijembatan gantung.
Ketinggian jembatan gantung dari awal dari permukaan tanah (0 m) sepanjang 130
m dengan ketinggian ada 20 m dari permukaan tanah dan pada tempat
pemberhentian sebagai tempat istirahat ada 2 buah yang dinamakan rumah pohon.
Diantara kedua rumah pohon terdapat flyingfox atau suatu luncuran dengan kawat
sling dengan diameter 16 mm dimana peluncur akan diberi suatu alat yang mengait
pada sling dan turun meluncur dengan cepat kebawah, anak-anak pemberani akan
merasakan kenikmatan yang luar biasa dan merupakan uji keberanian setelah
sampai dipermukaan tanah.
• Monumen mesin-mesin peralatan dan Loko uap PG Tasikmadu.
Wisatawan akan merasa kagum dan terpesona karena Agrowisata Sondokoro
mempunyai ciri khusus, pada lokasi disebelah utara Rumah Dinas Administratur
(Besaran), terdapat beberapa bekas peralatan mesin-mesin gilingan yang sangat
besar ditata dan diatur sedemian rupa sehingga sangat elok dan mempesona
dipandang mata. Selain itu juga terdapat dua buah monumen loko uap terpampang
dengan gagahnya . Salah satu diantaranya terletak disebelah utara dimana
wisatawan yang melalui pintu gerbang utara pertama kali dipandang adalah
monumen loko uap, dan loko uap satu lagi berada dipintu gerbang selatan, serta satu
lagi berada disebelah lapangan tennis .
Sambil menikmati gagahnya loko uap terbayang betapa hebatnya dahulu kala
sebelum ada sarana angkutan truck seperti saat sekarang ini, dengan loko uap
tersebut pada saat itu dapat menarik lori yang berisi tebu seberat 30 ton sebanyak
20-30 lori ditarik dari kebun ke PG Tasikmadu menempuh perjalanan baik siang
maupun malam hari sejauh 2-30 km.

B. Potensi Pertanian
Sesuai progam INTANPARI dari Pemkab Karanganyar bahwa PG Tasikmadu
selain melaksanakan program pariwisata terdapat pula program dari sub sektor
pertanian selain budidaya tanaman tebu juga terdapat pengembanga hortikultura
antara lain adalah tanaman hias dan sayuran.
1. Wisatawan yang memasuki areal Graha Sondokoro sambil menunggu anak-
anaknya bermain dikolam renang dapat menikmati indahnya tanaman tomat chery
yang berasal dari kota Malang dalam green house atau rumah kaca, terdapat pula
tanaman hias yang dapat diperjual belikan dengan harga yang sangat
memadai.Beberapa macam tanaman yang tersedia antara lain berbagai jenis
anggrek, adenium, antorium, sansivera, srirejeki (aglonema), sikas, suklir, palem,
dan berbagai jenis tanaman buah seperti jeruk, mangga, rambutan.
2. Varietas tebu.
Terletak disebelah selatan Graha Sondokoro ditanam berbagai varietas unggul yang
bermaksud dapat diketahui bersama oleh wisatawan yang berkunjung bahwa saat
ini varietas unggul tersebut dibudidayakan diwilayah kerja PG Tasikmadu .
Varietas unggul tersebut mempunyai ciri produktifitas tinggi, tahan kepras, tahan
terhadap serangan hama dan penyakit.
Varietas unggul tersebut anatara lain: PS 864, PS 921, PS 951

C. POTENSI INDUSTRI
PG Tasikmadu didirikan pada tahun 1817 oleh KGPAA Mangkunegoro IV berbasis
industri gula yang merupakan salah satu diantara sembilan bahan pokok untuk
kebutuhan sehari-hari .
Kantor pusat Direksi PTP NUSANTARA IX (PERSERO) di Jalan Rongowarsito
no 164 Sala .
Semenjak rehab pada tahun 1989 kapasitas giling eklusif menjadi 3500 tcd (ton
cane per day) . Pada tahun 2007 akan direhab sistem proses dari semula sistem
karbonatasi menjadi sulfitasi.

Pola tatatanam saat sekarang mempergunakan sistem pola antara lain yang pertama
TRKm A (Tebu Rakyat Kemitraan pola A) dimana PG Tasikmadu mengusahakan
budidaya tanaman tebu dengan menyewa lahan milik petani. Pola kedua adalah
TRKm B (Tebu Rakyat Kemitraan pola B) merupakan system kemitraan antara
petani pemilik lahan dan PG Tasikmadu sebagai avalis berfungsi mengolah bahan
baku berupa tebu melalui proses produksi dihasilkan gula pasir, dan yang ketiga
TRMd (Tebu Rakyat Mandiri) adalah petani mengusahakan budidaya tanaman tebu
dengan mempergunakan biaya dan saprodi secara mandiri, bahan baku tebu
diproses produksi di PG Tasikmadu.
Pada pola TRKm B dan TRMd kemitraannya antara PG Tasikmadu dan petani
sesuai ketentuan bersama merupakan hasil kesepakatan dan tertuang dalam SK
Mentan adalah dengan mempergunakan sistem bagi hasil .
PG Tasikmadu selain memproduksi gula pasir sebagai hasil utama dan juga
meproduksi hasil samping yaitu berupa tetes dan produksi tetes pada tahun 2006
sebanyak 11.000 ton .
Hasil samping tetes ini dipergunakan antara lain untuk dijadikan spiritus, dan bahan
penyedap masakan (ajinomoto).
Hasil samping yang lain adalah yang blotong dapat dipergunakan sebagai pupuk
kompos dan blotong tersebut juga banyak sekali dibutuhkan oleh masyarakat untuk
bahan penimbun tanah sebagai dasar bangunan.
Hasil samping yang lain ada yang namanya ampas yaitu suatu hasil samping kering
dari kulit tebu bisa dipergunakan kembali untuk bahan bakar ketel, bahan bakar
loko uap. Pada saat hasil samping ampas berlimpah dapat dibutuhkan oleh pabrik
jamur, pabrik kertas .
Dalam bidang industri sudah dapat terangkum sedemikian rinci dan detail baik
pada produksi utama dan produksi hasil samping, diharapkan wisatawan yang
berkunjung juga dapat mengetahui wawasan mengenai pergulaan.

D. Sarana dan Prasarana Penunjang


Argowisata Sondokoro adalah diversifikasi dari PG Tasikmadu yang sesuai
dengan misi PTP NUSANTARA IX (PERSERO) adalah mengusahakan agrobisnis dan
agro industri yang tangguh dan berkembang .
Diharapkan wisatawan akan selalu bertambah jumlahnya setiap berkunjung dan
menikmati lingkungan emplasmen PG Tasikmadu karena sudah tersedia beberapa sarana
dan prasarana penunjang yang dibutuhkan untuk wisatawan atau pengunjung.
Beberapa sarana dan prasarana penunjang yang dibutuhkan antara lain:
• Graha Sondokoro
Sebagai kantor pusat Agrowisata Sondokoro terdapat berbagai informasi mengenai
PG Tasikmadu dari peninggalan alat-alat perkantoran pada jaman dahulu sebagai
museum perkantoran, sampai dengan perkembangan terakhir mengenai pergulaan
serta terdapat pula informasi jadwal kegiatan event-event tertentu yang
berhubungan dengan agrowisata.
Digraha Sondokoro juga disediakan penjualan berbagai macam souvenir sebagi
kenang-kenangan antara lain miniatur loko terbuat dari kayu, kaos , topi, gula pasir
dan lain lain.
• Tempat Ibadah
Bagi umat muslim yang akan melakukan ibadah ada Masjid Nurul Huda yang
berkapasitas 250 orang dan ada beberapa mushola antara lain berada di Graha
Sondokoro, di Resto pancingan dan di home stay.

• Lapangan tennis, Lapangan volly ball, gedung badminton.


Sebagai sarana olahraga dimana wisatawan yang berkehendak untuk melakukan
kegiatan olah raga merupakan suatu paket yang dapat diperoleh oleh wisatawan .

• Gedung pertemuan (Sositeit).


Mempunyai kapasitas sebanyak 500 orang dapat dipergunakan untuk suatu
pertemuan atau rapat .

• Resto pancingan Sondokoro


Wisatawan yang datang berkunjung dapat menikmati masakan khas .
Penempatan lokasi didesain dengan begitu indah dengan beberapa Gazebo ada juga
sarana hiburan musik sehingga wisatawan dapat menikmati hidangan juga dapat
menikmati hiburan musik secara langsung ( live).
Terdapat pula ruangan sebagai sarana untuk melaksanakan kegiatan rapat dengan
kapasitas untuk 75 orang dengan ruangan ber AC, fasilitas LCD, fasilitas parkir
sangat luas dan aman.

• Homestay
Bagi wisatawan yang datang berkunjung karena memerlukan penginapan juga
disediakan tempat untuk bermalam, dan akan menikamti keindahan suasana
emplasmen pada malam hari.
Fasilitas kamar ada 6 kamar keluarga dan ada 2 kamar untuk pengemudi, terdapat
garasi, halaman luas cukup untuk parkir mobil sebanyak 5 buah.
• Graha Ratu Lesung
Hasil kerjasama dengan Pemkab Karanganyar disediakan 1 rumah dinas yang
bertujuan bagi wisatawan yang berkunjung akan mencintai dan mengenal
Karanganyar secara mendalam, disediakan berbagai souvenir ciri khas Karanganyar
dengan menonjolkan lesungnya, dan sebagai pusat informasi wisata lain yang
berada di Kabupaten Karanganyar.

• Sarana Parkir
Wisatawan yang berkunjung di Agrowisata Sondokoro dengan mempergunakan
sarana kendaraan mobil, motor, dan sepeda dapat dengan leluasa untuk
menempatkan sarana tersebut pada tempat parkir yang telah disediakan dengan
jaminan aman .

• Agrowisata Sondokoro menyediakan sarana hiburan musik.


secara live yang dbuka setiap hari munggu, terdapat pula tempat untuk
pedagang berjualan hasil dagangannya, dengan kondisi yang sangat
mengasikkan karena bertempat pada lokasi yang teduh.
BAB 3
PENUTUP

1. Kesimpulan
Pengembangan Agrowisata Sondokoro kedepan memerlukan kader-kader yang
mempunyai kompetensi mengenai bisnis agrowisata dengan latar belakang etos kerja
3 K: Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, sehingga akan menambah dan
memperbesar profit perusahaan selain dari usaha agrowisata merupakan deversifikasi
dari PG Tasikmadu, dan komoditi gula adalah sebagai komoditi utama yang selalu
dibutuhkan dan dimanfaatkan insan manusia sehari-hari.
Mengacu pada kebutuhan hidup manusia antara lain adalah kebutuhan jasmani dan
rohani sehingga perlu selalu ada penyegaran, insya Allah keberadaan PG
Tasikmadu dan Agrowisata Sondokoro akan berkembang dan dengan ridho Allah
dapat bermanfaat bagi umat manusia baik secara khusus untuk karyawan dan
keluarganya juga untuk masyarakat pada umumnya.