Anda di halaman 1dari 22

ANAK SAYA GEMUK

KELOMPOK 1
Modul Organ Tumbuh Kembang
LAPORAN KASUS
Seorang anak perempuan, berusia 6 tahun
terlihat gemuk dari teman sebayanya.
Pemeriksaan fisik:
Keadaan umum: anak kurang aktif, berat badan 25 kg,
panjang badan 115 cm.
Tanda vital dalam batas normal
Torak : jantung dan paru dalam batas normal
Abdomen: buncit
Laboratorium : profil lipid dalam batas normal
TERMINOLOGI
Kegemukan
Suatu kondisi medis berupa
kelebihan lemak tubuh yang
terakumulasi sedemikian rupa
sehingga menimbulkan dampak
merugikan bagi kesehatan, yang
kemudian menurunkan harapan
hidup dan/atau meningkatkan
masalah kesehatan

Obesitas
Merupakan keadaan patologis , yaitu
dengan terdapatnya penimbunan
lemak yang berlebihan dari yang
diperlukan untuk fungsi tubuh yang
normal
INDENTIFIKASI MASALAH
MASALAH INTEPRETASI
Terlihat lebih gemuk dari teman
sebayanya
Overweight atau Obesitas
Anak kurang aktif, BB 25 kg, PB 115cm Ketidakserasian antara BB dan PB
Tanda vital dalam batas normal Normal
Jantung dan paru dalam batas normal Normal
Profil lipid dalam batas normal Normal
ANAMNESIS TAMBAHAN
1. Apakah ada riwayat gemuk (obesitas)
dalam keluarga?
2. Apakah anak tersebut sudah dari bayi
mengalami kegemukan?
3. Bagaimana aktivitas sehari-hari anak
tersebut?
4. Makanan yang dikonsumsi sehari-
hari (jumlah, jenis, jadwal,
kandungannya)?
HIPOTESIS
Obesitas
PATOFISOLOGI
USUS
HIPOTALAMUS
Rasa lapar
LETIN
BEKERJA
(sinyal
panjang)
KATABOLIK
ANABOLIK
Rasa lapar
Pengeluaran
energi
Pengeluaran energi
Makan
Sinyal pendek
o/kolesistokinin
Adiposa +
Rasa lapar
+
-
ETIOLOGI OBESITAS
Masukan energi yang melebihi dari kebutuhan
tubuh
Pada bayi ; bayi yang minum susu botol yang
selalu di paksakan oleh ibunya, bahwa setiap kali
minum harus habis
Gangguan emosional : biasanya pada anak lebih
besar dimana baginya makanan merupakan
pengganti untuk mencapai kepuasan dalam
memperoleh kasih sayang
Gaya hidup masa kini ; fast food yang berkalori
tinggi

Penggunaan kalori yang kurang
Pada anak yang kurang aktifitas fisik
Hormonal
Kelenjar pituitari dan fungsi hipotalamus
Hipotalamus yang abnormal : sehingga terjadi
hiperfagia karena ada gangguan pada pusat
kenyak di otak
Faktor presdiposisi
o Heriditer
o Suku bangsa
o Pandangan masyrakat yang salah
o Meningkat nya keaadan ekonomi seseorang

FAKTOR PREDISPOSISI DAN GEJALA KLINIS










Gejala klinis :
1. Wajah bulat dengan pipi tembem dan dan
dagu rangkap
2. Leher relatif pendek
3. Dada membusung dengan payudara
membesar
4. Perut membuncit
5. Pada anak laki-laki : burried penis
6. Genu valgum ( tungkai berbentuk x) dengan
kedua pangkal paha bagian dalam saling
menempel.

Faktor predisposisi :
1. Pola makan
2. Jarang bergerak
3. Masalah genetik
4. Faktor psikologis
5. Faktor keluarga
PEMERIKSAAN FISIK
Inspeksi :
Wajah bulat dengan pipi tembem dan dagu rangkap
Leher relatif pendek
Dada membusung dengan payudara membesar
Perut membuncit (pendulous abdomen) dan striae abdomen
Pada anak laki-laki : Burried penis, gynaecomastia
Pubertas dinigenu valgum (tungkai berbentuk X) dengan kedua pangkal
paha bagian dalam saling menempel dan bergesekan yang dapat
menyebabkan laserasi kulit

Palpasi, perkusi, auskultasi :
Untuk membedakan dengan asistes
Terdapat borborygmus pada asites
Kelainan jantung
DIAGNOSIS OBESITAS
Diagnosis obesitas bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut :

- Penghitungan BMI : BB/TB
2
(dalam meter)
Tabel BMI
15.0 18.5 Kurang berat
18.6 25.0 Ideal
25.1 30.0 Kelebihan berat
30.1 40.0 Obesitas
40.0 > Sangat Obesitas

ANTROPOMETRI
Mengukur komposisi tubuh dengan mengukur Tebal Lipat Kulit (TLK), Rasio
lingkar pinggang pinggul, dan Lemak tungkai
Menilai masa tanpa lemak (fat free mass) dengan mengukur lingkar lengan
atas (LLA), lingkar otot lengan atas (LOLA), dan luas otot lengan atas

Indikator penting dalam Antropometri pada anak :
- BB/TB / BB/PB
- BB/U
- TB/U / PB/U
INDIKATOR Z-SCORE
Z-Score = Nilai sesungguhnya Median baku
SD dari baku
Bila nilai sesungguhnya > median, dipakai SD di atas median
Bila nilai sesungguhnya < median, dipakai SD di bawah median

ANTROPOMETRI SD SCORE
BB Tinggi > 2 SD
Normal -2 SD - +2 SD
BB Rendah -2 SD - 3 SD
BB Sangat Rendah < -3 SD

Antropometri SD Score untuk tinggi

Normal -2 SD - +2 SD
Pendek -2 SD - -3 SD
Sangat Pendek < -3 SD

PENATALAKSANAAN OBESITAS
Diet rendah lemak dan karbohidrat
Diet tinggi protein
Mengurangi asupan makanan manis
Berolahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak 3-4 kali seminggu
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Bila di hitung BMI untuk usia 2-10 th dengan cara ; Usia(th) x 2 + 8.
Jadi pada anak ini, 6th x 2 + 8 = 20kg, adalah BB normal pada usia 6
tahun

Secara keseluruhan, pemeriksaan laboratorium yang dianjurkan
meliputi:

Kolesterol total , Kolesterol LDL, Kolesterol HDL dan Trigliserida
APO-B
Glukosa darah puasa
Ureum dan Kreatinin
SGOT dan SGPT
Tekanan Darah
KOMPLIKASI
1.Saluran pernafasan
- Merupakan faktor resiko terjadinya infeksi saluran nafas bagian bawah,
karena terbatasnya kapasitas paru-paru.
- hipertrofi tonsil dan adenoid akan mengakitbatkan obstruksi saluran
nafas bagian atas, sehingga mengakibatkan Adanya gangguan tidur, gejala-
gejala jantung dan kadar oksigen dalam darah yang abnormal

2. Kulit
- Kulit sering lecet karena gesekan.
- jamur pada lipatan kulit

3. Ortopedi
- Pergerakan lambat
- genum valgum

PENCEGAHAN
1. Memberikan edukasi orang tua
2. Meningkatkan aktivitas fisik anak
3. Merubah kebiasaan/pola makan
4. Memberi contoh yang baik kepada anak
dalam bergaya hidup sehat
PROGNOSIS
Prognosis obesitas tergantung pada
penyebab dan ada/tidak adanya komplikasi.
Obesitas yang berlanjut sampai dewasa,
morbiditas dan mortalitasnya tinggi.