Anda di halaman 1dari 3

Majelis al-Qur'an: Hanya Kepada-Mu Kami Beribadah

Allah ta'ala berfirman,


Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan. (QS.
Al-Fatihah !"
#mam al-$agha%i rahimahullah berkata
&'ami beribadah& artinya kami mentauhidkan (ngkau dan patuh kepada-Mu dengan penuh
ketundukan. #badah itu adalah ketaatan yang di)ertai perendahan diri dan ketundukan.
Seorang hamba di)ebut dengan abdi*hamba karena penghinaan diri dan kepatuhan dirinya...
+lihat ,af)ir al-$agha%i, hal. -./
#mam #bnul 0au1i rahimahullah men2ela)kan
Mengenai mak)ud dari kata &ibadah& di )ini ada tiga pendapat3 pertama, menaf)irkan bah%a
maknanya adalah tauhid. Hal ini diri%ayatkan dari &Ali dan #bnu &Abba) dalam pendapat
mereka yang lain. 'edua, menaf)irkan bah%a maknanya adalah ketaatan. Seperti kata
&ibadah& yang ada dalam firman-4ya (yang artinya", 0anganlah kalian beribadah +ba5a3 taat/
kepada )etan. (QS. 6a)in 7.". 8endapat ketiga, menaf)irkan bah%a makna &ibadah& di )ini
adalah doa. Hal itu )eperti firman-4ya (yang artinya", Se)ungguhnya orang-orang yang
menyombongkan diri dari beribadah +ba5a3 berdoa/ kepada-'u... (QS. 9hafir 7."
+lihat Zaadul Masir fi 'Ilmi at-Tafsir, hal. :!/
#mam #bnu ;a2ab al-Hanbali rahimahullah menerangkan
'alimat ini -Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami meminta
pertolongan, pent- dikomentari )ebagai )uatu kalimat yang menghimpun raha)ia )eluruh
kitab-kitab )u5i yang diturunkan dari langit.
'arena )e)ungguhnya makhluk di5iptakan hanyalah untuk diperintahkan beribadah.
Sebagaimana firman-4ya (yang artinya", ,idaklah Aku 5iptakan 2in dan manu)ia ke5uali
untuk beribadah kepada-'u. (QS. Ad1-<1ariyat =7". <emikian pula )e)ungguhnya para ra)ul
diutu) dan diturunkan kitab-kitab hanyalah untuk memba%a mi)i ter)ebut.
#badah merupakan hak Allah ata) hamba-hamba-4ya. <an tidaklah ada kemampuan bagi
hamba untuk melak)anakannya ke5uali dengan pertolongan*bantuan Allah kepada mereka.
>leh )ebab itulah dikatakan bah%a kalimat ini terbagi dua3 )ebagain hak Allah dan )ebagian
lagi tentang kebutuhan hamba-4ya. 'arena ibadah adalah hak Allah ata) hamba-4ya,
)ementara bantuan dari Allah adalah karunia dari Allah kepada hamba-4ya.
+lihat ,af)ir #bnu ;a2ab al-Hanbali, 0ilid - hal. 7?/
#mam #bnu 'at)ir rahimahullah berkata
<i dalam ayat ini ob2eknya dikedepankan yaitu kata #yyaka -kepada-Mu- dan diulang
penyebutannya +dua kali, pent/ dalam rangka memberikan perhatian lebih dan untuk
membata)i. Sehingga ayat itu men2adi bermakna3 &'ami tidak beribadah ke5uali kepada-Mu,
dan kami tidak berta%akal ke5uali kepada-Mu&. #nilah ketaatan yang )epenuhnya*)empurna.
A2aran agama ini )emuanya meru2uk kepada dua makna ini...
+lihat Tafsir al-Qur'an al-'Azhim 0ilid - hal. -:!/
8ara ulama 2uga menerangkan, bah%a ayat di ata) menun2ukkan bah%a ibadah itu haru)
ikhla). ,idaklah diterima ibadah tanpa keikhla)an. Allahul musta'an.
Syaikh Muhammad bin Shalih al-&@t)aimin rahimahullah men2ela)kan
#badah itu men5akup )ikap melak)anakan apa-apa yang diperintahkan Allah dan 2uga
meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah. 'arena orang yang tidak memiliki
ketundukan )ema5am itu maka dia bukanlah )eorang abdi*hamba...
Abdi*hamba adalah orang yang )enantia)a menye)uaikan diri dengan keinginan <1at yang
di)embahnya dalam hal irodah )yar&iyah-4ya3 yaitu apa-apa yang Allah kehendaki di dalam
)yari&at, pent. <engan demikian, ibadah menuntut )eorang in)an untuk menunaikan )egala
yang diperintahkan kepadanya )erta meninggalkan apa pun yang dilarang untuknya.
+lihat Tafsir al-Qur'an al-Karim, 0u1 &Amma, hal. -=/
Syaikh al-&@t)aimin rahimahullah mengatakan
Manu)ia )angat membutuhkan Allah 'azza wa jalla3 dalam hal ibadah dan i)ti&anah*memohon
pertolongan. Adapun kebutuhan dirinya kepada Allah dalam bentuk ibadah, maka hal itu
dikarenakan ibadah merupakan materi*)umber datangnya kebahagiaan bagi dirinya. Adapun
perihal i)ti&anah*permohonan bantuan3 maka )e)ungguhnya apabila Allah tidak memberikan
bantuan*pertolongan kepada dirinya itu artinya Allah menyandarkan dia kepada dirinya
)endiri. <an itu )ama artinya dia di)andarkan kepada kelemahan, ketidakmampuan, dan 5ela.
Sehingga )eorang in)an tidak akan bi)a tegak tanpa pertolongan Allah 'azza wa jalla.
+lihat Ahkam Min al-Qur'an al-Karim, hal. AA-A:/
Syaikhul #)lam #bnu ,aimiyah rahimahullah berkata
#badah merupakan )ebuah i)tilah yang men5akup )egala )e)uatu yang di5intai dan diridhai
Allah, berupa u5apan dan perbuatan, yang batin maupun lahir. #ni artinya )holat, 1akat,
pua)a, ha2i, 2u2ur dalam berbi5ara, menunaikan amanat, berbakti kepada kedua orang tua,
menyambung tali kekerabatan, menepati 2an2i, memerintahkan yang ma&ruf, melarang yang
mungkar, ber2ihad memerangi orang kafir dan munafik, berbuat baik kepada tetangga, anak
yatim, orang mi)kin, ibnu )abil, maupun kepemilikan dari kalangan manu)ia (budak" atau
binatang piaraan, doa, d1ikir, memba5a al-Qur&an, dan lain )ebagainya adalah ibadah.
<emikian 2uga ke5intaan kepada Allah dan ra)ul-4ya, ra)a takut kepada Allah, inabah
kepada-4ya, mengikhla)kan agama untuk-4ya, ber)abar menghadapi ketetapan-4ya,
men)yukuri nikmat-4ya, ridha dengan takdir-4ya, berta%akal kepada-4ya, mengharapkan
rahmat-4ya, takut kepada a1ab-4ya, dan )emi)alnya adalah ibadah kepada Allah.
+lihat al-'Ubudiyah, hal. 7 5et. Maktabah al-$alagh/
Syaikh Abdul A1i1 ar-;a2ihi hafizhahullah menerangkan
<engan ungkapan lain, dapat dikatakan bah%a ibadah adalah melak)anakan perintah-
perintah Allah dan men2auhi larangan-larangan-4ya. ,er5akup di dalamnya menunaikan
ke%a2iban-ke%a2iban dan men2auhkan diri dari berbagai hal yang diharamkan. Melakukan
hal-hal yang %a2ib dan meninggalkan hal-hal yang diharamkan3 yaitu dengan melakukan
ke%a2iban-ke%a2iban yang Allah %a2ibkan baik berupa u5apan maupun perbuatan, yang
ber)ifat batin maupun lahir. Meninggalkan hal-hal yang diharamkan, baik yang berupa
u5apan maupun perbuatan, yang batin maupun yang lahir.
+lihat Syarh al-'Ubudiyah, hal. =/
Syaikh Muhammad bin Shalih al-@t)aimin rahimahullah mengatakan
#badah dibangun di ata) dua perkara3 5inta dan pengagungan. <engan ra)a 5inta maka
)eorang akan ber2uang menggapai keridhaan )e)embahannya (Allah". <engan pengagungan
maka )eorang akan men2auhi dari ter2erumu) dalam kedurhakaan kepada-4ya. 'arena kamu
mengagungkan-4ya maka kamu pun mera)a takut kepada-4ya. <an karena kamu men5intai-
4ya, maka kamu pun berharap dan men5ari keridhaan-4ya.
+lihat asy-Syarh al-Mumti' 'ala Zaad al-Mustani' +-*?/ 5et. Mu&a))a)ah Aa)am/
Syaikh Shalih bin Fau1an al-Fau1an hafizhahullah men2ela)kan
#badah yang diperintahkan itu mengandung perendahan diri dan ke5intaan. #badah ini
ditopang oleh tiga pilar3 5inta, harap, dan takut. 'etiga pilar ini haru) berpadu. $arang)iapa
yang hanya bergantung kepada )alah )atunya maka dia belum beribadah kepada Allah
dengan benar. $eribadah kepada Allah dengan modal 5inta )a2a adalah metode kaum Sufi.
$eribadah kepada-4ya dengan ra)a harap )emata adalah metode kaum Mur2i&ah. Adapun
beribadah kepada-4ya dengan modal ra)a takut belaka, adalah 2alannya kaum 'ha%ari2.
+lihat al-Irsyad ila Shahih al-I'tiad, hal. := 5et. <ar #bnu 'hu1aimah/
Syaikh Baid bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata
8atut dimengerti, )e)ungguhnya tidak ada )eorang pun yang meninggalkan ibadah kepada
Allah melainkan dia pa)ti 5ondong beribadah kepada )elain Allah. Mungkin orang itu tidak
tampak memu2a patung atau berhala. ,idak tampak memu2a matahari dan bulan. Akan
tetapi, )ebenarnya dia )edang menyembah ha%a naf)u yang men2a2ah hatinya )ehingga
memalingkannya dari beribadah kepada Allah.
+lihat Thari al-!ushul ila Idhah ats-Tsalatsah al-Ushul, hal. -!C/