Anda di halaman 1dari 3

Nama : Nasrul Syarif s

NIM : B772 08 111


Semester : III
Program Studi : Psikologi i
Mata Kuliah : Psikologi Sosial

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Analisis Fenomena Sosial dengan


Teori Teori dalam Psikologi Sosial

Pada Fenomena yang telah diberikan, yaitu mengapa Yudi , Pika dan kawan
kawannya tega melakukan pembunuhan berantai pada para TKW akan dicoba
dianalisis melalui 3 Teori psikologi sosil, antara lain Teori Belajar, Teori Insentif dan
Teori Kognitif :

1. Teori Belajar
Pada teori belajar menyatakan bahwa perilaku seseorang ditentukan oleh apa
yang telah dipelajari sebelumnya, yang mana dalam situasi tertentu seseorang
mempelajari sebuah perilaku tertentu sebagai kebiasaan, dan bila ia menghadapi
situasi itu kembali, maka orang tersebut akan cenderung berperilaku sesuai dengan
kebiasaan itu
Berdasarkan Kasus yang dialami Yudi dan kawan kawan, terlihat proses
pembunuhan berantai yang mereka lakukan terlihat sudah direncanakan sebelumnya,
dimana dalam situasi tersebut Yudi dan kawan kawan mampu bertindak sesuai
kondisi dan peran masing masing yang ada dan disini korban sebelumnya sudah
ditempatkan dan dipersiapkan untuk memenuhi tindakan yang akan diambil oleh Yudi
dan kawan kawan, atau singkat kata Yudi dan kawan kawan pernah mengalami situasi
tersebut dimana mereka dituntut sadar atau tidak untuk melakukan perilaku
pembunuhan tersebut yang mana hal tersebut disertai dengan kepuasan dalam diri
mereka dalam melakukan perilaku tersebut, sehingga mereka pun tertarik untuk
melakukan perilaku yang sudah mereka alami kembali.
Oleh karena itu perilaku Yudi dan kawan kawannya tersebut mungkin terletak
pada pengalaman mereka pada masa lalu yang mereka alami sebelumnya

2. Teori Insentif
Menyatakan bahwa perilaku seseorang ditentukan oleh insentif yang tersedia
orang bertindak berdasarkan keuntungan dan kerugian yang ia peroleh
Berdasarkan teori tersebut dapat diketahui bahwa perilaku
pembunuhan berantai yang dilakukan Yudi dan kawan kawannya dapat juga dilator
belakangi oleh dasar keuntungan, yang mana keuntungan yang dimaksud bukan
berasal dari materi akan tetapi lebih condong oleh rasa puas ketika melakukan
perilaku tersebut. Mereka mencoba untuk melampiaskan rasa puas dalam dirinya
dengan melakukan perbuatan yang menyimpang yaitu dengan melakukan
pembunuhan pada para korbannya, yang telah mereka rencanakan sebelumnya.
Adapun kenapa Yudi dan kawan kawannya rela melakukan apa saja untuk korbannya
yaitu para TKW yaitu dengan menjanjikan para TKW itu dengan mengantarkan
mereka utuk pulang ke kampong halamannya masing masing dikarenakan ada maksud
tersembunyi yang ingin dicapai oleh Yudi dan kawan kawannya (insentif Positif)
Demikian juga si korbannya Ester, mau menerima segala ajakan Yudi
dikarenakan Yudi menjanjikannya akan mengantarkannya pulang ke kampong
halamannya di NTT (insentif positif)
Dapat disimpulkan bahwa seluruh tindakan perilaku yang diambilnya dilator
belakangi oleh adanya pilihan yang tersedia atas dasar keuntungan yang mereka
dapatkan.

3. Teori Kognitif
Menyatakan bahwa perilaku seseorang sangat tergantung pada caranya
mengamati situasi social dan hokum mengenai persepsi social sengan hokum persepsi
objek.
Jika dianalisis dengan teori ini, perbuatan yang dilakukan Yudi dan kawan
kawannya, ketika Yudi dan kawan kawanya akan melakukan tindakan tersebut
mereka memperlihatkan perilaku yang positif pada korban korbannya seperti
menjanjikan kepada para TKW yang mereka temui di bandara untuk
mengantarkannya pulang ke kampong halamannya masing masing, hal tersebut
dimaksudkan untuk membentuk persepsi positif kepada para TKW itu agar mereka
menganggap Yudi dan teman temannya memang berniat untuk menolong mereka dan
bukan sebaliknya. Hal tersebut dikarenakan seseorang lebih cenderung
memperhatikan sesuatu berdasarkan sifat mencolok yang dianggapnya menarik
Disini Yudi dan kawan kawannya sudah melakukan pengamatan terhadap
situasi soaial yang dihadapinya dan menentukan tindakan perilaku yang tepat yang
sesuai dengan situasi social tersebut
Demikian dengan para tetangga tetangga Yudi yang mengangap, keluarga
Yudi dan Pika sebagai orang yang tertutup, yang mungkin dikarenakan Yudi dan Pika
sengaja membentuk persepsi mereka seperti itu agar mereka tidak dicurigai dalam
tindakan yang mereka lakukan. Seseorang cenderung untuk menginterpretasikan
aspek ketidak jelasan pada diri seseorang yang merupakan imajinasi dari cara
seseorang mengamati orang lain dan situasi sosial