Anda di halaman 1dari 37

PERUBAHAN2 YG TJADI PADA LANSIA

MASALAH FISIK SEHARI-HARI PADA


LANSIA
Akibat kemunduran fisik
1. Mudah jatuh.
Ada 2 faktor penyebab :
a. Faktor intrinsik mis: gangguan gaya berjalan,
kelemahan otot ekstremitas bawah, kekakuan
sendi.
b. Faktor ekstrinsik : lantai yang licin, tidak rata,
tersandung benda, penglihatan berkurang, cahaya
kurang terang.





2. Mudah lelah
Hal ini disebabkan karena :
a. Faktor psikologi
b. Gangguan organ
c. Pengaruh obat
3. Nyeri pinggang atau punggung
disebabkan karena :
Gangguan sendi
Gangguan pankreas
Kelainan ginjal (batu ginjal)
Gangguan pada rahim
Gangguan pada kelenjar prostat
Gangguan pada otot badan.
4. Nyeri sendi panggul
Gangguan sendi panggul (radang sendi
(artritis), (osteoporosis) tulang keropos
Kelainan tulang sendi misal patah tulang,
dislokasi
Kelainan saraf punggung bawah yang terjepit.

5. Keluhan pusing
6. Kesemutan pada anggota badan.
7. Berat badan menurun
8. Gangguan tidur
9. Mudah gatal

PERUBAHAN2 YG TJADI PADA LANSIA
1. Perubahan2 Fisik
A. Sel
* Lebih sedikit jumlahnya
* Lebih besar ukurannya
* B(-)nya jumlah cairan
tubuh & b(-)nya cairan
intraseluler

Proporsi protein di otak, otot,
Ginjal, darah & hati
Jumlah sel otak
Tganggunya mekanisme
Pbaikan sel
Otak mjadi atrofis, beratnya b(-) 5 10 %

B. SISTEM PERSARAFAN
Berat otak 10 20 %
Lambat dlm respon & waktu u/ bereaksi
Mengecilnya saraf panca indra
(-) sensitif thdp sentuhan

C. SISTEM PENDENGARAN
Presbiakusis
Yaitu hilangnya kemampuan pdengaran pd telinga dlm,
tutama thdp bunyi a/ nada2 yg tinggi, suara yg tdk
jelas, sulit mengerti kata2, 50 % tjadi pd usia > umur
65 thn.
Membran timpani mjadi atrofi (otosklerosis)
Cerumen yg mengeras krn keratin
Pdengaran (+) pd lanjut usia yg malami ketegangan
jiwa / stress
D. SISTEM PENGLIHATAN
Sfingter pupil timbul skelerosis & hilangnya respon thdp
sinar
Lensa > suram katarak
Daya adaptasi thdp kegelapan > lambat & susah melihat
dlm cahaya gelap
Hilangnya daya akomodasi
Lapang pandang
Daya mbedakan warna biru a/ hijau pd skala
E. SISTEM KARDIOVASKULER
Elastisitas dinding aorta
Katup jantung menebal & mjadi kaku
Kemampuan jantung memompa darah 1
% setiap thn sesdh bumur 20 thn
Hilangnya elastisitas pembuluh darah

TD akibat resistensi dari pbuluh darah perifer,
sistole (n) 170 mmHg & diastole (n) 90 mmHg

F. SISTEM PENGATURAN
TEMPERATUR TUBUH
Temperatur tubuh scr fisiologik 35
0
C akibat metabolisme
yg
Keterbatasan refleks mgigil & tdk dpt mproduksi panas yg
banyak
rendahnya aktifitas otot
G. SISTEM RESPIRASI
Otot2 pnafasan kehilangan kekuatan & mjadi kaku
aktivitas dari silia
Paru2 kehilangan elastisitas, kapasitas residu ,
menarik nafas > berat, kapasitas pnafasan maksimum
& kedalaman bnafas
Alveoli ukurannya melebar & jumlahnya ber(-)
O2 pada arteri mjadi 75 mmHg
CO2 pd arteri tdk bganti
Kemampuan u/ batuk ber(-)
Kemampuan pegas, dinding, dada & kekuatan
otot pnafasan akan seiring dgn ber(+) usia
H. SISTEM GASTROINTESTINAL
Kehilangan gigi
akibat periodental disease, tjadi stlh umur 30 thn a/
kesehatan gigi yg buruk & gizi buruk
Indra pengecap adanya iritasi yg kronis dari selaput
lendir, atrofi indra pengecap (80 %), hilangnya
sensitifitas saraf pecap di lidah tutama manis, asin,
asam & pahit

Esofagus melebar
Rasa lapar , asam lambung
Peristaltik lemah
konstipasi
Fx absorpsi melemah
Liver makin mengecil, ber(-) aliran darah
I. SISTEM REPRODUKSI
Menciutnya ovari & uterus
Atrofi payudara
Pd laki2 produksi spermatozoa pada testis
berangsur2
Dorongan seksual menetap sampai usia > 70
thn
Selaput lendir vagina , pmukaan mjadi
halus, sekresi mjadi ber(-), sifatnya mjadi
alkali & tjadi pubahan warna
J. SISTEM
GENITOURINARIA
Nefron mengecil atrofi, aliran darah ke ginjal
s/d 50 %, fx tubulus ber(-) , kurangnya kemampuan
konsentrasi urin, BJ urin
Otot2 pd vesika urinaria mjadi lemah, kapasitas
s/d 200 ml frekuensi BAK
Pbesaran prostat 75 % tjadi pd usia > 65 thn
Atrofi vulva
K. SISTEM ENDOKRINE
Produksi hormon
pertumbuhan hormon > rendah & hanya
di dlm pbuluh darah, ber(-) produksi
ACTH, TSH, FSH & LH

L. SISTEM INTEGUMEN
Kulit merut / keriput, akibat kehilangan jaringan lemak
Kulit kasar & bsisik, krn kehilangan proses keratinisasi
serta pubahan ukuran & bentuk2 sel epidermis
respon thdp trauma
proteksi pada kulit
Kulit kepala & rambut menipis bwarna kelabu

Rambut dlm hidung & telinga menebal
Bkurangnya elastisitas akibat cairan &
vaskularisasi
Ptumbuhan kuku > lambat
Kuku jari mjadi keras & rapuh
Kuku kaki tumbuh scr blebihan & spt tanduk
Kelenjar keringat bkurang jumlahnya & fxnya
Kuku mjadi pudar, kurang bcahaya
M. SISTEM MUSKULOSKELETAL
Tulang kehilangan density & makin rapuh
Kifosis
Pinggang, lutut & jari2 pgelangan tbatas
Discus intervertebralis menipis & mjadi pendek
Psendian mbesar & mjadi kaku
Tendon mengerut & mengalami skelerosis
Atrofi serabut otot, shg se2org bgerak mjadi
lamban, otot2 kram & mjadi tremor
Otot2 polos tdk begitu bpengaruh
2. PERUBAHAN2 MENTAL
Perubahan fisik, khususnya organ perasa
Kesehatan umum
Tingkat pendidikan
Herediter
Lingkungan
Kenangan (Memory)
Kenangan jangka panjang
Bjam2 hg bhari2 yg lalu mcakup be2rapa
pubahan
Kenangan jangka pendek
a/seketika 0-10 menit, kenangan buruk

3. PERUBAHAN2 PSIKOSOSIAL
Pensiun, lansia akan malami kehilangan2 al:
* Kehilangan finansial
* Kehilangan status
* Kehilangan teman/kenalan a/relasi
* Kehilangan pekerjaan/kegiatan
Marasakan a/sadar akan kematian (sense of
awareness of mortality)

Pubahan dlm cara hidup, yaitu memasuki
rumah pawatan, bgerak > sempit
Ekonomi akibat pberhentian dari jabatan
biaya hidup pd phasilan yg sulit,
ber(+) biaya pobatan
Penyakit kronis & ketdkmampuan
Ggn saraf pancaindra, timbul keributan &
ketulian
4. Pkembangan spiritual
Agama a/kepercayaan makin tintegrasi dlm
kehidupannya ( Maslow, 1970 )
Lansia makin matur dlm kehidupan agamanya, hal ini
tlihat dlm bfikir & btindak dlm sehari2 (Murray &
Zenner, )
Pkembangan spiritual pd usia 70 thn menurut Fowler
(1978), Universalizing yaitu bpikir & btindak dgn cara
mberikan contoh cara mcintai & keadilan
Penyakit lanjut usia di indonesia meliputi :
1. Penyakit sistem pernafasan
2. Penyakit kardiovaskuler dan pembuluh darah
3. Penyakit pencernaan makanan
4. Penyakit sistem urogenital
5. Penyakit gangguan metabolik / endokrin
6. Penyakit pada persendian dan tulang
7. Penyakit yang disebabkan oleh proses kaganasan.

Penyakit pada sisitem pernafasan

Fungsi paru mengalami kemunduran, kontraksi otot
pernafasann menurun sehingga sulit bernafas. Konsumsi
oksigen berkurang dan erat hubungannya dengan arus
darah ke paru, sehingga konsumsi oksigen pada lansia
berkurang.

Penyakit sistem kardiovaskuler
Pembesaran jantung akibat rongga bilik kiri
mengalami penurunan akibat semakin
berkurangnya aktivitasnya.
Hipertensi, sering ditemukan pada lansia dan
menjadi faktor utama penyakit jantung dan
penyakit jantung koroner.
Penyakit sistem pencernaan
Gangguan pada lambung meliputi :
Terjadi atrofi mukosa, atrofi sel kelenjar
menyebabkan sekresai asam lambung
Gastritis adalah suatu proses inflasi pada lapisan
mukosa lambung.
Ulkus peptikum pada esophagus, lambung dan
duodenum.

Penyakit sistem urogenital
Peradangan kandung kemih dan peradangan ginjal,
akibat sisa urine dalam kandung kemih.

Penyakit endokrin (metabolisme)
Penyakit hormonal, produksi hormon menurun dan
ditandai mulainya menopouse, dan terjadi keropos
tulang.
Diabetes melitus, terjadi karena fungsi pankreas
menurun.

Penyakit pada persendian dan tulang
Sakit pada persendian, jari, tulang punggung,
lutut, ini disebabkan oleh gout (purin).
Terjadi osteoporosis, tulang mudah patah dan sulit
sembuh.
Immobilisasi ( hambatan pergerakan).
Penyakit sistem persyarafan : Perdarahan otak,
Kepikunan