Anda di halaman 1dari 2

Strategi manajemen resiko banjir (FRM) Theme yang lebih rendah meliputi salah satu yang

terbesar dan paling beresiko untuk menahan banjir dengan daerah banjir di Inggirs, dengan
21.000 properti dan 50.000 orangb yang beresiko sekitar 0,5% pertahun peningkatan lebih tinggi.
Banjir akan mempengaruhi infrastruktur nasional yang mengalami ganguan berat dan lalu lintas
menjadi terhambat serta mengancam listrik mati di 20 titik.
Badan lingkungan di daerah sungai Theme menerapkan strategi FRM untuk untuk
mengidentifikasi solusi yang berkelanjutan untuk mengurangi risiko banjir terhadap orang dan
properti. Hal ini dicapai dengan meminimalkan gangguan terhadap infrastruktur dan layanan,
melindungi dan meningkatkan situs konservasi alam dan keanekaragaman hayati, dan menjaga
kualitas biologis dan rezim sedimen sungai dan perikanan. Studi wilayah (didefinisikan sebagai
daerah yang mendapatkan manfaat dari pelaksanaan langkah-langkah FRM sebagai bagian dari
strategi ini) mencakup lebih dari 40 km panjang Sungai Thames dari Datchet untuk Teddington
(Lihat gambar 1).




2. masalah
Strategi penurunan Themes untuk daerah yang terkena beberapa peristiwa banjir besar selama
paruh waktu pertama di abad ke 20. Peristiwa banjir besar pada tahun 1947, kemudian 1968.
Namun banjir yang paling terbesar di sungai thames pada tahun 1894. Banjir yang ada di sungai
thames panjangnya biasanya terjadi lebih dari 7 hari. Terjadinya banjir di daerah properti terjadi
pada acara banjir AEP 50% (1 dalam 2 tahun). Pada 5% AEP acara (1 dalam 20 tahun) hingga
sekitar 6000 properti menjadi risiko sebagai banjir tiba-tiba menyebar keluar, sementara sekitar
21.000 properti saat ini ada resiko di acara banjir AEP 0,5% (1 dalam 200 tahun).
Masalah tingkat banjir pada daerah propertir telah diperburuk oleh wilayah pengembangan baru
yang diizinkan dalam daerah penampung bannjir di paruh kedua abad kedua puluh. Evakuasi dan
perumahan sementara berikutnya seperti sejumlah besar orang akan menjadi masalah besar dan
kemungkinan menghindari cedera akan jauh, dengan potensi hilangnya nyawa mungkin.
Infrastruktur kritis nasional, berupa utilitas, kereta api dan jalan, akan terkena dampak langsung
dan mempengaruhi orang-orang yang tinggal dan bekerja dalam suatu daerah minimal 30 km
2

(risiko banjir AEP 0,5%)..