Anda di halaman 1dari 25

BAB I

PERSENTASI KASUS
I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny.D
Umur : 26 tahun
Agama : Islam
Suku : sunda
Pendidikan : SLTA
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Alamat : Asrama DII! I k"strat #T $%&$% enl"d"ng '"g"r
Tanggal masuk :(6 ) $( ) 2$$6
N"m"r *+ : 2, -. $-
II. DAFTAR MASALAH
Ibu : /2P(A$ hamil %0 minggu 1ersalinan kala I laten
2anin : 1ersentasi b"k"ng tunggal hidu1
III. DATA DASAR
Diambil dari aut"anamnesis tanggal : (63$(32$$6 1ukul (%.$$
4eluhan Utama : keluar lendir darah % jam sebelum masuk rumah sakit
4eluhan Tambahan : mules )mules
Perangai 1asien : k""1erati5
#i6ayat 1enyakit sekarang :
Pasien dikirim dari 1"liklinik "bstetrik #S/S dengan diagn"sis /2P(A$ 7amil %0
minggu dengan janin 1ersentasi b"k"ng tunggal hidu1. 7ari 1ertama haid terakhir (,
a1ril 2$$, dan taksiran 1ersalinan 22 januari 2$$6. Pasien mengeluh mules ) mules ( hari
sebelum masuk rumah sakit8 dan juga keluar lendir. Pada % jam sebelum masuk rumah
sakit 1asien mengaku keluar lendir beserta darah.
(
#i6ayat 1enyakit dahulu :
#i6ayat hi1ertensi disangkal
#i6ayat asma disangkal
#i6ayat diabetes melitus disangkal
#i6ayat jantung disangkal
#i6ayat Alergi disangkal
#i6ayat 1enyakit keluarga :
#i6ayat hi1ertensi disangkal
#i6ayat asma disangkal
#i6ayat Diebetes melitus disangkal
#i6ayat jantung disangkal
#i6ayat haid :
+enar9he umur (, tahun
Siklus haid teratur8 2. hari lamanya : hari dengan 2 kali ganti 1embalut8 dalam
sehari
Dysmen"rhe : tidak ada
#i6ayat 1ernikahan
Pasien menikah ( kali dengan suaminya yang sekarang 1ada usia 2% tahun dan
suaminya berusia 26 tahun. Lamanya 1ernikahan 2 tahun.
#i6ayat kehamilan dan 1ersalinan
(. Pada tahun 2$$% 1asien melahirkan anak laki3laki dengan 'erat 'adan Lahir %%$$
gram8 dengan kehamilan yang aterm8 kelahiran s1"ntan tidak ada 1enyulit ni1as.
2. 4ehamilan ini
#i6ayat Ante Natal *are
Pasien melakukannya di 4esdam
2
IV. PEMERIKSAAN FISIK
(. Status generalis
4eadaan umum : Tam1ak baik
4esadaran : *"m1"s mentis
Tanda3tanda ;ital :
Tekanan darah : (($&:$ mm7g
Nadi : .2<&menit
Perna1asan : 2$<&menit
Suhu : %68,9
Tinggi badan : (6, 9m
'erat badan : 66 kg
+ata : k"njungti;a tidak anemis8 sklera tidak ikterik
2antung : 'unyi jantung I3II reguler8 murmur negati58 gall"1 negati5
Paru : Suara na5as ;esikuler8 r"ngki negati58 6hee=ing negati5
Abd"men : membun9it sesuai kehamilan
>kstremitas : akral hangat udema negati5
2. Status "bstetrik
a. 1emeriksaan luar
3. Le"1"ld I : Teraba bagian besar janin %% 9m dan bagian atas teraba bulat dan
keras serta melenting
3. Le"1"ld II : Teraba lengkungan yang k"ntin"us dari janin di bagian kanan
3. Le"1"ld III : Teraba bagian ba6ah janin tidak keras dan tidak melenting8 serta
sudah masuk ke 1intu atas 1anggul.
3. Le"1"ld I : Teraba bagian ba6ah janin sudah masuk Pintu Atas Panggul -&,
3. Tinggi 5undus uteri %% 9m
3. Denyut jantung janin : (-- d1m
3. 7is (<&($ menit selama 2$ detik
3. Taksiran berat janin : %$$$ gram
b. 1emeriksaan dalam
%
3. Ins1eksi : ;ul;a&uretra tenang
3. Ins1ekul" : 1"rti" li9in
3. agina t"u9he : 1"rti" lunak8 arahnya 1"steri"r8 1anjangnya 2 9m8 1embukaan
(9m8 b"k"ng 7 I3II8 ketuban 1"siti5.
9. Penilaian 1anggul
Panggul : N"rmal sedang
V. PEMERIKSAAN PENUNJANG
3. US/
Tanggal , januari 2$$6
Tam1ak janin 1resentasi b"k"ng8 tunggal8 hidu1.
'PD : 08% 9m A* : %$80 9m !L : :82 9m T'2 : 2:0$ gram I*A : 9uku1
Plasenta di k"r1us de1an
Tak tam1ak gambaran tali 1usat di leher
4esan : 7amil aterm8 janin 1ersentasi b"k"ng tunggal hidu1
3. Lab"rat"rium darah
Tanggal (6 januari 2$$6
7asil : 3. 7em"gl"bin : ((8. g&dl 3. Tr"mb"sit : 2$6.$$$ ul
3. 7emat"krit : %- ? 3. +*&+*7&+*7* : 0,&%2&%-
3. >ritr"sit : %86 juta&ul 3. /luk"sa se6aktu : ($$ mg&dl
3. Leuk"sit : ($.0$$ ul
3. *T/ @kardi"t"k"gra5iA
Tanggal (6 januari 2$$6
4esan : NST8 reakti5
VI. DIAGNOSA
Ibu : /2P(A$ 7amil %0 minggu8 Persalinan 4ala I laten
2anin : 2anin 1ersentasi b"k"ng tunggal hidu1
VII. RENCANA PENATALAKSANAAN
3. #en9ana diagn"sis : 3. Bbser;asi tensi8 nadi8 dan 1erna1asan tia1 jam
-
3. Bbser;asi suhu tia1 - jam
3. Bbser;asi his8 denyut jantung janin tia1 jam
3. Nilai ulang kemajuan . jam lagi
3. #en9ana tera1i : 3. #en9ana a6al 1ersalinan 1er;aginam
3. #en9ana edukasi: +enjelaskan ke1ada 1asien dan keluarganya tentang keadaan
1asien dan tindakan medis yang dilakukan.
VIII. PROGNOSIS
Ibu : dubia ad b"nam
2anin : dubia ad b"nam
IX. CATATAN KEMAJUAN
Tanggal (6 januari 2$$6 1ukul (,.%$
S : mules3mules jarang8 keluar air3air negati58 gerak janin 1"siti5
B : Status generalis
4eadaan umum : tam1ak baik
4esadaran : *"m1"s mentis
Tekanan darah : (($&:$mm7g
Nadi : .-<&menit
Perna1asan : 2$<&menit
Suhu : %6829
+ata : k"njungti;a tidak anemis8 sklera tidak ikterik
2antung : '2 I3II murni reguler8 murmur negati58 gall"1 negati5
Paru : Suara na1as ;esikuler8 rh"nkhi negati58 6he==ing negati5
Abd"men : +embun9it sesuai kehamilan
>ksremitas : Akral hangat8 udema negati5
Status "bstetrik
3. Le"1"ld I : Teraba bagian besar janin %% 9m dan bagian atas teraba bulat dan
keras serta melenting
3. Le"1"ld II : Teraba lengkungan yang k"ntin"us dari janin di bagian kanan
3. Le"1"ld III : Teraba bagian ba6ah janin tidak keras dan tidak melenting
,
3. Le"1"ld I : Teraba bagian ba6ah janin sudah masuk Pintu Atas Panggul -&,
4"ntraksi : jarang
Denyut jantung janin : (-2 d1m
Pemeriksaan dalam : tidak dilakukan
A : /2P(A$ 7amil %0 minggu
2anin 1ersentasi b"k"ng tunggal hidu1
P : #en9ana diagn"nis :
3. Bbser;asi tekanan darah8nadi8 dan 1erna1asan tia1 jam
3. Bbser;asi suhu tia1 - jam
3. Bbser;asi his dan denyut jantung janin tia1 jam
3. Nilai ulang 1ukul 2$.$$ CI'
#en9ana tera1i :
3. #en9ana a6al 1artus 1er;aginam
Diskusi dengan dr. +ade P. S1B/ : setuju dengan ren9ana diatas
Tanggal (6 januari 2$$68 1ukul 2$.$$
S : mules3mules masih jarang8 ada gerak janin8 keluar air3a"r negati5
B : Status generalis
4eadaan umum : tam1ak baik
4esadaran : 9"m1"s mentis
Tanda3tanda ;ital : Tekanan darah : (($&:$mm7g 1erna1asan : 2$<&menit
Nadi : .2<&menit suhu : a5ebris
Lain ) lain : dalam batas n"rmal
Status "bstetrik
7is (32<&($ menit selama 2$ detik
Denyut jantung janin : (,6 d1m
Pemeriksaan dalam : 1"rti" lunak8 letak aksial8 tebal D 9m8 1embukaan 2 9m
ketuban 1"siti58 b"k"ng 7 I
A : /2P(A$ 7amil %0 minggu P4 I Laten 8 2anin tunggal hidu1 1ersentasi b"k"ng
P : 3. Nilai ulang . jam lagi @jam $-.$$A
6
3. Bbser;asi tekanan darah8 nadi8 1erna1asan tia1 jam
3. Bbser;asi his dan denyut jantung janin tia1 jam
3. Bbser;asi suhu tia1 - jam
Tanggal (6 januari 2$$6 1ukul 2%.$$
S : mules makin sering8 keluar air3air negati58 gerak janin 1"siti5
B : Status generalis
4eadaan umum : tam1ak baik
4esadaraan : 9"m1"s mentis
Tanda )tanda ;ital : Tekanan darah : (2$&.$ mm7g
Nadi : ..<&menit
Perna1asan : 2$<&menit
Suhu : a5ebris
Lain ) lain : dalam batas n"rmal
Status "bstetrik
7is %<&($menit selama %, detik
Denyut jantung janin (,$ d1m
Pemeriksaan dalam : 1"rti" ti1is8 1embukaan 69m8 ketuban 1"siti58 b"k"ng 7 II8
sakrum kanan de1an
A : Persalinan kala I akti5
P : 3. Nilai ulang - jam lagi
3. Bbser;asi tensi8 nadi dan 1erna1asan tia1 jam
3. Bbser;asi suhu tia1 - jam
3. Bbser;asi 7is dan denyut jantung janin tia1 setengah jam
Tanggal (: januari 2$$6 1ukul $%.$$
S : Ibu ingin minum8 keluar air3air 1"siti58 gerak janin 1"siti5
B : Status generalis
4eadaan umum : tam1ak baik
4esadaraan : 9"m1"s mentis
Tanda )tanda ;ital : Tekanan darah : (%$&.$ mm7/
:
Nadi : 02<&menit
Perna1asan : 2$<&menit
Suhu : a5ebris
Lain ) lain : dalam batas n"rmal
Status "bstetrik
7is -<&($menit selama %, detik
Denyut jantung janin (-.d1m
Pemeriksaan dalam : 1embukaan lengka18ketuban negati5 jernih8 b"k"ng 7 III3I8
sakrum kanan lintang
A : Persalinan kala II
P : Pim1in meneran
Tanggal (: januari 2$$6 1ukul $%.(,
Dengan 9ara bra9ht lahir bayi laki3laki8 dengan berat badan %$$$gram8 1anjang
,$9m8 dan nilai AP/A# 0&($8 lilitan tali 1usat negati58 1endarahan E(,$ 99.
Bbser;asi 2 jam 1"st 1artum
La1"ran 1ersalinan
Ibu di1im1in meneran sesuai datangnya 7IS8 1erineum menegang8 dilakukan
e1ist"t"mi mid"lateral. 'erturut )turut lahir tr"9hanter de1an dan belakang8 ibu terus
meneran lahir bahu8 dengan 9ara bra9ht lahir ke1ala lengka18 bayi laki3laki berat
%$$$gram8 1anjang ,$ 9m8 AP/A# s9"re 0&($8 lilitan tali 1usat negati5. Luka e1ist"mi
sesuai dengan grade II8 1erine"gra5i dengan 9hr"mi9 2&$.
4ala uri @ Persalinan kala IIIA. Plasenta lahir 1ukul %.2$ s1"ntan lengka18 r"bekan
marginalis8 inserti" sentralis. 'erat 6$$gram8luas (. < (: < 2 9m. Panjang tali 1usat
,$9m. 4elainan 1ada 1lasenta tidak ditemukan.
Tanggal (: januari 2$$6 1ukul $,.(,
S : mules 1"siti58 1endarahan negati5
B : Status generalis
4eadaan umum : tam1ak baik
4esadaraan : 9"m1"s mentis
.
Tanda )tanda ;ital : Tekanan darah : (2$&.$ mm7/
Nadi : .6<&menit
Perna1asan : 2$<&menit
Suhu : a5ebris
Lain ) lain : dalam batas n"rmal
Status "bstetrik
Tinggi 5undus uteri 2 jari ba6ah 1usat8 k"ntraksi 1"siti5 baik
Ins1eksi : uretra&;ul;a tenang8 1endarahan negati58 l"kia rubra 1"siti58 hemat"m
negati5
A : P2 1"st 1artum 9ara bra9ht 2 jam yang lalu
7em"dinamik stabil
P : 3. #a6at ruangan
3. +"ti;asi ASI dan 4'
3. 7ygene ;ul;a dan 1erineum
3. +"bilisasi akti5
3. Diet T4TP
3. Am"ksisilin %<,$$mg
3. Asam me5enamat %<,$$mg
3. Sang"bi" (<(
Tanggal (: januari 2$$6 1ukul $:.%$
S : mules 1"siti5 sedikit8 1endarahan negati5
B : Status generalis
4eadaan umum : tam1ak baik
4esadaraan : 9"m1"s mentis
Tanda )tanda ;ital : Tekanan darah : (($&:$ mm7/
Nadi : :2<&menit
Perna1asan : 2$<&menit
Suhu : %68:9
Lain ) lain : dalam batas n"rmal
Status "bstetrik
0
Tinggi 5undus uteri ( jari ba6ah 1usat 8 k"ntraksi baik
Ins5eksi : uretra&;ul;a tenang8 1endarahan negati58 l"kia rubra 1"siti58 bau negati5
A : P2 P"st 1artum s1"ntan bayi 1ersentasi b"k"ng
7em"dinamik stabil
P : diagn"stik : "bser;asi tekanan darah8 nadi8 1erna1asan8 dan suhu
Bbser;asi 1endarahan dan k"ntraksi
Tera1i :3. +"bilisasi akti5
3. 7ygiene ;ul;a&1erineum
3. Diet T4TP
3. +"ti;asi ASI dan 4'
3. Am"<i9illin %<,$$mg
3. Asam me5enamat %<,$$mg
3. 7ematinik (<(
Tanggal (. januari 2$$6 1ukul $:.%$
S : +ules negati58 1endarahan negati58 m"bilisasi baik
B : Status generalis
4eadaan umum : tam1ak baik
4esadaraan : 9"m1"s mentis
Tanda )tanda ;ital : Tekanan darah : (($&:$ mm7/
Nadi : .$<&menit
Perna1asan : 2$<&menit
Suhu : %6869
Lain ) lain : dalam batas n"rmal
Status "bstetrik
Tinggi 5undus uteri - jari diba6ah 1usat8 k"ntraksi baik
Ins1eksi : uretra&;ul;a tenang8 1endarahan negati58 l"kia rubra 1"siti58 bau negati5
A : Ni5as hari 1ertama P2 1"st 1artum s1"ntan dengan 9ara bra9ht
7em"dinamika stabil
P : diagn"stik :3. Bbser;asi tekanan darah8 nadi8 1erna1asan dan suhu
3. Bbser;asi k"ntraksi dan 1endarahan
($
tera1i : 3. 7igine ;ul;a dan 1erineum
3. Diet T4TP
3. +"ti;asi ASI dan 4'
3. Am"<i9illin %<,$$mg
3. Asam me5enamat %<,$$mg
3. 7ematinik (<(
3. '"leh 1ulang
3. 4"ntr"l 1"liklinik 2 minggu kemudian

((
BAB II
Tinjauan pusa!a
P"#sa$inan %"n&an P"#s"nasi '(!(n&
D")inisi
Persentasi b"k"ng meru1akan keadaan dimana janin terletak memanjang dengan
ke1ala di 5undus uteri dan b"k"ng berada di bagian ba6ah ka;um uteri.
Insi%"n
Terda1at 1ada % ) - ? dari semua kehamilan. +eningkat dengan 1enurunan usia
kehamilan8 yaitu :
3. : ) ($? 1ada %2 minggu
3. 2, ) %, ? 1ada kurang dari 2. minggu
Ei($(&i
Pada kehamilan sam1ai %2 minggu8 jumlah air ketuban relati5 lebih banyak8
sehingga memungkinkan janin bergerak dengan leluasa. Sedangkan 1ada kehamilan
tri6ulan terakhir janin tumbuh dengan 9e1at dan jumlah air ketuban relati5 berkurang.
4arena b"k"ng dengan kedua tungkai yang terli1at lebih besar dari1ada ke1ala8 maka
b"k"ng di1aksa untuk menem1ati ruang yang lebih luas di 5undus uteri8 sedangkan
ke1ala berada dalam ruangan yang lebih ke9il di segmen ba6ah uterus. Sehingga da1at
dimengerti8 menga1a 1ada kehamilan belum 9uku1 bulan8 5rekuensi 1ersentasi b"k"ng
lebih tinggi8 sedangkan 1ada kehamilan 9uku1 bulan8 janin sebagian besar ditemukan
dalam 1ersentasi ke1ala. !akt"r ) 5akt"r lain yang memegang 1eranan dalam terjadinya
1ersentasi b"k"ng di antarnya ialah :
Idi"1atik
+ulti1aritas
/emelli
(2
7idramni"n
Blig"hidramni"n
7idr"se5alus
Plasenta 1re;ia
Panggul sem1it
An"mali uterus
Tum"r 1el;is
Im1lantasi 1lasenta didaerah k"rnu35undus uteri
Persalinan b"k"ng 1ada kehamilan sebelumnya
K$asi)i!asi
Dikenal bebera1a jenis 1ersentasi b"k"ng8 yakni :
Persentasi b"k"ng @Frank breech presentationA
Persentasi b"k"ng keki sem1urna
Persentasi b"k"ng kaki tidak sem1urna
Persentasi kaki
Dia&n(sis
Pemeriksaan luar @abd"men A
Le"1"ld I : Teraba keras dan bulat8 dengan bal"temen 1"siti5 yang
menandakan ke1ala.
Le"1"ld II : +enentukan 1unggung janin yang berada disalah satu sisi 1ada
abd"men dan bagian yang ke9il di sisi yang lain.
Le"1"ld III : : Terabanya b"k"ng menuju ke 1intu atas 1anggul
Le"1"ld I : menunjukan bagian yang turun 1ada 1intu atas 1anggul
'unyi jantung janin terdengar sangat jelas 1ada setinggi atau sedikit lebih tinggi
dari1ada umbilikus.
Pemeriksaan dalam :
(%
Da1at diraba lebih jelas adanya b"k"ng yang ditandai dengan adanya
sakrum8 kedua tuber "ssis iskii dan anus. 'ila da1at diraba kaki8 maka harus
dibedakan dengan tangan. Pada kaki terda1at tumit8 sedangkan 1ada tangan
ditemukan ibu jari yang letaknya tidak sejajar dengan jari3jari lain dan 1anjnag
jari kurang lebih sama dengan tela1ak tangan. Pada 1ersalinan lama8 b"k"ng janin
mengalami edema8 sehingga kadang3kadang sulit membedakan b"k"ng dengan
muka karena jari yang akan dimasukkan kedalam anus mengalami rintangan "t"t8
sedangkan jari yang dimasukkan mulut akan meraba tulang rahang dan al;e"la
tan1a hambatan. Pada 1ersentasi b"k"ng kaki sem1urna8 kedua kaki da1at diraba
disam1ing b"k"ng8 sedangkan 1ada 1ersentasi b"k"ng kaki tidak sem1urna8
hanya teraba satu kaki disam1ing b"k"ng.
Pemeriksaan 1enunjang :
Se9ara ideal8 US/ seharusnya da1at mengk"n5irmasikan dugaan
1ersentasi b"k"ng dan mengidenti5ikasikannya8 dan jika mungkin memberikan
in5"rmasi mengenai :
Ti1e dari 1ersentasi b"k"ng
Derajat 5leksi dan ekstensi dari ke1ala
Perkiraan berat janin
4elainan k"genital
"lume 9airan amni"n
P"sisi tali 1usat
L"kasi 1lasenta
S"$"!si p"#sa$inan
Persalinan 1er abd"minan @ Cesarean A dilakukan bila :
2anin sangat besar
4e1ala hi1erekstensi
Persentasi b"k"ng kaki tidak sem1urna dan 1ersentasi kaki
Pel;is ke9il atau mal5"rmasi
(-
'ekas seksi" sesarea dengan indikasi dis1r"1"rsi se5al"1el;ik
#i6ayat in5ertilitas
Fatu9hni dan Andr"s telah membuat suatu indeks 1r"gn"sis untuk menilai lebih te1at
a1akah 1eralinan 1ersentasi b"k"ng da1at dilahirkan 1er;aginam atau 1erabd"minan8
sebagai berikut :
$ ( 2
Paritas Primi +ulti
Umur kehamilan .G%0 minggu %. minggu H%: minggu
Taksiran berat anak G%6%$ %6203%(:6 H%(:6
Pernah 1ersentari
b"k"ng @2,$$gramA
Tidak ( kali G 2 kali
Pembukaan ser;iks H 2 9m % 9m G - 9m
Stati"n H 3% H 32 3( atau lebih rendah
Arti nilai :
% : 1ersalinan 1erabd"minam
- : e;aluasi kemabli se9ara 9ermat8 khususnya berat badan janin8 bila nilai teta1 da1at
dilahirkan 1er;aginam
G , : dilahirkan 1er;aginam
K(*p$i!asi
4"m1likasi 1ersentasi b"k"ng 1ada janin :
Pr"la1s tali 1usat
Trauma 1ada bayi akibat : tangan mengalami ekstensi8 ke1ala mengalami
ekstensi8 1embukaan ser;iks belum lengka18 dan dis1r"1"rsi se5al"1el;ik
As5iksia karena 1r"la1s tali 1usat8 k"m1resi tali 1usat8 1ele1asan 1lasenta8 dan
ke1ala ma9et
Perlukaan&trauma 1ada "rgan abd"men atau 1ada leher
Patah tulang leher
4"m1likasi 1ada ibu
Pele1asan 1lasenta
Perlukaan ;agina atau ser;iks
(,
>nd"metritis
P"nan&anan
'ila ditemukan kehamilan 1ersentasi b"k"ng8 hendaknya diusahakan melakukan
;ersi luar menjadi 1ersentasi ke1ala. ersi luar dilakukan bila kehamilan berumur %:
minggu atau lebih8 dan kemungkinan besar lahir 1er;aginam8 ketuban utuh dan air
ketuban 9uku18 serta tidak ada k"m1likasi atau k"ntraindikasi.
4"ntraindiksai ;ersi luar untuk 1ersentasi b"k"ng :
Panggul sem1it
Perdarahan ante1artum
7i1ertensi
7amil kembar
Pertumbuhan janin terhambat
'ekas seksi"
4elainan janin
Dan ;ersi luar diangga1 gagal bila :
Ibu mengeluh nyeri
4etika dilkukan r"tasi terasa adanya hambatan yang berat
Setelah ;ersi luar8terjadi ga6at janin
M"!anis*" p"#sa$inan p"#+a&ina* pa%a p"#s"nasi '(!(n&
'"k"ng masuk ke dalam r"ngga 1anggul dengan garis 1angkal 1aha melintang
atau miring. Setelah menyentuh dasar 1anggul terjadi 1utaran 1aksi dalam8 sehingga di
1intu ba6ah 1anggul 1aha menem1ati diameter ante1"steri"r dan tr"kanter de1an berada
di ba6ah sim5isis. 4emudian terjadi 5leksi lateral 1ada badan janin8 sehingga tr"kenter
belakang mele6ati 1erineum dan lahirlah seluruh b"k"ng diikuti "leh kedua kaki. Setelah
b"k"ng lahir terjadi 1utaran 1aksi luar dengan 1erut janin berada di 1"steri"r yang
memungkinkan bahu mele6ati 1intu atas 1anggul dengan garis terbesar bahu melintang
atau miring. Terjadi 1utaran 1aksi dalam 1ada bahu8 sehingga bahu de1an berada diba6ah
sim5isis dan bahu belakang mele6ati 1erineum. Pada saat tersebut ke1ala masuk ke
dalam r"ngga 1anggul dengan sutura sagitalis melintang atau miring. Di dalam r"ngga
(6
1anggul terjadi 1utaran 1aksi dalam ke1ala8 sehingga muka memutar ke 1"steri"r dan
"ksi1ut ke arah sim5isis. Dengan sub"ksi1ut sebagai hi1"m"kli"n8 maka dagu8 mulut8
hidung8 dahi dan seluruh ke1ala lahir berturut3turut meli6ati 1erineum. Ada 1erbedaan
nyata antara kelahiran janin dalam 1ersentasi ke1ala dan k%elahiran janin dalam
1ersentasi b"k"ng. Pada 1ersentasi ke1ala8 yang lahir dahulu ialah bagian janin terbesar8
sehingga bila ke1ala telah lahir8 kelahiran badan tidak memberi kesulitan. Sebaliknya
1ada 1ersentasi b"k"ng8 berturut3turut lahir bagian3bagian yang makin lama makin besar8
dimulai dari lahinya b"k"ng8 bahu dan kemudian ke1ala. Dengan demikian meski1u
b"k"ng dan bahu telah lahir8 hal tersebut belum menjamin bah6a kelihiran ke1ala juga
berlangsung dengan lan9ar.
2enis 1im1inan 1ersalinan 1er;aginam 1ersentasi b"k"ng :
Persalinan s1"ntan @ 9ara&1erasat bra9ht A. 2anin dilahirkan dengan kekuatan ibu
sendiri.
+anual aid. 2anin dilahirkan sebagian dengan tenaga dan kekuatan ibu dan
sebagian lagi dengan tenaga 1en"l"ng.
>kstraksi. 2anin dilahirkan seluruhnya dengan memakai tenaga 1en"l"ng.
a. P"#($(n&an p"#sa$inan sp(nan p"#s"nasi '(!(n& ,-a#a bracht.
Pada 1arasat bra9ht janin dilahirkan dnegna kekuatan dan tenaga ibu sendiri.
*aranya setelah b"k"ng lahir8 b"k"ng di1egang se9ara 'radht&5umer"1el;is yaitu ibu jari
kiri dan kanan memegang 1angkal 1aha dengan arah keanus dan jari3jari lainya dib"k"ng
sambil mengikuti gerakan janin tan1a melakukan tarikan8 kemudian dilakukan gerakan
hi1erl"rd"sis8 tubuh janin kearah 1erut ibu8 sehingga lambat laun lahir badan bagian atas8
bahu8 lengan dan ke1ala janin.
Teta1i 1erlu diingat bah6a dengan 1arasat bra9ht tidak selalu bahu dan ke1ala
berhasil dilahirkan8 sehingga untuk mem1er9e1at kelahiran bahu dan ke1ala dilakukan
manual aid.
'. P"#($(n&an p"#sa$inan %"n&an manual aid
(:
Dimana sam1ai kelahiran b"k"ng8 adalah "leh tanaga ibu8 sedangkan kelahiran
bahu dan ke1ala janin adalah tenaga 1en"l"ng. Ada % 9ara kelahiran bahu 1ada manual
aid8 yaitu :
(. +elahirkan lengan dan bahu se9ara klasik @ Deventer A
Pada dasarnya8 lengan kiri janin dilahirkan dengan lengan kiri 1en"l"ng8
sedangkan lengan kanan janin dilahirkan dengan lengan kanan 1en"l"ng8 kedua lengan
dilahirkan sebagai lengan belakang. '"k"ng dan 1engkal 1aha yang telah lahir
di1egang dengan dua tangan8 badan ditarik keba6ah sam1ai ujung ba6ah ska1ula
de1an kelihatan diba6ah sim1isis. 4edua kaki janin di1egang dengan tangan yang
bertentangan dengan lengan yang akan dilahirkan8 tubuh janin ditarik keatas8 sehingga
1erut janin kearah 1erut ibu8 tangan 1en"l"ng yang satu dimasukkan kedalam jalan lahir
menelusuri 1unggung janin menuju kelengan belakang sam1ai ke5"ssa kubiti. Dua jari
tangan tersebut ditem1atkan sejajar dengan humerus dan lengan belakang janin
dikeluarkan dengan bimbingan jari3jari tersebut.
Untuk melahirkan lengan de1an8 dada dan 1unggung janin di1egang dengan
kedua tangan8 tubuh janin di1utar untuk mengubah lengan de1an su1aya berada
dibelakang dengan arah 1utaran sedemikian ru1a sehingga 1unggung mele6ati
sim1isis8 kemudian lengan yang sudah berada dibelakang tersebut dilahirkan dengan
9ara yang sama.
*ara klasik tersebut terutama dilakukan a1abila lengan de1an menjungkit keatas
atau berada dibelakang leher janin. 4arena memutar tubuh janin da1at membahayakan
janin8 maka bila lengan de1an letaknya n"rmal8 9ara klasik da1at dilakukan tan1a
memutar tubuh janin8 sehingga lengan kedua teta1 dilahirkan sebagai lengan de1an.
*aranya kedua kaki di1egang dengan tangan yang bertentangan dengan lengan de1an
untuk menarik tubuh janin keba6ah sehingga 1unggung janin mengarah keb"k"ng ibu.
Tangan yang lain menelusuri 1unggung janin menuju kelengan de1an sam1ai ke5"ssa
kubiti dan lengan de1an dikeluarkan dengan dua jari yang sejajar dengan humerus.
2. +elahirkan lengan dan bahu se9ara Mueller
4edua tangan 1en"l"ng 1ada b"k"ng dan 1angkal 1aha8 tubuh janin ditarik
keba6ah sam1ai bahu berada diba6ah sim1isis.
(.
4emudian lengan de1an dikeluarkan dengan 9ara dua jari tnagan 1en"l"ng
ditem1atkan sejajar dengan humerus dan lengan janin dilahirkan dengan bimbingan
jari3jari tersebut8 sesudah itu baru lengan belakang dilahirkan
%. +elahirkan lengan dan bahu se9ara Loevset
Dasar 1emikiran 9ara L"e;set ialah : bahu belakang janin selalu berada lebih
randah dari bahu de1an karena lengkungan jalan lahir8 sehingga bila bahu belakang
di1utar kede1an dengan sendirinya akan lahir diba6ah sim1isis. Setelah sumbu bahu
janin terletak dalam ukuran muka belakang8 dengan kedua tangan 1en"l"ng 1ada
b"k"ng8 tubuh janin ditarik keba6ah sam1ai ujung ba6ah ska1ula de1an terlihat
diba6ah sim5isis. 4emudian tubuh janin di1utar dengan 9ara memegang dada dan
1unggung anak "leh dua tangan sam1ai bahu belakang terda1at dide1an dan tam1ak
diba6ah sim1isis8 dengan demikian lengan de1an da1at dilahirkan dengan mudah.
'ahu yang lain yang sekarang menjadi bahu belakang8 dilahirkan dengan 9ara
memutar kembali tubuh janin kearah berla6anan8 sehingga bahu belakang menjadi
bahu de1an dan lengan da1at dilahirkan dengan mudah.
Sedangkan untuk kelahiran ke1ala dengan manual aid ada - 9ara yaitu :
(. +elahirkan ka1ala se9ara Mauriceau (Veit-Smellie)
'adan janin dengan 1erut keba6ah diletakkan 1ada lengan kiri 1en"l"ng. 2ari
tengah dimasukkan kedalam mulut janin sedangkan jari telunjuk dan jari manis 1ada
maksilla8 untuk mem1ertahankan su1aya ke1ala janin teta1 dalam keadaan 5leksi.
Tangan kanan memegang bahu janin dari belakang dengan jari telunjuk dan jari tengah
berada disebelah kiri dan kanan leher janin. 2anin ditarik keba6ah dengan tangan kanan
sam1ai sub""ksi1ut atau batas rambut diba6ah sim1isis. 4emudian tubuh janin
digerakkan keatas8 sedangkan tangan kiri teta1 mem1ertahankan 5leksi ke1ala8 sehingga
muka lahir mele6ati 1erineum8 disusul "leh bagian ke1ala lainnya.
Perlu ditekankan disini8 bh6a tangan kiri tidak b"leh ikut menarik janin8 karena
da1at menyebabkan 1erlukaan 1ada mulut dan muka janin.
2. +elahirkan ke1ala dengan 9ara Naujoks
(0
Teknik ini dilakukan bila ke1ala masih tinggi8 sehingga jari 1en"l"ng tidak da1at
dimasukkan kedalam mulut janin. 4edua tangan 1en"l"ng men9engkam leher janin dari
arah de1an dan belakang. 4edua tangan 1en"l"ng menarik bahu 9uram ke ba6ah dan
bersamaan dengan itu se"rang asisten mend"r"ng ke1ala janin ke arah ba6ah. *ara ini
tidak dianjurkan kerena menimbulkan trauma yang berat 1ada sumsum tulang di daerah
leher.
%. +elahirkan ke1ala dengan 9ara Praue terbalik
Teknik Prague terbalik di1akai bila "ksi1ut dengan ubun3ubun ke9il berada di
belakang dekat sakrum dan muka janin menghada1 sim5isis. Satu tangan 1en"l"ng
men9ekam leher dari arah ba6ah dan 1unggung janin diletakkan 1ada tela1ak tangan
1en"l"ng. Tangan 1en"l"ng yang lain memegang kedua 1ergelangan kaki. 4aki janin
ditarik ke atas bersamaan dengan tarikan 1ada bahu janin8 sehingga 1erut janin
mendekati 1erut ibu. Dengan laring sebagai hi1"m"kli"n8 ke1ala janin da1at dilahirkan.
-. +elahirkan ke1ala dengan *unam Pi1er
*unam 1i1er dibuat khusus untuk melahirkan ke1ala janin 1ada 1ersentasi
b"k"ng8 sehingga mem1unyai bentuk khusus yaitu :
(. Daun 9unam ber5enestra8 yang mem1unyai lengkung 1anggul yang agak mendatar
@ baik untuk 1emasangan yang tinggi A.
2. tangkainya 1anjang8 melengkung keatas dan terbuka8 keaaan ini da1at
menghindari k"m1resi yang berlebihan 1ada ke1ala janin.
Se"rang asisten memegang badan janin 1ada kedua kaki dan kedua lengan janin
diletakkan di1unggung janin. 4emudian badan janin diele;asikan keatas8 sehingga
1unggung janin mendekati 1unggung ibu.
Pemasangan 9unam 1ada a5ter9"ming head tehniknya sama dengan 1emasangan
1ada letak balakang ke1ala. 7anya 1ada kasus ini 9unam dimasukkan dari arah ba6ah8
yaitu sejajat dengan keli1atan 1aha belakang. Setelah sub "ksi1ut tam1ak diba6ah
sim1isis8 maka 9unam diele;asikan keatas dan dengan sub"ksi1ut sebagai
hi1"m"kle"n8 berturut3turut lahir dagu8 mulut8 muka8 dahi dan akhirnya seluruh ke1ala.
-. P"#($(n&an p"#sa$inan %"n&an "!s#a!si (a$
2$
Pr"sedur ekstrakis 1ersentasi b"k"ng ada 2 teknik 8 yaitu :
(. Tehnik ekstraksi kaki
Setelah 1ersia1an selesai8 tangan yang searah dengan bagian3
bagian ke9il janin dimasukkan se9ara "bstetrik kedalam jalan lahir8
sedangkan tangan yang lain membuka labia. Tangan yang didalam
men9ari kaki de1an dengan menelusuri b"k"ng8 1angkal 1aha
sam1ai lutut8 kemudian melakuakan abduksi dan 5leksi 1ada 1aha
janin sehingga kaki bah6ah 5leksi. Tangan yang diluar mend"r"ng
5undus uterus ke ba6ah. Setelah kaki ba6ah 5leksi 1ergelangan
kaki di1egang "leh jari kedua dan jari ketiga dan dituntun keluar
dari ;agina sam1ai batas lutut.
4edua tangan 1en"l"ng memegang betis janin8 yaitu ibu jari
diletakkan di belakang betis sejajar sumbu 1anjang betis8 dan jari3
jari lain di de1an betis. Dengan 1egangan ini8 kaki janin ditarik
9uram ke ba6ah sam1ai 1angkal 1aha lahir.
Pegangan di1indahkan 1ada 1angkal 1aha setinggi mungkin
dengan kedua jari di belakang 1aha8 sejajar sumbu 1anjang 1aha
dan jari3jari lain dide1an 1aha.
Pangkal 1aha ditarik 9uram ke ba6ah sma1ai tr"khanter de1an
lahir. 4emudian 1angkal 1aha dengan 1egangan yang sama
diele;asi ke atas sehingga tr"khanter belakang lahir. 'ila kedua
tr"khanter telah lahir berarti b"k"ng lahir.
Sebaliknya bila kaki belakang yang lahir lebih dulu8 maka yang
akan lahir lebih dulu ialah tr"khanter belakang dan untuk
melahirkan tr"khanter de1an maka 1angkal 1aha terus 9uram ke
ba6ah.
Setelah b"k"ng lahir8 maka uantuk melahirkan janin selanjutnya
di1akai tehknik 1egangan 5emur"31el;iks. Dengan 1egangan ini
badan janin ditarik 9uram keba6ah sam1ai 1usar lahir.
Selanjutnya untuk melahirkan badan janin yang lain dilakukan 9ara
1ersalinan yang sama se1erti 1ada manual ai!.
2(
2. Teknik ekstraksi b"k"ng
>kstraksi b"k"ng dikerjakan bila jenis 1ersentasi b"k"ng adalah letak
b"k"ng murni @5rank bree9hA8 dan b"k"ng sudah berada di dasar
1anggul8 sehingga sukar untuk menurukan kaki.
2ari telunjuk tangan 1en"l1ng yang searah dengan bagian ke9il janin8
dimasukkan ke dalam jalan lahir dan diletakkan di 1eli1atan 1aha
de1an. Dengan jari telunjuk ini8 1eli1atan 1aha dikait dan di tarik
9uram ke ba6ah. Untuk mem1erkuat tenaga tarikan ini8 maka tangan
1en"l"ng yang lain men9ekam 1ergelangan tangan tadi8 dan turut
menarik 9uram ke ba6ah.
'ila dengan tarikan ini tr"9hanter de1an mulai tam1ak di ba6ah
sim5isis8 maka jari telunjuk 1en"l"ng yang lain segera mengait
1eli1atan 1aha ditarik 9uram ke ba6ah sam1ai b"k"ng lahir.
Setelah b"k"ng lahir8 b"k"ng di1egang se9ara 5emur"31el;iks8
kemudian janin da1at dilahirkan dengan 9ara manual ai!.
*ara 1ert"l"ngan dengan 9ara ekstraksi 1ada 1ersalinan 1ersentasi b"k"ng sudah jarang
dikerjakan untuk 1ersalinan janin hidu18 karena 9ara 1ersalinan se9ara ekstraksi t"tal
meru1akan 9ara 1ersalinan dengan 1anyulit janin yang sangat buruk8 yaitu kematian janin
% kali lebih banyak dibandingkan 1ersalinan s1"ntan. Dan bila dilakukan biasanya 1ada
kasus : Dek"m1ensasi k"rdis8 eklam1sia8 status asmatikus8 ga6at janin kala I
P#(&n(sis p"#sa$inan p"#s"nasi '(!(n&
Angka kematian bayi 1ada 1ersalinan 1ersentasi b"k"ng lebih tinggi bila
dibandingkan dengan letak ke1ala. Sebab kematian 1erinatal yang ter1enting adalah
1rematuritas dan 1enanganan 1ersalinan yang kurang sem1urna dengan akibat hi1"ksia
atau 1erdarahan ditengk"rak. Sedangkan hi1"ksia terjadi akibat terje1itnya tali1usat
antara ke1ala dan 1anggul 1ada 6aktu ke1ala memasuki r"ngga 1anggul serta akibat
retraksi uterus yang da1at menyebabkan le1asnya 1lasinta sebelum ke1ala lahir.
4elahiran ke1ala jain yang lebih dar . menit setelah umbilikus dilahirkan8 akan
membahyakan kehidu1an janin. Selain itu bila janin berna5as sebelum hidung dan mulut
lahir da1at membahyakan8 karena mukus yang terhisa1 da1at menyumbat jalan na5as.
22
'ahaya as5iksia janin juga terjadi akibat tali 1usat menumbung8 hal ini dijum1ai 1ada
1resentasi b"k"ng kaki sem1urna atau b"k"ng kaki tidak sem1urna8 teta1i jarang ditemui
1ada 1ersentasi b"k"ng.
Perlukaan 1ada ke1ala janin terjadi kerena ke1ala harus mele6ati 1anggul dalam
6aktu yang lebih singkat dari 1ada 1tresentasi ke1ala8 sehingga tidak ada 6aktu bagi
ke1ala untuk menyusaikan diri dengan besar dan bentuk 1anggul. 4"m1resi dan
dek"m1resi ke1ala terjadi dengan 9e1at8 sehingga mudah menimblkan luka 1ada ke1ala
dan 1erdarahan dalam tengk"rak.

BAB III
ANALISA KASUS
Pasien berumur 26 tahun dengan /2 P( A$ hamil %0 minggu.
Pasien datang ke #SPAD 1ada tanggal (6 2anuari 2$$6 dengan keluhan mulas3
mulas ( hari sebelum masuk rumah sakit dan keluar lendir darah , jam sebelum masuk
rumah sakit. Ibu didiagn"sis /2 P(A$ hamil %0 minggu dengan hari 1ertama haid
terakhir (, A1ril 2$$,. Sedangkan diagn"sis janin tunggal hidu1 1ersentasi b"k"ng
1ersalinan kala I laten.
Pada 1emeriksaan luar ditemukan 1ada Le"1"ld I terasa keras 8 bulat dan
melenting 1"siti5 dengan tinggi 5undus %% 9m. Pada Le"1"ld II teraba lengkungan yang
k"ntin"us dari janin di bagian kanan. Pada Le"1"ld III teraba bagian ba6ah janin8 tidak
keras sudah masuk 1intu atas 1anggul. Pada Le"1"ld I teraba bagian ba6ah janin sudah
2%
masuk 1intu atas 1anggul -&,. Taksiran berat janin %$$$ gram. Pada 1emeriksaan dalam
ditemukan sa9rum kanan8 1embukaan ( 9m 1"rti" lunak tebal 2 9m ketuban 1"siti5.
Pada kasus ini dilakuakan 1emeriksaan US/ dengan hasil tam1ak janin 1ersentasi
b"k"ng tunggal hidu1 dengan 1lasenta di k"r1us de1an dan tak tam1ak gambaran lilitan
tali 1usat di leher dan ;"lume amni"n 9uku1. 7amil aterm.
Sehingga sudah da1at di1astikan dari 1emeriksaan luar8 1emeriksaan dan serta
hasil US/8 bah6a kakus ini meru1akan 1ersalinan 1ersentasi b"k"ng sem1urna. Untuk
eti"l"gi 1ada kasus ini8 bisa dimasukkan 1ada eti"l"gi idi"1ati9 dikarenakan tidak
ditemukan 1enyebabnya8 dimana dalam kasus ini tidak memenuhi kriteria3kriteria dari
eti"l"gi.
#en9ana a6al 1ersalinan 1er;aginam dilakukan dimana ini meru1akan 1ersalinan
aterem kedua dan ukuran 1anggul n"rmal sedang8 dan hubungan 5et" dan 1anggul baik8
ta5siran berat janin tidak lebih dari %,$$ gram. Dan meru1akan 1ersentasi b"k"ng @5rank
bree9hA. Dan menurut Fatu9hni dan Andr"s s9"re bernilai lebih dari ,. sehingga
1enanganannya dengan 1ersalinan 1er;aginam bisa digunakan.
Da)a# pusa!a
(. #ekam medis #SPAD /at"t S"ebr"t"8 N".#+ 2,.-..$-8 #SPAD /at"t
S"ebr"t"82akartaI2$$6
2. *unningham !/8 /rant N!8 Le;en" 428 et al. 'ree9h 1resentati"n dan deli;ery. In
CilliamJs "bstetri9 2(
st
>d8 +9/ra6 7ill8 Ne6 K"rkI2$$(I 2-:,6,3,.%
%. Sai5uddin A'. 'uku 1aduan 1raktis 1elayanan kesehatan maternal dan ne"natal.
Kayasan bina 1ustaka sar6"n" 1ra6irhardj"8jakartaI2$$2I
-. Cinknj"sastr" 7I Persalinan sunsangI dalamI Ilmu bedah kebidananI Kayasan
'ina PustakaI 2akarta I2$$2I(2:(0-3(22
,. Se9"nd >diti"n "5 the ALA#+ internati"nal I aginal bree9h deli;eryI
4anadaI2$$2I(6:(,63(:0
6. Cinknj"sastr" 7I Dist"sia karena kelainan letak serta bentuk janinI dalamI Ilmu
kebidananI Kayasan 'ina PustakaI 2akarta I2$$2I-(:6$63622
2-
:. !is9her +. 'ree9h 1resentati"nI instant a99ess t" minds "5 medi9ine.
>medi9ine.9"m8in9 @serial "nlineA I2$$, +ay ,I(@(A:@0 s9reensA. A;ailable 5r"m:
htt1:&&666.emedi9ine.9"m&emerg&t"1i9%2:2.htm @ a99esseed (, 5ebruary 2$$6A
2,